Cara Jitu dalam Meniru Orang Sukses
Anda iri pada orang sukses dan ingin menirunya? Itu bagus. Siapa tahu suatu saat nanti Anda bisa sesukses atau jauh lebih hebat dari mereka.
Sayangnya, selama ini kebanyakan orang melakukan peniruan dengan cara yang keliru. Setelah novel Ayat Ayat Cinta (AAC) menjadi best seller, banyak penerbit dan penulis yang dengan serba latah menirunya. Mereka menulis dan menerbitkan novel yang gayanya – termasuk desain covernya – dimirip-miripkan dengan AAC. Bahkan ada penulis novel seperti ini yang menggunakan nama yang mirip nama penulis AAC.
Di dunia bisnis pun sama saja. Ketika ada orang yang sukses berjualan bakso, serta-merta orang lain pun ramai-ramai berjualan bakso. Mereka beranggapan bahwa bila ada orang yang sukses di bidang A, artinya orang lain pun bisa sukses di bidang tersebut.
Memang, keputusan untuk meniru sukses adalah hak setiap orang. Tapi fakta juga membuktikan bahwa TAK PERNAH ada peniru yang bisa lebih sukses dari pihak yang mereka tiru. Kalaupun ada yang lebih sukses, itu karena mereka tidak sekadar meniru, namun juga melakukan modifikasi dan inovasi di sana-sini. Jadi mereka meniru tapi disertai kreativitas. Read more
[Kiat Sukses] Kapan Saat yang Tepat untuk MENYERAH?
“Lho, kenapa harus menyerah?
Bukankah agar sukses, kita harus selalu optimis, tetap semangat, terus mencoba walau beribu kali gagal, walau banyak halangan dan kendala?”
Ya, memang benar. Tapi bukan berarti kita tidak boleh menyerah sama sekali.
Walau saya sering membuat tulisan yang isinya memberi semangat dan motivasi kepada teman-teman sekalian, bukan berarti saya tak pernah menyerah.
Ketika SD, saya pernah menyerah dalam belajar bermain gitar. Saya tetap tidak bisa juga walau sudah berkali-kali mencoba. Teman-teman lain dengan amat mudah mengenali kunci C dan berbagai macam kunci lainnya di snar gitar, sementara saya sama sekali tidak bisa melihat di mana bedanya. Teman-teman lain dengan sangat mudah memainkan nada dari lagu tertentu hanya setelah mereka mendengarnya satu kali saja. Sementara saya? Blank sama sekali soal begituan
Read more
“Maaf, Saya Sibuk. Tak Sempat Menulis!”
Empat hari belakangan ini, saya berhadapan dengan empat hal yang berkaitan dengan ucapan “Saya sibuk”.
Yang pertama:
Saya sedang menyiapkan sebuah buku tentang motivasi menulis. Di dalam buku tersebut, saya menulis sebuah bab tentang mitos “kesibukan”. Mohon doanya, semoga buku ini cepat kelar dan terbit di pasaran, ya
Yang kedua:
Tulisan Agung “Mbot” di blognya yang berjudul “Gue Terlalu Sibuk Buat Nulis”.
Yang Ketiga:
Tulisan Lalu Abdul Fatah berjudul “Jamal Terselip di Tulisan Ini. Mohon Selamatkan Dia!”, yang merupakan RESPONS terhadap tulisan Agung Mbot di atas.
Yang keempat:
Barus saja ada teman yang menyapa saya lewat Yahoo! Messenger. Dia berkata, “Saya ingin jadi penulis sukses, tapi kesibukan di kantor menghambat saya.” Read more
[Kiat Sukses] The Power of KONSISTEN
Filed under: Dunia Penulisan, Kiat Sukses, Motivasi, Renungan, Sehari-hari
Alkisah di tahun 1990-an, saya adalah seorang penulis pemula. Untuk belajar menulis dan organisasi, saya bergabung dengan dua pers kampus sekaligus. Seperti pers kampus pada umumnya, di dalamnya kita bisa menemukan banyak orang yang jago menulis. Para senior saya ketika itu, adalah orang-orang yang saya kagumi. Saya banyak belajar tentang dunia penulisan dari mereka.
Masih di tahun 1990-an, saya juga mulai rajin mengirim cerpen ke sejumlah media cetak, terutama majalah Anita Cemerlang. Saat itu, saya terus terang merasa sangat minder terhadap para penulis yang sudah sangat produktif dan nama mereka SERING menghiasi halaman cerpen majalah-majalah ternama. Bagaimana tidak minder: Saya masih sangat pemula, sedangkan mereka sudah jagoan semua. Read more
Ingin Menemukan Lentera Jiwa? Ini Kiatnya!
Dulu, ketika masih menjadi pekerja kantoran, saya mengalami sesuatu yang bersifat sangat kontradiktif:
1. Di satu sisi, saya mendapatkan penghasilan utama dari sesuatu yang sangat tidak saya sukai (menjadi pekerja kantoran, tugas rutin setiap hari, plus sangat membosankan).
2. Di sisi lain, saya adalah MANIAK internet. Saya membuat dan mengelola website, milis dan beberapa komunitas di dunia maya. Saya rajin ngeblog atawa menulis di internet, rajin berdiskusi dengan teman-teman secara online, rajin ngobrol di YM, rajin mendesain dan mengutak-atik web. Semua ini adalah hal-hal yang sangat saya sukai. I LOVE THEM VERY MUCH!!! Masalahnya: Saya tidak mendapat sepeser uang pun dari hal-hal seperti ini. Read more








Jonru adalah:

