|
eBook GRATIS 10 Kiat Sukses Berbisnis Online >> |
15 Apr 2007, 10:29 am
Perjuangan Mencari Akses Internet Ideal
Sejak resign dari kantor , salah satu “tugas besar” saya adalah mencari akses internet buat dipakai di rumah.
Dulu, ketika masih bekerja, saya tidak hanya bisa menikmati internet gratis di kantor sebebas mungkin . Di rumah pun, saya mendapat fasilitas 40 jam gratis dari kantor. Jadi, selama menggunakan internet di rumah, saya hanya perlu membayar pulsa teleponnya.
Karena itu, saya tidak merasakan bagaimana mahalnya tarif internet dial up. Dalam sebulan, tagihan telepon kami maksimal Rp 280.000, sudah termasuk pemakaian pulsa buat internet.
Ketika resign dari CBN, saya baru sekitar satu bulan menempati rumah yang baru . Di sini, belum ada telepon rumah. Kami sudah mengurusnya ke Telkom, tapi urusannya ternyata ribet banget. Memang, tarif resminya cuma sekitar Rp 250.000 untuk pasang baru. Tapi petugas lapangannya meminta tambahan biaya - entah buat apa - sehingga totalnya menjadi Rp 800 ribu! Bahkan di rumah saudara ipar saya, si petugas meminta Rp 1 juta dan tak bisa ditawar lagi alias harga mati.
Huh! Ternyata beginilah mental bangsa kita yang makin parah! Sebenarnya pihak Telkom bisa menindak orang-orang seperti ini. Tapi mereka cuma lepas tangan, cuek, dan berkata dengan santainya, “Hati-hati aja, Pak, dengan orang seperti itu.” HUH!
Singkat cerita, saya akhirnya belum berhasil memasang saluran telepon Telkom di rumah. Akibatnya, saya tak bisa menikmati layanan Speedy , akses internet yang menurut saya cukup ideal bagi kita-kita yang suka menghabiskan berjam-jam sehari di dunia maya.
Maka, saya pun mencoba mencari alternatif lain. Pilihan pertama jatuh pada Fren Pascabayar, yang tarif internetnya hanya Rp 2 per kb. Tapi sebelum sempat mencobanya, saya membaca sebuah artikel di Tabloid PULSA, yang mengatakan bahwa internet volume based belum tentu lebih murah. Kalau kita sering mendownload data berukuran besar, justru internet time based jauh lebih hemat.
(Sekadar info, internet volume based adalah sistem tarif internet yang dihitung berdasarkan transfer data, atau per kb. Sedangkan internet time based dihitung berdasarkan waktu pemakaian, misalnya permenit.)
Semula saya memang menganggap bahwa internet volume based jauh lebih baik daripada time based. Sebab, kita tak perlu dikejar-kejar waktu ketika online. Silahkan online terus, tak masalah. Selama tak ada transfer data, tak ada biaya yang harus kita tanggung.
Tapi setelah membaca artikel PULSA tersebut, saya yang semula anti terhadap akses internet time based, kini berubah menjadi cinta. Apalagi ketika menyadari saya bakal sering mengakses Multiply dan situs-situs lain yang berbandwidth gede. Tentu tarif internet volume based akan membengkak tak terkendali.
Terlebih lagi… ketika saya membaca info mengenai Wifone, layanan telepon rumah dari Bakrie Group (esia) yang sangat murah. Murah harga handsetnya, langsung kring, akses internetnya relatif cepat, dan tarifnya lebih murah ketimbang pulsa Telkom.
Saya kira, Wifone ini sangat ideal untuk memenuhi dua kebutuhan jangka pendek kami, yakni saluran telepon rumah dan akses internet . Kalau misalnya pakai Fren, yang kami dapatkan hanya akses internet. Untuk telepon rumah, katanya sih masih mahal. Sebab Fren hanya murah kalo dipake sesama Fren. Ke operator lain sih, gak jauh beda dengan HP biasa. Selain itu, saya juga harus beli handset CDMA yang harganya tidak murah. Memang sih, ada yang murah. Tapi yang lumayan bagus harganya sekitar Rp 800 ribu ke atas.
Sedangkan bila menggunakan Wifone, kami bisa mendapatkan keduanya sekaligus. Dan biaya yang kami keluarkan hanya Rp 599.000. (Ya, ini sebenarnya cuma angka psikologis. Aslinya sih Rp 600 ribu!).
Maka, saya dan istri pun sepakat untuk membeli Wifone. Tapi ternyata, masalahnya belum berakhir.
Hanya dalam hitungan dua hari sejak membelinya, saya sudah merasakan betapa mahalnya akses internet dial up tersebut! Walau tarif internet Wifone lebih murah daripada Telkomnet Instan, kalau dihitung-hitung ya tetap saja mahal. Saya sudah mengkalkulasi seandainya saya menggunakan internet 5 jam sehari, maka dalam sebulan saya harus mengeluarkan dana sekitar Rp 1,2 juta hanya untuk biaya internet!
Wuih! Mahal amat!
Maka, untuk sementara saya mencoba menghemat pemakaian internet. Sebagai alternatif, saya rajin ke warnet, karena tarifnya jauh lebih murah. Internet di rumah hanya saya pakai untuk keperluan yang sangat urgent, dan durasinya hanya beberapa menit.
Lantas, saya pun mencari lagi alternatif akses internet. Dari semua layanan yang tersedia, saya akhirnya mempertimbangkan akses GPRS Unlimited, kerjasama antara XL dengan CBN (kantor saya dulu). Biayanya Rp 350.000 perbulan, ditambah pajak 10 persen. Memang, kata orang-orang sih, akses yang satu ini tak terlalu cepat. Tapi keunggulannya, ini adalah unlimited! Mau dipake sampe mabok juga, harganya tetap segitu. Lagipula, kita tak perlu membeli perangkat tambahan, karena bisa diakses langsung dari handphone yang memiliki fasilitas GPRS. (Dalam prakteknya, saya tetap harus membeli bluetooth dongle - sebagai modem atawa pengganti kabel data).
Tapi setelah pikir-pikir, saya merasa sayang juga. Karena dengan kondisi keuangan keluarga kami saat ini yang masih “rentan”, dana sekitar Rp 390 ribu perbulan untuk internet masih terbilang mahal.
Hm.. saya mencoba mencari alternatif lain.
Dari browsing di internet dan info seorang teman, ternyata banyak perusahaan yang menyediakan akses internet yang mirip dengan layanan CBN di atas. Harganya relatif lebih murah. Saya pun tergiur, dan sempat menghubungi sebuah perusahaan yang berlokasi di Yogyakarta.
Tapi kemudian, saya membaca lagi sejumlah komentar orang-orang yang pernah menggunakan layanan mereka. Ada yang kecewa karena janji tak sesuai kenyataan, atau mereka bingung ketika menghadapi masalah tapi tak tahu harus minta bantuan ke mana. Ya, inilah resikonya kalau kita berurusan dengan perusahaan kecil yang belum teruji profesionalisme-nya.
Wah… bingung juga, ya. Saya harus pakai yang mana, dong?
Akhirnya, saya merasa bahwa layanan serupa dari Centrin Internet merupakan pilihan yang cukup ideal bagi saya saat ini (Hm… maaf, ini bukan iklan Centrin yach!). Layanan yang mereka sediakan sebenarnya sama saja dengan layanan CBN di atas. Bedanya, hingga 31 Mei 2007 mereka masih masa promosi, sehingga harganya jauh lebih murah, yakni Rp 245 ribu perbulan. Harga ini akan berlaku selama 6 bulan sejak kita mendaftarkan diri.
(Mulai bulan Oktober 2007, tarif Centrin ini akan naik menjadi Rp 345 ribu perbulan. Ini tak jauh beda dengan tarif CBN. Karena itu, saya sebenarnya cuma merencanakan menggunakan Centrin ini selama masa promosi saja, yakni 6 bulan. Setelah itu, akan saya cari akses internet yang lebih murah atau bagus)
Maka… tanggal 12 April 2007 lalu saya memantapkan kaki melangkah ke kantor Centrin di Menara Jamsostek, Jakarta untuk mendaftarkan diri. Prosesnya sangat cepat, dan katanya kartu saya baru aktif hari Senin (16 April 2007).
Yang membuat gembira, biaya yang saya keluarkan ternyata jauh lebih murah dari yang saya bayangkan. Semula, saya mendapat info bahwa biaya pertama yang harus saya keluarkan adalah:
- Biaya pendaftaran Rp 39.000
- Biaya berlangganan untuk bulan pertama = Rp 245.000
- Ditambah pajak 10 persen, sehingga totalnya Rp 312.000.
Ternyata, saya hanya perlu membayar Rp 202.000. Sebab, “Bapak mendaftar tanggal 12, padahal periode pembayaran adalah setiap tanggal 4. Untuk bulan April ini, kami menganggap Bapak hanya menggunakan internet selama 18 hari, sehingga ada pemotongan tarif.”
Wah… ini sangat menggembirakan. Ternyata beruntung juga karena saya memilih Centrin. Kalau memilih CBN, saya tetap harus membayar biaya bulanan Rp 350.000 (plus pajak), walau saya mendaftar di akhir bulan.
(Coba simak bunyi FAQ berikut, diambil dari website CBN ):
Bila saya mendaftarkan diri pada pertengahan bulan, apakah saya mendapatkan perhitungan prorata (pro-rated)?
Untuk layanan ini kami tidak bisa menerapkan kebijakan prorata (pro-rated). Bila Anda mendaftarkan diri pada pertengahan bulan, maka Anda akan tetap dikenai biaya 1 bulan penuh. Untuk itu kami sarankan Anda untuk mendaftarkan diri pada awal bulan. Anda juga bisa meminta Customer Service Officer kami untuk menunda aktivasi layanan tersebut hingga awal bulan berikutnya.
Hari Sabtu (13 April 2007), saya iseng-iseng memasukkan kartu XL dari Centrin tersebut ke handphone saya. Alhamdulillah… ternyata sudah aktif! Padahal katanya baru akan aktif hari Senin. Ya, mungkin maksudnya adalah “Kartu Anda akan aktif maksimal 3 hari kerja, tidak termasuk Sabtu dan Minggu.” Jika benar demikian, berarti kartu saya bisa aktif lebih cepat dari batas waktu maksimalnya.
Saya pun mencoba mengakses internet dari sana. Eh… ternyata gagal melulu. Saya menghubungi Technical Support Centrin. Dari hasil “penyelidikan” mereka, ternyata account saya belum di-create. Mungkin bagian billing-nya memutuskan untuk meng-create hari Senin, sebab diperkirakan kartu saya baru aktif pada hari tersebut.
Tapi karena saya berkata bahwa kartunya sudah aktif, mereka pun segera membuat account saya.
Dan hari Sabtu sekitar jam 10 pagi, saya mengetes lagi, dan alhamdulillah…. Kini sudah berhasil!
Yang membuat saya kaget, kecepatan aksesnya mencapai 115,2 kbps! Padahal menurut iklannya, kecepatan akses unlimited GPRS dari XL ini adalah antara 30 - 60 kbps. Kok bisa melonjak hampir dua kali lipat gitu ya? Auk ah gelap! Yang jelas saya merasa senang.
(Oh ya, saya pake handset Sony Ericsson T610 - bukan ponsel 3G, dan “modemnya” menggunakan bluetooth dongle merek BlueSoleil).
Dari pengalaman menggunakan akses unlimited GPRS tersebut, saya menyimpulkan:
Kelebihannya:
-
Unlimited access. Mau dipake 24 jam sehari dan mentransfer data segede apapun, tak masalah. Tarifnya tidak berubah.
