Kiat Sukses “Jual Diri” Lewat Tulisan

March 11, 2012
Filed under: Dunia Penulisan 
pelatihan penulisan bersama jonru

Momen ketika saya mengisi pelatihan penulisan di depan para anggota Forum Indonesia Muda.

.

Anda mungkin belum tahu, salah satu profesi saya adalah “cowok panggilan”. Saya biasa dipanggil untuk mengisi pelatihan/seminar penulisan. Saya bekerja kalau ada yang memanggil. Nah, benar-benar cowok panggilan, bukan? :-D

Bagaimana caranya agar saya sering dipanggil? Tentu saja, saya harus pintar-pintar “jual diri”. Maksudnya, mempromosikan jasa pelatihan/seminar tersebut, agar semakin banyak orang yang mau “memanggil saya”.

Maaf kalau bahasanya agak gimana gitu. Tak apalah sekali-kali, sebagai variasi gaya menulis :-D

* * *

Salah satu sarana promosi yang sering saya gunakan adalah TULISAN. Artinya, saya “jual diri” lewat tulisan.

Kenapa harus lewat tulisan? Karena fakta menunjukkan bahwa iklan dalam bentuk tulisan seringkali jauh lebih efektif ketimbang iklan konvensional. Lewat tulisan, kita bisa membangun personal branding yang kuat. Dengan menulis, masyarakat akan percaya pada keahlian kita, merasa demikian dekat dengan kita (padahal mungkin belum pernah ketemu), lalu tertarik untuk menggunakan jasa kita.

Tulisan seperti apa yang efektif untuk tujuan mempromosikan jasa, keahlian, bahkan produk yang kita jual?

Ini dia:

1. “Liputan Kegiatan”

pelatihan penulisanAnda tak perlu menyewa jasa seorang wartawan. Toh Anda bisa meliput sendiri kegiatan-kegiatan Anda, lalu dilaporkan dalam bentuk tulisan.

Cara menulisnya gampang saja. Anda cukup melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah, sedang dan akan berlangsung, dengan gaya bercerita yang wajar-wajar saja. Tak perlu pakai bahasa iklan yang isinya “merayu” para pembaca. Tak perlu pakai “klaim” bahwa Anda merupakan tokoh paling hebat dan paling luar biasa di bidang tertentu.

Anda cukup bercerita dengan cara dan gaya yang biasa-biasa saja. Ceritakan saja semuanya dengan nada rendah hati, tidak sombong, tidak unjuk kehebatan.

Berikut saya berikan contohnya:

Hari ini saya akan mengisi pelatihan penulisan di depan 100 pengacara kondang Tanah Air. Semoga deh, setelah pelatihan ini makin banyak pengacara yang rajin berbagi ilmu lewat tulisan. Agar masyarakat kita pun semakin melek hukum. Amiin…. :)

Hm, maaf bila contoh yang saya berikan sangat singkat. Soalnya kalau contohnya berupa artikel lengkap, bisa-bisa tulisan ini menjadi sangat panjang, hehehe….

Tapi walau sangat singkat, insya Allah itu cukup efektif sebagai sarana “jual diri”.

Kenapa?
Karena saat si trainer kepenulisan (sebut saja namanya Andi) bercerita tentang 100 pengacara kondang Tanah Air, pembaca akan langsung berpikir, “Wah, si Andi ini hebat banget. Dia bisa mengisi pelatihan penulisan di depan para pengacara kondang!”

Ketika berpikir seperti itu, pembaca akan mengambil kesimpulan bahwa Andi adalah seorang trainer kepenulisan yang hebat. Saking hebatnya, para pengacara kondang saja berguru padanya. Ketika sudah mengambil kesimpulan seperti itu, si pembaca akan mulai tertarik untuk hadir pada pelatihan penulisan bersama Andi. Jika si pembaca punya event organizer, dia mungkin tertarik untuk mengundang Andi sebagai pembicara pada acara pelatihan yang dia selenggarakan.

Sekadar info: Dulu saya pernah diundang untuk mengisi pelatihan penulisan di Pekanbaru, setelah panitianya membaca salah satu tulisan di blog ini.

Nah, kalau tulisan singkat di atas hendak Anda kembangkan menjadi artikel, ya tinggal dikembangkan saja. Kalau belum ada waktu, coba tulisan seperti itu dimuat di wall Facebook Anda. Banyak lho, pebisnis yang berjualan di Facebook hanya dengan cara seperti itu, dan terbukti jualan mereka laris manis. Tak perlu pakai acara nge-tag foto seperti yang saat ini banyak dilakukan oleh pebisnis online di Facebook. Anda tentu setuju bahwa main tag sembarangan seperti itu bisa mengganggu kenyamanan banyak orang.

