“Saya Punya Naskah Buku atau Novel. Ke Penerbit Mana Harus Saya Kirim?”

December 22, 2009
Filed under: Dunia Penulisan, Perbukuan 

Ini adalah salah satu pertanyaan paling sering yang saya terima dari teman-teman penulis. Dan setiap kali menerima pertanyaan seperti ini, terus terang hati saya langsung jatuh miris.

Betapa tidak! Pertanyaan seperti ini menggambarkan bahwa si penanya tak ubahnya seperti seorang prajurit yang hendak berangkat perang, tapi dia tidak tahu lokasi perangnya di mana, dengan siapa dia akan berperang, bahkan apa penyebab dari peperangan tersebut!

Bila Anda ingin menerbitkan buku, maka BUKU dan PENERBITAN BUKU adalah dua hal yang harus menjadi bagian dari hidup Anda. Dengan kata lain, Anda harus rajin membaca buku dan rajin MEMPELAJARI penerbit buku.

Katakanlah Anda sedang menulis sebuah naskah nonfiksi bertema politik. Maka, yang harus Anda lakukan adalah MENCARI TAHU, penerbit mana saja yang biasanya menerbitkan buku-buku politik. Anda mungkin harus rajin bertandang ke perpustakaan, toko buku, dan pameran buku. Anda mungkin harus membeli sejumlah buku politik dari beberapa penerbit. Lalu silahkan pelajari isinya.

Bila Anda sedang menulis sebuah novel remaja Islami, maka Anda harus MENCARI TAHU penerbit mana saja yang biasanya menerbitkan novel-novel seperti itu. Setelah tahu, Anda sangat disarankan untuk membeli dan membaca beberapa dari novel terbitan mereka. Lalu silahkan dipelajari isinya.

Dari kegiatan-kegiatan seperti ini, insya Allah suatu saat nanti Anda akan tahu, naskah Anda tersebut cocoknya dikirim ke penerbit mana.

Fauzil Adhim, salah seorang penulis best seller di Indonesia, pernah bercerita bahwa sebelum mengirim naskah “Kupinang Kau Dengan Hamdallah” ke Mizan, dia terlebih dahulu membaca beberapa buku terbitan Mizan. Dia mempelajari karakter, misi dan visi Mizan dari buku-buku tersebut. Dia bahkan mempelajari gaya penulisan yang banyak digunakan pada buku-buku terbitan Mizan. Setelah itu, Fauzil Adhim pun menjadi paham, apa yang harus dia lakukan agar bukunya nanti bisa diterbitkan oleh Mizan.

Dan memang terbukti, bukunya tersebut berhasil diterbitkan oleh Mizan, bahkan menjadi best seller.

Sayangnya, banyak sekali penulis – khususnya pemula – yang malas membaca buku. Apalagi mempelajari penerbit-penerbit yang ada.

Maka tidak heran:
Ketika sudah menulis sebuah naskah buku, mereka bingung: Ke penerbit mana harus saya kirim?

Dan pertanyaan seperti yang terdapat pada judul tulisan ini pun banyak muncul di mana-mana. Bagi saya, itu adalah salah satu pertanyaan paling konyol di dunia penulisan. Tapi berita buruknya, hingga hari ini saya masih sering mendengar atau membaca pertanyaan seperti itu yang muncul di mana-mana.

Dan setiap kali ditanya seperti ini, maka mau tidak mau jawaban yang saya berikan pun TERPAKSA sangat mengambang:

“Coba cari penerbit yang misi/visi dan karakter mereka sama dengan naskah Anda. Sebagai penulis, kita memang harus banyak belajar tentang penerbit-penerbit yang ada beserta buku-buku terbitan mereka.”

Berita baiknya, ada juga teman yang merasa puas oleh jawaban mengambang seperti ini. Alhamdulillah.

Semoga informasi singkat ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari penerbit untuk menerbitkan naskah Anda.

NB: Bagi Anda yang masih pemula dan bingung penerbit mana yang cocok untuk naskah Anda, coba baca artikel yang satu ini.

* * *

Semoga Bermanfaat.

Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda!

