[Self Publishing] Cara Mendapatkan Nomor ISBN

May 17, 2010
Filed under: Dunia Penulisan, Perbukuan 

cara menerbitkan bukuUpdate 27 April 2012:
Karena sudah banyak perubahan aturan mengenai pengurusan ISBN, maka tulisan ini pun saya revisi.

Mengapa saya menempatkan teks “self publishing” di bagian depan judul tulisan ini? Karena tulisan ini memang diperuntukkan bagi Anda yang ingin menerbitkan sendiri buku Anda. Bila menawarkan naskah pada penerbit tertentu, maka Anda tak perlu repot-repot mengurus ISBN. Si penerbit yang akan mengurusnya!

Apa sih ISBN itu?
ISBN adalah singkatan dari International Standard Book Number, berfungsi sebagai pemberi identifikasi UNIK terhadap SATU judul buku yang diterbitkan.

ISBN tidak ada hubungannya dengan masalah perizinan!
Ya, selama ini banyak orang yang salah persepsi terhadap ISBN. Mereka mengira bahwa pemberian nomor ISBN terhadap judul buku tertentu menandakan bahwa buku tersebut telah MENDAPAT IZIN untuk diterbitkan.

Ini adalah pandangan yang keliru! Sebab seperti yang pernah saya tulis di sini dan di sini, TIDAK ADA satu aturan hukum pun di Indonesia yang mengharuskan adanya izin untuk menerbitkan buku dan media cetak (koran, majalah, tabloid). Jadi bila Anda ingin menerbitkan buku, koran, majalah, tabloid, newsletter, bulletin, dan sebagainya, ya silahkan langsung terbitkan saja. Tak perlu mengurus izin apapun!

“Kalau bukan untuk perizinan, lantas apa dong fungsi ISBN itu?”

Secara umum, fungsi ISBN adalah untuk memberikan identitas yang unik terhadap satu judul buku tertentu. Kita bisa menganalogikan ISBN seperti sidik jari yang berbeda antara satu manusia dengan manusia lainnya. Kita bisa berkata, “ISBN adalah sidik jari buku.”

Karena fungsinya untuk memberikan identitas yang unik, maka hal ini bisa bermanfaat untuk banyak hal. Misalnya dalam proses pendistribusian buku, proses penjualan buku di kasir, proses pengklasifikasian rak buku, dan sebagainya.

Intinya, fungsi ISBN ini berkaitan dengan hal-hal yang bersifat administratif, BUKAN perizinan!

Satu hal lagi:
Bila sebuah buku sudah mendapat nomor ISBN, maka datanya akan tercatat di arsip nasional selama 50 tahun.

Nah, hanya demikianlah fungsi ISBN.

Jadi, sebenarnya TAK ADA ATURAN yang mensyaratkan setiap buku harus punya ISBN. Anda bebas untuk menerbitkan buku tanpa nomor ISBN. Terserah Anda! Tapi karena ISBN itu banyak manfaatnya, terlebih karena mengurusnya sangat gampang, ya tentu tak ada salahnya bila kita semua mengurus ISBN untuk buku-buku kita, bukan?

“Mengurus ISBN Itu SANGAT gampang? Beneran, nih?”

Sangat benar! Yang harus Anda lakukan hanyalah menyiapkan dokumen-dokumen berikut (saya copy paste dari website Perpustakaan Nasional).

A. Anggota Baru:
1. Mengisi formulir surat pernyataan disertai dengan stempel penerbit dengan menunjukkan bukti legalitas penerbit atau lembaga yang bertanggung jawab (akta notaris).
2. Membuat surat permohonan atas nama penerbit (berstempel) untuk buku yang akan diterbitkan.
3. Mengirimkan fotokopi :
a. Halaman judul
b. Balik halaman judul
c. Daftar isi
d. Kata pengantar

B. Anggota Lama :
Hanya butir 2 dan 3 saja yang perlu dikirimkan kepada Tim ISBN/KDT.

Maksud dari “anggota baru” adalah penerbit yang belum pernah mengurus nomor ISBN di Perpustakaan Nasional. Sedangkan “anggota lama” adalah penerbit yang sudah pernah mengurus nomor ISBN di Perpustakaan Nasional.

Bagi penerbit baru (yang belum pernah mengurus nomor ISBN), persyaratan di atas memang terasa berat, karena Anda harus melampirkan bukti legalitas penerbit atau akte notaris. Berita baiknya, ada sejumlah layanan self publishing yang bersedia membantu Anda mengurus ISBN tanpa harus melampirkan bukti legalitas penerbit atau akte notaris. Salah satunya adalah DapurBuku.com. Silahkan baca info selengkapnya di sini.

cara menerbitkan buku* * *

Setelah semua berkasnya lengkap, silahkan diantar ke Gedung Perpustakaan Nasional RI (lantai 2), Jalan Salemba Raya 28-A, Jakarta.

“Berapa lama prosesnya, dan berapa biayanya?”

Bila tak ada antrian, proses pengurusan ISBN (sejak Anda datang hingga si petugas memberikan nomor ISBN kepada Anda) hanya sekitar 10 menit! Sangat gampang dan cepat. Si petugas tak akan mempersulit Anda. Mereka akan membuat Anda bahagia. Percayalah!

