“Saya Punya Naskah Buku atau Novel. Ke Penerbit Mana Harus Saya Kirim?”
Ini adalah salah satu pertanyaan paling sering yang saya terima dari teman-teman penulis. Dan setiap kali menerima pertanyaan seperti ini, terus terang hati saya langsung jatuh miris.
Betapa tidak! Pertanyaan seperti ini menggambarkan bahwa si penanya tak ubahnya seperti seorang prajurit yang hendak berangkat perang, tapi dia tidak tahu lokasi perangnya di mana, dengan siapa dia akan berperang, bahkan apa penyebab dari peperangan tersebut!
Bila Anda ingin menerbitkan buku, maka BUKU dan PENERBITAN BUKU adalah dua hal yang harus menjadi bagian dari hidup Anda. Dengan kata lain, Anda harus rajin membaca buku dan rajin MEMPELAJARI penerbit buku.
Katakanlah Anda sedang menulis sebuah naskah nonfiksi bertema politik. Maka, yang harus Anda lakukan adalah MENCARI TAHU, penerbit mana saja yang biasanya menerbitkan buku-buku politik. Anda mungkin harus rajin bertandang ke perpustakaan, toko buku, dan pameran buku. Anda mungkin harus membeli sejumlah buku politik dari beberapa penerbit. Lalu silahkan pelajari isinya.
Bila Anda sedang menulis sebuah novel remaja Islami, maka Anda harus MENCARI TAHU penerbit mana saja yang biasanya menerbitkan novel-novel seperti itu. Setelah tahu, Anda sangat disarankan untuk membeli dan membaca beberapa dari novel terbitan mereka. Lalu silahkan dipelajari isinya.
Dari kegiatan-kegiatan seperti ini, insya Allah suatu saat nanti Anda akan tahu, naskah Anda tersebut cocoknya dikirim ke penerbit mana.
Fauzil Adhim, salah seorang penulis best seller di Indonesia, pernah bercerita bahwa sebelum mengirim naskah “Kupinang Kau Dengan Hamdallah” ke Mizan, dia terlebih dahulu membaca beberapa buku terbitan Mizan. Dia mempelajari karakter, misi dan visi Mizan dari buku-buku tersebut. Dia bahkan mempelajari gaya penulisan yang banyak digunakan pada buku-buku terbitan Mizan. Setelah itu, Fauzil Adhim pun menjadi paham, apa yang harus dia lakukan agar bukunya nanti bisa diterbitkan oleh Mizan.
Dan memang terbukti, bukunya tersebut berhasil diterbitkan oleh Mizan, bahkan menjadi best seller.
Sayangnya, banyak sekali penulis – khususnya pemula – yang malas membaca buku. Apalagi mempelajari penerbit-penerbit yang ada.
Maka tidak heran:
Ketika sudah menulis sebuah naskah buku, mereka bingung: Ke penerbit mana harus saya kirim?
Dan pertanyaan seperti yang terdapat pada judul tulisan ini pun banyak muncul di mana-mana. Bagi saya, itu adalah salah satu pertanyaan paling konyol di dunia penulisan. Tapi berita buruknya, hingga hari ini saya masih sering mendengar atau membaca pertanyaan seperti itu yang muncul di mana-mana.
Dan setiap kali ditanya seperti ini, maka mau tidak mau jawaban yang saya berikan pun TERPAKSA sangat mengambang:
“Coba cari penerbit yang misi/visi dan karakter mereka sama dengan naskah Anda. Sebagai penulis, kita memang harus banyak belajar tentang penerbit-penerbit yang ada beserta buku-buku terbitan mereka.”
Berita baiknya, ada juga teman yang merasa puas oleh jawaban mengambang seperti ini. Alhamdulillah.
Semoga informasi singkat ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari penerbit untuk menerbitkan naskah Anda.
NB: Bagi Anda yang masih pemula dan bingung penerbit mana yang cocok untuk naskah Anda, coba baca artikel yang satu ini.
* * *
Semoga Bermanfaat.
Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda!