Jonru

Founder & Mentor Sekolah-Menulis Online
Cara Modern Menjadi Penulis Hebat
http://www.SekolahMenulisOnline.com

Penulis Buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!”
Panduan Langkah-langkah Penulisan & Penerbitan Buku untuk Pemula
Silahkan pesan di http://www.MenerbitkanBukuItuGampang.com

Penulis Buku “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat!”
Buku Pertama di Indonesia yang Tidak Sekadar Berisi Kiat Jitu di Bidang Penulisan,
Tapi Juga MOTIVASI TERBAIK untuk Memandu Anda Mewujudkan Impian sebagai Penulis Sukses!
Klik http://www.PenulisHebat.com

  • Share/Bookmark

Comments

48 Comments on “Saya Punya Naskah Buku atau Novel. Ke Penerbit Mana Harus Saya Kirim?”

  1. mashengky.com on Tue, 22nd Dec 2009 08:50 am
  2. saya berada di situasi dan kondisi yang sama. dengan idealisme yang pekat, saya tidak ingin naskah saya dijungkirbalikkan oleh editor penerbit tempat naskah saya diserahkan.

    biasanya, orang2 seperti saya akan lebih suka menerbitkan naskah sendiri, dengan uang pribadi.

    jika ada artikel yang membahas kiat2 menerbitkan naskah sendiri, pasti saya apresiasikan sekali!

    thanks Bang!

  3. Dewi on Tue, 22nd Dec 2009 02:09 pm
  4. saya selalu suka artikel Bang Jonru, selalu mencerahkan :) . Ya, harusnya penulis pemula memang mesti rajin2 riset dan membaca, baik buku-buku yg telah terbit dgn tema serupa atau mendalami karakteristik penerbit yg diincar. kl boleh saya urutkan, apakah seperti ini Bang?

    1. mencari tahu penerbit yg menerbitkan naskah dengan tema yg kita tulis
    2. mendalami atau setidaknya mengetahui karakteristik penerbit tsb
    3. riset utk selling poin naskah yg kita tulis dari buku2 hampir serupa yg telah terbit.
    4. pelajari house style masing2 penerbit.

    jika ada yg keliru, mohon dikoreksi Bang. Terima kasih sebelum dan sesudahnya :) .

  5. jonru on Tue, 22nd Dec 2009 03:24 pm
  6. @Dewi: Wah itu bagus sekali. Dan sangat tepat. Saya bahkan belum kepikiran menulis seperti itu!

  7. Rama on Tue, 22nd Dec 2009 04:09 pm
  8. saya kirim artikel ke Penulis Lepas aja ga ada rimbanya Mas,
    dimuat nggak, diberitahu kalau tidak layak muat juga nggak,
    apalagi ke penerbit buku ya?? :)

  9. jonru on Tue, 22nd Dec 2009 04:13 pm
  10. @Rama: Jangan pesimis gitu dong. Yang penting tetap semangat dan selalu berpikir positif. Itulah kiat sukses nomor satu!

  11. sudjono af on Tue, 22nd Dec 2009 05:44 pm
  12. Salut mas Jonru, tambah terus infonya khususnya dunia penerbitan buku, maka penulis akan tambah pinter deh. Apalagi mas hengky mau terbitin bukunya sendiri. Mas hengky kita bisa berbagi pengalaman, karena saya akhirnya menerbitkan sendiri buku seputar hobi saya tentang kereta api……….

  13. lailiya on Tue, 22nd Dec 2009 07:15 pm
  14. saya sangat terkesan dengan artikel bang jonru. ini sangat bermanfaat bagi saya yang tertarik dan sedang memulai menulis sebuah novel, cuman sekedar menyalurkan inspirsi sih. tapi kalau bisa di publikasikan alhamdulillah sekali. selama ini saya belum punya gambaran dalam hal penerbitan, karena memang belum pernah terjun dalam dunia pena…….
    trimakasih buat bang jonru. saya lupa kalau dah pernah gabung di newsteller ini.

  15. ian on Tue, 22nd Dec 2009 08:54 pm
  16. sip, dah apa yang dikatakan pak dhe :)

    sekarang jadi gag pusing lagi

    trima kasih :)

  17. nulani sapiie on Tue, 22nd Dec 2009 10:16 pm
  18. Terimakasih info-infonya.

    Bisa tidak ya, kalau saya berharap infonya ditulis dengan kalimat yang lebih efektif ? Saya rasa menulis di internet berbeda sekali dengan di media cetak.
    Mungkin di media cetak kita bisa lebih bebas, karena bisa berganti-ganti posisi. Bagaimana menurut anda ?