Biayanya pun sangat murah, yakni Rp 0 alias GRATIS :)

“Wah, asyik, dong!”

Memang! :-)

“Tapi bagaimana cara mengurus ISBN bila saya berada di luar Jakarta?”

Setahu saya, untuk teman-teman di luar Jakarta bisa mengirim berkas-berkas di atas lewat faksimili ke nomor (021) 3927919 atau (021) 31908479.

Atau bila tak mau repot-repot, coba minta bantuan saja pada DapurBuku.com untuk mengurus nomor ISBN Anda. Info lengkap bisa dibaca di sini).

SANGAT PENTING:
Demi kepentingan Anda sendiri, silahkan konfirmasikan dahulu nomor fax di atas ke pihak Perpustakaan Nasional (Anda bisa menelepon langsung kepada mereka). Siapa tahu sudah ada perubahan data dan sebagainya.

Atau, Anda bisa berkunjung dahulu ke website Perpustakaan Nasional RI di www.pnri.go.id.

Silahkan baca pula INFO RESMI dari Perpustakaan Nasional RI mengenai tatacara pengurusan ISBN. Klik di sini.

* * *

cara menerbitkan bukuInfo lebih lengkap mengenai panduan dan langkah-langkah penulisan & penerbitan buku untuk pemula, dapat Anda baca pada buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!” karya Jonru. Tersedia di toko buku kesayangan Anda :)

* * *

Semoga Bermanfaat.

Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda!

Jonru
Follow me: @jonru

Baca Artikel Terkait:

Comments

120 Comments on [Self Publishing] Cara Mendapatkan Nomor ISBN

  1. eka nugraha on Mon, 17th May 2010 10:33
  2. wah info berharga nih, berarti dengan ini kesempatan self publishing makin besar ya pak :)

    tapi sepertinya lebih praktis kalau datang langsung ya?

    tapi kalau tanpa barcode dan KDT apakah sama saja pak dengan buku yang sudah ada barcode dan KDT?

  3. jonru on Mon, 17th May 2010 11:10
  4. @Eka: Seperti yang dijelaskan di atas, ISBN hanya berkaitan dengan masalah administratif. Kalau kita menjual buku non-ISBN di Gramedia misalnya, mungkin nanti proses pendataan bukunya jadi sedikit lebih merepotkan. Kira2 begitu saja masalahnya :)

  5. Tongkonan on Mon, 17th May 2010 11:10
  6. Sepertinya saya harus beli buku “cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat ” dan ” Menerbitkan Buku Itu Gampang”. Kalau beli bukunya di sini kira2 dpt diskon gak ya? :D

  7. Abdoorahman on Mon, 17th May 2010 11:27
  8. Info bagus nih mas Jonru, jadi tambah minat nekunin penulisan. Saya masih ‘nyelengin’ nih buat beli buku anda :D

    @ Tongkonan: Saya setuju tuh, kayaknya kalo mau serius dengan penulisan dan mau terbitin buku sendiri (nantinya), wajib punya buku ‘Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat’.

  9. jonru on Mon, 17th May 2010 14:25
  10. @Tongkonan:
    Harga buku MBIG = Rp 51.500
    Harga buku CDMPH = Rp 68.000

    Kalau beli keduanya, cukup bayar Rp 100.000 saja, plus ongkos kirim
    Jadi bisa hemat Rp berapa tuh? Silahkan hitung sendiri, hehehe… :)

    Untuk pemesanan, coba kirim alamat lengkap plus nomor telepon ke email jonru[at]jonru.net
    Sebutkan judul buku plus jumlah eksemplar yang dipesan

    @Abdoorahman: Coba ikut profram afiliasi webmerdeka.com saja. Kan komisinya bisa buat beli buku dll

  11. hafizh29 on Wed, 19th May 2010 14:30
  12. makasih banyak atas infonya

  13. ismail on Mon, 24th May 2010 8:37
  14. Sebenarnya saya memiliki niat besar untuk menerbitkan buku ciptaan saya. Tapi ketika ingin membuat buku saya masih sering kebingungan yang biasanya saya menulis semua apa yang ada di pikiran saya waktu itu.

    Saya ingin sedikit bertanya kepada pak jonru, apakah dalam proses membuat buku itu gaya bahasa juga harus bahasa buku atau apa yang saya tulis dengan gaya ceplas ceplos di blog itu bisa diterbitkan pak, karena saya sering kesulitan ketika mencoba merubah gaya bahasa seperti bahasa buku.

    ISBN??? Yups inilah tujuan saya. akan saya jadikan rujukan pak postingan anda kali ini.

    Mohon bimbingannya

  15. jonru on Mon, 24th May 2010 10:14
  16. @Ismail: Be yourself. Menulislah dengan gaya bahasa yang sesuai keinginan Anda. Tak perlu menjadi orang lain. Tapi setidaknya, gaya bahasa disesuaikan juga dengan segmen pembaca dari buku Anda. Kalau segmen anda dewasa, ya pakailah bahasa yang leibh serius. Kalau segmennya remaja, pakailah bahasa gaul geto loch :-D

  17. Dani on Wed, 26th May 2010 4:12
  18. Bang Jonru, izin share tulisan ini di group FB Indie Publishing ya. Plus repost di jasapenerbitan.com.

    sumbernya pasti ditulis :)

  19. jonru on Wed, 26th May 2010 9:18
  20. @Dani: Sip, dipersilahkan :)

  21. Hasan on Wed, 26th May 2010 13:15
  22. Saya sangat berterima kasih dengan tulisan Mas Jonru, karena tulisan ini sangat membantu saya dan juga semua orang yang ingin berkiprah di bidang penulisan, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT.

