Kiat Mengatasi Penyakit “Malas Menulis”
Banyak orang yang suka menulis, tapi mereka dihinggapi penyakit MALAS. Pada waktu tertentu, mereka sangat bersemangat dan menggebu-gebu (terlebih ketika mengikuti pelatihan penulisan). Tapi setelah itu, kembali loyo
Maka salah satu pertanyaan yang paling sering saya terima dari teman-teman penulis adalah, “Bagaimana cara menghilangkan penyakit malas menulis tersebut?”
Terima kasih kepada Pak Ikhwan Sopa, karena dari beliaulah untuk pertama kalinya saya mendapat KIAT JITU dalam mengatasi penyakit yang satu ini.
Berikut kiatnya:
Dalam melakukan apapun, Anda pasti pujuan tujuan, bukan? Termasuk dalam menulis, Anda pasti punya tujuan terrtentu. Apa yang membuat Anda ingin menjadi penulis? Jawaban atas pertanyaan ini adalah tujuan Anda.
Sayangnya (bahkan anehnya), banyak teman penulis yang justru bingung ketika ditanyai seperti ini. Mereka menjawab dengan ragu-ragu plus malu plus bingung, “Hm… apa ya? Apa tujuan saya?”
Hehehehe… lucu sekali, bukan?
Jawaban seperti ini sama seperti situasi ketika seseorang mencegat taksi di tepi jalan. Lalu ketika si supir taksi bertanya “Mau ke mana?”, dia menjawab, “Hm.. ke mana ya?”
* * *
Bila Anda bingung soal tujuan, maka SANGAT TIDAK ANEH ketika Anda malas-malasan dalam menulis. Sebab Anda tidak punya SESUATU untuk memompa semangat Anda.
Coba lihat perilaku seorang karyawan yang disuruh mengerjakan tugas tertentu oleh bosnya, sedangkan si karyawan ini tidak mengerti apa tujuan dari tugas tersebut. Dapat dipastikan, si karyawan akan ogah-ogahan atau merasa terpaksa ketika mengerjakan tugas tersebut. Dia bekerja hanya untuk melunasi kewajibannya. Itu saja. Titik.
Berbeda halnya bila sebelum memberikan tugas, si bos menjelaskan dengan detil apa maksud dari tugas tersebut, apa tujuannya, dan hasil seperti apa yang diharapkan. Si karyawan pasti lebih bersemangat. Apalagi bila di dalam tujuan tersebut sudah tercakup hal-hal yang menyangkut kepentingan si karyawan, seperti, “Bila sukses mengerjakan tugas ini, itu akan berdampak besar terhadap peningkatan karir kamu.”
* * *
Maka, bila Anda ingin menghalau penyakit MALAS MENULIS dari dalam diri Anda, HAL PERTAMA yang harus Anda lakukan adalah mendefinisikan dan mempertegas tujuan utama Anda dalam menulis.
Saya tentu tidak mendikte Anda dalam hal ini, sebab setiap orang tentu punya tujuan yang berbeda-beda dalam hidupnya. Walau kita sama-sama suka menulis, saya yakin bahwa tujuan kita tidak mungkin sama seratus persen.
Namun karena banyak orang yang masih bingung soal tujuan ini, saya akan membantu memperjelasnya di bawah ini.
Ada beberapa CONTOH tujuan yang dapat Anda jadikan inspirasi (saya tidak menggunakan istilah “yang dapat Anda pilih”, sebab ini bukan multiple choises).
- Untuk berbagi ilmu/wawasan/pengetahuan dengan orang lain.
. - Untuk berdakwah dan beribadah lewat tulisan;
. - Untuk menghibur diri sendiri (sebab menulis ternyata bisa juga digunakan untuk self therapy seperti mengatasi stress dan sebagainya).
. - Untuk aktualisasi diri.
Tujuan manakah yang sesuai dengan hati nurani Anda?
Anda bisa memilih satu di antara empat poin di atas, atau Anda bisa menentukan berdasarkan kemauan Anda. Semua terserah Anda
Perlu diingat:
- Yang tertulis di atas hanya contoh sebagai BAHAN INSPIRASI belaka, BUKAN BAHAN UNTUK DIPILIH. Kalau tidak ada di antara ke-4 poin di atas yang sesuai dengan tujuan Anda, silahkan tentukan sendiri.
. - Seiring perjalanan hidup, tujuan seseorang bisa berubah-ubah. Karena itu, tentukan saja pilihan yang sesuai dengan hati nurani Anda SAAT INI. Bila misalnya dua tahun lagi tujuan Anda ternyata berubah, it’s okay. No problem.
* * *
Setelah menetapkan tujuan yang jelas, saatnya Anda memegangnya dengan sungguh-sungguh, menjadikannya panduan dalam langkah-langkah Anda selanjutnya.
Katakanlah Anda memilih nomor 4, yakni aktualisasi diri. Maka bila suatu saat nanti Anda malas-malasan dalam menulis, cobalah ingat lagi tujuan ini. Pikirkan hal-hal buruk yang dapat menimpa Anda bila tidak menulis:
- Saya tak bisa mengaktualisasikan diri.
. - Orang-orang tidak akan mengetahui potensi diri saya, karena saya belum juga menulis untuk mengaktualisasikan diri saya.
. - Saya masih bernasib seperti ini, masih diejek orang, masih diremehkan, masih tidak dianggap.
Ketika memikirkan hal-hal buruk seperti itu, yakin deh bahwa ada sesuatu yang “panas” di dalam hati Anda (percaya atau tidak, hati saya juga ikut panas ketika menulis ketiga poin di atas). Dan rasa panas seperti itulah yang nantinya bisa kembali membangkitkan motivasi Anda. Rasa malas Anda pun sirna seketika, berubah menjadi semangat yang menggebu-gebu!
* * *
Selain kiat di atas, ada beberapa KIAT TAMBAHAN yang dapat Anda terapkan:
- Rajin-rajinlah bertandang ke toko buku atau pameran buku. Perhatikan buku-buku yang dipajang di rak yang berjejer. Katakan pada diri sendiri, “Seharusnya buku saya yang dipajang di sini. Kenapa belum dipajang juga?”
. - Bergabunglah dengan komunitas penulis. Ada Forum Lingkar Pena (FLP), atau milis-milis penulisan yang banyak tersedia di internet. Di komunitas seperti ini, Anda akan bergaul dengan para penulis lain. Pergaulan inilah yang bisa membantu Anda untuk terus termotivasi.
. - Hadirilah acara launching buku, bedah buku, atau pelatihan penulisan Acara-acara seperti ini pun bisa menjadi kompor tersendiri bagi motivasi Anda.
* * *
Masukan Penting:
Ada orang yang berkata bahwa tujuan dia menulis adalah uang, popularitas, atau hal-hal yang sejenis seperti “Agar mendapat penghargaan” dan seterusnya.
Oke, ini tidak salah-salah amat. Tapi tahukah Anda, bahwa itu semua adalah tujuan yang menyesatkan? Sebab bila tujuan seperti itu tidak tercapai, Anda bisa jadi kehilangan semangat, kecewa, bahkan frustasi dan stress.
Padahal sebenarnya, hal-hal seperti uang, polularitas, mendapat penghargaan dan seterusnya, merupakan EFEK SAMPING belaka (Demikian menurut Helvy Tiana Rosa).
Bila Anda tekun menulis, bekerja keras, tak pernah menyerah, dan selalu meningkatkan kualitas diri, maka hal-hal seperti uang, popularitas, penghargaan dan sebagainya akan datang dengan sendirinya tanpa perlu Anda minta atau cari. Sebab semua itu memang HANYA efek samping belaka.
Untuk apa kita mati-matian bekerja hanya untuk sebuah efek samping? Tanpa dikejar pun, bukankah efek samping akan datang sendiri menghampiri kita?
Saran saya, lebih baik ubah tujuan kita ke arah hal-hal yang lebih mulia, seperti:
- Ingin berbagi dengan sesama.
- Ingin berdakwah lewat tulisan.
- Dan seterusnya.
Atau tetapkan tujuan yang lebih kepada pengembangan diri sendiri, seperti:
- Ingin menambah teman dan pergaulan.
- Ingin melakukan self therapy lewat tulisan.
- Dan seterusnya.
Insya Allah, tujuan-tujuan seperti ini akan lebih abadi.
Semoga bermanfaat, semoga terinspirasi
Jonru
Founder & Mentor Sekolah-Menulis Online
Cara Modern Menjadi Penulis Hebat
http://www.SekolahMenulisOnline.com
Penulis Buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!”
Panduan Langkah-langkah Penulisan & Penerbitan Buku untuk Pemula
Silahkan pesan di http://www.MenerbitkanBukuItuGampang.com
Comments
103 Comments on Kiat Mengatasi Penyakit “Malas Menulis”
-
muji on
Sat, 6th Jun 2009 10:28 am
-
Fitri Ushinawareta on
Sat, 6th Jun 2009 10:36 am
-
cahaya dammam on
Sat, 6th Jun 2009 02:03 pm
-
fauzan on
Sat, 6th Jun 2009 09:54 pm
-
fakhrul on
Sun, 7th Jun 2009 02:47 am
-
Alfisyahrin on
Sun, 7th Jun 2009 02:40 pm
-
Wahyu Awaludin on
Tue, 9th Jun 2009 03:15 pm
-
RajaKerupuk on
Tue, 9th Jun 2009 03:24 pm
-
marina on
Tue, 9th Jun 2009 09:02 pm
-
Fadly Muin on
Tue, 9th Jun 2009 09:29 pm
-
Jonru on
Wed, 10th Jun 2009 06:55 am
-
rozy on
Wed, 10th Jun 2009 07:14 am
-
Jonru on
Wed, 10th Jun 2009 07:45 am
-
Onik on
Wed, 10th Jun 2009 08:14 am
-
aridha on
Wed, 10th Jun 2009 05:47 pm
-
Mimi on
Thu, 11th Jun 2009 09:45 am
-
Djohan Kohar on
Thu, 11th Jun 2009 09:50 am
-
juwariyah sukiyadi on
Thu, 11th Jun 2009 09:54 am
-
Onik on
Thu, 11th Jun 2009 09:58 am
-
Fakhruddin Halim on
Thu, 11th Jun 2009 10:05 am
-
winwin on
Thu, 11th Jun 2009 10:15 am
-
Sardono Syarief on
Thu, 11th Jun 2009 10:38 am
-
yuliana on
Thu, 11th Jun 2009 10:39 am
-
ega on
Thu, 11th Jun 2009 10:45 am
-
yenny hardiyanti on
Thu, 11th Jun 2009 10:56 am
-
Proud Forester on
Thu, 11th Jun 2009 11:18 am
-
Afrianti Tkaful on
Thu, 11th Jun 2009 11:28 am
-
offy on
Thu, 11th Jun 2009 12:06 pm
-
Gustri Yeni on
Thu, 11th Jun 2009 12:06 pm
-
Deni on
Thu, 11th Jun 2009 12:35 pm
-
andri on
Thu, 11th Jun 2009 12:41 pm
-
Rajab on
Thu, 11th Jun 2009 12:53 pm
-
edwin on
Thu, 11th Jun 2009 01:19 pm
-
tony on
Thu, 11th Jun 2009 01:34 pm
-
Yayan on
Thu, 11th Jun 2009 02:08 pm
-
anya on
Thu, 11th Jun 2009 03:37 pm
-
inuel on
Thu, 11th Jun 2009 03:44 pm
-
Safira/martha on
Thu, 11th Jun 2009 03:58 pm
-
putik mp on
Thu, 11th Jun 2009 04:04 pm
-
joko triyono on
Thu, 11th Jun 2009 04:20 pm
-
Ali on
Thu, 11th Jun 2009 04:31 pm
-
Agus M on
Thu, 11th Jun 2009 04:58 pm
-
Lilia on
Thu, 11th Jun 2009 05:56 pm
-
sari on
Thu, 11th Jun 2009 06:42 pm
-
mukidi on
Thu, 11th Jun 2009 06:57 pm
-
septian on
Thu, 11th Jun 2009 07:49 pm
-
raja kelana on
Thu, 11th Jun 2009 08:18 pm
-
Tongkonan on
Thu, 11th Jun 2009 08:22 pm
-
Farhan F on
Thu, 11th Jun 2009 09:06 pm
-
Wir on
Thu, 11th Jun 2009 09:10 pm
-
haerulsohib on
Fri, 12th Jun 2009 12:01 am
-
hartono on
Fri, 12th Jun 2009 05:05 am
-
Hari Wuryanto on
Fri, 12th Jun 2009 05:52 am
-
subekti on
Fri, 12th Jun 2009 06:03 am
-
Achmad Sunjayadi on
Fri, 12th Jun 2009 06:55 am
-
Putri Amalia Siregar on
Fri, 12th Jun 2009 07:47 am
-
Jenner Manullang on
Fri, 12th Jun 2009 08:05 am
-
ipunk on
Fri, 12th Jun 2009 08:55 am
-
yudi hidayat on
Fri, 12th Jun 2009 10:31 am
-
arasy rezki alda on
Fri, 12th Jun 2009 10:57 am
-
janur pakpahan on
Fri, 12th Jun 2009 11:33 am
-
Fa on
Fri, 12th Jun 2009 12:00 pm
-
siswanto on
Fri, 12th Jun 2009 12:43 pm
-
wansset71 on
Fri, 12th Jun 2009 04:56 pm
-
Gie on
Fri, 12th Jun 2009 04:56 pm
-
Deezna Valeria on
Fri, 12th Jun 2009 05:33 pm
-
Maharani on
Fri, 12th Jun 2009 07:47 pm
-
zilla on
Fri, 12th Jun 2009 07:47 pm
-
Laily on
Fri, 12th Jun 2009 08:50 pm
-
Agung on
Fri, 12th Jun 2009 10:32 pm
-
mas'ud on
Sat, 13th Jun 2009 12:23 am
-
Gita Dewi on
Sat, 13th Jun 2009 08:25 am
-
kakboedi on
Sat, 13th Jun 2009 11:00 am
-
Arifin on
Sat, 13th Jun 2009 02:24 pm
-
AGUNG NAGARA on
Sun, 14th Jun 2009 03:18 am
-
Ikhwan Sopa on
Sun, 14th Jun 2009 12:17 pm
-
efica on
Sun, 14th Jun 2009 06:50 pm
-
win on
Sun, 14th Jun 2009 09:46 pm
-
Situs Wanita on
Mon, 15th Jun 2009 02:51 am
-
wathye on
Mon, 15th Jun 2009 11:11 am
-
dardiri on
Mon, 15th Jun 2009 11:17 am
-
yani on
Mon, 15th Jun 2009 03:39 pm
-
sandra on
Mon, 15th Jun 2009 04:44 pm
-
suci on
Mon, 15th Jun 2009 07:49 pm
-
wahib on
Tue, 16th Jun 2009 10:58 am
-
fatma on
Thu, 18th Jun 2009 11:00 am
-
murniati on
Thu, 18th Jun 2009 03:35 pm
-
yus safrudin on
Fri, 19th Jun 2009 04:16 pm
-
Gede Bagus on
Mon, 22nd Jun 2009 01:29 pm
-
putri on
Sat, 11th Jul 2009 07:33 pm
-
mira on
Fri, 17th Jul 2009 09:56 am
-
agung dh on
Fri, 24th Jul 2009 11:59 am
-
sis on
Sun, 26th Jul 2009 08:12 am
-
andri on
Mon, 3rd Aug 2009 06:54 am
-
jonru on
Mon, 3rd Aug 2009 09:31 am
-
angga on
Tue, 12th Jan 2010 08:37 pm
-
jonru on
Wed, 13th Jan 2010 07:21 am
-
ghe on
Tue, 26th Jan 2010 09:42 pm
-
Kiki Hendarsyah on
Tue, 9th Mar 2010 06:31 am
-
dian kurniawati on
Fri, 4th Jun 2010 05:27 pm
-
Berusaha Tidak Malas Menulis « ridd on
Thu, 10th Jun 2010 09:37 am
-
novi on
Tue, 6th Jul 2010 01:10 pm
-
ari yusuf on
Wed, 14th Jul 2010 04:40 am
terimakasih, pak. atas tipsnya. sangat membantu saya.
Owh… Thanks Banget Bang Jonru!
gw banget! emang lagi butuh asupan semangat, setelah kelas di SMO Fiksi 5. hiks……
Jazakallah..
^_^
Kutanamkan keyakinan mulai dari sekarang kalau tulisan kita bagus, menginspirasi orang untuk berbuat baik maka pahalanya akan terus mengalir.
thanks bang…
manfaat yang saya dapat dari tulisan bang jonru ini tak terkira banyaknya.
..ok, trimaksih pak ats jwbanan, mmang bner jga bhwa tjuan awl itwlah yng akn trus memompa smangat penulis untk sllu berkrya.. sya brhrap smoga da link2 yng lain yng dpat membntw dlam brkarya..
Thanks, Bang Jonru…
Pas banget sama keadaan yang sekarang sedang saya alami.
terlalu panjang, mas…lelah bacanya..
Terima kasih Tips & Trik nya Pak. semoga tidak malas lgi
http://bengkeldata.com
mudah2an motivasi sy slm ini ga salah. slalu panas seeh, tp slalu bralasan ada yg lbh prioritas. knp ya pak jonru?
wah, ternyata mengikis rasa malas menulis adalah mengenali tujuan kenapa kita menulis. simple, luar biasa Mas Jonru. Thanks untuk tipsnya
@Marina:
Saya kira ini masalah PILIHAN HIDUP Mbak
Kalau Mbak Marina menganggap hal lain itu lebih penting dari menulis, ya silahkan. Itu pilihan hidup Anda ![]()
Yang “aneh” adalah ketika kita berkata menulis itu sangat penting, tapi kita tidak mau memprioritaskannya.
Thanks dan salam sukses!
terima kasih tips nya bang
soalnya aku sering kena penyakin malas nulis
oh ya biar nggak mati ide gimana tips nya nih
@Rozy: coba klik di sini
Wah, terimakasih mas Jonru, semangat saya jadi kembali nih buat menulis hehehe
terima kasih, bak dicambuk cemeti rasanya terima email dari bang Jonru…iya deh…segera saya kirim draft (1)saya…habis saya amat-amati kok too many mistakes…,
salam hebat !
Thanks ya pak,,,cukup membuat saya semangat lagi tuk nerusin tulisan jurnal yang tertunda-tunda,,,
Kompor saya bertambah satu… terima kasih Bang Jonru, salam fuuntastic suksesmulia.
Terima ksaih banyak tips menghilangkan rasa malas, dan saya tunggu pelatihan menulis di Bogor, tanggal 28 Juni 2009, dan saya sudah mendaftarkan diri ikut dalam pelatihan tersebut, semoga dapat membantu tujuan yang ingin saya capai.wass
iya saya sudah baca mas, thx atas info yang sangat berguna buat aku
Terima kasih motivasinya….
Tak bisa dipungkiri terkadang menulis bisa jadi hal yang menakutkan….