  19. Muhammad Syafii Masykur on Wed, 23rd Dec 2009 05:36 am
  20. Terima kasih Pak Jonru. Sebenarnya saya sudah menulis dan menerjemahkan buku sejak tahun 2002. Buku saya saat ini tidak kurang dari 40 judul. Ada yang tipis (cerita anak) dan ada yang tebal >500 halaman hard cover. Saya juga sibuk melayani penerbit. Bahkan satu penerbit minta empat buku dalam satu waktu. Selain itu saya juga memiliki dua penerbitan sendiri meskipun kecil. Nah, kalau Pak Jonru memiliki anak didik yang masih kesulitan menulis apa dan di masukkan ke mana, bagaimana kalau anak didiknya dikenalkan kepada saya. Terus terang kemampuan menulis saya terbatas. Maksimal 2-4 buku dalam sebulan sedangkan pesanan kadang lebih dari delapan. Saya selalu mengikut perkembangan artikel Pak Jonru di internet lho…. Ya, kita bisa berbagi info. Saya sudah banyak take dari Pak Jonru tapi merasa belum pantas untuk give.

  21. blewah on Wed, 23rd Dec 2009 11:59 am
  22. klo aku lagi sedih………..gak bisa nulis…………….soalnya mama sama papaku udah punya pasangan baru masing-masing.aku rindu mama papa aku , kakak dan adik kumpul bareng lagi……….maaf aku curhat…tapi aku kesepian sekali

  23. Nazhifah Amir on Wed, 23rd Dec 2009 02:38 pm
  24. Makasih Bang Jonru… senang dapat sharing ilmu… yang pasti sangat dibutuhkan seperti pemula…. meskipun saya udah gak muda tapi saya pikir gak ada kata terlambat untuk belajar… karena kata idola saya sampe ke liang kubur… he he he..
    Wass.

  25. USMAN HASAN on Wed, 23rd Dec 2009 09:54 pm
  26. bagaimana pak jonru kalau kumpulan tulisan pendek. apa noleh juga dibuat buku ? terima kasih. salam hangat

  27. jonru on Wed, 23rd Dec 2009 09:59 pm
  28. @Usman: Tak ada yang melarang Pak, hehehe
    Jadi ini bukan soal boleh atau tidak. Tapi soal “nantinya laku atau tidak”.
    Maka buku seperti apapun yang Pak Usman tulis, coba upayakan agar dia berkualita sekaligus punya nilai jual yang baik.

  29. Rian Hidayat on Thu, 24th Dec 2009 07:07 am
  30. saya adalah salah1 objek yang tepat untuk artikel bang Jonru. thx bang. salam dahsyat

  31. saroni on Thu, 24th Dec 2009 11:21 am
  32. wah… saya sedang mencoba mengerjakan buku pendidikan, doanya semoga nanti saat dikirim ke penrbit dapat respon bagus. Terima kasih atas semua support dan langkah-langkah stategis yang mas Jonru tuliskan dan sarankan…

  33. RitaSusanti on Thu, 24th Dec 2009 12:40 pm
  34. Wah info yang sang sangat bermanfaat bagi penulis pemula…Sampai sekarang saya masih punya impian bisa menulis buku/novel, cuma belum tahu nih kapan akan terwujud :) , karena usahanya masih setengah-setengah…

    Terima kasih infonya Bang..

  35. joko triyono on Thu, 24th Dec 2009 12:45 pm
  36. Pak,semangat ku kemabang kempis,kemaren sempat fokus nulis tentang otomotif,trus sekrang males,…ne malah lagi seneng sama pengembangan diri,,aku tahu banget bagaimana keadaanku sekrang ,,,,ad masukan ngga pak?

  37. hendy on Thu, 24th Dec 2009 04:24 pm
  38. trimakasih mas jonru atas infonya.menarik sekali.cuma yang menjadi bahan pertanyaan saya.apakah dengan mengikuti alur pemikiran penerbit, bukan berarti kita harus mengorbankan alur pemikiran kita sendiri. kita merusak karakter yang kita bangun sendiri.gmana nih mas?

  39. junaidi on Thu, 24th Dec 2009 05:56 pm
  40. masukan yang bermanfaat pak Jonru… kadangkala kita hanya ingin sesuatu diterima oleh orang lain tanpa melihat apa yang orang suka danbutuhkan….

  41. nana on Fri, 25th Dec 2009 08:56 am
  42. MAKASIY YA MAS INFONYA..

    jadi terinspirasi ni jadiny

  43. Ana on Fri, 25th Dec 2009 09:19 am
  44. Terima kasih pak Jonru atas infonya, semoga ini bisa memotivasi saya untuk terus belajar menulis. Salam sukses.

  45. musikbuku online on Fri, 25th Dec 2009 10:08 pm
  46. Tulisan inspiratif ini seperti menjawab pertanyaan saya selama ini : ” bagaimana caranya supaya cerpen saya menembus surat kabar “..tentu saja saya harus pelajari karakter cerpen dari masing masing surat kabar yang memiliki visi yang berbeda beda….mungkin begitu ya bang jonru?salam hangat selalu…

  47. Hari Pangestu on Sat, 26th Dec 2009 07:32 am
  48. Terima kasih,
    Saya juga termasuk orang yang puas dengan jawaban mengambang seperti itu.
    Dan terima kasih juga karena masih mencantumkan saya di milis.