  23. Ibnu on Wed, 26th May 2010 15:22
  24. jadi semangat menulis nih…
    terima kasih inspirasinya

  25. Kabul Kurniawan on Mon, 7th Jun 2010 10:16
  26. wah jadi tahu nih pak, terimakasih… :)

  27. Komunitas Salesman on Mon, 14th Jun 2010 20:48
  28. Baru tahu dech apa itu ISBN saya pikir itu untuk sekedar hiasan saja

  29. adib on Tue, 15th Jun 2010 16:41
  30. Terima kasih bang. Informasi ini sangat bermanfaat bagi saya. Terima kasih… terima kasih…

  31. sandhioke on Fri, 18th Jun 2010 18:43
  32. d websites pnri menyebut penggunaan stempel. jika self publising gmn? apa kita hrs buat stempel sendiri jg. thx pak. tulisan anda sangat inspiratif..

  33. Jonru on Sat, 19th Jun 2010 10:10
  34. @sandhioke: Ya buat saja stempel sendiri. Bikinnya kan gampang. Murah pula :)

  35. Rizdan on Tue, 22nd Jun 2010 22:29
  36. Tulisan yang sangat bermanfaat,saya kira untuk menerbitkan buku harus melalui proses yang sangat sulit,…

  37. Arief Rizky Ramadhan on Wed, 23rd Jun 2010 23:25
  38. woow mantap pak jonru.. tapi saya belum lihat buku cara gampang menerbitkan buku hehe.. nanti saya coba telusuri rak-rak toko buku..

  39. Nanang abdi on Thu, 24th Jun 2010 15:22
  40. Semoga menjadi amal jariyah ilmu yang dibagikan………..

    Kalau sudah berhasil menerbitkan bagaimana cara pemasarannya bang…..????

    perlu dibagi tricknya juga tuh…… udah sukses nerbitkan kalau gak bisa mendistribusikan kan sayang juga…..

    thank’s

  41. Jeprie on Fri, 2nd Jul 2010 13:31
  42. Begitu ya. Walau sudah nulis cukup banyak buku, saya baru tahu prosedurnya. Kalau memang prosedurnya gampang, saya salut. Biasanya di negara kita, semua dipersulit.

  43. Joko Susilo on Fri, 2nd Jul 2010 15:10
  44. Kalau tidak salah yang ISBN ber-barcode dan tidak, tarifnya beda ya mas? :)
    Sekalian beri tahu, di posting blog saya tentang usaha bimbel online, saudara Awi Wiyono tanya biaya belajar nulis online berapa…

  45. Jonru on Fri, 2nd Jul 2010 16:16
  46. Tarifnya beda Pak. Pada artikel di atas pun sudah saya jelaskan.
    Thanks atas infonya, soal Pak Awi. Sudah saya reply di posting tsb.

  47. Arman on Fri, 9th Jul 2010 18:20
  48. Maksih mas atas infonya

  49. Elena on Sun, 11th Jul 2010 18:19
  50. Pak Johru, saat ini saya berniat menerbitkan buku sendiri. Tetapi saya masih sedikit bingung tentang ISBN ini,
    Saya tinggal di Yogyakarta, bolehkah kalau berkas-berkas pengajuan ISBN saya kirimkan lewat email saja Pak?, lalu bagaimana saya mendapatkan formulirnya surat pernyataannya?
    Terimakasih. :)

  51. Jonru on Mon, 12th Jul 2010 10:46
  52. @Elena: Saya bukan petugas ISBN. Jadi pertanyaannya coba langsung ajukan ke pihak yang terkait ya :)

  53. helmynix on Wed, 14th Jul 2010 9:28
  54. wah infonya berharga sekali..
    bismillah, saya jg pengen nulis buku..

  55. joko triyono on Tue, 20th Jul 2010 10:44
  56. wow ,..luar biasa pak,..makasih banyak ya…bener – bener bermanfaat banget …

  57. rusydi on Fri, 6th Aug 2010 6:12
  58. artikel bagus. cocok biar perut gak busung lapar lagi. biar gampang nyari duit maksunya

  59. Cara Membuat Facebook on Fri, 13th Aug 2010 10:25
  60. ok mas jonru terima kasih atas sharenya

  61. ddmulyadi on Tue, 21st Sep 2010 17:56
  62. sangaaat bermaaanfaaaat :) ini ilmu yang tidak saya ketahui sebelumnya. super

  63. Ihsan Prawoto on Wed, 29th Sep 2010 14:19
  64. kebutlan ini saya mau nerbitkan buku teknik yang sejak lama ingin saya terbitkan tapi masih kendala waktu dan proses saja… terima kasih mas Jonru

  65. Abuhifni on Tue, 5th Oct 2010 14:30
  66. Wow… wow… wow… pertamax, pucuk dicinta ulampun tiba… thanks2 banget bang Jon… aku baru ini dapat penjelasan yang detil tetang cara membuat ISBN, sekali lagi thanks banget, sukses selalu buat bang Jonru and salam kenal aja

  67. phobi kevin on Sun, 7th Nov 2010 8:34
  68. wah..infonya keren…saya sangat butuh info ini karena memang ingin menerbitkan buku sendiri (Self publishing)..bosen nunggu jawaban dari penerbit….haha

  69. Imelda, S.S., M.Pd on Tue, 23rd Nov 2010 11:18
  70. Pak Jonru yang baik, saya ingin tanyakan apakah mendapatkan formulir harus ke jkt? soalnya saya ada di makassar, dan untuk ke sana blom saat ini. Apakah bisa mendapatkan dengan dikirimin gitu pak? Terima kasih atas bagi pengalamannya.

