Sombong dan Percaya Diri, Apa Bedanya?
Setelah mengikuti Workshop EDAN setahun lalu, alhamdulillah rasa percaya diri saya meningkat secara drastis. Jika dulu saya sering bertanya “Apa saya mampu? Apa saya punya kompetensi?”, kini saya dengan penuh percaya diri berkata bahwa saya mampu, saya punya kompetensi.
Namun setelah beberapa minggu berlalu, setelah beberapa saat “terlena” oleh rasa percaya diri yang demikian kuat dan menggebu-gebu, tiba-tiba saya sadar. Saya dilanda rasa takut yang luar biasa. Saya khawatir bila saya secara sangat halus terjebak ke dalam sebuah sikap yang sangat dibenci oleh Allah: SOMBONG!
“Apakah saya telah berubah menjadi orang sombong? Apakah saya sekarang merasa sebagai orang yang sangat hebat?”
Ketika saya berkata “Saya seorang penulis dengan kompetensi yang tak dapat diragukan” (ini adalah salah satu hal yang diajarkan pada Workshop EDAN), apakah itu menandakan bahwa saya sedang sombong?
Terus terang, saya lama berpikir soal ini. Saya pelajari ISI HATI saya baik-baik. Sejujurnya, saya paling takut bila saya akhirnya berubah menjadi orang yang sombong. Tapi di sisi lain, saya ingin menjadi orang yang penuh percaya diri.
Pertanyaannya:
Bagaimana caranya memisahkan SOMBONG dan PERCAYA DIRI?
Sepertinya kedua hal ini memiliki jarak yang sangat tipis, membuat saya bingung bagaimana cara membedakannya.
* * *
Di tengah kebingungan itu, tiba-tiba saya teringat pada film Spiderman. Peter Parker, tokoh yang “dikutuk” menjadi Spiderman, adalah seorang pemuda yang sama sekali tidak pernah menghendaki dirinya menjadi Spiderman. Tapi tiba-tiba saja, tanpa dia kehendaki sama sekali, dia telah menjadi seorang MANUSIA SUPER. Dia punya kekuatan yang sangat luar biasa.
Awalnya, Peter Parker menjadi sangat bahagia atas KARUNIA yang dia dapatkan. Ia gunakan kemampuannya itu untuk membeli sebuah mobil impian. Tapi ternyata gagal.
Lantas, pamannya memberikan sebuah petuah yang akhirnya mengubah seluruh jalan hidup Peter Parker, “With great power comes great responsibility.”
Ya, ternyata di balik kekuatan SpiderMan yang sangat luar biasa tersebut tersimpan sebuah tanggung jawab yang sangat luar biasa pula. Peter Parker akhirnya menyadari hal ini. Maka dia pun menggunakan kekuatan supernya untuk membela kebenaran dan memberantas kejahatan.
* * *
Walau Spiderman hanyalah fiksi, saya percaya bahwa cerita ini mengandung pesan moral yang sangat luar biasa.
Peter Parker pernah berkata, “I am Spiderman, It’s my curse.” Dia sangat yakin bahwa menjadi Spiderman adalah “kutukan” hidupnya. Maka dia menerima hal itu dengan lapang dada. Dia dengan penuh percaya diri memanfaatkan kekuatan supernya untuk melaksanakan tanggung jawab yang tersimpan di balik “great power” tersebut.
* * *
Alhamdulillah, cerita ini akhirnya membuat saya paham tentang perbedaan antara SOMBONG dengan PERCAYA DIRI.
Sama seperti Spiderman, saya pun harus sadar bahwa di balik “great power” yang saya miliki, tersimpan sebuah “great responsibility”. Saya bertanggung jawab penuh kepada Allah untuk menjalankan tanggung jawab tersebut sebaik-baiknya.
Penulis novel best seller Gajah Mada, Kresna Hadi, pernah berkata, “Ketika Tuhan memberikan Anda bakat menulis, itu artinya Tuhan menyuruh Anda memanfaatkan keahlian menulis tersebut untuk mencari rezeki. Anda harus menjadikan kegiatan menulis sebagai sumber penghasilan utama Anda.”
Dalam konteks yang lebih luas, saya sadar bahwa di balik bakat menulis yang saya miliki, sebenarnya Tuhan berbicara pada saya, “Hai Jonru, manfaatkanlah bakat yang AKU berikan padamu ini untuk menjalankan tanggung jawab ibadah dan dakwah sebagaimana yang Aku perintahkan kepada seluruh makhluk ciptaanKu.”
Maka… dalam konteks inilah saya akhirnya menemukan perbedaan antara PERCAYA DIRI dengan SOMBONG.
PERCAYA DIRI adalah ketika saya menyadari apa “kutukan” saya, dan dengan penuh kesadaran saya menjalankan tanggung jawab yang tersimpan di baliknya. Saya manfaatkan bakat dan keahlian saya untuk mencari rezeki, berdakwah, beribadah, memberikan yang terbaik bagi umat manusia.
