Alasan Terbaru Kenapa Kita Tidak Layak Percaya pada Ramalan

the secretDalam setahun belakangan ini, saya banyak belajar tentang Hukum Ketertarikan (The Law of Attraction), antara lain dari buku “The Secret” dan “Quantum Ikhlas”.

Salah satu hal yang saya pelajari – dan sangat saya yakini – dari kedua buku tersebut adalah mengenai kekuatan pikiran kita yang sangat luar biasa. “Kita akan mendapatkan apa yang kita fokuskan, bukan yang kita inginkan.”

Sebagai contoh, Si A bercita-cita menjadi dokter. Dia ingin sekali menjadi dokter. Tapi dia ragu. Dia takut gagal. Sepanjang hidupnya, dia dihantui oleh rasa takut mengenai penderitaan yang akan dia hadapi seandainya dia gagal menjadi dokter.

Dalam kondisi seperti ini, Si A sebenarnya sedang fokus pada kegagalan. Cita-citanya menjadi dokter, tapi dia justru fokus pada kegagalan menjadi dokter. Maka hasilnya, dia akan benar-benar gagal menjadi dokter.

Karena itulah, salah satu kiat sukses yang harus kita praktekkan:
Kita harus selalu berpikir dan bersikap positif. Bila si A memang serius ingin menjadi dokter, maka dia harus fokus pada pikiran bahwa dia akan bisa menjadi seorang dokter yang sukses. Maka insya Allah, sikap seperti ini – plus kerja keras dan tak kenal menyerah – suatu saat nanti bisa membawa si A menjadi seorang dokter sukses.

APA HUBUNGAN HAL INI DENGAN DUNIA PARANORMAL, RAMALAN, DST? Read more

  • Share/Bookmark

[Kiat Sukses] Ingin Meramal Masa Depan Anda?

June 20, 2008 · 15 Comments
Filed under: Dunia Penulisan, Motivasi, Renungan, Sehari-hari 

Tadi malam (19 Juni 2008), saya merasa amat beruntung karena menyimak acara Business Art di O Channel bersama Pak Mario Teguh. Temanya sangat menarik, karena berhubungan dengan urusan “ramalan masa depan”.

Selama ini, banyak orang yang pergi ke peramal atau paranormal untuk mengetahui masa depan mereka. Apakah nasib mereka akan baik, beruntung, atau justru buruk plus celaka? “Bertanyalah pada ahlinya!”

Sebenarnya – menurut Pak Mario Teguh – kita tak perlu mendatangi peramal untuk mengetahui masa depan kita. Lagipula, bukankan mendatangi peramal itu perbuatan syirik dan termasuk dosa yang paling berat karena menyekutukan Allah?

Dari sudut pandang manusia, sebenarnya tak ada yang pasti mengenai masa depan kita. Bila ada orang yang mengatakan “Masa depan kamu cerah”, dia sebenarnya salah. Juga bila ada orang yang mengatakan “Masa depan kamu suram”, dia pun salah. Kenapa keduanya salah? Karena tak ada manusia yang bisa melihat masa depan. Read more

  • Share/Bookmark