-
Tarif relatif sangat murah.
- Bisa digunakan di seluruh Indonesia, selama masih ada jaringan XL. Jadi ini cocok bagi Anda yang sering bepergian ke luar kota.
- Tak perlu beli peralatan macam-macam. Tapi dalam praktenya, saya harus tetap beli bluetooth dongle seharga Rp 170.000 sebagai modem dan pengganti kabel data.
Kekurangannya:
-
Karena pake handphone, saya harus mencopot kartu telepon dari handset dan menggantinya dengan kartu dari XL tersebut. Akibatnya, selama berinternet nomor HP saya tidak aktif.
-
Kartu dari XL tersebut cuma bisa dipake buat internet, tidak bisa buat telepon, SMS, dst.
-
Aksesnya kadang-kadang lambat, dan sering terjadi error “page not found”. (Saya kurang tahu, apakah ini karena masalah dari Centrin atau XL).
Terlepas dari kekurangan-kekurangan di atas, saya kira itu semua bisa “dimaafkan” oleh keunggulan berupa UNLIMITED ACCESS. Akses tak terbatas memang sangat dibutuhkan oleh orang yang sering browsing seperti saya, terlebih karena dana terbatas. Kalau pake dial up biasa, atau yang sistem paket (misalnya Rp 300 ribu untuk akses 500 MB), wah… bisa bangkrut deh karena tagihan membengkak.
Dan soal kartu saya yang harus dicopot sehingga tak aktif selama berinternet, ya… apa boleh buat. Mungkin saya harus menempatkan kartu ini di handset lain agar tetap bisa aktif. Saya berencana membeli handphone yang murah-meriah saja, yang penting bisa bunyi, bisa buat telepon dan bisa SMS. (Kalau ada teman-teman yang jual handphone bekas dan murah meriah tapi masih bagus, boleh deh ditawarin ke saya).
Alhamdulillah… sekarang saya bisa berinternet ria dengan tenang dan nyaman di rumah
Cilangkap, 15 April 2007
Jonru
26 Responses to “Perjuangan Mencari Akses Internet Ideal”
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Penulis
SUKSES Berawal dari 








kalau ada kabar baru ttng tarif murah send emeil ke saya donk.
nuhun
Mas ada yg lebih murah dan cepat he,2
Rp 220.000 per bulan sama pake’ xl
+ pakek tool gratis biar makin wuss wuss..
ok bisa hub ym saya : tigis_cms
Thanx ya tipsnya!
Cuman bwat saya, tarif 245.000 per bulan masih berat meskipun unlimited.
Kalau pakai fren pascabayar dgn tarif Rp.2/KB apa masuk kategori murah? Trus biasanya berapa besar data yang dikirim dan diterima dalam 1 jam (hanya browsing dan tidak mendownload)?
Mohon jawabannya, karena saya juga lagi pusing nyari cara koneksi internet yg murah meriah (tarif 150.000an ke bawah)
@rusman: menurut teman saya yang pake fren pascabayar, katanya sih lumayan bagus. Tapi ya kudu hemat, jangan terlalu sering download. Entar malah bisa bengkak tagihannya.
ini proxy vietnam gratisnya :
203.160.1.146:554
203.160.1.162:554
203.160.1.38:554
203.160.1.39:554
203.160.1.40:554
203.160.1.42:554
203.160.1.43:554
203.160.1.44:554
203.160.1.45:554
203.160.1.46:554
203.160.1.47:554
203.160.1.48:554
203.160.1.49:554
203.160.1.50:554
203.160.1.52:554
yg ini diprotek basic auth :
72.55.165.86:554
user ama pass nya apa ya ???
share dunk…
puas pake fren…
proxy vietnam udah gak bisa digunakan lagi semenjak 24-10-2007, jadi udah gak bisa gratisan lagi…ha ha ha….
hai saya ikut nimbrung.