Jonru
Founder & Mentor Sekolah-Menulis Online
Cara Modern Menjadi Penulis Hebat
http://www.SekolahMenulisOnline.com
Penulis Buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!”
Panduan Langkah-langkah Penulisan & Penerbitan Buku untuk Pemula
Silahkan pesan di http://www.MenerbitkanBukuItuGampang.com
Penulis Buku “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat!”
Buku Pertama di Indonesia yang Tidak Sekadar Berisi Kiat Jitu di Bidang Penulisan,
Tapi Juga MOTIVASI TERBAIK untuk Memandu Anda Mewujudkan Impian sebagai Penulis Sukses!
Klik http://www.PenulisHebat.com
Baca Artikel Terkait:
Comments
65 Comments on “Saya Punya Naskah Buku atau Novel. Ke Penerbit Mana Harus Saya Kirim?”
-
mashengky.com on
Tue, 22nd Dec 2009 08:50 am
-
Dewi on
Tue, 22nd Dec 2009 02:09 pm
-
jonru on
Tue, 22nd Dec 2009 03:24 pm
-
Rama on
Tue, 22nd Dec 2009 04:09 pm
-
jonru on
Tue, 22nd Dec 2009 04:13 pm
-
sudjono af on
Tue, 22nd Dec 2009 05:44 pm
-
lailiya on
Tue, 22nd Dec 2009 07:15 pm
-
ian on
Tue, 22nd Dec 2009 08:54 pm
-
nulani sapiie on
Tue, 22nd Dec 2009 10:16 pm
-
Muhammad Syafii Masykur on
Wed, 23rd Dec 2009 05:36 am
-
blewah on
Wed, 23rd Dec 2009 11:59 am
-
Nazhifah Amir on
Wed, 23rd Dec 2009 02:38 pm
-
USMAN HASAN on
Wed, 23rd Dec 2009 09:54 pm
-
jonru on
Wed, 23rd Dec 2009 09:59 pm
-
Rian Hidayat on
Thu, 24th Dec 2009 07:07 am
-
saroni on
Thu, 24th Dec 2009 11:21 am
-
RitaSusanti on
Thu, 24th Dec 2009 12:40 pm
-
joko triyono on
Thu, 24th Dec 2009 12:45 pm
-
hendy on
Thu, 24th Dec 2009 04:24 pm
-
junaidi on
Thu, 24th Dec 2009 05:56 pm
-
nana on
Fri, 25th Dec 2009 08:56 am
-
Ana on
Fri, 25th Dec 2009 09:19 am
-
musikbuku online on
Fri, 25th Dec 2009 10:08 pm
-
Hari Pangestu on
Sat, 26th Dec 2009 07:32 am
-
jonru on
Sat, 26th Dec 2009 07:40 am
-
jonru on
Sat, 26th Dec 2009 02:06 pm
-
umi rahma on
Sun, 27th Dec 2009 02:16 pm
-
white on
Sun, 27th Dec 2009 09:04 pm
-
Indie Book on
Mon, 28th Dec 2009 02:46 am
-
Agung Lindu Nagara on
Wed, 30th Dec 2009 06:18 pm
-
jonru on
Thu, 31st Dec 2009 11:18 am
-
ahmad on
Thu, 7th Jan 2010 01:43 am
-
jonru on
Thu, 7th Jan 2010 08:01 am
-
duma naomi on
Thu, 7th Jan 2010 08:26 pm
-
jonru on
Thu, 7th Jan 2010 09:45 pm
-
Arief Rizky Ramadhan on
Sat, 9th Jan 2010 08:10 am
-
erzy gondrong on
Tue, 12th Jan 2010 04:32 pm
-
jonru on
Wed, 13th Jan 2010 07:23 am
-
blog zone on
Fri, 15th Jan 2010 12:28 pm
-
essay service on
Thu, 21st Jan 2010 09:06 pm
-
UGG Boots sale on
Mon, 1st Feb 2010 07:06 pm
-
Buyung on
Tue, 9th Feb 2010 11:06 am
-
warna on
Thu, 11th Mar 2010 12:31 pm
-
arifin on
Sun, 4th Apr 2010 04:45 pm
-
arifin on
Sun, 4th Apr 2010 04:47 pm
-
Jonru on
Tue, 6th Apr 2010 07:13 pm
-
echa on
Fri, 25th Jun 2010 11:04 am
-
Harisz on
Fri, 6th Aug 2010 07:28 pm
-
Hono Triawan on
Mon, 27th Sep 2010 10:47 am
-
nurul on
Sat, 9th Oct 2010 07:56 pm
-
Jonru on
Sun, 10th Oct 2010 02:35 pm