Sedangkan SOMBONG adalah ketika saya merasa paling hebat, merasa takut bahkan tersinggung bila punya pesaing, dan suka meremehkan kemampuan orang lain yang memiliki bakat/keahlian yang sama dengan saya. SOMBONG juga adalah ketika saya memanfaatkan “great power” sekehendak saya, untuk kepentingan saya sendiri.
Dengan pemikiran seperti itu, alhamdulillah saya akhirnya bisa lega dan tidak takut lagi. Saya tidak khawatir lagi ketika memelihara rasa percaya diri yang telah tumbuh secara luar biasa dalam diri saya.
Kini, saya memahami APA tugas utama saya di muka bumi ini. Sama seperti Spiderman, tugas saya adalah menerima KUTUKAN saya secara TAWAKKAL, lalu menjalankan TANGGUNG JAWAB yang tersimpan di balik kutukan itu.
Maka, kini dengan penuh percaya diri saya berkata, “I am a writer. It’s my curse.”
Cilangkap, 28 Maret 2008
Jonru
1. NB: Saya pernah menulis artikel yang mirip sekali dengan artikel di atas. Judulnya “Bagaimana Jika Kamu Menjadi Spiderman?”
2. Maaf ini bukan promosi. Saya sudah merasakan manfaat yang sangat luar biasa setelah mengikuti Workshop EDAN bersama Pak Ikhwan Sopa. Rasa percaya diri saya meningkat dengan luar biasa. Rasa percaya diri merupakan salah satu kunci sukses. Karena itu, tak ada salahnya bila Anda mengikuti Workshop yang sangat luar biasa ini. KLIK DI SINI untuk informasi selengkapnya.
Comments
15 Comments on Sombong dan Percaya Diri, Apa Bedanya?
-
Ivana on
Mon, 31st Mar 2008 04:13 pm
-
arinova on
Tue, 1st Apr 2008 01:20 pm
-
benny tjundawan on
Fri, 4th Apr 2008 10:16 pm
-
Wuryanano on
Thu, 10th Apr 2008 06:20 pm
-
Rozy on
Thu, 24th Apr 2008 07:18 am
-
Alamin on
Tue, 13th May 2008 05:43 am
-
Jage on
Wed, 21st May 2008 04:08 pm
-
Pelatihan Dahsyat: Cara E.D.A.N Menjadi Penulis HEBAT! | PenulisLepas.com on
Tue, 9th Sep 2008 05:40 am
-
Abdul Jabbar on
Mon, 22nd Sep 2008 01:53 pm
-
Cik Finiey on
Thu, 25th Sep 2008 12:03 am
-
Cik Finiey on
Thu, 25th Sep 2008 12:12 am
-
Onèng on
Tue, 14th Oct 2008 09:19 pm
-
Pelatihan "Cara E.D.A.N Menjadi Penulis Hebat" Jilid 2 | PenulisLepas.com on
Tue, 11th Nov 2008 11:15 am
-
Sophie18iK on
Thu, 18th Feb 2010 12:18 am
-
sarah on
Sun, 29th Aug 2010 02:22 pm
Sekarang,ada pertanyaan baru: pilih mana?
sombong atau rendah diri?hehehe…
warmest Regards,
Ivana
Pertanyaan retoris
hehehehehe..![]()
Makasih mas, sudah mengingatkan,
ternyata ‘sombong’ itu batasannya tipis dengan ‘pe-de’ bagi orang yang gak mengetahui.
salam kenal
Arinova.. makasih juga karena sudah berkomentar…
Salam kenal ya…
terima kasih, atas artikelnya yang bagus. salam sukses
Terima kasih juga Pak Benny
Salam sukses!
Dear Mas Jonru,
Salut dengan semangat Anda sebagai seorang Penulis Hebat.
Saya hanya sekedar memberikan masukan soal istilah “curse” yang selengkapnya Anda tulis:
“I am a writer. It’s my curse.” Saya seorang Penulis. Ini adalah Kutukan saya.
Apakah tidak sebaiknya menggunakan kata lebih positif, misalnya begini:
“I am a writer. It’s my blessing.” Saya seorang Penulis. Ini adalah Berkah saya.
Kalau saya merujuk dari ayat suci Al-Qur’an ini:
“Hai orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan kepercayaan orang dari luar lingkunganmu. Mereka selalu menimbulkan kemudaratan bagi kamu. Mereka inginkan kesusahan kamu. Telah jelas kebencian melalui mulutnya. Dan apa yang tersembunyi dalam hatinya, lebih buruk lagi. Sungguh, telah kami terangkan ayat-ayat kepadamu, sekiranya kamu menggunakan pikiran!” (Q.S. Ali ‘Imran: 3 : 118)
Di sini jelas disampaikan Allah, bahwa kita sebagai Mukmin hendaknya tidak memakai kepercayaan orang dari luar lingkungan kita ini yang berpijak pada Al-Qur’an dan Hadits. Omongan Spiderman, jelas bukan dari lingkungan kita, sehingga karunia dianggapnya sebagai kutukan, meskipun dia harus bisa menerimanya.