  71. Jonru on Tue, 23rd Nov 2010 11:25
  72. @Imelda: Coba langsung tanyakan saja ke pihak Perpusnas RI ya. Saya kan bukan karyawan mereka, cuma bantu menyebarluaskan informasi :)

  73. anto on Fri, 7th Jan 2011 18:48
  74. lalu bagaimana status hukum bagi produk terbitan self publishing a la nulisbuku.com.. ?
    tidak ada isbn dan bar code-nya. ?.

  75. Jonru on Sat, 8th Jan 2011 5:25
  76. @anto: ISBN itu tak ada kaitannya dengan status hukum dst. ISBN itu hanya masalah administratif. Buku self publishing, termasuk yang diterbitkan secara personal pun bisa mendapat nomor ISBN. Info selengkapnya coba baca di http://www.jonru.net/self-publishing-cara-mendapatkan-nomor-isbn

  77. fadlilah husain on Fri, 21st Jan 2011 15:37
  78. Bung Jonru,
    mau tanya nih..
    ada tidaknya ISBN pengaruhi nilai KUM dari buku gak?
    berhubung saya dosen, dan sedang belajar menerbitkan buku sendiri??
    trims.. ditunggu jawabannya.

  79. Jonru on Fri, 21st Jan 2011 17:56
  80. @fadlilah husain: Kalo soal KUM, saya kurang paham, karena itu bukan kompentensi saya. Mungkin lebih afdol bila ditanyakan ke dosen yang lebih senior, Mbak :)

  81. fadlilah husain on Sun, 23rd Jan 2011 13:01
  82. trims jawabannya,
    oh ya.. saya tertarik deangan buku MBIG, sejak kemarin saya klik “pesan disini” sepertinya nge-link ke FB ya.. sementara ada masalah dengan FB saya sejak beberapa minggu ini, ada cara lain u mendapatkannya? di gramedia Jambi ada? trims.

  83. Jonru on Mon, 24th Jan 2011 9:04
  84. @fadlilah husain: Kalau di Gramedia sudah habis. Coba cari di toko buku lain ya. Thanks :)

  85. Akhyar on Fri, 4th Feb 2011 0:30
  86. Wah bermanfaat sekali ilmunya meskipun status saya ke sini sebenernya ‘nyasar’ :D

  87. Jonru on Fri, 4th Feb 2011 6:57
  88. @Akhyar: Dari nyasar semoga bisa jadi tamu tetap. Salam kenal dan terima kasih atas kunjungannya :)

  89. heru on Sat, 5th Feb 2011 10:14
  90. wah,,, baru tahu saya,, thx infonya,, :)

  91. Macdhawanks on Wed, 9th Feb 2011 21:30
  92. Apakah dengan sistem Selfpublishing, penulis dapat royalti dari penjualan bukunya via internet oleh penerbit Selfpublishing

  93. Jonru on Thu, 10th Feb 2011 6:19
  94. @Macdhawanks: Dalam self publishing, penerbitnya adalah si penulis sendiri. Jadi dapat royalti dari mana? Self publishing itu sama seperti orang yang membuat kue lalu menjualnya. Yang dia dapatkan bukan royalti, tapi profit (penghasilan kotor dikurangi semua biaya)

  95. Yudishtira on Thu, 10th Feb 2011 8:53
  96. .. salam .. kenal mas..
    terima kasih informasinya.. karena kebetulan di istansi saya ingin menerbitkan jurnal jadi informasinya sangat membantu; btw sepertinya saya pernah mengenal anda.. (semoga saja ya.. jika tidak maaf ya mas)… apakah mas pernah menjadi anggota di salah satu situs suara konsumen (pintunet.com), terima kasih

  97. abdul on Sun, 27th Feb 2011 23:24
  98. mas jonru..
    saya coba berkali-kali hubungi no telp pnri yg diperoleh di-site resminya (bagian isbn) tidak bisa menyambung/diangkat. padahal saya baru pertama kalinya mau fax untuk urus isbn. takutnya fax-nya sdh tidak aktif. mas jonru terakhir kirim fax ke nomor pnri yang mana?
    kalau saya menerbitkan pertama, hanya buat pernyataan seperti contoh “gre publishing” di atas saja ya mas? bingung bagaimana mendapatkan formulir keanggotaan pertama karena mereka tdk bisa dihubungi. ada yang punya contohnya?

