Inilah Perjuangan Saya Mengubah Pemimpi Jadi Pemimpin

pemimpi jadi pemimpin

Sumber foto: leadership-toolbox.com

Ketika masih SMA, saya ingin sekali ikut berbagai macam organisasi ekstrakurikuler. Tapi entah mengapa, kesempatan tak pernah datang. Banyak teman saya yang aktif di OSIS atau Rohis, tapi saya tak pernah diajak. Iri rasanya, ingin meminta mereka agar mengajak saya ikutan. Tapi saya ketika itu masih sangat pemalu, dan tak ada keberanian untuk bicara atau meminta. Ya, saya memang aslinya sangat minderan dan kurang pergaulan.

Maka setelah kuliah, saya banyak menghabiskan waktu untuk “balas dendam”. Maksudnya, saya aktif berorganisasi. Dan pilihan saya adalah pers mahasiswa, karena saya sejak kecil senang menulis. Tidak tanggung-tanggung, saya bergabung dengan dua pers kampus sekaligus; EDENTS (FE Undip) dan Manunggal (koran kampus, tingkat universitas).

Di pers mahasiswa itulah, saya tidak hanya belajar menulis, khususnya jurnalistik. Saya juga belajar banyak tentang cara berorganisasi. Alhamdulillah, saya merasakan dampak positif yang sangat luar biasa. Sejak aktif berorganisasi, rasa percaya diri saya melejit, wawasan dan pengetahuan bertambah.

Saya mengakui dengan tulus, bahwa pengalaman berorganisasi di kampus dulu sangat banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan hidup yang saya rasakan saat ini.

Karena itulah, dalam berbagai kesempatan saya sering mengajak teman-teman – khususnya yang masih remaja – agar aktif berorganisasi. Sebab manfaatnya untuk masa depan sangat luar biasa.

hasnul suhaimi

Seorang direktur perusahaan pun termasuk pemimpin. Seperti pak Hasnul Suhaimi, direktur XL Axiata ini. Sumber foto: bali-bisnis.com

Lihatlah para pemimpin sukses di sekitar kita saat ini. Maksud saya bukan hanya pejabat pemerintah seperti presiden, gubernur atau walikota. Direktur perusahaan nasional, atau aktivis sosial yang banyak melakukan pembaruan di tengah masyarakat, mereka juga layak disebut pemimpin. Kalau kita pelajari lebih mendalam, mereka dahulu pasti telah berjuang dan bekerja keras, belajar menjadi pemimpin dari lingkungan yang paling kecil hingga lingkungan yang lebih besar.

Tak ada pemimpin yang dilahirkan begitu saja, secara tiba-tiba telah siap secara mental dan keahlian untuk menjadi leader bagi banyak orang. Semua pemimpin pasti lahir dari proses perjuangan yang tidak mudah. Mereka harus berjuang, ditempa oleh pengalaman, pendidikan, juga kerasnya kehidupan.

Artinya, seorang pemimpin bisa DISIAPKAN. Dia bisa disiapkan secara “alami”, dalam arti dia mengikuti passion dan mimpi-mimpi hidupnya, berjuang, lalu dia berhasil. Tak ada orang lain yang membantunya secara khusus, namun dia dengan kesadaran sendiri berjuang untuk menjadi manusia unggul. Bisa juga, seorang pemimpin lahir dari sebuah program pembinaan khusus, yang diselenggarakan oleh lembaga tertentu.

Salah satu contohnya adalah yang berikut ini:

XL Axiata pada tanggal 6 Juni 2012 lalu meluncurkan sebuah program bernama XL Future Leaders. Menurut info yang saya baca dari rilis resminya, ini merupakan program yang bertujuan untuk mengembangkan potensi generasi muda agar dapat menjadi pemimpin masa depan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat dunia.

Diharapkan, para peserta program ini akan menjadi sosok-sosok yang tampil lebih percaya diri sebagai pemimpin Indonesia di masa depan. Masih menurut rilis dari XL Axiata, program XL Future Leaders memfokuskan pada lima area kompetensi yang diperoleh dari studi khusus, yakni Berpikir Kritis, Kepimimpinan, Komunikasi, Kreativitas, dan Perilaku.

Hm, sebuah program yang sangat bagus, kan? Sangat sesuai dengan tujuan pemerintah kita saat ini, yakni menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari 5 kekuatan utama dunia ekonomi pada tahun 2030.

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk mengikuti program XL Future Leaders, coba simak syarat-syaratnya berikut ini.

  • Mahasiswa Indonesia
  • Saat ini duduk di tahun ke-2 atau ke-3 di perguruan tinggi/universitas (program sarjana)
  • Maksimal berusia 21 tahun
  • Jurusan: Telekomunikasi, IT, Industri / Teknik Elektro, Matematika / Statistik, Bisnis & Ekonomi, Pemasaran dan sebagainya
  • IPK minimal 2,8

Jika kamu memenuhi semua persayaratan di atas, dan terpanggil untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu mengubah negeri kita menjadi lebih baik, lebih adil dan lebih sejahtera, coba bergabung sekarang juga. Jangan sampai telat, karena pendaftaran hanya dibuka hingga 7 September 2012.

Kamu tentu merasa miris, karena saat ini Indonesia sangat kekurangan sosok pemimpin ideal, yakni pemimpin yang bisa jadi panutan, orangnya sangat mengayomi, berjuang untuk kepentingan masyarakat yang dipimpinnya. Kita rindu sosok pemimpin seperti Bung Karno. Bung Tomo atau Jenderal Soedirman.

Masih adakah orang-orang seperti itu di zaman sekarang?