Kalau buat Mas Jonru, saya pikir itu adalah Berkah Ilahi yang semestinya disyukuri. Itu bukanlah Kutukan Ilahi. Berkah dan Kutukan itu sangat bertolak belakang.
Demikian masukan dari saya. Semoga memang Mas Jonru diberikan Berkah bukan Kutukan. Amien.
Mohon maaf jika tidak berkenan, tolong diabaikan saja masukan saya ini. Terima kasih.
Salam Penuh Berkah Ilahi,
Wuryanano
Pak Nano…
Terima kasih banyak atas masukannya yang sangat bagus
Sebenarnya saya tidak bermaksud memberikan makna yang negatif ketika menggunakan kata “curse”. Tapi bila itu dirasa mengganggu, insya Allah nanti tulisannya saya perbaiki.
“Barangsiapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya”
Salam silaturrahim Mas Jonru
Pak Rozy…
Salam silaturahim jugaJonru
ada kesamaan:
sama dengan *pakde jonru yang ngangkat kalimat persis di mp-ku [tapi yakin tulisan ini bukan terinspirasi dari mp-ku, la wong anak baru di blog kok....:)] tentang ““With great power comes great responsibility””……
http://maydays.multiply.com/journal/item/17/Spiderman
sama dengan *wuryanano yang, kalw menurut saya nggak sebegitunya dengan al-quran seeh, tapi klw ana sendiri ngebaca tulisan sekaliber antum ketika yang menggambarkan kajian2 islami otomatis “funs-funs” muslim bakalan ngerasa gimanaaa gitu ketika antum ngambil inspirasi dari sebuah film, afa lagi film yg kayak gituan…..:):):)
maaf bila kurang berkenan
wassalam alaikum
kadang saya juga berpikir begitu, thanks pencerahannya
[...] di: – http://jonru.multiply.com/reviews/item/36 – http://www.jonru.net/2007-tahun-titik-balik – http://www.jonru.net/sombong-dan-percaya-diri-apa-bedanya – [...]
Om Jonru,
Main-main dong ke rumah saya di:
penulispemula.wordpress.com
Ditunggu ya…
Salam Perkenalan daripada saya ! I am from Malaysia.Actually ,saya tak tahu apa yang wajar dicoretkan di sini.Ini adalah kali pertama saya masuk ke ruangan ini.Hasrat saya ingin jadi penulis.
Sekolah menulis On-Menulis adakah memerlukan bayaran untuk mengikutinya<Mas Jonru ? Saya sangat risau dan khuatir apabila saya tidak mampu menulis cerpen yang baik. Sebelum ini saya banyak menulis Sajak.Terlalu banyak yang saya ingin luahkan dalam bentuk karya kreatif<tapi belum berjaya lakukan yang terbaik.Siapakah yang sudi membimbing say? Sekian.
Sy rasa spiderman bilang it’s my curse itu krn ‘ bakat ‘ nya membuat dia tdk bs berdekatan dgn org2 yg dicintainya jg banyak sekl yg hrs dia korbankan u menyalurkan keahliannya itu sebagai manusia wajar kalo kita pun akan menjd ragu ibarat seorg hakim yg hrs mengadili seorg pejabat pilih mn mengadili dgn responsibility dgn resiko nyawa Kel terancam atau mau pilih aman dgn setumpuk duit ditangan ? Bkn begt mas jonru salam kenal !
[...] di: – http://jonru.multiply.com/reviews/item/36 – http://www.jonru.net/2007-tahun-titik-balik – http://www.jonru.net/sombong-dan-percaya-diri-apa-bedanya – [...]
The whole internet is overflowing with custom thesis and thesis paper connecting with this topic but to get really good enough dissertation writing service, a lot of people could search a lot.
perbedaan sombong n prcaya diri,,
kalo percaya diri; menjadi sperti apa yang diingini atau berusaha menjadi yang terbaik tanpa meng”underestimate” orang lain.
sementara sombong; ada unsur; meng”underestimate” orang lain
based on hadist
Dari Ibn Mas’ud, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: “Tidak akan masuk sorga, seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain” [HR Muslim]
Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.
Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
-
Jonru's Fan Page
-
Twitter
-
Koprol, atau
-
Account Facebook Saya
Mau diskusi atau konsultasi seputar penulisan? Klik di sini









Blog ini sangat 