Contoh pebisnis yang sukses dengan cara bercerita di Facebook adalah mas Edy Setiawan. Dia jualan Lempok Durian via online, hanya dengan cara rajin bercerita lewat update status Facebook. Setiap kali ada yang pesan, ketika mengirim barangnya, atau ketika mendapat kabar bahwa kirimannya sudah sampai, dan seterusnya, semuanya dia ceritakan.

“Hari ini mengirim satu paket lempok durian ke Pak Joko di Pekanbaru. Semoga cepat sampai, dan selamat menikmati ya, Pak.”

Kira-kira seperti itulah kalimat yang ditulis mas Edy. Dan banyak orang yang setelah membaca tulisan singkat itu, tertarik untuk membeli juga.

II. Cerita Sukses

jerry pico

Merasa surprise ketika tahu bahwa salah seorang peserta pelatihan saya di Surabaya adalah Jerry Gogapasha, finalis Indonesia Mencari Bakat, Trans TV. Ini adalah salah satu cerita sukses saya.

Dalam perjalanan karir, Anda pasti sering mengalami sukses, baik yang berskala kecil, sedang atau besar. Nah, coba pengalaman-pengalaman itu Anda ceritakan dalam bentuk tulisan.

Berikut adalah sebuah update status Facebook yang saya tulis beberapa waktu lalu.

Senangnya, karena hari ini DUA siswa saya pulang ke rumah dengan perasaan senang dan plong. Karena hasil tulisan mereka sudah jauh lebih bagus.

Sebelumnya, mereka mengaku stress karena sudah saya ajarkan kiat-kiat menulis secara detil, tapi hasil tulisan mereka masih begitu-begitu saja.

Alhamdulillah, sebagai mentor saya merasa ikut bahagia jika melihat siswa mengalami kemajuan yang pesat, ketika tulisan-tulisan mereka menjadi lebih bagus dari sebelumnya.

Coba cermati baik-baik: Saya sama sekali tak perlu berkoar-koar tentang kemampuan saya untuk membuat orang lain pintar menulis. Kalau saya bercerita seperti itu, dapat dipastikan sebagian besar orang tidak percaya, bahkan mungkin mencap saya sombong dan kebanyakan omong.

Tapi ketika saya bercerita dengan nada yang biasa-biasa saja seperti itu, pembaca sendirilah yang membuat kesimpulan.

Nah, bagaimana bila Anda belum punya kisah sukses? Bagaimana jika bisnis Anda baru saja dirintis?

Gampang! Ceritakan saja suka duka Anda ketika mencari modal, ketika minta doa restu orang tua agar bisnis Anda sukses, ketika membeli nama domain, ketika mendapat doa dari seorang teman agar Anda mendapat banyak pelanggan, dan seterusnya.

Intinya, banyak sekali hal yang bisa DICERITAKAN.

III. Berbagi Ilmu

pelatihan penulisan

Banyak hal ajaib yang saya alami dari berbagi. Salah satunya, menjadi akrab dengan Pak Irwan, pemilk toko buku Demi Masa. Dan saya diberi izin untuk mengadakan pelatihan penulisan di toko tersebut.

Katakanlah Anda seorang fotografer, lalu rajin menulis tentang kiat memotret di blog pribadi Anda. Maka yang akan terjadi adalah:

  1. Orang-orang yang senang memotret akan menjadi pengunjung setia blog Anda.
  2. Mereka berterima kasih karena Anda telah menyampaikan ilmu, kiat dan wawasan yang sangat bermanfaat bagi mereka.
  3. Mereka akan merasa berhutang budi pada Anda.
  4. Mereka akan menganggap Anda sebagai orang yang ahli fotografi (walau Anda sendiri tidak pernah berniat untuk mendapat julukan seperti itu).
  5. Ketika mereka butuh jasa pemotretan, ingin mendirikan studio foto, atau ingin konsultasi seputar fotografi, maka yang pertama kali muncul di pikiran mereka adalah NAMA ANDA.
  6. Anda mungkin belum menjadi fotografer yang paling terkenal di Indonesia seperti Darwis Triyadi. Tapi para pembaca blog Anda lebih kenal dan lebih percaya pada Anda. Maka mereka akan lebih suka menggunakan jasa Anda ketimbang jasa fotografer lain, termasuk yang jauh lebih hebat dibanding Anda.

Alhamdulillah, saya sendiri sudah membuktikan; Saat ini saya sering diundang sebagai pembicara, banyak orang yang mengikuti kursus menulis yang saya selenggarakan, padahal saya bukan penulis Indonesia yang paling hebat. Masih ada Asma Nadia, Andrea Hirata, Ahmad Fuadi, Helvy Tiana Rosa, Habiburrahman El Shirazy, Raditya Dika, dan beberapa nama beken lainnya. Mereka tentu jauh lebih hebat dibanding saya. Saya belum ada apa-apanya dibanding mereka.

Tapi karena saya rajin berbagi mengenai kiat dan motivasi menulis di internet, alhamdulillah enam poin di atas kini berhasil saya dapatkan.

Anda mungkin berpikir bahwa saya bisa seperti itu karena saya punya keahlian menulis. Ya, ada beberapa orang yang dengan pesimis berkata seperti itu; memuji saya sambil merendahkan diri sendiri :-D

Baiklah teman. Saya akan CERITAKAN sesuatu yang semoga bermanfaat bagi Anda.

Beberapa tahun lalu, saya mengisi pelatihan penulisan bersama Pak Isdiyanto, pemimpin redaksi majalah Wirausaha dan Keuangan. Pada sesi tanya jawab, ada seorang peserta (perempuan) yang mengaku bingung, tak tahu harus menulis tema apa. Lalu, Pak Isdiyanto bertanya padanya, “Maaf Mbak, boleh tahu apa pekerjaan Anda?”

“Saya seorang sekretaris.”

“Wah keren. Sekretaris di perusahaan apa?”

“Sebuah kantor notaris.”

Mendengar jawaban itu, Pak Isdiyanto langsung berkata, “Anda punya bahan tulisan yang sangat luar biasa! Karena bekerja di kantor notaris, Anda pasti paham seluk beluk pengurusan akte tanah, cara pembebasan tanah, dan sebagainya. Coba itu Anda tuliskan. Saya yakin, banyak orang yang tertarik. Sebab kebanyakan masyarakat kita belum tahu soal itu. Dan ketika ada orang yang menuliskannya, itu akan sangat bermanfaat.”

Temans….
Kita sering merasa bahwa hal-hal yang kita ketahui dan kuasai itu biasa-biasa saja. Padahal bagi orang lain, itu justru sangat menarik dan bermanfaat.

Coba simak kisah Andrea Hirata ketika menulis novel Laskar Pelangi. Yang dia ceritakan hanya tentang sepuluh anak kampung di sebuah desa yang sangat terbelakang, yang sekolahnya hampir rubuh, yang penduduknya masih sangat terbelakang dari segi pendidikan dan perekonomian.

BAYANGKAN seandainya Anda satu kampung dengan Andrea Hirata, jauh sebelum Laskar Pelangi ditulis. Anda mungkin merasa malu pada kampung tersebut, merasa semua yang ada di sana biasa-biasa saja, tak ada yang menarik untuk diceritakan.

Tapi ketika Andrea Hirata menceritakannya, ternyata banyak sekali orang yang tertarik, bukan? Ternyata Laskar Pelangi menjadi best seller nasional, dan nama penulisnya kini sangat terkenal.

Fakta ini menunjukan bahwa hal-hal pada diri kita yang selama ini kita anggap biasa-biasa saja, ternyata bagi orang lain justru sangat luar biasa dan sangat menarik.

Karena itu, jangan ragu-ragu untuk berbagi mengenai APAPUN ITU yang berkaitan dengan diri Anda, pekerjaan Anda, kegiatan sehari-hari Anda, kota atau desa tempat tinggal Anda, budaya atau tradisi masyarakat di wilayah Anda, tempat wisata di dekat rumah Anda, dan seterusnya.

Pasti Anda punya sesuatu yang sangat menarik bagi orang lain, tapi selama ini Anda belum menyadarinya!

IV. Artikel Marketing

Khusus mengenai artikel marketing, saya pernah menuliskannya secara khusus di dalam sebuah artikel. Silahkan Anda baca di sini.

Tips Tambahan:

Tulisan Anda akan lebih terpercaya atau kredibel bila disertai foto. Seperti kata peribahasa Inggris, “Seeing is believing”.

Di bawah ini adalah contoh sebuah update status Facebook saya yang berisi foto “liputan” seminar blogging di Lhokseumawe beberapa waktu lalu.

seminar blogging

Pada foto di atas, terlihat bahwa peserta seminar tersebut sangat banyak. Sampai 300-an orang.