Dan motivasi ini sangat penting untuk terus dipompa…
Sekali lagi Jazakallah…..
makasih kak jonru.aku akhir2 ini emang lg kena virus males nih..semoga aku nggak males lagi..
tetep semangat!!!
oya, bentar lagi pengumuman, doakan aku lulus ya..
makasih..
Trim banget atas motivasinya tentang menulis, Bang Jonru. Setelah banyak membaca tulisan Bang Jonru, saya makin penasaran untuk terus berlatih menulis hingga bisa menghasilkan tulisan sebagaimana yang Bang Jonru sarankan. Doakan dan saya tunggu motivasi Bang Jonru yang lain.Sekali lagi Trims…
dear mrs jonru..
sebenarnya bukan malas2 amat sh, cuma krn tidak diasah2 jd nya keinginan untuk menulis jd tumpul…lalu terkubur.. hehehe
terimakasih bang Jonru buat motivasinya…
hem..memang sering kali rasa malas terus membayangi setiap langkah saya. Dan ternyata bukan hanya rasa malas saja, tetapi, ketiadaan fokus dan tujuan saya menulis, juga kerap setia berada di samping saya.
Lumayan berat untuk menapikkan itu semua. Tapi saya akan berusaha untuk benar-benar menjadi seorang penulis.
Saya pernah berkata, saya ingin menjadi penulis, dan ternyata Yang Kuasa telah memberikan saya “ladang” untuk saya garap.
Thanx for your advise!! Ini benar-benar menyadarkan saya tentang tujuan hidup yang harus saya perjuangkan!
Yang penting nulis kan bang.
Ga’ penting apakah itu fiksi atw ilmiah.
Cz, q senangnya nulis yang beraroma ilmiah gtu. ;-p
Salam Pena.
Wah.. aku buat tulisan.. yach karenaq sesuai dengan pekerjaanku sebagai agen Asuransi.. memberikan informasi seputar asuransi. Kalau tulisanku yang di http://afrianti.blogspot.com baru sekedar untuk uneg2 aku aja.. aku menulis di blog ku
waduh, saya harus sering2 membaca tips2 yang serupa tulisan Bang Jonru niiy, untuk menjaga konsistensi menulis sekaligus sebagai “pecut”
saya sangat senang dan berterima kasih sekali jika dikabarkan adanya training/pelatihan penulisan, terutama di kota saya, Jakarta. Makasiiy banyak Bang Jonru
Salam,
-offy-
Ternyata selain mengejar uang dan popularitas, ternyata target yang paling penting adalah berbagi ilmu sekaligus sebagai sarana dakwah.
Makasih atas ilmunya
Luar biasa bang. Makasih ya banyak.
menulis memang begitu. Jonru, apakah saya termasuk org seperti itu?? soalnya saya menulis tergantung pada susasana hati saja,, dan bila menulis takut ga enak di baca. ujung2nya low terpaksa nulis,, besok2nya nyesel nulis gituan. Tanks jonru…
salam hangat
Ok….
Maksih obatnya….hem.
Nice tips bang. Terutama untuk poin bahwa menulis juga adalah sarana berdakwah.
aq dari en nol banget nich Bang Jon….
Yg jelas pasti kyk org nye top taksi deh
Jalanin dulu aza lah….
Namanya juga belajuarrrr….
Kan “Hidup ini adalah Proses Belajar” he….3X
Memulai nulisnya sih semangat…tapi ditengah jalan blank..ganti topik …blank lagi,,ihik..ihik…ngga ada yg selesai…apakah itu juga masuk kategori males/
wah…kalau saya malah nulisnya yang rajin tapi nggak pede dgn tulisan sendiri.
tulisan ini amat sangat bermanfaat buat saya yang masih awam dan masih membutuhkan banyak “suntikan” ilmu,heheheh
bener banget, pak….saya dari belajar nulis (SMP) sudah punya niat baik sich…tapi baru terasa “Benar” setelah bersyahadat dan kenal Islam. Tapi buat nulis masih suka nunda-nunda gitu….:( semoga setelah ini tidak lagi. soalnya target belum terpenuhi….
Mohon doanya, semoga karya saya bisa menginspirasi banyak orang nantinya…Jadi pingin di filmkan seperti buku-buku kang Abik.amiin
Sukses buat para penulis. Maturnuwun, pak …:)
yea…
jadi semangat…
Trim’s
matur tengkyu bin matur nuwun pak….ternyata sangat sederhana ya….sy ter “elus” pada kata “tujuan abadi”.
luar biasa,…seolah dari kata itu sama dengan ” manusia diciptakan untuk rahmatanlilalamin” ,nah,jalan menuju ke sana kan banyak,..sangat banyak.Tapi,untuk kita yang mungkin sudah memberikan harga mati dengan menulis untuk rahmatanlilalamin.Untuk semuanya….semoga kita tetap di JALAN ALLAH SWT AMIN.luar biasa…semangat !
Opening yg sangat attraktif dan memotivasi orang utk maju menulis
Terimakasih Bang….. ! tulisan yang sangat menggugah buat saya sehingga saya terpacu untuk terus belajar di bidang penulisan ini.
Salam’
Agus M
thanks Mr. Jonru
Wow…
saya sangat terinspirasi dengan tulisan2 dari buah tangan Mr. Jonru. saya ini tukang khayal… tapi kenapa sulit.. di luangkan dalam tulisan.. kadang terhambat karena berat di kata… dan masih merem melek buat nulis
tapi semangat hayal untungnya tetap berkobar… selain dari baca2 hayalanku ikut andil besar dalam mencari inspirasi
and thanks a lot for Mr. Jonru
karena bacaan anda semangatku makin membara…
Cayo…..
waah..bener2 tips diatas sangat memotivasi saya yang masih mlompong soal tulis menulis.betul juga kadang2 kita dibingungkan pertanyaan”mau nulis apa ya?”bila ngga ketemu jawabannya jadinya batal untuk nulis.
Allah ya’tikal afiyah…..
itulah tujuan mulia dalam hal apapun, nanti efek samping itu akan datang sendiri. benar sekali itu kata Bang Jonru
tadinya saya pikir menuils itu hanya sekedar hobi atau bakat..
ternyata ada sesuatu yang besar dari kegiatan menulis..
thank ya mas atas ‘obat-obatnya’..
salam hormat,..
saya sangat salut dengan Anda, apa sebabnya….
Anda lebih tahu,..tentu jawabanya….
semoga ilmunya menjadikan amal yang akan terus abadi di sisi-Nya,..selama yang menggunakan untuk menularkan informasi yang positif tentunya…. sukses selalu ya,,,
dan saya akan mencoba berlatih,atau melatih menuliskan ide-ide yang ada di dalam benak ini…
harap kiranya kunjungi website saya, dan tak lupa berikan saran atau masukannya… demi perbaikan tentunya…
http://kenshikempo.blogspot.com
http://jz19ou.blogspot.com
see again….
Memiliki tujuan memang penting. karena tanpa tujuan kita akan bingung sendiri.
Jadi semangat lagi nih buat menulis.
asw,,
salam super untuk semangat menulis.
bicara mengenai tulisan, mungkin kita bisa menambah atau mendapatkan inspirasi dengan mengunjungi website super di uangsuper.com/gratis
salam super.
artikel anda menarik dibaca.
untuk mas jonru tetaplah semangat.
dari Farhan
owner website bisnis dan corp
diantaranya uangsuper.com
http://www.farhanfh.cc.cc
sebelumnya makasih banyak ats masukan2 dari Mas Jonru.
ju2r tambah semangat saya buat menulis, meski belum ada tulisan2 yang saya kirim dimuat di media massa.
tp saya menikmati proses perjuangan itu.
sangat informatif, memberikan aku pengertian yang mendalam,oke, terimakasih, dan salam…
Mengaktualisasikan diri itu apa artinya ? aku tidak tau ha..ha.. pastinya aku menulis karena berekptrsi karena membaca keseharianku kerja kenapa ada yg lain yang dan bagaimana nantinya ha..ha..sepertinya aku bisa berpredeksi kepada kawan selevelku karena itu aku berekpresi melalui tulisanku,di samping itu kenapa setiap saya membaca tulisanku kok memuakkan tulisanku sepertinya gaya bahasanya kok kelihatan bodoh sekali aku ini ha..ha.. tata bahasanya tidak nyambung .
Oh mas jonru saya terima kasih sekali saran dan nasehat dari mas jonru semoga mas jonru selalu mendapat taufik dan hidayah dari alloh swt.
Wow , ini sangat bermanfaat dan merupakan media terpenting di dunia penulisan. Karena secanggih apapun ide yang ada di kepala tanpa dapat menulis yang bagus maka orang lain tidak dapat memahami dengan sebaik-baiknya.
Pak Jonru , apakah menyediakan fasilitas tukar link?
Gimana caranya?
Trimakasih infonya.
terima kasih atas semua ilmunya
saya masih punya kendala belum berhasil meningkatkan diri dari penulis wajib karena hanya untuk keperluan dinas; bahan ajar internal dinas dan kepangkatan menjadi penulis bebas,
mudah-mudahan dengan ilmu ilmu yang saya terima ini bisa membantu saya
terima kasih
Terima kasih untuk saran berharganya.
Memang butuh motivasi tinggi, terus berguru dan banyak membaca..Terima kasih atas sarannya..,
Cukup sederhana, tapi mujarab deh sepertinya..
