Kiat Menulis Sinopsis Novel

August 10, 2010 · 21 Comments
Filed under: Dunia Penulisan, Perbukuan 

belajar menulis novelBila Anda mengirim naskah novel ke penerbit, biasanya editor mereka meminta agar sinopsis ceritanya dilampirkan juga. Sayangnya, banyak penulis yang justru mengirim sinopsis yang isinya tidak sesuai harapan. Lebih parah lagi, mereka belum tahu apa yang dimaksud dengan sinopsis novel.

Sinopsis sebenarnya sama artinya dengan ringkasan. Jadi dengan kata lain, si editor meminta Anda untuk mengirim ringkasan cerita dari novel Anda.

Apa tujuannya?
Tentu saja agar si editor tahu, naskah novel Anda tersebut bercerita tentang apa, bagaimana struktur dan alur ceritanya, dan seterusnya.

Kenapa si editor harus mengetahui hal tersebut?
Sebab naskah novel berbeda dengan naskah nonfiksi. Kalau saya disuruh mempelajari dan menilai sebuah buku nonfiksi, insya Allah saya bisa mengerjakannya hanya dalam hitungan kurang dari 30 menit. Saya cukup membaca daftar isinya, lalu membaca seluruh isi naskah dengan metode fast reading. Beres dah! Sangat gampang.

Tapi novel benar-benar berbeda. Si editor tak akan bisa mempelajari dan menilai sebuah naskah novel hanya dengan membaca daftar isinya, atau dengan fast reading. Untuk menilai sebuah novel, apakah dia layak terbit atau tidak, si editor harus membacanya secara cermat dan teliti, kalimat demi kalimat, dari awal hingga akhir. Dan untuk membaca sebuah novel yang tebal dengan cara seperti itu, tentu dibutuhkan waktu yang cukup lama. Read more