    Ada satu hal yang (maaf terpaksa) saya harus katakan, bahwa satu email anda kenapa seringkali dikirim berulang ? misalnya email dengan judul :

    - Hari, Penawaran Fantastis Ini Hanya Sampai 31 Desember 2009
    dikirim 2X (tgl. 24-12-09 jam 6:02 PM dan 6:14PM)
    - Ini Dia, Penerbit yang Cocok untuk Naskah Hari!
    dikirim 9X (tgl. 24-12-09 jam 12:03, 12:11, 12:31, 1:09, 1:12, 1:26, 1:33, 4:05, 5:50)

    terima kasih sebelumnya.

  49. jonru on Sat, 26th Dec 2009 07:40 am
  50. @Hari Pangestu
    Ada dua kemungkinan penyebabnya Pak

    1. Anda berlangganan lebih dari 1 newsletter. Karena kita mengirim email ke banyak newsletter, maka Anda akan menerima 3 email bila newsletter yang Anda langgani berjumlah 3

    2. Sedang ada kesalahan pada server. Sekadar info, newsletter kami terkirim lewat sebuah script canggih di norabots.com. Jadi bisa saja, saat itu sedang ada error di server, sehingga pesan yang sama terkirim beberapa kali. Tapi hal seperti ini biasanya tidak rutin terjadi. Hanya sesekali, bila ada error.

    Demikian penjelasannya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

  51. jonru on Sat, 26th Dec 2009 02:06 pm
  52. @Hendy: Memahami pola pikir penerbit bukan berarti kita mengorbankan idealisme kita sendiri. Intinya: Kita membuat naskah yang sesuai dengan karakter dan idealisme kita. Lalu kita usahakan agar naskah ini sesuai dengan kebutuhan pasar dan kemauan penerbit. Begitu :)

  53. umi rahma on Sun, 27th Dec 2009 02:16 pm
  54. assalamu’alaikum,
    pak jonru saya ingin gabung ke sekolah menulis on line. gimana caranya? cara-caranya kirim ke email saya ya.

  55. white on Sun, 27th Dec 2009 09:04 pm
  56. makasih….banyak pak, gini sekarang yang saya bingungkan adalah bagaimana kita mengidentifikasi dari visi dan misi dari sebuah penerbit? lalu bagaimana caranya agar tulisan yang kita buat itu gampang untuk diterima oleh penerbit yang mana penerbit itu salah satu penerbit terkenal, contohnya gramedia dll? dan bagaimana sih… biar kita waktu nulis karya, di tengah2 menulis kita gak macet or kehabisan ide, sedangkan kalo kita memakai draf cerita or rancangan untuk nulis itu sering kali menyimpang dari keinginan kita waktu lagi nulis? makasih pak…, tolong yah.. dijawab pertanyaan saya….please.

  57. Indie Book on Mon, 28th Dec 2009 02:46 am
  58. sekarang bisa menerbitkan buku sendiri, tanpa harus ke penerbit konvensiona. bisa juga lewat jalur indie, seperti buku saya.

  59. Agung Lindu Nagara on Wed, 30th Dec 2009 06:18 pm
  60. Kalau takut idealismenya terbentur dinding, selesaikan saja tulisannya baru dikirim ke penerbit yang dikehendaki, perkara ditolak atau diterima serahkan saja semua pada penerbit. Yang terpenting ada keberanian untuk mengirim naskah kita, selamat berjuang semua.

  61. jonru on Thu, 31st Dec 2009 11:18 am
  62. @White: Jawaban untuk pertanyaan pertama, sebenarnya sudah dijelaskan di atas. Coba dibaca lagi dengan teliti ya.
    Soal ide macet dst, coba baca kiatnya di sini.

  63. ahmad on Thu, 7th Jan 2010 01:43 am
  64. bisa kirimin trik-trik yang jitu tentang cara agar tulisan kita layak cetak di penerbit..salmmm

  65. jonru on Thu, 7th Jan 2010 08:01 am
  66. @Ahmad: Coba klik http://www.naskahoke.com/mbig :)

  67. duma naomi on Thu, 7th Jan 2010 08:26 pm
  68. hallo Kak, aku lg suka nulis-nulis novel gitu… temen2 ku sih banyak yg dukung..
    tp aku bingung, mau nerbitan lewat mana??? kalau umpamanya aku nerbitin lewat website ini bisa???