-
Microsoft Office 2007 on
Wed, 3rd Nov 2010 04:35 pm
-
Jonru on
Wed, 3rd Nov 2010 05:12 pm
-
Menerbitkan Buku Sendiri on
Mon, 8th Nov 2010 11:50 am
-
dinda rahmasari on
Thu, 3rd Feb 2011 03:19 pm
-
Jonru on
Thu, 3rd Feb 2011 08:04 pm
-
Naya Corath on
Tue, 29th Mar 2011 04:33 pm
-
Ini Dia, Tiga Cara untuk Menerbitkan Buku | Jonru on the Web on
Tue, 26th Jul 2011 10:41 am
-
wulan dara on
Fri, 30th Sep 2011 02:10 pm
-
Jonru on
Fri, 30th Sep 2011 03:32 pm
-
enyz on
Fri, 14th Oct 2011 05:11 pm
-
dian ramdan on
Sat, 3rd Dec 2011 11:26 am
-
Jonru on
Sun, 4th Dec 2011 09:25 am
-
cristine octaria on
Sat, 10th Dec 2011 08:14 pm
-
wuland on
Sun, 29th Jan 2012 04:35 pm
saya berada di situasi dan kondisi yang sama. dengan idealisme yang pekat, saya tidak ingin naskah saya dijungkirbalikkan oleh editor penerbit tempat naskah saya diserahkan.
biasanya, orang2 seperti saya akan lebih suka menerbitkan naskah sendiri, dengan uang pribadi.
jika ada artikel yang membahas kiat2 menerbitkan naskah sendiri, pasti saya apresiasikan sekali!
thanks Bang!
saya selalu suka artikel Bang Jonru, selalu mencerahkan
. Ya, harusnya penulis pemula memang mesti rajin2 riset dan membaca, baik buku-buku yg telah terbit dgn tema serupa atau mendalami karakteristik penerbit yg diincar. kl boleh saya urutkan, apakah seperti ini Bang?
1. mencari tahu penerbit yg menerbitkan naskah dengan tema yg kita tulis
2. mendalami atau setidaknya mengetahui karakteristik penerbit tsb
3. riset utk selling poin naskah yg kita tulis dari buku2 hampir serupa yg telah terbit.
4. pelajari house style masing2 penerbit.
jika ada yg keliru, mohon dikoreksi Bang. Terima kasih sebelum dan sesudahnya
.
@Dewi: Wah itu bagus sekali. Dan sangat tepat. Saya bahkan belum kepikiran menulis seperti itu!
saya kirim artikel ke Penulis Lepas aja ga ada rimbanya Mas,
dimuat nggak, diberitahu kalau tidak layak muat juga nggak,
apalagi ke penerbit buku ya??
@Rama: Jangan pesimis gitu dong. Yang penting tetap semangat dan selalu berpikir positif. Itulah kiat sukses nomor satu!
Salut mas Jonru, tambah terus infonya khususnya dunia penerbitan buku, maka penulis akan tambah pinter deh. Apalagi mas hengky mau terbitin bukunya sendiri. Mas hengky kita bisa berbagi pengalaman, karena saya akhirnya menerbitkan sendiri buku seputar hobi saya tentang kereta api……….
saya sangat terkesan dengan artikel bang jonru. ini sangat bermanfaat bagi saya yang tertarik dan sedang memulai menulis sebuah novel, cuman sekedar menyalurkan inspirsi sih. tapi kalau bisa di publikasikan alhamdulillah sekali. selama ini saya belum punya gambaran dalam hal penerbitan, karena memang belum pernah terjun dalam dunia pena…….
trimakasih buat bang jonru. saya lupa kalau dah pernah gabung di newsteller ini.
sip, dah apa yang dikatakan pak dhe
sekarang jadi gag pusing lagi
trima kasih
Terimakasih info-infonya.