  99. Jonru on Mon, 28th Feb 2011 10:18
  100. @Abdul: Saya dulu datang langsung ke sana Mas.

  101. abde on Mon, 14th Mar 2011 20:27
  102. makasih bwt infonya, sangat membantu…..
    minggu ini saya berncana mengurus ISBN

  103. BlessingDay on Fri, 18th Mar 2011 12:01
  104. Terima kasih untuk informasi yang sangat berharga ini.Tulisan anda memberikan inspirasi dan informasi bagi kami untuk terus berkarya..Selamat berkarya bagi bangsa dan sesama.Terima kasih dan salam kenal.

  105. febri on Fri, 1st Apr 2011 15:26
  106. wah ..mas jonru.. info nya sangat membantu sekali, saya mau nanya ni mas, kalo misalnya saya mau mnerbitkan mjalah bagaimana? apa sama saja? bisa self publishing juga? terus tadi di persyaratan ISBN di PNRI, untuk anggota baru, harus mengisi formulir beserta stampel penerbit. nah kan self publishing, penerbita ya nama kita sendiri (misalnya) , lalu untuk satampel nya itu maksudnya bagaimana mas? mohon bantuannya. terimakasih

  107. Jonru on Fri, 1st Apr 2011 18:00
  108. @Febri: Stempel kan tinggal bikin aja, gampang kan? Nama penerbit juga terserah. Yang penting belum dipake sama orang lain.

  109. cara cepat hamil on Tue, 26th Apr 2011 17:25
  110. Tips dan Tulisan postingannya bermanfaat, saya dalam ide baru dari postingan ini. Terima kasih banyak

  111. blogilicious de surabaya on Mon, 16th May 2011 21:00
  112. ini dari dulu yang saya cari2, ternyata ketemu juga di sini…. makasih pak infonya :

  113. Mercedes-Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia on Tue, 24th May 2011 1:35
  114. thanks sudah share infonya mas.. sangat bermanfaat

  115. Mercedes-Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia on Wed, 25th May 2011 19:25
  116. Thanks infonya gan.

  117. abu dija on Thu, 26th May 2011 0:22
  118. salam. makasih mas Jonru.
    Smoga Anda termasuk khoirun nas anfauhum li nas.
    orang yg banyak manfaatnya bagi orang lain,
    itulah orang baik.

  119. yustin on Thu, 28th Jul 2011 14:29
  120. salut deh Pak Jonru yang tidak menutupi informasi apapun dalam lalu-lintas meulis hingga produksi. termasuk ISBN ini yang bagi banyak orang, terutama para guru/dosen masih merupakan misteri dalam mencari ISBN.

    semoga makin sukses, karen dengan “memberi” kita “menerima”

    salam,

  121. emji on Mon, 1st Aug 2011 16:59
  122. info yang bagus…sangat bermanfaat karena saya sedang mengurus isbn

  123. ARTATEL, Solusi Komunikasi Hemat dan Handal on Sun, 14th Aug 2011 10:56
  124. Informasi yang sangat berharga. Thanks sdh share.

  125. ummu_harunmusa on Tue, 23rd Aug 2011 10:55
  126. bapak., saya ijin copas yaa..trimakasih

  127. Jonru on Tue, 23rd Aug 2011 16:01
  128. @ummu_harunmusa: Daripada copas, mending di-link aja ya

  129. farhan on Tue, 23rd Aug 2011 21:58
  130. bang mhn petunjuknya…saya ini penerbit baru dan ingin sekali menerbitkan buku-buku luar, nah bagaimana caranya untuk bisa menerbitkan buku-buku luar tersebut dan cara mendapatkan ijin untuk menterjemahkannya..agar tidak ilegal, apakah hrs minta ijin sama penerbit luar sementara saya tidak tahu alamat penerbitan luar..mohon infonya bang

  131. Jonru on Wed, 24th Aug 2011 9:34
  132. @farhan: Kalau serius ingin mengelola penerbitan yang sukses, coba rekrut minimal 1 orang staf yang sudah berpengalaman di dunia penerbitan buku, Mas :)

  133. Peluang bisnis online tanpa ribet on Mon, 29th Aug 2011 22:32
  134. thanks infonya gan mhn petunjuknya lebih lanjut ya

  135. Edi Siregar on Mon, 26th Sep 2011 12:11
  136. Terima kasih untuk pencerahan memotivasi untuk segera terbitkan buku saya GBU Pak Jonru

  137. danar on Fri, 28th Oct 2011 16:31
  138. makasih mas atas infonya. saya ingin tahu apakah ada jumlah buku minimal untuk mengurus isbn dengan datang ke perpustakaan nasional? atau mereka juga melayani jika kita datang hanya untuk mengurus izin untuk satu (1) buku saja? terima kasih.

  139. Jonru on Sat, 29th Oct 2011 5:07
  140. @danar: berapa judul buku pun tak masalah

  141. taufiq on Fri, 16th Dec 2011 16:22
  142. pernah saya coba krim via fax tapi belum ada konfirmasi dari pihak sana. apa pengurusannya emmakan waktu berminggu-mingu ya pak jonru?

  143. budi on Sun, 18th Dec 2011 8:29
  144. Ajari aku…Terima kasih!

    [...] [Self Publishing] Cara Mendapatkan Nomor ISBN [...]