  69. jonru on Thu, 7th Jan 2010 09:45 pm
  70. @Duma: Dari penjelasan di artikel di atas, saya yakin kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan bila ingin menerbitkan novel tsb. Kalau belum paham, coba baca lagi dengan cermat ya :)

  71. Arief Rizky Ramadhan on Sat, 9th Jan 2010 08:10 am
  72. weh weh weh artikel yang sangat bagus dibaca n dipandang.. mantap mas

  73. erzy gondrong on Tue, 12th Jan 2010 04:32 pm
  74. kalo saya sih lebih suka menulis cerpen bang jonru… karena menurut saya tidak terlalu panjang (karena cerita pendek he..he..) dan saya kira orang lebih cenderung baca cerpen karena
    tidak terlalu makan waktu dan
    lebih cepat tahu endingnya..
    bisa cepat lanjut ke cerita lain
    trus… redaksi mana ya yang cocok buat penulis cerpen pemula sprt saya?
    trim’s wat bang jonru

  75. jonru on Wed, 13th Jan 2010 07:23 am
  76. @Erzy: Kalau dikatakan semua orang cenderung lebih suka baca cerpen, saya kira ini hanya semacam generalisasi saja. Tiap orang punya kecenderungan yang berbeda2.
    Saat ini misalnya, buku kumpulan cerpen sedang tidak laku di pasaran. Orang2 lebih suka baca novel (ini bukan menurut saya, tapi fakta).

    Sebenarnya, hampir semua penerbit yang biasa menerbitkan fiksi, welcome terhadap naskah kumpulan cerpen. Hanya saja, tren saat ini memang tidak mendukung untuk kumpulan cerpen. Karena itu bila Angga mau nerbitin kumpulan cerpen, coba buat konsepnya yang bagus, tingkatkan nilai jualnya dst.

    Salam sukses ya!

  77. blog zone on Fri, 15th Jan 2010 12:28 pm
  78. hi jonru..I am interested to exchange links with you, you want to?

  79. essay service on Thu, 21st Jan 2010 09:06 pm
  80. Hi
    You made some good points there. I did a search on the topic and found most people will agree with your blog. Thanks

    Essay Service

  81. UGG Boots sale on Mon, 1st Feb 2010 07:06 pm
  82. Karena itu bila Angga mau nerbitin kumpulan cerpen, coba buat konsepnya yang bagus, tingkatkan nilai jualnya dst.

  83. Buyung on Tue, 9th Feb 2010 11:06 am
  84. Ass…trimah kash atas informasinya…

  85. warna on Thu, 11th Mar 2010 12:31 pm
  86. ada gak pak, cth2 karangan yg dibenahi yg salah2nya?

  87. arifin on Sun, 4th Apr 2010 04:45 pm
  88. Saya punya anak perempuan klas 4 SD Islam. Umur 9 tahun. Namanya Laila. Atau Iqlima Nuril Kamilah. Dia suka membuat novel. Sudah banyak juga sih. Dan kini ingin coba menrbitkan. Bisakah mizan membantu. Atau stidaknya kami ingin bawa dulu naskahnya. Lalu memberikan pengarahan sebaiknya gimana. Dia sangat rajin dan antusias.
    Sudah sejak lama dia suka nulis naskah. Mohon advis yah. Terima kasih yah. Wassalam

  89. arifin on Sun, 4th Apr 2010 04:47 pm
  90. Yth Penerbit Mizan.
    Saya punya anak perempuan klas 4 SD Islam. Umur 9 tahun. Namanya Laila. Atau Iqlima Nuril Kamilah. Dia suka membuat novel. Sudah banyak juga sih. Dan kini ingin coba menrbitkan. Bisakah mizan membantu. Atau stidaknya kami ingin bawa dulu naskahnya. Lalu memberikan pengarahan sebaiknya gimana. Dia sangat rajin dan antusias.
    Sudah sejak lama dia suka nulis naskah. Mohon advis yah. Terima kasih yah. Wassalam

  91. Jonru on Tue, 6th Apr 2010 07:13 pm
  92. @Arifin: Maaf saya bukan dari Mizan :)
    Coba hubungi langsung ke mereka di http://www.mizan.com

  93. echa on Fri, 25th Jun 2010 11:04 am
  94. hahaha.. ini yang jadi pertanyaan juga buat penulis pemula.. thx infonya..^^

  95. Harisz on Fri, 6th Aug 2010 07:28 pm
  96. …saya rasa peran anda begitu besar efeknya.thank’s ya bang!

Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.

Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
- Jonru's Fan Page
- Twitter
- Koprol, atau
- Account Facebook Saya

Mau diskusi atau konsultasi seputar penulisan? Klik di sini