[Kiat Sukses] The Power of KONSISTEN

April 29, 2009
Filed under: Dunia Penulisan, Motivasi, Renungan, Sehari-hari, kiat sukses 

konsisten menulisAlkisah di tahun 1990-an, saya adalah seorang penulis pemula. Untuk belajar menulis dan organisasi, saya bergabung dengan dua pers kampus sekaligus. Seperti pers kampus pada umumnya, di dalamnya kita bisa menemukan banyak orang yang jago menulis. Para senior saya ketika itu, adalah orang-orang yang saya kagumi. Saya banyak belajar tentang dunia penulisan dari mereka.

Masih di tahun 1990-an, saya juga mulai rajin mengirim cerpen ke sejumlah media cetak, terutama majalah Anita Cemerlang. Saat itu, saya terus terang merasa sangat minder terhadap para penulis yang sudah sangat produktif dan nama mereka SERING menghiasi halaman cerpen majalah-majalah ternama. Bagaimana tidak minder: Saya masih sangat pemula, sedangkan mereka sudah jagoan semua.

Kini, tahun 2009, teknologi internet memungkinkan saya bertemu lagi dengan para senior saya di pers kampus dulu. Sejak Februari 2009 lalu, secara tak terduga saya juga bertemu dengan banyak teman yang dulu menjadi penulis produktif dan ngetop di Anita Cemerlang.

Benar-benar di luar dugaan, karena kini para senior tersebutlah yang mengaku minder terhadap saya.

Ada seorang teman penulis Anita Cemerlang yang sampai curhat pada saya, menyatakan penyesalannya kenapa dia berhenti menulis selama bertahun-tahun.

Ada kakak senior saya di pers kampus – dia sekarang menjadi reporter di sebuah stasiun televisi – yang menyatakan ingin belajar menulis dengan saya. Entah dia serius atau bercanda, yang jelas saya merasa aneh dengan permintaannya itu.

“Masa senior belajar sama junior?” ujar saya.

“Emang tidak boleh?” dia bertanya ulang.

Mohon maaf, insya Allah saya tidak sedang sombong. Saya juga sebenarnya pernah meninggalkan dunia penulisan selama delapan tahun, tepatnya tahun 1996 hingga 2004.

Tapi yang jelas, selama “mati suri” tersebut pun saya tetap menulis. Memang saya berhenti mengirim naskah ke media cetak. Tapi saya menulis di internet; forum diskusi, milis, blog, dan sebagainya.

Bahkan, ketika “mati suri” itulah saya mendirikan situs PenulisLepas.com beserta milisnya.

Bahkan ketika mencari pekerjaan, yang saya lamar selalu pekerjaan yang ada kaitannya dengan dunia penulisan.

Dan alhamdulillah, saya dua kali diterima bekerja di perusahaan internet, dan jabatan saya di sana masih berkaitan dengan dunia penulisan (content editor).

Pokoknya all about dunia penulisan. Titik.

Sekali lagi, insya Allah saya tidak sedang sombong lewat tulisan ini. Saya hanya hendak mengutarakan sebuah fakta:

KONSISTENSI adalah salah satu faktor yang akan membawa Anda ke gerbang sukses!

Anda menyukai sesuatu? Anda ingin meraih suatu cita-cita? Maka konsistenlah padanya. FOKUSLAH DI SANA. Jangan “selingkuh” ke tempat lain.

Mungkin Anda berkata, “Ya, saya juga ingin konsisten. Tapi apa boleh buat, perut dan dapur menanti. Saya harus realistis. Bila konsistensi membuat saya dan keluarga mati kelaparan, Anda mau bertanggung jawab?”

Oke, saya maklum. Selama hampir tujuh tahun saya pun harus “mengalah pada realita”. Saya harus menjadi pekerja kantoran, sebuah status yang sangat saya benci. Ini disebabkan saya merasa belum punya bekal yang cukup untuk menjadi seorang full time writer.

Tapi walau harus mengalah seperti itu, Anda seharusnya tetap ingat pada tujuan awal.