Bisa tidak ya, kalau saya berharap infonya ditulis dengan kalimat yang lebih efektif ? Saya rasa menulis di internet berbeda sekali dengan di media cetak.
Mungkin di media cetak kita bisa lebih bebas, karena bisa berganti-ganti posisi. Bagaimana menurut anda ?
Terima kasih Pak Jonru. Sebenarnya saya sudah menulis dan menerjemahkan buku sejak tahun 2002. Buku saya saat ini tidak kurang dari 40 judul. Ada yang tipis (cerita anak) dan ada yang tebal >500 halaman hard cover. Saya juga sibuk melayani penerbit. Bahkan satu penerbit minta empat buku dalam satu waktu. Selain itu saya juga memiliki dua penerbitan sendiri meskipun kecil. Nah, kalau Pak Jonru memiliki anak didik yang masih kesulitan menulis apa dan di masukkan ke mana, bagaimana kalau anak didiknya dikenalkan kepada saya. Terus terang kemampuan menulis saya terbatas. Maksimal 2-4 buku dalam sebulan sedangkan pesanan kadang lebih dari delapan. Saya selalu mengikut perkembangan artikel Pak Jonru di internet lho…. Ya, kita bisa berbagi info. Saya sudah banyak take dari Pak Jonru tapi merasa belum pantas untuk give.
klo aku lagi sedih………..gak bisa nulis…………….soalnya mama sama papaku udah punya pasangan baru masing-masing.aku rindu mama papa aku , kakak dan adik kumpul bareng lagi……….maaf aku curhat…tapi aku kesepian sekali
Makasih Bang Jonru… senang dapat sharing ilmu… yang pasti sangat dibutuhkan seperti pemula…. meskipun saya udah gak muda tapi saya pikir gak ada kata terlambat untuk belajar… karena kata idola saya sampe ke liang kubur… he he he..
Wass.
bagaimana pak jonru kalau kumpulan tulisan pendek. apa noleh juga dibuat buku ? terima kasih. salam hangat
@Usman: Tak ada yang melarang Pak, hehehe
Jadi ini bukan soal boleh atau tidak. Tapi soal “nantinya laku atau tidak”.
Maka buku seperti apapun yang Pak Usman tulis, coba upayakan agar dia berkualita sekaligus punya nilai jual yang baik.
saya adalah salah1 objek yang tepat untuk artikel bang Jonru. thx bang. salam dahsyat
wah… saya sedang mencoba mengerjakan buku pendidikan, doanya semoga nanti saat dikirim ke penrbit dapat respon bagus. Terima kasih atas semua support dan langkah-langkah stategis yang mas Jonru tuliskan dan sarankan…
Wah info yang sang sangat bermanfaat bagi penulis pemula…Sampai sekarang saya masih punya impian bisa menulis buku/novel, cuma belum tahu nih kapan akan terwujud
, karena usahanya masih setengah-setengah…
Terima kasih infonya Bang..
Pak,semangat ku kemabang kempis,kemaren sempat fokus nulis tentang otomotif,trus sekrang males,…ne malah lagi seneng sama pengembangan diri,,aku tahu banget bagaimana keadaanku sekrang ,,,,ad masukan ngga pak?
trimakasih mas jonru atas infonya.menarik sekali.cuma yang menjadi bahan pertanyaan saya.apakah dengan mengikuti alur pemikiran penerbit, bukan berarti kita harus mengorbankan alur pemikiran kita sendiri. kita merusak karakter yang kita bangun sendiri.gmana nih mas?
masukan yang bermanfaat pak Jonru… kadangkala kita hanya ingin sesuatu diterima oleh orang lain tanpa melihat apa yang orang suka danbutuhkan….