Insya Allah masih sangat banyak. Dan siapa tahu kamu adalah salah seorang di antaranya :-)

Dengan mengikuti program XL Future Leaders, siapa tahu mimpi kamu untuk menjadi pemimpin masa depan, mengawal negeri ini ke arah yang lebih baik, akan bisa terwujud dengan lebih mudah.

Jangan katakan tak mungkin. Sebab tak ada yang tak mungkin selama kamu yakin dan mau berusaha.

XL Future Leaders

Suasana launching XL Future Leaders di Jakarta, 6 Juni 2012 lalu. Sumber foto: kampus.okezone.com.

Contohnya seperti saya yang dulunya sangat minder dan kurang pergaulan. Setelah aktif berorganisasi dan bekerja keras, alhamdulillah sekarang saya bisa menjadi sosok pribadi yang lebih kuat, dan punya bekal kepemimpinan yang lebih baik. Saya kini mengelola sebuah bisnis penerbitan di DapurBuku.com, juga kursus menulis di Sekolah-Menulis Online. Saya juga mengelola komunitas penulis “Belajar Menulis Gratis” yang anggotanya – saat artikel ini diposting – sudah lebih dari 3.000 orang.

Semua ini bisa saya lakukan dan jalankan dengan baik, alhamdulillah antara lain karena saya sudah ditempa oleh masa lalu yang keras, penuh perjuangan dan tanpa kenal menyerah. Saya juga pernah belajar mengenai cara berorganisasi dan menjadi pemimpin.

Saya dulu bermimpi menjadi seorang pemimpin, setidaknya bagi keluarga dan di perusahaan yang saya dirikan dan kelola. Memang belum semua mimpi saya terwujud. Tapi yang jelas, saya merasa bahagia karena banyak di antara mimpi tersebut yang telah menjadi kenyataan.

Nah, kamu juga ingin mengubah pemimpi menjadi pemimpin masa depan? Coba manfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Mumpung ada program XL Future Leaders.

Informasi lebih lengkap mengenai program ini bisa dibaca di http://xl.co.id/futureleaders.

Kamu juga bisa follow Twitter @indberprestasi, atau gabung di Facebook Indonesia Berprestasi. Jika ingin bertanya secara langsung, silahkan hubungi call center di 0817 118 119.

Semoga bermanfaat, salam sukses selalu! Ayo wujudkan mimpi menjadi nyata. Saatnya para pemimpi menjadi pemimpin masa depan yang membawa negeri kita ke arah yang lebih baik.

Amiin :)

Jonru
Follow me: @jonru

 

Baca Artikel Terkait:

  • Tak ada artikel terkait

24 thoughts on “Inilah Perjuangan Saya Mengubah Pemimpi Jadi Pemimpin

  1. Saya ingat pada waktu itu. pak jon klo kemana-mana masih jalan kaki.semangadnya luar biasa..yang saya ingat sampai sekarang pernah ditlaktir nontaon Bioskop di manggala he..he..succes pak jon

  2. No … No … No ….

    Sorry bang Jonru. Tulisan Sampeyan kali ini nggak bisa dibilang luar biasa. Tulisan sampeyan ini saya bilang spektakuler. Satu hal yang pengen saya tambahkan, menjadi pemimpin yang bisa mengayomi dll seperti tulisan sampeyan nggak cukup hanya berorganisasi. Tapi dia mutlak harus berpikiran visioner dan out of the box.

    Seperti sampeyan, yang dengan luar biasa mendirikan sekolah menulis online dan juga dapurbuku. It’s awesome ….

    • @Yosie Pramadianto: Terima kasih untuk tambahannya. Masa sih tulisan ini spektakuler? Menurut saya kok biasa2 saja :-)

  3. Saya dulu pernah menjadi pemimpi (tanpa n) tapi mimpi saya itu adalah menjadi seorang pemimpin. Berjuang biasa-biasa saja tidak cukup tapi harus ekstra keras untuk menjadi yang lebih baik

  4. Hebring..selamat berjuang demi masa depan Indonesia yg memerlukan pemimpin VISIONER dan jujur luar dalam. Bagi yg sudah berumur lebih dari 60 tahun , ada program apa pak Jonru? Salam sukses

  5. www mantab ms, memang belajar organisasi penting untuk meningkatkan pengetahuan & mental kita untuk maju, salam kenal ms jonru

  6. hebat bener,
    perjuangan dan pengorbanan yang sangat besar. mungkin itu yang dikatakan bersakit sakit dahulu dan pada akhirnya bisa memetik buah dari bersakit sakit tersebut. jarang yang seperti itu gan. pokonya hebat dan pantas untuk diikuti/ditiru.

  7. bang, saya mau tanya, kalau kita tidak ikut berorganisasi misalnya, apa yang harus dilakukan untuk membuat karakter kita menjadi seorang pemimpin? terima kasih, mohon jawabannya ya.

    • @Smari Saklitnov: Cara melahirkan pemimpin yang baik dan berkarakter itu hanya dari pengalaman. Karena itu, carilah pengalaman sebagai pemimpin. Di manapun bisa, asal di situ kamu bisa jadi pemimpin :)

  8. hebat pak ternyata dari yang dulunya pemalu juga bisa menjadi orang yang hebat seperti sekarang ini .
    salut buat pak jonru

  9. keren,.. super sekali,……………..
    sesuatu bila dikerjakan dengan kerja kerah pasti akan menuah hasil yang baik,..

  10. Untuk menjadi seorang pemimpin bisa diawali dari menjadi seorang pemimpi yang selalu ingin menggapai cita2 dari impiannya tersebut
    pengalamannya bisa jadi inspirasi, terima kasih sudah berbagi Pak Jonru :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>