Ada dua hal yang bisa Anda lakukan:

1. Jangan terlena pada kemapanan

Dulu saya pernah seperti ini. Gaji tinggi, fasilitas serba wah, semua biaya pengobatan ditanggung perusahaan, bonus tahunan yang nilainya menggiurkan, dan seterusnya dan seterusnya. Saya juga sempat terlena. Tapi alhamdulillah, saya segera sadar dan “kembali ke jalan yang benar”.

2. Ciptakan dan pelihara terus kegelisahan pada diri Anda

Anda tak akan pernah bisa berubah bila Anda tak pernah gelisah. Bila Anda terlena dan merasa nyaman dengan kemapanan dan rutinitas yang selama ini Anda jalani, maka hidup Anda akan begitu-begitu saja.

Saya kagum pada A, seorang teman saya sesama penulis Anita Cemerlang, yang beberapa bulan lalu curhat pada saya. Dia sekarang boleh dibilang sudah cukup mapan dari segi materi dan karir. Tapi dia gelisah. Dia ingin menulis lagi seperti dulu. Dia ingin mewujudkan impiannya yang sudah lama tertunda.

Saya yakin, suatu saat nanti si A ini akan bisa meraih impiannya itu, dengan izin Allah tentu saja.

Kenapa?
Karena dia gelisah!

Saya Akan Beberkan DUA Rahasia:

1. APAPUN (Ya apapun itu!) yang dikerjakan secara serius, tekun, KONSISTEN, dan fokus, maka suatu saat nanti akan bisa menjadi penopang hidup Anda dari segi materi. Percayalah! Alhamdulillah saya sudah membuktikannya (Silahkan baca artikel terkait di sini).

2. Anda punya tujuan A, tapi realitas hidup memaksa Anda menuju B. Lalu Anda merasa nyaman di B tersebut. Lalu Anda lupa pada A. Dan ketika Anda ingin kembali ke A, sebenarnya yang perlu Anda lakukan hanyalah MEMUTAR ARAH. Tapi Anda merasa tidak bisa. Padahal ANDA SEBENARNYA BISA. Yang membuat Anda MERASA TIDAK BISA sebenarnya hanyalah karena Anda sudah terlanjur merasa nyaman dan tenteram di B, lantas merasa berat untuk meninggalkannya.

Itu saja. Tak lebih dan tak kurang.

Semoga bermanfaat, semoga terinspirasi.

Salam Sukses!

Jonru

NB:
Tulisan terkait:
- Ingin Menemukan Lentera Jiwa? Ini Kiatnya!
- Kiat Menemukan Bisnis yang Gue Banget

Foto dari Gettyimages.com

  • Share/Bookmark

Comments

39 Comments on [Kiat Sukses] The Power of KONSISTEN

  1. Pengin Jadi Boss juga on Thu, 30th Apr 2009 09:58 am
  2. Assalamualaikum,
    mas jonru perjuangannay selama ini semakin kelihatan hasilnya, doakan saya mas pengin segera nyusul..http://www.jonru.net/welcome-my-freedom.
    Thanks
    wassalam

  3. Fitri Ushinawareta on Thu, 30th Apr 2009 11:18 am
  4. oke PAK! sukses selalu buat anda, juga para siswa SMO semua…. thanks god, i found u! begitu banyak ilmu yang anda bagikan, semoga menjadi berkah dan ladang amal.. AMIEN……

    -SISWA SMO 5 Fiksi-

  5. maqhia nisima on Thu, 30th Apr 2009 11:28 am
  6. Assallau’alaikum wr wb
    Pak Jonru terima kasih suportnya… saya ingin mengikuti jejak Bapak dalam kepenulisanhttp://www.jonru.net/welcome-my-freedom

  7. yulianto on Thu, 30th Apr 2009 02:10 pm
  8. assalamualaikum.wr.wb
    pak jonru subhanallah saya jadi lebih semangat utk mengikuti jejak anda. saya akan slalu serius dan KONSISTEN dg apapun yang ada dihadapan saya. terima kasih suportnya yang menggugah semangat luar biasa..