saya pake nokia 2116cdma udah bisa konek internet tapi leletnya minta ampun. kalo ga sayang hp nya mau dibakar aja ^_^ gimana nech ada yg bisa ngasih advise ga? btw saya pake fren. eh, yg gratis itu cuma omong doang ya? perasaaan tak ada yg gratis di dunia ini, pipis aja bayar gope
alow ikutan juga dunk. ak jg masi dalam pencarian, lum ktemu2 yg pe’we…
ak pake xl unlimited yg korporat. ktnya speednya cm skitar 40-60kbps, tp d notebookku tertera 12mbps, pnya tmnku mala 900kbps an… koq gt y?
uiya ak pake handset motoRAZR V6 maxx n tmnku pake V3i.
tp ttp aj kdng2 lelet n eror. ad masukan??
oi soal koneksi internet pk cdma klo ga salah sih km kudu pake sim card cdma luar negri yg jaringannya masih bisa menjangkau indo, coz akses internet d luar uda d bebas biayakan. ak c dengernya gt, tolong koreksi klo sala…
saya hampir 3 th pakek starone yg paket 1 giga = Rp 165rb /bulan. buat browsing dan chatting sudah lebih dari cukup.
Mas, saya juga pake XL unlimited dari quasar.
Tapi saya belum bisa menikmati akses internet.
Saya memakai HP SE T630, waktu saya pake bloetooth PCnya nggak bisa koneksi ke HP. Ketika saya pake InfraRed PC udah bisa koneksi ke HP, tapi akses internet nggak bisa.
Saya minta settingannya donk mas.
Lewat japri aja ya.
115,2 kbps itu sebenarnya kevepatan data antara HP ke komputer, bukan kecepatan data real-time. Kalau ingin tau kecepatan data sebenarnya, gunakan saja aplikasi seperti GPRS Counter atau DUMeter.
info inet gratis gsm dan cdma (bukan fren). still work 100%. call /sms pasti dibales : 085642132515
no email, no YM, call/sms biar komunikasi lancar.
gak nyobain pake starone?…gw dah nyoba pake IR-nya 6585 (tertera 115,2 kbps) cuma Rp.50/menit ato Rp.1/Kb.
Mau Share aja,
AKu sama beberapa warga di komplek bikin RT-RW net langganan Rp.660,000 / bulan dengan speed 128 / 384 kbps. Dipancarin lagi pakai Wifi ke anggota yang jumlahnya sekitar 15 orang. Jadi tiap bulan cuman bayar Rp 45,000/orang. Huemat tho… lebih murah dari warnet. kalau lagi sepi speed-nya bisa sampai 384 kbps. Jarang 15 orang akses bareng. Paling2 akses bareng paling banyak 7 orang. Asal tidak ada yang download pas jam sibuk, semua lancar. cuman memang biaya awal mahal buat peralatan wifi-nya.
saya pake jalawave. ini sejenis dengan yg pak jonru pake. tapi keknya ini lebih murahan dikit dibanding centrin. selama ini sih koneksinya OK2 aja.
mangga di-compare…
kalo RT/RW net itu ada yang punya artikel lengkapnya? plus biaya totalnya. Maklum ketua karang taruna neh..daripada remaja pada nongkrong di warung kopi mending nongkrong di cyber cafe..
kayaknya oke punya tuh
tes… ikutan donk.
ane lagi nyari akses yang murah nian kalo yang ada info
kirim ken ken_moes@yahoo.com thanx
Wah, ternyata mas jonru sukses juga ya! saya jg sedang mencari internet profider yg murah. tapi sebelumnya saya mau menabung terlebih dahulu untuk membeli laptop. maklum belum punya laptop. hehehe…
sukses terus ya mas!
yup kecepeatan 115,2kbps tuch kecepatan transfer data antara modem handphone n computer.kecepatannya bisa beda2 tergantung conection modem tersebut.
jadi itu bukan kecepatan internetnya itu sendiri.klo mo liat kecepatan internet nya yg paling gampang download aja sebuah file.ntar ada tertera bandwith sownloadnya berapa.biasanya dalam satuan byte.misalnya tertera 4kBps…berarti dalam hitungan bit-nya 8×4=32kbps.