  145. dee on Tue, 10th Jan 2012 16:32
  146. Thanks for info. Saya menerbitkan buku, tp sama sekali tdk tahu tentang ISBN. Thanks again…

  147. bono on Tue, 31st Jan 2012 11:19
  148. Cara mendapatkan isbn yang paling cepat adalah datang sendiri dengan membawa dokumen2 yang diperlukan. Soalnya kalau lewat email ataupun fax dianggap tidak serius spam junk bahkan diabaikan. Pertanyaan saja tak dijawab apalagi pengajuan isbn lewat email atau fax (bagi penerbit yg belum menjadi anggota).

  149. Anisa Ae on Sun, 12th Feb 2012 10:57
  150. Pak Jonru, saya mau tanya. Apakah betul jika akan mengurus ISBN untuk saat ini penerbitnya harus menjadi CV lebih dahulu? Itu info yang saya dapat. Terima kasih penjelasannya.

  151. Jonru on Mon, 13th Feb 2012 7:06
  152. @Anisa Ae: Tak perlu. Perorangan juga boleh :)

  153. adi nugraha, M.Pd on Wed, 22nd Feb 2012 19:29
  154. Saya perlu bantuannya untuk mendapatkan ISBN untuk bulettin Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran *(FMGMP) Kab Batang

  155. ivone on Sat, 25th Feb 2012 18:02
  156. mas, kalau mau nerbitin e-book di amazon apakah isbn & copyright yg diurus dalam negeri berlaku juga secara internasional?
    aku juga masih kagok ga ngerti ngurus hak cipta itu kurang jelas.. saya mau buka halamannya tapi link nya error. mohon penjelasan ya , thx u

  157. Jonru on Sat, 25th Feb 2012 20:00
  158. @Ivone: Setahu saya ISBN itu bersifat internasional.

  159. rahmad on Tue, 6th Mar 2012 18:29
  160. Pak Jonru,

    Tadi pagi saya telp ke Perpusnas, bertanya tentang ISBN.
    Petugasnya bilang, syarat untuk medapatkan ISBN, mesti penerbit yang memiliki surat notaris. Bukankah berarti harus sebuah badan hukum?

    Mohon info-nya Pak?

    salam

  161. Jonru on Wed, 7th Mar 2012 8:11
  162. @Rahmad: Iya betul. Memang ada perkembangan baru. Untuk penerbit baru diharuskan menyertakan surat resmi yang menyatakan legalitas penerbit tersebut.

  163. nur on Wed, 7th Mar 2012 22:08
  164. waduuh…. per hari ini ga bisa self publishing lagi dong,kalo untuk punya isbn harus ada badan hukum penerbit, hiks…hiks… apa nih solusinya bang?

  165. Jonru on Thu, 8th Mar 2012 11:22
  166. @Nur: Jangan khawatir. Kamu kan bisa menerbitkan buku melalui layanan self publishing seperti Dapurbuku.com

  167. saiful on Fri, 9th Mar 2012 7:59
  168. Kalo mengurus surat notaris untuk penerbitan itu seperti apa? & Bagaiaman untuk self publishing sendiri, karena setahu saya untuk mengikuti self publishing seperti di Leutikaprio.com / indie-publishing.com itu butuh biaya mahal dan kalau sudah bisa sendiri kan mending self publishing. Apalagi biaya cetak buku sudah tahu.

  169. Kris on Wed, 14th Mar 2012 16:38
  170. Thanks buat semua infonya. Kalau misalnya yg menerbitkan kampus atau sekolah, kira-kira perlu badan hukum penerbit atau tidak ya? Trus gimana caranya nih?

  171. Jonru on Wed, 14th Mar 2012 20:58
  172. @Kris: Tak perlu badan hukum

  173. Tedi Fauzi on Fri, 20th Apr 2012 16:57
  174. Kalo majalah semesteran berarti harus ngurus isbn setiap semester jg ya?

  175. Jonru on Sat, 21st Apr 2012 5:31
  176. @Tedi Fauzi: Kalau majalah, koran atau tabloid, namanya bukan ISBN tapi ISSN. Cukup diurus satu kali saja.

  177. Hananto Pribadi Wahyu on Fri, 27th Apr 2012 7:22
  178. Wahh terimakasih Bang… saya ingin berkenalan dan menimbu ilmu dari Abang lebih lanjut…. Sukses selalu

  179. Pusrefil on Sun, 29th Apr 2012 4:07
  180. Sudah saatnya orang2 Indonesia menjadi penulis hebat berkelas. Buku2 mas Jonru tsb turut berperan mwujudkannya. Sukses mas!

  181. novie hyu on Mon, 14th May 2012 13:25
  182. saya mau tanya apakah satu no ISBN itu untuk satu buku ?
    berarti kalau saya akan menerbitkan sebuah buku, saya harus terus mengurusi no ISBN ke perpustakaan indonesia ?