Saya tak perlu berkoar-koar berkata, “Lihat nih. Kalau saya yang mengisi seminar, pesertanya sampai 300-an orang.” Tapi saya cukup membiarkan pembaca yang menyimpulkan sendiri.

Ketika saya menunjukkan “kelebihan’ saya dengan cara seperti di atas, insya Allah itu bukan dalam rangka bersombong ria, tapi hanya dalam rangka “jual diri” :-D

* * *

NB: Tentu saja, sesekali Anda juga perlu menulis atau membuat materi iklan terang-terangan. Sebab sesuai situasi, kita pasti membutuhkan cara berpromosi seperti itu. Yang penting, jangan terlalu sering. Porsi tulisan biasa sebaiknya jauh lebih banyak.

Salah satu iklan terang-terangan yang saya tulis, yang memasarkan jasa penulisan saya, bisa Anda lihat di sini.

Semoga bermanfaat. Salam sukses selalu!

Jonru
Follow me: @jonru

Baca Artikel Terkait:

  • Tak ada artikel terkait

Comments

27 Comments on Kiat Sukses “Jual Diri” Lewat Tulisan

  1. Fredy Fachruzian on Sun, 11th Mar 2012 8:36
  2. Super sekali Isi dan Cara penyampaiannya pak Jonru, sy Sgt suka Cara penyampaina Bapak, memberi informasi tp tdk menggurui.. Mohon lihat dan beri saran untuk blog sy di atas ya pa jonru. Sy ingin bersilaturahim dng Bapak lg kalau Bapak berkenan. Terima Kasih, Wassalam.
    Fredy Fachruzian
    Owner Chalea Konveksi Seragam
    (Solusi seragam kerja, sekolah, kaos produksi dan produk konveksi lainnya.)
    Phone: 0856 799 4792
    Pin : 3135D945
    Twitter: @KalimatDahsyat

  3. myusuf298 on Sun, 11th Mar 2012 10:31
  4. Terima kasih tip-nya @Jonru. Memotivasi utk terus rajin nulis.

  5. Muhammad Zulham on Sun, 11th Mar 2012 10:42
  6. Tulisan yang sangat bagus pak Jonru :D Saya banyak mendapat ilmu baru dari sini. Bagaimana dengan copywriting pak? Apakah skill copywriting yang baik juga bisa menghasilkan tulisan yang bagus pula?

  7. Jonru on Sun, 11th Mar 2012 10:57
  8. @Muhammad Zulham: Copywriting kan untuk menulis iklan Pak. Biasanya hasilnya bagus dan menjual :)

  9. Sandi Prayoga on Sun, 11th Mar 2012 23:42
  10. foto saya mana xixixi

  11. pemiwan on Wed, 14th Mar 2012 2:34
  12. Bagus sekali tulisannnya Bang jonru, cukup sederhana namun sangat menjual SEKALI. saya menjadi sangat terinspirasi sekali dan mau belajar menulis seperti bang jonru. Walau usia saya lebih tua namun saya tak akan malu untuk berguru kepada orang kreatif dan masih muda seperti bang jonru ini. salam kenal bang jonru. Terimakasih tuk semua tips menulisnya. Salam.

  13. Roni on Wed, 14th Mar 2012 5:40
  14. wah, tak salah jika saya belajar dari mas Jonru,
    terima kasih banyak tipsnya,

  15. MdarulM on Wed, 14th Mar 2012 17:05
  16. Wah ini sungguh tips dan trik yang menarik sekali…perlu praktek akh :)

  17. JOKO MURYANTO on Fri, 16th Mar 2012 11:16
  18. artikel yang sangat bermanfaat bagi saya, bisa jadi lebih menjual diri nih .
    Terimakasih pak Jonru

  19. riskal on Fri, 16th Mar 2012 13:23
  20. mantap bang tulisannya, aku sangat terbantu setelah mebaca buku abang. skrg lg mempersiapan suatu presentasi yang menurut aku adalah sejarah. thks yaaa

  21. buat cerita yuk on Fri, 16th Mar 2012 21:32
  22. Tips yang sangat bagus dan inspiratif menjadi bahan bakar bagi siapa saja yang ingin menekuni dunia tulis menulis tetapi tidak pede.

  23. adam on Fri, 16th Mar 2012 22:47
  24. Thanks Bang Jonru. Tulisan Anda sungguh telah menginspirasi saya untuk “menjual diri” Saya 100% setuju dengan argumentasi Anda yang menganggap biasa saja apa yang ada di sekitar atau dialaminya. Setidaknya belajar dari pengalaman Andrea Hirata dalam melahirkan Laskar Pelangi, sesuatu hal dapat menjadi menarik,. Tentunya tergantung bagaimana cara mengemasnya. Tulisan Anda membuat saya ingin “menjual diri” :)

  25. Fashion on Sat, 17th Mar 2012 12:32
  26. sangat menarik dan informative tulisannya, mesti banyak belajar nih dari blog ini kayaknya, ma kasih

  27. liana on Sun, 18th Mar 2012 0:29
  28. tips menarik. kemarin produk avail saya laku dua bungkus :D

  29. Ali Nurdin on Sun, 18th Mar 2012 22:02
  30. sangat inspiratif….

  31. affanul on Tue, 20th Mar 2012 21:26
  32. terimakasih ms jonru, sy sk dengan tulisan ms jonru ringan dan inspiratif, di tunggu posting berikutnya, lanjout.. :)

  33. michanyattemimashou on Tue, 27th Mar 2012 11:29
  34. tulisan ini tepat sekali, karena belakangan sy sedang belajar buat blog dan sedang senang-senangnya mengisi blog sy.

    terimakasih….^^

  35. Lilih Prilian Ari Pranowo on Sun, 1st Apr 2012 12:18
  36. wow, artikel ini mengingatkan saya bahwa saya ingin dikenal sebagai siapa. sebuah artikel yang bisa membuat saya berpikir tentang brand.

  37. Syamsul Rijal on Sun, 8th Apr 2012 2:13
  38. patut untuk dipraktekkan segera… terima kasih pak jonru atas tipsnya.
    salam kenal…

  39. KYOTO on Mon, 9th Apr 2012 10:16
  40. Mas JONRU Yth.

    Terima kasih mas, setelah saya membaca Blog / Tulisan mas Jonru saya bercita-cita ingin menjadi wong sing masyhur seperti mas Jonru.

    Doakan saja mas Jonru saya segera bisa mengirim tulisan saya lewat blog seperti mas Jonru ajarkan.
    Rasanya menulis itu nggak mudah , namun setelah sekian kali mempelajari penjelasan mas Jonru saya jadi gatal untuk pengin menulis juga…

    Sekian dulu, semoga keluarga mas Jonru selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa semoga sukses bagi mas Jonru untuk menularkan virus gila menulisnya….

    Wasalam

    KYOTO

  41. Jonru on Mon, 9th Apr 2012 16:15
  42. @Kyoto: Amiin. Doa yang sama untuk Anda ya :)

  43. ifliandry on Wed, 18th Apr 2012 15:23
  44. Baca artikel ini jadi makin semangat belajar menulis.

  45. Amir on Fri, 20th Apr 2012 18:54
  46. Benar pak, menurut saya, dengan pernah atau sering orang membuat tulisan,orang akan lebih bisa mengungkapkan kata kata yang pas,jelas dan lebih berbobot dalam berbicara.

  47. Majalengka news on Tue, 8th May 2012 15:34
  48. setelah membaca tulisan bpk, saya baru sadar apa yg sy lakukan dlm bisnis online selama ini kurang menyentuh market. Intinya skr saya lebih punya pengalaman dr tulisan bpk dan hasil kerja sy dua thn ke belkang di bisnis online. terimakasih atas tip2 nya pak semoga makin sukses terus…salam kenal dr majalengka

  49. senja ungu on Wed, 13th Jun 2012 17:24
  50. Membuat semangat menulis kembali bergelora, meski usia menjelang petang. Terimakasih :)

  51. Tini on Sat, 11th Aug 2012 22:46
  52. Salam Pak Jonru
    Pengunjung baru disini.
    Artikel bapak sangat inspiratif sekali, dgn tips2 dari bapak ini, aku harap, aku semakin bisa termotivasi dalam cara ”jual diri” lewat tulisan.
    Terima kasih :D

  53. Ismiy Sutrisno on Sat, 24th Aug 2013 11:55
  54. Subhanallah.. luar biasa bang inspiratif. Semua yg ada disekitar & diri kita bisa jadi bahan tulisan & promosi. Like (y)

Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.

Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
- Jonru's Fan Page
- Twitter
- Belajar Menulis GRATIS di Facebook


WARNING: Komentar yang tujuannya hanya untuk mencari backlink akan dihapus. Kecuali jika isi komentar Anda memang bagus. Be friendly please :)