Kecepatan realnya biasanya yg dalam hitungan byte.
jangan lupa Bedakan kBps=kilobyte/s dengan kbps=kilobit/s
Oh iya saya juga mo sharing xl unlimited yg bernama mobilequ quasar…
connectionnya jelek bngt dech klo bisa jangan diambil.
meskipun harganya murah tp mereka curang.
Gak kayak centrin,jalawave, dan xl unlimited yg lain…mereka pake bandwith management PHANTOM dimana tugas nya adalah “mencekik” atau membatasi pemakaian internet qta.
Apabila qta udah download atau memakai internet dengan bandwith 10mB…PHANTOM akan mencekik bandwith qta hingga 0kbps…sehingga speed internet qta akan le2ttttt bngt malah kadang idle….
So sekarang2 ini hati2 klo mo berlangganan internet murah…jngn sampai anda semua tertipu kayak saya n rekan2 lain yg sudah berlangganan quasar…
setau saya klo centrin,cbn,jalawave,andalas so far fine2 aja kok connectionnya baru quasar yg saya tau speednya ancur…
gua pernah berlangannan fasnet buat daerah saya. karena kesibukan saya tidak selalu di tempat jadi saya berencana mencari inet yg bisa di bawa2 kemana saja dan terjangkau di pelosok daerah kemana pun kita pergi. ths yhudah atas perhatiannya hampir saja saya menggunakan quatsa. beritanya cukup buat saya berterima kasih jadi saya tidak mengunakan internet quartsa sebaliknya saya akan mau mengunakan centrin buat koneksion di luar. dan satu lagi bahwa internet dari fasnet tidak bisa buat patokan karena internetnya sering bermasalah kadang-kadang bendwitnya sering kurang kencang jadi kalau mau donlowod jadi lama masalahnya cuma itu saja tapi kalau nuat main game itu bukan masalah lagi karena kecepatannya samapi 50kbps itu sudah lebih dari cukup bukan masalah lagi kalau mengunakan conekcion dari fasnet
ths semua atas informasinya kepada saya karena saya juga lagi cari inet yg bisa saya bawa bawa kemana2 saja
satu lagi menurut saya apa lebih enak mengukanan cbn karena cbn bukanya inet pertama kali yang membuat internet paling kencang jadi tidak salahnya kalau mengunakan cbn
ths ya kalau mau beritahu saya apa lagi yg enak dan lebih murah mengunakan internet tolong email saya ke ferry_master_dxx@yahoo.com
INTERNET FREN GRETZ LAGI? MAU? TIDAK PAKAI PORT 554, TIDAK PAKAI PROXY VIETNAM-EKUADOR…. BISA DOWNLOAD JUGA LHO… DIJAMIN BROWSING DAN DOWNLOAD SEPUASNYA. INFO EMAIL AJA KE : fren_gratis@telkom.net
gimana mas dah dapet kabar belom kalo centrin sekarang dah nggak jalan lagi ama XL corporated. puyeng banget abis dah aku keliling buat nyari mobile phone yg unlimited. ada saran mas?
yang pasti jangan pake MOBILEQU QUASAR….tukang tipu…
HIMBAUAN KEPADA MASYARAKAT INDONESIA :
- HATI-HATI DENGAN PENIPUAN PRODUK MOBILEQU QUASAR -
JANJINYA INTERNET TANPA BATAS - BOHONG !!!!!!
BELEIVE ME !!!
aku rencana bikin acces internet di kompl dengan wifi, kira2 bagusnya gimana ya? kasih saran dong.
satu komplek sekitar 30-50 rumah
perkiraan banyak yang make internet sekitar 10-15 rmh aja
kalo ada yang bisa kasih tau provider mana yang bagus, asih tau ya…
Pa,, XL Unlimit dr XL’nya sendiri lambat ga ya??? info’nya dong,,