Good advices
Thnanks anyway
Sepertinya menulis untuk kepentingan diri sendiri motivasinya tidak kuat, menurutku untuk tujuan ibadah bisa jadi membakar semangat.bagaimana bang ?
arahan yang sungguh informatif, thakns ya Mr.Jonru
yupz bnr bgt bang… kyna penyakit tsb skrg yg hinggap di diri Saya…
thanks y bang atas masukkannya…
he..he.. jd semangat nih buat nulis lagi..
semoga bisa tetap semangat terus..
amien..
saranya itu sangat baik. dan dapat menjadi inspirasi bagi orang2 yang suka menulis. thanks.
mkcEe………
jadi 45 nEe !!!!!!!
tP ……
kDng adaz kndL uat nuLis 2 ..
da yg mo bnTu ?
emaiL or Fs
ZhIsY_015@yahoo.co.id
Begitu besarnya pengaruh suatu tulisan. Kadang kala aku terhibur, termotivasi, tercerahakan, menemukan nilai-nilai, mendapatkan tambahan pemahaman tentang Allah, siapa aku dan apa arti hidup manusia dari membaca suatu tulisan. Dari situ serbesit dalam diriku keinginan untuk menjadi jalan dari sampainya informasi dan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran kepada sebanyak mungkin manusia, yakni dengan jalan menulis. itulah tujuanku.
bagi umat muslim amat menyakini bahwa amalan/ ibadah itu tergantung niatnya apakah diterima oleh Allah atau tidak, dan maksud/ tujuan termasuk dalam pergertian niat. sehingga meluruskan tujuan dari tujuan yang sepele tidak hanya mengatasi penyakit malas menulis, tapi juga menjadikan kegiatan menulis kita bermakna/ bernilai ibadah.
salam,
ok Mas Jonru…nasehatnya oke punya….trimakasih
Salam Mas Jonru Damang…?
tak salah kalau saya menganggap rasa “MALAS” produk setan yang selalu menginginkan manusia kalah dan celaka, maka itu terdaftar sebagai hal yang harus dimusuhi.
Alhamdulilah mas telah menunjukan senjata asupan perbekalan untuk mempermudah perlawanan.
sukses terus deh.! buat mas Jonru
salam,
Pak…..hiks terimakasih banget…! cocok deh sekarang lagi “mendung” dan kurang semangat….maleeeeees bener mau ngelanjutin nulis lagi. di tunggu kunjungan baliknya di blog saya ya pak.
3makasih ya Pak atas tipsnya, mudah-mudahan kita-kita enggak malas lagi,.
terima kasih mas Jonru atas inspirasinya…
pak, kerja saya sehari-hari udah nulis terus buat analisa.kalo disuruh nulis inspirasi lain kok udah mentok aja. bosen kalo nulis terus…gimana tuh?
thanks pak … emang yang paling berat ada pada “memulai”
Assalamualaikum mas guru Jonru
Terus terang saya sangat kepingin bisa menulis, tapi memulainya dari mana sampai kepala ini pusing rasanya.beberapa bulan yang lalu memang pernah aku mencoba menulis pengalaman pribadiku dari perjalananku ke tanah suci, alhamdulillah tidak terasa sampai 40 halaman, rasanya bangga aku bisa menulis sebanyak itu tapi tidak tahu bahasa apa yang saya tuangkan, ya asal nulis saja.
Pak Jonru yang saya hormati, kini akau ingin nulis lagi dengan topik yang berbeda tapi sulit memulainya, apalagi saya agak malas dan malas,dan bosanan, naudzubillahi nim dzalik, Astaghfirullah.
Terima kasih Bang Jon,
Terus terang saja, saya sendiri juga sering bingung kalau ditanya tujuan menulis, selama ini ya hanya sekedar menjalankan tugas sebagai redaksi majalah kantor, dari situ semangat saya terpompa. Oh ya apa ada latihan menulis yang sekaligus teknik mengelola majalah kantor,kayaknya perlu juga lho.
Jazakallah.
Trimakasih Bang Jonru:-0
Banyak sekali saya menimba:-) ilmu di web ini, saya termasuk salah 1 orang yang saat ini belajar menulis. sesekali tulisan saya coba kirim ke koran lokal.
terimkasih
matur nuwun sanget mas
Terimakasih, jadi semangat untuk segera menyelesaikan novel nih, meski masih tercampur dengan gaya bahasa penulisan jurnalistik, saya mengutip kata pak ogah ‘hajar bleh’
Sama-sama Bang Jonru, semoga bermanfaat untuk kita semua. Sukses selalu buat ente.
Ikhwan Sopa.
Makasih,, jad tahu klo dapet duit dari menyulis tu cuma efek samping aja he he he mesti ganti mindset nih. oiya Bang jonru kasih Tips agar nggak blank alias kehabisan ide duonk juga cara meningkatkan kemampuan mengolah ide tersebut.