  183. Jonru on Mon, 14th May 2012 19:39
  184. @novie hyu: Satu nomor ISBN itu untuk satu judul buku :)
    Iya, kalau mau menerbitkan buku berikutnya, ISBN harus diurus lagi. Atau bisa lewat Dapurbuku.com

  185. mawan on Fri, 25th May 2012 19:30
  186. kalo prosiding dalam seminar nasionalitu gmana pak ya…???
    ISBN atau ISSN ya..??
    mhon infonya

  187. sutiyono on Sat, 26th May 2012 8:23
  188. salam kenal pak Jonru. topik topik yang di bahas menarik sekali. saya kebetulan punya keinginan untuk menerbitkan novel saya. namun empat kali masuk penerbit empat kali ditolak dengan alasan yang beragam. saya juga sudah secara kontinu melakukan penyempurnaan atas novel saya tersebut dan saya berencana untuk self publishing. kendalanya ada pada persyaratan untuk anggota baru utk mendapatkan isbn yg harus mencantumkan legalitas penerbit. lha namanya self publishing kok masih pake penerbit ya pak?

  189. Jonru on Sat, 26th May 2012 16:30
  190. @Sutiyono: Salam kenal juga mas. Untuk ISBN, insya Allah tim DapurBuku.com siap membantu. Jika belum punya legalitas penerbit, maka solusinya bisa menerbitkan buku dengan mendaftarkan diri pada salah satu Paket Penerbitan di DapurBuku.com. Paket manapun bisa. termasuk Paket Gratis. Semoga bisa membantu ya :)

    Info lengkap bisa dibaca di http://www.dapurbuku.com/layanan-kami/jasa-pengurusan-isbn

  191. Mariano on Mon, 28th May 2012 0:39
  192. mas jonru…saya berniat untuk mengambil paket tapi yang ” suka – suka”…
    bisa kan mas??saya hubungi kenomer yang tersedia tapi tidak diangkat – angkat….
    saya mohon kerja sama untuk pre cetak dan ISBN mas..bagaimana??

  193. Jonru on Mon, 28th May 2012 13:51
  194. @Mariano: Kamu yg juga kirim pesan via FB itu kan ya? Sudah dibalas di sana :)

  195. Aisa on Thu, 26th Jul 2012 11:45
  196. Pak, Saya pesan buku Bapak
    dua-duanya.
    Jadi, Rp.100.000 nih?
    he

  197. Jonru on Thu, 26th Jul 2012 16:29
  198. @Aisa: Kalau pesan buku, langsung ke SMS aja ya :)

  199. Kare on Mon, 30th Jul 2012 13:23
  200. Info ini sangat bermanfaat bagi kami penulis yang ingin menerbitkan buku kami sendiri. Hanya info tentang Akte Notaris yang diperlukan untuk mendapatkan ISBN mungkin bisa lebih diperjelas? Saya mencoba menelpon dan mengemail PNRI namun tdk pernah diangkat/dijawab.

    DapurBuku.com pun sepengetahuan saya sekarang mewajibkan penggunaan Dapur Buku sebagai penerbit bila hendak mengurus ISBN via mereka. Jadi info di atas sudah tidak up to date lagi.

  201. Jonru on Tue, 31st Jul 2012 10:08
  202. @Kare: Akte notaris tsb sama saja dengan akte notaris pada umumnya. Itu adalah akte atau bukti legalitas perusahaan, dan bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan, tidak hanya untuk mengurus ISBN.

    Tidak ada kewajiban seperti itu dari Dapurbuku. Tapi klien diberi kesempatan untuk memilih alternatif yang terbaik. Begitu Bos :)

  203. Haga Tarigan on Sat, 4th Aug 2012 21:17
  204. mejuah – juah ma .aku mau nanya .kalo harga buku yg akan kita terbitkan itu yang nentukan siapa?

  205. awan on Sun, 5th Aug 2012 19:01
  206. Saya ada pertanyaan buat Pak Jonru, jika saya menggunakan jasa Dapur Buku untuk mengurus ISBN, apa itu artinya nama penerbit yang dicantumkan pada buku adalah penerbit Dapur Buku? Adakah cara agar saya dapat menggunakan nama penerbit yang saya ajukan?

    Terima kasih.

    NB. Email Dapur Buku kurang nyaman untuk dihubungi karena menggunakan layanan boxbe.com.

  207. Jonru on Mon, 6th Aug 2012 6:54
  208. @Haga Tarigan: Ditentukan oleh penulis

  209. Jonru on Mon, 6th Aug 2012 6:56
  210. @awan: Sebelumnya perlu kami jelaskan, bahwa DapurBuku tak pernah pakai layanan boxbe.com. Sepengetahuan kami, boxbe.com itu berasal dari Yahoo! Mail. Dan berdasarkan pengalaman: Walau si pengirim mendapat pesan bahwa email mereka harus diverifikasi dulu via Boxbe. kami di DapurBuku.com tetap bisa menerima email Anda sebelum verifikasi dilakukan.

    Dan mengenai pertanyaan seputar ISBN, coba baca penjelasan lengkapnya di http://www.dapurbuku.com/layanan-kami/jasa-pengurusan-isbn

  211. Eltendi Dhirgan on Sat, 24th Nov 2012 5:58
  212. Mas, saya punya buku tulisan saya sendiri. Maklum pemula jadi tidak mengerti jadi saya bertanya-tanya. Hehe.
    Bukunya memang sudah saya jual sendiri dan ternyata lebih untung semuanya serba self. :)
    Tapi lama kelamaan, jenuh dan boring mas.
    1 Alasan lagi juga, biar nama saya bisa di kenal orang lain kayak mas jonru gitu.

    Cara Mengajukan ke penerbit bagaimana ya mas.
    - Langsung datang membawa hard copy atau bagaimana?