MAKASIY YA MAS INFONYA..
jadi terinspirasi ni jadiny
Terima kasih pak Jonru atas infonya, semoga ini bisa memotivasi saya untuk terus belajar menulis. Salam sukses.
Tulisan inspiratif ini seperti menjawab pertanyaan saya selama ini : ” bagaimana caranya supaya cerpen saya menembus surat kabar “..tentu saja saya harus pelajari karakter cerpen dari masing masing surat kabar yang memiliki visi yang berbeda beda….mungkin begitu ya bang jonru?salam hangat selalu…
Terima kasih,
Saya juga termasuk orang yang puas dengan jawaban mengambang seperti itu.
Dan terima kasih juga karena masih mencantumkan saya di milis.
Ada satu hal yang (maaf terpaksa) saya harus katakan, bahwa satu email anda kenapa seringkali dikirim berulang ? misalnya email dengan judul :
- Hari, Penawaran Fantastis Ini Hanya Sampai 31 Desember 2009
dikirim 2X (tgl. 24-12-09 jam 6:02 PM dan 6:14PM)
- Ini Dia, Penerbit yang Cocok untuk Naskah Hari!
dikirim 9X (tgl. 24-12-09 jam 12:03, 12:11, 12:31, 1:09, 1:12, 1:26, 1:33, 4:05, 5:50)
terima kasih sebelumnya.
@Hari Pangestu
Ada dua kemungkinan penyebabnya Pak
1. Anda berlangganan lebih dari 1 newsletter. Karena kita mengirim email ke banyak newsletter, maka Anda akan menerima 3 email bila newsletter yang Anda langgani berjumlah 3
2. Sedang ada kesalahan pada server. Sekadar info, newsletter kami terkirim lewat sebuah script canggih di norabots.com. Jadi bisa saja, saat itu sedang ada error di server, sehingga pesan yang sama terkirim beberapa kali. Tapi hal seperti ini biasanya tidak rutin terjadi. Hanya sesekali, bila ada error.
Demikian penjelasannya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
@Hendy: Memahami pola pikir penerbit bukan berarti kita mengorbankan idealisme kita sendiri. Intinya: Kita membuat naskah yang sesuai dengan karakter dan idealisme kita. Lalu kita usahakan agar naskah ini sesuai dengan kebutuhan pasar dan kemauan penerbit. Begitu
assalamu’alaikum,
pak jonru saya ingin gabung ke sekolah menulis on line. gimana caranya? cara-caranya kirim ke email saya ya.
makasih….banyak pak, gini sekarang yang saya bingungkan adalah bagaimana kita mengidentifikasi dari visi dan misi dari sebuah penerbit? lalu bagaimana caranya agar tulisan yang kita buat itu gampang untuk diterima oleh penerbit yang mana penerbit itu salah satu penerbit terkenal, contohnya gramedia dll? dan bagaimana sih… biar kita waktu nulis karya, di tengah2 menulis kita gak macet or kehabisan ide, sedangkan kalo kita memakai draf cerita or rancangan untuk nulis itu sering kali menyimpang dari keinginan kita waktu lagi nulis? makasih pak…, tolong yah.. dijawab pertanyaan saya….please.
sekarang bisa menerbitkan buku sendiri, tanpa harus ke penerbit konvensiona. bisa juga lewat jalur indie, seperti buku saya.
Kalau takut idealismenya terbentur dinding, selesaikan saja tulisannya baru dikirim ke penerbit yang dikehendaki, perkara ditolak atau diterima serahkan saja semua pada penerbit. Yang terpenting ada keberanian untuk mengirim naskah kita, selamat berjuang semua.
@White: Jawaban untuk pertanyaan pertama, sebenarnya sudah dijelaskan di atas. Coba dibaca lagi dengan teliti ya.
Soal ide macet dst, coba baca kiatnya di sini.
bisa kirimin trik-trik yang jitu tentang cara agar tulisan kita layak cetak di penerbit..salmmm
@Ahmad: Coba klik http://www.naskahoke.com/mbig
hallo Kak, aku lg suka nulis-nulis novel gitu… temen2 ku sih banyak yg dukung..
tp aku bingung, mau nerbitan lewat mana??? kalau umpamanya aku nerbitin lewat website ini bisa???
@Duma: Dari penjelasan di artikel di atas, saya yakin kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan bila ingin menerbitkan novel tsb. Kalau belum paham, coba baca lagi dengan cermat ya
weh weh weh artikel yang sangat bagus dibaca n dipandang.. mantap mas
kalo saya sih lebih suka menulis cerpen bang jonru… karena menurut saya tidak terlalu panjang (karena cerita pendek he..he..) dan saya kira orang lebih cenderung baca cerpen karena
tidak terlalu makan waktu dan
lebih cepat tahu endingnya..
bisa cepat lanjut ke cerita lain
trus… redaksi mana ya yang cocok buat penulis cerpen pemula sprt saya?
trim’s wat bang jonru
@Erzy: Kalau dikatakan semua orang cenderung lebih suka baca cerpen, saya kira ini hanya semacam generalisasi saja. Tiap orang punya kecenderungan yang berbeda2.
Saat ini misalnya, buku kumpulan cerpen sedang tidak laku di pasaran. Orang2 lebih suka baca novel (ini bukan menurut saya, tapi fakta).
Sebenarnya, hampir semua penerbit yang biasa menerbitkan fiksi, welcome terhadap naskah kumpulan cerpen. Hanya saja, tren saat ini memang tidak mendukung untuk kumpulan cerpen. Karena itu bila Angga mau nerbitin kumpulan cerpen, coba buat konsepnya yang bagus, tingkatkan nilai jualnya dst.
Salam sukses ya!
hi jonru..I am interested to exchange links with you, you want to?
Hi
You made some good points there. I did a search on the topic and found most people will agree with your blog. Thanks
Karena itu bila Angga mau nerbitin kumpulan cerpen, coba buat konsepnya yang bagus, tingkatkan nilai jualnya dst.
Ass…trimah kash atas informasinya…
ada gak pak, cth2 karangan yg dibenahi yg salah2nya?
Saya punya anak perempuan klas 4 SD Islam. Umur 9 tahun. Namanya Laila. Atau Iqlima Nuril Kamilah. Dia suka membuat novel. Sudah banyak juga sih. Dan kini ingin coba menrbitkan. Bisakah mizan membantu. Atau stidaknya kami ingin bawa dulu naskahnya. Lalu memberikan pengarahan sebaiknya gimana. Dia sangat rajin dan antusias.
Sudah sejak lama dia suka nulis naskah. Mohon advis yah. Terima kasih yah. Wassalam
Yth Penerbit Mizan.
Saya punya anak perempuan klas 4 SD Islam. Umur 9 tahun. Namanya Laila. Atau Iqlima Nuril Kamilah. Dia suka membuat novel. Sudah banyak juga sih. Dan kini ingin coba menrbitkan. Bisakah mizan membantu. Atau stidaknya kami ingin bawa dulu naskahnya. Lalu memberikan pengarahan sebaiknya gimana. Dia sangat rajin dan antusias.
Sudah sejak lama dia suka nulis naskah. Mohon advis yah. Terima kasih yah. Wassalam
@Arifin: Maaf saya bukan dari Mizan ![]()
Coba hubungi langsung ke mereka di http://www.mizan.com
hahaha.. ini yang jadi pertanyaan juga buat penulis pemula.. thx infonya..^^
…saya rasa peran anda begitu besar efeknya.thank’s ya bang!