  9. Hendrawan on Thu, 30th Apr 2009 06:56 pm
  10. Pak Jonru
    Terima kasih untuk tulisan-tulisannya yang sudah dishare ke kami-kami, cukup membawa inspirasi buat saya.
    Smoga Tuhan membalas kebaikan Anda.
    terus semangan untuk menulis

    Salam Sukses,
    Hendra

  11. Devina on Thu, 30th Apr 2009 08:40 pm
  12. Alhamdulillah,
    Beruntung sekali Pak Jonru diciptakan oleh-Nya sbgi sosok yg sgt bermanfaat utk qt yg insya Allah mjd penerus bpk. Saya pribadi, sgt sgt terkesan dgn semua artikel bpk yg perna saya baca (walau blm semua!)
    Thank you so much. Salam Sukses!

  13. fauzan on Thu, 30th Apr 2009 09:47 pm
  14. terimakasih pak Jonru.
    kalimat seperti itu sebenarnya sudah sering saya dengar, bahkan hampir setiap hari dalam forum diskusi saya.
    tapi kali ini beda. berbeda karena dikatakan oleh pelaku “KONSISTEN” itu sendiri.
    kini, saya pun punya gambaran bagaimana harus menghadapi perbedaan antara tujuan dan realitas. benar-benar saya hadapi seperti yang pak Jonru katakan. saya ingin istiqomah belajar nulis, tapi saya pun harus berpikir untuk memenuhi kebutuhan hidup, kebutuhan minimal bukan kebutuhan untuk mewah.
    sekali lagi terimakasih.

  15. Yonsi on Thu, 30th Apr 2009 10:57 pm
  16. Terima kasih Mas Jonru, atas semangat yang telah diberikan sampai saat ini saya masih tetap menulis walaupun dibuku diare. Dari kiriman artikel yang mas Jonru kirimkan selalu saya renungi dan saya praktekkan. Insya Allah impian saya menjadi penulis bisa tercapai.

  17. M Guido on Fri, 1st May 2009 02:50 am
  18. Waktu sekolah saya menyenangi dunia tulis menulis. Cita-cita sih pingin jadi penulis atau jurnalist, keren namanya bisa nampang di mana-mana. Realitanya sekian puluh tahun saya ‘selingkuh’ bergelut di bidang import-export. Sekarang lagi belajar menulis lagi lewat tutorial on line, salah satunya milik Mas Jonru ini. Artikel semacam ini sangat menyemangati.
    Terima kasih.

  19. Gie on Fri, 1st May 2009 04:43 am
  20. Asalamualaikum Mas Jonru saya dari jauh tetap ikuti,

    Saya sangat setuju sekali Mas dengan konsisitensi, dan konsistensi itu berseteru dengan kemalasan, sayang musuh besar konsisitensi atau kemalasan itu masih belum bisa saya enyahkan, gimana Mas supaya rasa malas itu bisa saya replace dengan konsistensi, sehingga buahnya yaitu sukses bisa saya nikmati.

    terimakasih mas Jonru

  21. jonru on Fri, 1st May 2009 05:23 am
  22. @Gie:
    Waalaikumsalam
    Yang bisa menghilangkan malas itu hanyalah MOTIVASI
    Jadi coba kuatkan motivasi Anda.
    Mungkin tulisan berikut bisa menjadi salah satu penyemangat.
    Klik http://www.jonru.net/apa-yang-menyelamatkan-anda-dari-ancaman-krisis-global

  23. zaen on Fri, 1st May 2009 06:47 am
  24. salam
    terima kasih jonru
    yang dengan konsisten menularkan kegelisahan dan semangat anda.

    salam sukses

    zaen

  25. iroen on Fri, 1st May 2009 07:56 am
  26. Makasih mas saya mulai ada gairah untuk melangkah memang saya punya penyakit malas apalagi kalau banyak persoalan keluarga. Soalnya saya udah punya anak besar2 yang sudah banyak membutuhkan biaya itu mas yang tidak bisa fokus untuk menulis. mudah-mudahan dengan bimbingan mas jonru. saya bisa bangkit. trim.

  27. anjos on Fri, 1st May 2009 02:43 pm
  28. info bagus nih

  29. Sri Wiyanti on Fri, 1st May 2009 06:33 pm
  30. Trimakasih, Infonya sangat membantu. Good luck for All!!!

  31. Rahmadsyah on Fri, 1st May 2009 08:31 pm
  32. Assalamu’alaium wr.wb

    Pak Jonru yang baik..terima kasih telah memberikan inspirasi tentang pengalaman hidupnya, insyAllah ini menjadi penguat akan bagi insan-insan penggapai Cita-cita…Oh ya, saya mohon izin, bolehkah kisah hidup bapak saya ceritakan dalam Training Motivasi saya ? tentang orang-orang yang mengikuti lentera hatinya ?…

    Apapun yang di FOKUS kan ia akan MEMBESAR …

  33. Anti on Sun, 3rd May 2009 07:49 pm
  34. Luar Biasa..

  35. Yayan on Mon, 4th May 2009 11:18 am
  36. terus terang saya agak teerseok-seok dan lamban mengikuti pelajaran mas jonru tapi mudah2an bisa…pekerjaan saya jauh dari menulis jadi walopun saya sempatkan waktu untuk menulis tetap ga ketemu rohnya stiap hari topiknya beda treus dan ga pernah nyambung….ga bisa konsentrasi…mas jonru bisa ga sih aku jadi penulis ..mau nangis nih…

  37. jonru on Mon, 4th May 2009 12:05 pm
  38. @Yayan: Bisa tidaknya itu tergantung anda sendiri. Yang penting anda yakin, mau berusaha dan selalu optimis

    Salam sukses ya!

  39. antox on Mon, 4th May 2009 03:04 pm
  40. persis seperti yang saya alami sekarang pak,terima kasih atas semua artikel anda yg telah membuka dan mensuport saya.sekali lagi saya ucapkan terima kasih : antox anak kampoeng

  41. rizal hakki on Mon, 4th May 2009 07:11 pm
  42. pak JONRU , saya ini seorang pensiunan , tapi masih ingin menulis terutama pengalaman saya , tpai masih ragu , apakah bisa atau tidak ya, pak jonru

    makasih

    rizal hakki

  43. Ajang on Tue, 5th May 2009 06:18 pm
  44. Saya ini orangnya susah untuk konsisten dalam menjalankan suatu pekerjaan atau pembelajaran, jadi banyak saya pelajarai namun setengah-setengah sehingga pada akhrinya, ada keputus asaan, seperti contoh saya ingin belajar menulis begitu saya coba ikuti belajar 9 minggu bersama SMO, dan mencoba untuk mengikuti apa yang diajarkan ternyata tidak bisa-bisa, yang pada akhirnya semangat saya jadi kendor.

  45. jonru on Wed, 6th May 2009 05:37 am
  46. @rizal hakki: Tidak ada batasan usia dalam menulis Pak.
    Sidney Sheldon mulai menulis sejak usia 50 tahun. Saya yakin Bapak bisa, asal tekun berusaha dan tetap optimis. Salam Sukses ya!

    @Ajang: Tidak bisa kenapa? Nah, itulah gunanya komitmen dan motivasi. Terus diasah ya.

  47. dardiri on Wed, 6th May 2009 12:30 pm
  48. yth. Pak Jonru

    terimakasih atas info dan supportnya, saya merasakan untuk konsisten koq sulit ya, bagaimana cara bisa menulis di tengah kesibukan?mungkin ada saran, tks

  49. jonru on Wed, 6th May 2009 03:18 pm
  50. Chossy on Thu, 7th May 2009 01:34 pm
  51. Sukses ya mas Jonru ;)
    Kapan ya bisa kaya mas Jonru….

  52. lili on Wed, 13th May 2009 11:54 am
  53. apa yang harus dilakukan jika pena dan kertas sudah di depan mata tapi ide gak keluar juga?

  54. kaos edukasi anak on Tue, 19th May 2009 08:18 am
  55. Saya dulu pernah bercita2 ingin menjadi penulis,,apa daya impian itu masih belum terwujud. Tapi saya terinspirasi dengan tulisan Mas Jonru. Saya ingin kembali menulis :)

  56. amir on Wed, 27th May 2009 06:07 am
  57. Dengan menulis kita menjadikan ilmu dan pemikiran kita bertahan lama dan bermanfaat bagi orang lain. Ada pepatah dalam bahasa Arab “Man Jadda Wa Jada”, barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkannya.
    Terima kasih atas tulisan dan inspirasinya Mas.

  58. Yani on Wed, 27th May 2009 09:34 am
  59. Wah bagus sekali. Semoga selalu sukses ya. thank you.

    [...] [Kiat Sukses] The Power of KONSISTEN [...]

  60. Agung gumilang on Wed, 10th Jun 2009 02:56 pm
  61. Menulis adalah apa yang anda pikir dan perjuangkan dalam hidup. Semakin manfaat tulisan anda bagi masyarakat, semakin kuat dan ‘memorable’ anda dan tulisan anda. Just keeps on WRITING!!

  62. heni prasetyorini on Sun, 21st Jun 2009 08:38 am
  63. gak tahu salah siapa. sma pengen masuk kelas bahasa, gak boleh malah masuk ipa dan bisa juga tembus ke itb. tp hati ini gelisah. dan selama ini saya merasa sangat bersalah karena gelisah. dan terbebani kewajiban mengamalkan ilmu kimia saya, minimal jadi guru. disini mas Jonru malah bersyukur masih punya gelisah itu. benarkah itulah cara Allah swt memberitahu jalan yang terbaik untuk saya ?? benarkah ??? apakah saya tidak ‘berdosa’ dg tdk aktif di bid ilmu yg sy pelajari ? bisakah ada yg membantu menjawabnya. karena hal ini seperti hantu di otak saya. gak kelihatan tp ada dan menakutkan

    [...] The Power of Konsisten – Ingin Menemukan Lentera Jiwa? Ini [...]

  64. m.agung santoso on Sat, 7th Nov 2009 10:42 am
  65. terus terang saya serasa hidup kembali dari “kematian aktivitas menulis”. paling tidak, kini semangat menulis saya bangkit.

  66. jefira on Tue, 8th Dec 2009 04:13 pm
  67. Setuju banget Pak Jonru ^_^ Saya menajdi jurnalis di sebuah majalah nasional menjadi cibiran dan menuai protes di keluarga saya yang mayoritas kerja di kantoran perusahaan yang multinasional. Saya sudah bertekad sejak SMA ingin terus menulis apa pun yang terjadi dan saya ingin hidup menafkahi diri saya dengan jerih payah karya tulisan saya. Saya tidak pernah tergiur dengan kerja kantoran saya lebih suka dunia jurnalistik dan menulis. Saya berniat ingin menerbitkan buku.

    Karena saya yakin bahwa pena lebih tajam dari pedang… Saya bisa merubah dunia dengan pena menjadi Indonesia yang lebih baik di mata dunia.

    [...] The Power of Konsisten – Ingin Menemukan Lentera Jiwa? Ini [...]

  68. batiknovita.com on Sat, 27th Feb 2010 12:50 am
  69. Konsistensi dan jiwa Pembelajar wajib bagi seorang yang ingin sukses. Thanks infonya….

  70. Peluang Usaha on Tue, 27th Apr 2010 09:43 am
  71. benar sekali konsisten akan membuat kita jauh lebih baik dalam menjalankan aktivitas kita

Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.

Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
- Jonru's Fan Page
- Twitter
- Koprol, atau
- Account Facebook Saya

Mau diskusi atau konsultasi seputar penulisan? Klik di sini