Terus di tegal ada pelatihan penulisan dari Jonru tapi muahaaaal, jadi ga bisa ikut iks…
terimakasih mas jon. tulisan ini mengingatkan saya akan tujuan saya menulis. mas Jon, kasih tahu donk… komunitas penulis yang ada di kota yogyakarta…
thx…
Tulisan Bang Jonru mengingatkan saya akan tujuan menulis. Memang penyakit males itu sering datang dengan berbagai alasan, tak ada waktu lah, gak ada ide lah, dll. Bagaimana kalau kita membuat target menulis 15 menit setiap hari Bang, apa itu tidak malah berefek buruk terhadap semangat menulis? thanks
Mas Jon, thanks masukkannya. Pada dasarnya keinginan menulis harus tumbuh dari dari sendiri, karena seperti pengalamanku yang sudah pernah kursus menulis, sampai sekarang belum mulai mencoba tuk menulis apapun entah cerpen, cerbung dsb. Nah yang menjadi persoalan disini adalah bagaimana agar kita tidak putus asa memotivasi diri agar segera mulai merealisasikannya ………
thanks mas Jonru tipsnya bagus banget
terimakasih masukannya…
akan saya coba praktekan segera…
terimakasih tipsnya….ngebantu banget!!
makasih sudah di ingatkan untuk jangan malas menulis…..
jazakallah….
semagat kawan-kawan……ingatkan saya juga ya…
makasih dorongan semangatnya, aku jadi lebih terdorong lagi tuk nulis, memanfaatkan usia agar lebih bermakna.
aku ucapkan makasih sama pak Jonru yang selalu membimbing saya untuk belajar menulis. Dan tips ini pasti akan sangat bermanfaat bagi aku
assalamu alaikum
Trimakasih banyak Bang
Tipsnya sangat menggugah dan memberikan saya inspirasi,saya dah coba bikin beberapa tulisan,dan dah coba kirim ke media,tapi blum ada tanggapan.daoakan yang bang smoga tulisan saya bisa di muat…semoga sukses selalu bang
Wassalam…Murni
Semua sangat berguna semua sangat bermanfaat tapi memang saya udah lemot krn sudah tua tapi semangat sih masih ada insya Allah dicoba-dicoba dan dicoba
Hmmm….cukup membakar semangat neh..
Salam,
http://inovasibelajar.com
yah…bener banget apa yg mas bilang..!
pokoknya Qta harus tetap menulis, walau apapun yg tjd. karena dg menulis kedewasaan Qta dlm berpikir pun jg terasah.. syukron jzk. SEMANGAT…!!!
Thanks kiatnya. Saya jadi seakin bersemangat untuk terus belajar menulis dan akan selalu ingat akan tujuan saya menulis. Wassalam.
terima kasih.
tons of thanks..
wajazakumulloh khoirol jaza
Bang Jonru saya dulu belajar dari seorang wartwan senior katanya ia bisa menulis karena tidak punya uang. Apa uang bisa menjadi motivasi untuk rajin menulis?
@Andri: Bisa saja, tapi menurut saya uang bisa dijadikan tujuan jangka pendek saja.
Sy sering punya semangat nulis yg tinggi klo sy sedang merasa terhina/ habis dihina orang lain. tp klo dlm keadaan biasa2 saja, sy kok ga ada semangat nulis. gmn ya?
@Angga: Nah itu dia
Menjadikan “kemarahan” sebagai tujuan menulis adalah sesuatu yang keliru
Coba cari tujuan yang lebih baik, lebih mulia, lebih abadi.
Maka insya Allah Anda akan tetap rajin menulis walau dalam kondisi emosi apapun.
wah kalo tujuan hanya sekedar meyaluirkan hobi saya saja, nah karena menyalurkan hobi jadinya agak angot”an ne pak…hehehehehe….
uia btw update tulisan bapak berapa kali sih pak dalam sebulan?…..
Wah sangat menginspirasi … setelah beberapa bulan ini vakum dari menulis …
aku punya sebuah mimpi…aku ingin menyalurkan dan berbagi semangat dakwah ini kepada teman2ku di seluruh penjuru bumi dengan tulisanku…mungkin keterbatasanku untuk silaturahim kepada mereka satu persatu, tetapi dengan tulisanku aku bisa lebih luas silaturahim kepada mereka. insyaALLAH…ini janjiku…saksikanlah…!
[...] Berusaha Tidak Malas Menulis Posted: Juni 10, 2010 by ridd in Ngoceh Setelah blog ini ditelantarkan sekian lama oleh sang pemilik (siapa sih pemiliknya ? dasar… ) dan setelah membaca tulisan yang Bersumber dari blog seorang penerima penghargaan SUPER BLOG, Jonru [...]
makasih buat sarannya ,,,,,,memeang agak panjang dan sedikit membelit,,,,gak langsung keintinya,,,tapi sangat bagus
Thanks Pa…sangat membantu sekali…
Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.
Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
-
Jonru's Fan Page
-
Twitter
-
Koprol, atau
-
Account Facebook Saya
Mau diskusi atau konsultasi seputar penulisan? Klik di sini









Blog ini sangat 