    Saya masih takut ada nya penerbit nakal mas?
    Tolong pencerahannya mas.

    Genre : Arsitektur
    Tujuan : Tutorial
    Title : Sketchup buat gaya 3D lu !

  213. Jonru on Sun, 25th Nov 2012 4:41
  214. @Eltendi Dhirgan: Coba terbitkan lagi saja secara self publishing Mas. Bisa dibantu melalui Dapur Buku. Tatacaranya bisa dibaca di http://www.dapurbuku.com/tatacara

    Thanks ya :-)

  215. sofyan on Thu, 2nd May 2013 9:25
  216. Mas Jonru mau tanya nih..

    Mas apa menerbitkan buku sendiri harus punya CV atau PT atau legalisasi perusahaan…. ?

    tks

  217. Jonru on Thu, 2nd May 2013 18:48
  218. @sofyan: Untuk menerbitkan buku sendiri, tak harus berbadan hukum. Perorangan pun bisa. Dan tak perlu mengurus izin apapun. Namun jika bukunya hendak diberi nomor ISBN, pihak perpustakaan nasional menetapkan harus melampirkan berkas bukti legalitas usaha seperti akte notaris dst.

    Jadi akte notaris tersebut hanya dibutuhkan untuk mengurus ISBN untuk pertama kalinya. Dan sebenarnya ISBN itu tidak wajib.

    Demikian mas. Semoga membantu ya :-)

  219. Isiddorruus Lamatapo on Mon, 13th May 2013 15:49
  220. Bang Jonru mat sore. Ni saya mau tanya; saya mau terbitkan majalah saya untuk wilayah Flores. Tapi belum punya ijin pedirian Lembaga pers. Kemana saya harus urus ijin pendiriannya dan apasyarat-syaratnya bang. Mksh. Salam. Isidorus

  221. Jonru on Mon, 13th May 2013 16:39
  222. @Isiddorruus Lamatapo: ISBN itu khusus untuk buku. Kalau untuk terbitan berkala (majalah, koran, tabloid), namanya ISSN. Tatacara pengurusannya bisa dibaca di http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?info&3

    NB: Seperti yang sudah berulang kali saya tulis, izin pendirian itu tidak ada. Silahkan langsung dirikan majalahnya tanpa perlu mengurus izin apapun.

  223. joy on Thu, 23rd May 2013 0:26
  224. Pak Jonru,

    Tertark sekali membaca tentang ISBN yang bapak tulis
    Untuk Booklet termasuk buku atau majalah ya pak?
    Ukurannya kertas A5 dan isinya mirip majalah ada iklannya juga
    Lalu apakah mengurus ISBN juga harus ada NPWP ya?
    Terima kasih sebelumnya

  225. Jonru on Thu, 23rd May 2013 7:00
  226. @joy: Majalah adalah terbitan berkala. Buku hanya terbit satu kali. Itu bedanya.
    Mengurus ISBN tak perlu NPWP.

  227. ronihandoko on Thu, 23rd May 2013 10:47
  228. halo, apa kabar sy sangat ingin sekali menerbitkan buku kumpulan doa doa islam tapi saya belum tau gimana caranya? kal bisa tolong kontak kami ke 083857041971. sy seorang guru sd muhamadiyah 18 surabaya. buku yang kami buat sangat bermanfaat bagi anak anak sd kelas 1- kleas kelas 6. mohon kami diberi informasinya. buku sudah siap di susun oleh bebera guru lulusan sarjana pendidikan dari berbagai perguruan tinggi demikian

  229. Jonru on Thu, 23rd May 2013 13:22
  230. @rohihandoko: Coba kirim saja naskahnya ke Dapur Buku. Tatacaranya bisa dibaca di http://www.dapurbu.com/tatacara

  231. joy on Thu, 23rd May 2013 14:48
  232. Mengurus ISBN apakah harus atas nama perusahaan / lembaga?
    Kalau misalnya mau menerbitkan majalah atas nama saya pribadi apakah bisa pak?
    Terima kasih pak

  233. ciptadhi on Thu, 16th Jan 2014 16:26
  234. jika sudah ada nomor ISBN, apakah akan muncul jika nomer tersebut
    di searching di google atau di website ISBN, sudah coba berkali-kali
    nomor yang sy ketik, tidak muncul judul bukunya,
    mohon informasinya jika ada cara lain untuk mencocokan nomor ISBN
    dengan judul buku terimakasih

  235. sancoLgates on Fri, 28th Feb 2014 15:07
  236. mas mau nanya donk ..
    satu ISBN kan satu judul ?
    trus caranya bedain 2 buku dengan judul yang sama dan ISBN yang sama bagaimana ?
    untuk program perpustakaan mas
    terima kasih

  237. Jonru on Fri, 28th Feb 2014 16:14
  238. @sancoLgates: Kalau ISBN-nya sama, tentu nama penerbit dan judul bukunya pun harusnya sama dong. Apanya yang mau dibedakan?

Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.

Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
- Jonru's Fan Page
- Twitter
- Belajar Menulis GRATIS di Facebook


WARNING: Komentar yang tujuannya hanya untuk mencari backlink akan dihapus. Kecuali jika isi komentar Anda memang bagus. Be friendly please :)