|
Sekolah-Menulis Online |
30 Aug 2008, 08:25 pm
Lentera Jiwa yang Telah Kutemukan (Catatan untuk acara Kick Andy)
Saya hanya sekilas menonton Kick Andy episode Lentera Jiwa, karena saat itu saya ngantuk berat dan segera tidur. Tapi saya sempat melihat adegan-adegan ketika Nugie menyanyikan lagu Lentera Jiwa. Di layar muncul sejumlah sosok yang awalnya bekerja atau kuliah di bidang yang tidak mereka sukai, namun kiniĀ mereka bahagia karena telah menggeluti dunia yang benar-benar sesuai dengan “lentera jiwa” mereka.
Lantas, baru saja saya membaca tulisan Andy F. Noya yang diforward ke sebuah milis. Setelah itu, saya tak dapat menahan diri untuk segera menggoreskan pena. Tulisan ini pun hadir begitu saja. Ada yang bergetar di hati saya.
Alhamdulillah… saya merasa perlu bersyukur. Dulu, saya juga termasuk orang yang TIDAK BAHAGIA karena bekerja di bidang yang sangat tidak saya sukai. Namun kini, saya dapat mengikuti LENTERA JIWA saya, bekerja atau berbisnis di bidang yang benar-benar saya sukai.
Alhamdulillah….
Saya bersyukur karena saya termasuk orang yang telah berhasil menjalani kehidupan yang benar-benar membahagiakan, karena sesuai dengan suara hati atau lentera jiwa saya.
Berikut saya cantumkan beberapa tulisan saya yang berhubungan dengan pencapaian menuju Lentera Jiwa tersebut.
- Kiat Menemukan Bisnis yang Gue Banget
- Welcome My Freedom (Catatan 7 Tahun Menjadi Pekerja Kantoran)
- Ternyata Saya Seorang Creator
Dari komentar-komentar diĀ tulisan Andy F. Noya, saya juga membaca banyak “keluhan” dari rekan-rekan, yang saat ini masih harus bekerja di bidang yang tidak mereka sukai. Saya berdoa, semoga teman-teman dapat segera menemukan kebahagiaan di tempat yang benar-benar sesuai dengan Lentera Jiwa Anda.
Amiin….
Cilangkap, 30 Agustus 2008
Jonru
| Ingin ngobrol bareng Jonru mengenai Penulisan, Blog Writing, Web Copy, atau Jurnalistik? Klik DI SINI :) |
8 Responses to “Lentera Jiwa yang Telah Kutemukan (Catatan untuk acara Kick Andy)”
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI










Kemarin saya memang niatan mau nonton hampir ke lupaan, tapi untuk bisa nonton dari awal sampai akhir. Bagus juga, cuma sering kita terjebak di pekerjaan kita karena memang tidak ada pilihan lain. Atau memang kita seperti monyet Afrika?
amin….
Amin
kebetulan saya juga sedang mencari Lentera jiwa saya
Saya juga sedang dalam proses mencari lentera jiwa saya…
sudah hampir ketemu mas, sudah nampak cahayanya
http://jurnalkomunikasi.com
ini lentera jiwa saya bang
saat ini juga, aku sudah menemukanlentera jiwa. namun, entah punya siapa. soalnya, saya langsung bikintulisan di kertas, saya tempel dimonitor komputer kantor. langsung saya tunjuk.
“hayooo, ketemu. kena kau!”
lentera jiwa, telah berada dalam genggamanku. tapi, tak berpengaruh apa-apa. soalnya cuma tulisan di secuil kertas.
intinya, sama, saya juga lagi mencermati. lentera jiwa saya sudah builtin di dalam diri saya. hanya saja, saya belum juga menemukenali sampai saat ini.
jujur neh pak, saya juga lagi nyari tapi belum ketemu2 jua lentera hati saya.padahal saya udah pengin menemukan cahanyanya itu, dulu sempat juga bang Jonru kasih saran agar nekat seperti yang telah dilakukan bang Jonru sendiri tapi sya belum berani untuk nekat bang. masih ragu2….and finally ampe sekarang pun saya belum menemukannya. doain ya bang moga saya bisa menemukannya setelah lebaran ini. Amin.
Assalamu’alaikum…
Salam kenal pak,
pak minta tolong kasih kritik yang membangun buat cerpen saya…
Nih cerpen pertama pak, masih belajar
http://deje.wordpress.com/2008/11/19/cinta-abi-tulus-dan-ikhlas-bagian-1/