jangan suudzon dulu kawan2 ya
Pak dari dulu saya pengen banget nulis.Tapi saya sulit menemukan kata pertama untuk tulisan saya(saya ingin buat noveL).Saya merasa sangat bingung bahkan saya belum pernah mengikuti pelatihan menulis dan biasanya jika saya browsing di internet suka tambah bingung! Mohan nasihatnya pak jonru
@Nurul: Coba atasi dengan kita menulis bebas. Klik http://www.jonru.net/kiat-menulis-bebas-kiat-paling-jitu-agar-kita-selalu-lancar-menulis
Dia suka membuat novel. Sudah banyak juga sih. Dan kini ingin coba menrbitkan. Bisakah mizan membantu. Atau stidaknya kami ingin bawa dulu naskahnya. Lalu memberikan pengarahan sebaiknya
@Microsoft Office 2007: Maaf saya bukan orang Mizan
Atau alternatif terdahsyat yang semakin popular. Menerbitkan buku sendiri seperti
buku2 kami
askoem,.,., sya nak smp kls 3 yg jga tinggal d ponpes,., setiap ad waktu luang yg membosankan biasanya sya menulis ,, entah tulisan itu baik atau bruk,., karna sejak awal sya sudah py cita cita sebagai penulis,., alhamdullillah ponpes yg sya tempati mendkg,., kadang setiap hari liburan pendek ada lomba menulis sebuah naskah cerita tanpa terkecuali,., alhamdullillah sya pernah mendpt juara pertama dcna,.
hoby iseng iseng nulis saya selama ini alhamdullillah memperoleh hasil,., sya berhasil membuat satu judul novel ygt,, tman tman menmotifasi sya utk menerbitkan bku itu tpi sya merasa tdk percya dri,., karna menurut sya blum pantaslah usia sekecil sya menulis sebuah novel remaja,,
jka blh tau apakah da penerbit yg rmah dan isa menghargai karya sya ne,.,.,
@Dinda: Selamat ya atas prestasinya ![]()
Mengenai pertanyaan Anda, coba baca jawabannya di http://www.jonru.net/ini-dia-penerbit-yang-menerima-naskah-dari-penulis-pemula
Saya termasuk yang belum berani mengirimkan naskah ke penerbit, nih, Mas..
Jadinya, nulisnya di blog deh.. Hehe
Boleh kalo mau mampir baca-baca gratis, boleh yuk! ![]()
http://nayacorath.wordpress.com
[...] “Saya Punya Naskah Buku atau Novel. Ke Penerbit Mana Harus Saya Kirim?” [...]
bagus sekali artikelnya..
pak, ada yang ingin saya tanyakan tentang penerbitan buku, mohon dibantu..
saya memiliki seorang teman berkebangsaan belanda yang telah menghasilkan beberapa buku panduan tehnik karate. beberapa waktu lalu dia meminta saya untuk mencari publisher untuk menerbitkan buku-bukunya di Indonesia. terus terang saya bingung dan tidak tahu harus memulai dari mana. karena saya sangat asing dengan dunia penerbitan. mohon informasinya pak..
terima kasih sebelumnya.
@wulan dara: Coba baca ulang tulisan di atas ya. Pasti di situ Anda menemukan jawaban atas pertanyan Anda
aku bngung kmana yaa novel hrus dkirim, gak taw alamatnya,,,hhehee
bang, ane punya novel juga tuh udah lumayan banyak tapi ane bingung mau di kirimin ke mana..???
. takut di tolak
. takut gak dikembaliin
. takut gak dapat gonor
. takut di publikasiin ats nama orang lain.
banyak takutnya deh..!!
@dian ramdan: Kamu menakutkan hal2 yang belum tentu terjadi. Makanya, jangan terlalu banyak mikir yang enggak2 ya
Kalau belum pernah mencoba, gimana mungkin kamu tahu bahwa ketakutan kamu itu benar atau tidak?
Saya mau bertanya, saya banyak cerita-cerita romantic berbentuk novel, tapi saya bingung, harus kemana saya bawa dan terbitkan, apalagi kondisi keuangan keluarga yang pas-pasan, saya berfikir menjadi penulis adalah hanya angan-angan saya, tapi saya benar-benar ingin jd penulis. anda punya solusi buat saya?
benar sekali….saya baru terfikirkan…………trimakasih atas sarannya….
Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.
Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
-
Jonru's Fan Page
-
Twitter
- Belajar Menulis GRATIS di Facebook
WARNING: Komentar yang tujuannya hanya untuk mencari backlink akan dihapus. Kecuali jika isi komentar Anda memang bagus. Be friendly please :)








Jonru adalah:

