Menulis Naskah dengan Microsoft Office Bajakan?
Saya tergelitik membaca tweet salah seorang teman beberapa waktu lalu di Twitter:
“Kamu marah ketika naskahku dibajak. Padahal kamu mengetik naskah itu dengan software bajakan.”
Ya, hampir semua orang yang sudah mengenal komputer tentu tahu Microsoft Word (MS Word). Terlebih para penulis yang pekerjaan utamanya adalah mengetik naskah. Pasti MS Word menjadi software andalan di komputernya.
Tapi kita juga sama-sama tahu; Banyak orang – termasuk penulis – yang menggunakan software Microsoft Office bajakan. Kalau ditanya alasannya, tentu jawabannya sudah bisa ditebak dengan sangat mudah, “Soalnya yang original mahal banget, sih.” Read more
Program XL Edusolutions Membuat Saya Ingin Kembali ke Masa Lalu
Sebagai manusia biasa, tentu saya pun pernah tergoda untuk menyesali masa lalu. Ya, banyak hal pada sejarah hidup saya yang berpotensi untuk ditangisi.
“Mengapa dulu saya seperti itu? Coba kalau tidak! Pasti sekarang saya sudah sangat sukses!”
Sekadar iseng, berikut beberapa hal pada masa lalu saya yang sangat berpotensi untuk disesali: Read more
9 Peluang Utama di Dunia Penulisan
Banyak orang yang suka menyamaratakan penulis. Mereka kira semua penulis itu sama saja. “Semua penulis pasti bisa membuat cerpen, pasti semuanya bisa menulis skenario sinetron. Pasti semuanya bisa menulis skripsi dengan mudah.”
Duhai! Penulis juga manusia. Setiap manusia pasti berbeda. Jadi tiap penulis pun pasti berbeda, bukan?
Agar lebih jelas, berikut adalah hasil pengamatan saya selama ini terhadap kecenderungan teman-teman penulis. Memang semuanya beda, tak ada yang sama. Tapi secara umum, saya melihat ada 9 (sembilan) jenis penulis yang paling menonjol dari segi orientasi seksual eh… orientasi hidupnya
Sekaligus, tulisan ini juga menjelaskan beragam peluang yang sangat menjanjikan di dunia penulisan. Read more
Online di Handphone Pakai XL, agar Makin Terbiasa dengan Gaya Hidup Mobile
Saya termasuk orang yang hampir selalu online sepanjang hari. Namun satu hal yang mungkin belum teman-teman ketahui; dalam hal tertentu mindset saya masih sangat jadul.
Contohnya begini:
Beberapa waktu lalu saya menghadiri seminar yang diselenggarakan oleh Google. Tempatnya di sebuah hotel mewah di Jakarta Pusat. Saya merasa beruntung karena di depan kursi ada meja. Maka saya manfaatkan untuk bermain laptop, tak ubahnya seperti sedang online di kantor.
Ketika online itulah ada email masuk, berisi pesan yang sangat penting untuk dijawab sesegera mungkin. Tapi anehnya, saya justru berkata di dalam hati, “Nanti saja di-reply, kalau saya sudah online dari kantor atau rumah.” Read more
Suntuk Saat Menulis, Refreshing Dulu di KotaGames :)

Menulis itu asyik
Sebagai penulis, tentu saya merasa bahwa aktivitas menulis itu sangat mengasyikkan. Bahkan jujur nih, bagi saya menulis itu jauh lebih asyik dari main game. Ada kepuasan tersendiri – yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata dan tak ternilai dengan uang sebesar apapun – setiap kali saya berhasil merampungkan sebuah tulisan.
Namun sebagai manusia biasa, kadang-kadang perasaan jenuh, bosan atau suntuk tentu tak terhindarkan. Refreshing pasti perlu juga, kan?
Salah satu sarana refreshing saya adalah bermain games. Read more










Jonru adalah:

