Ini Dia: Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula!
Filed under: Dunia Penulisan
Maaf bila Anda “tertipu” oleh judul tulisan ini. Tapi saya memang sengaja, sebab selama ini banyak sekali teman penulis pemula yang rajin bertanya, “Penerbit mana yang mau menerima naskah dari penulis pemula seperti saya?”
Sebenarnya, ini adalah pertanyaan yang salah kaprah. Sebab penerbit pada umumnya tidak menjadikan “nama penulis” sebagai faktor utama untuk menentukan suatu naskah layak terbit atau tidak.
Penerbit pada dasarnya adalah perusahaan, dan setiap perusahaan pasti mencari uang atau profit.
Sebagai perusahaan yang mencari profit, maka yang PERTAMA KALI dipikirkan oleh sebuah penerbit ketika menerima naskah bukanlah “siapa nama penulisnya”.
Yang PERTAMA KALI mereka pikirkan adalah, “Bila menerbitkan buku ini, apakah kami nanti mendapat profit atau tidak?” (*)
“Bukankah nama penulis yang terkenal punya nilai jual yang tinggi? Sedangkan naskah dari penulis pemula tak punya nilai jual. Benar begitu, bukan?”
Jawabannya: TIDAK JUGA!
Memang, secara objektif kita harus mengakui, bahwa bila si pengirim naskah adalah Andrea Hirata atau Dewi Lestari atau Helvy Tiana Rosa atau Seno Gumira Ajidarma, tentu si penerbit langsung berpikir, “Nama mereka sudah memiliki nilai jual yang tinggi. Buku seperti apapun yang mereka tulis, kami yakin akan bisa laku keras. Karena itu, kami tak perlu mikir terlalu lama untuk menerima naskah mereka.”
Ya, secara objektif, saya mengakui bahwa pemikiran seperti ini pun PASTI ADA di kalangan penerbit.
Tapi satu hal yang perlu kita sadari:
Nama penulis hanyalah SATU di antara faktor yang menentukan nilai jual suatu naskah.
Artinya:
Bila Anda masih pemula, dan nama Anda belum punya nilai jual sama sekali, bukan berarti Anda tak punya harapan. Masih banyak unsur pada naskah Anda yang bisa digunakan sebagai faktor untuk meningkatkan nilai jual.
Misalnya:
- Tema buku Anda ternyata sangat menarik dan sedang diminati oleh sebagian besar masyarakat.
- Anda menulis buku mengenai kesehatan, sedangkan Anda adalah seorang ahli kesehatan. Anda punya kompetensi di bidang kesehatan, dan ini adalah salah satu nilai jual atas buku Anda.
- Anda bisa meminta kata pengantar dari seorang tokoh terkenal. Maka tulisan singkat si tokoh ini bisa meningkatkan nilai jual buku Anda.
- Anda dan penerbit mendesain cover buku Anda sebagus mungkin, memilih judul yang semenarik mungkin. Maka kedua unsur ini bisa menjadi faktor yang sangat efektif untuk meningkatkan nilai jual buku Anda.
- Anda adalah seorang trainer. Penerbit akan berpikir bahwa Anda bisa menjual buku anda lewat acara-acara training yang Anda isi. Karena itu, mereka akan berpikir bahwa status sebagai trainer merupakan salah satu faktor yang membuat Anda dan buku Anda memiliki nilai jual yang tinggi.
- Dan masih banyak contoh lainnya.
* * *
Singkat cerita:
Anda masih pemula atau tidak, itu bukan masalah sama sekali. Selama naskah Anda punya nilai jual yang tinggi, dan isi naskah Anda sesuai dengan visi/misi si penerbit, maka kemungkinan besar mereka akan SANGAT TERTARIK untuk menerbitkan buku Anda.
Jadi, mulai sekarang, jangan bertanya lagi “Penerbit mana yang mau menerima naskah dari penulis pemula seperti saya?”
Tapi bertanyalah, “Apakah naskah saya ini punya nilai jual atau tidak? Bila tidak, bagaimana cara meningkatkan nilai jualnya?”
Lagipula, SECARA LOGIKA:
Semua penulis ngetop dulunya juga pemula. Jadi ketika buku pertama mereka terbit, saat itu mereka juga pemula seperti Anda.
Ada teman yang sempat tidak percaya ketika saya menceritakan analisis di atas. Dia bilang, “Ah, mana mungkin!”
Lalu saya bercerita tentang Andrea Hirata. “Ketika menerbitkan buku Laskar Pelangi, dia juga masih sangat pemula. Benar, kan?”
“Oh, iya ya…,” si teman ini manggut-manggut, merasa mendapat sebuah pencerahan.
Jadi sekali lagi, walau Anda masih sangat pemula, Anda tetap punya peluang besar untuk menerbitkan buku!
Nah, bila Anda ingin tahu lebih mendalam soal penulisan dan penerbitan buku, silahkan baca buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!” (MBIG) karya Jonru.
MBIG adalah panduan lengkap tentang tentang langkah-langkah penulisan dan penerbitan buku untuk pemula.
Sudah banyak penulis yang sukses menerbitkan buku setelah mereka membaca buku MBIG.
Anda ingin mengikuti jejak mereka?
Silahkan temukan MBIG di toko buku terdekat.
Bila tidak ketemu, Anda bisa memesan MBIG secara online.
Caranya:
Kirim email ke mbig @ naskahoke.com (hilangkan spasi di antara @). Cantumkan alamat lengkap dan nomor telepon Anda.
Setelah itu, kami akan me-reply dengan informasi berupa tatacara pembayaran, transfer ke rekening berapa, dan seterusnya.
Oh ya, harga buku MBIG adalah Rp 51.500 plus ongkos kirim.
Info lengkap tentang buku MBIG bisa disimak di sini.
Atau silahkan bergabung di Fan Page MBIG (Facebook). Klik di sini.
Thanks
Jonru
Penulis Buku MBIG
Keterangan:
(*) Memang, setiap penerbit tentu punya misi/visi. Mereka tak akan menerbitkan sebuah naskah bila isinya bertentangan dengan visi/misi mereka. Jadi walau suatu naskah punya nilai jual yan tinggi, mereka tak akan menerbitkannya bila isi naskah tersebut bertentangan dengan misi/visi mereka.
Ya, itu betul. Tapi terlepas dari masalah misi/visi ini, HAL UTAMA yang selalu dipikirkan oleh penerbit ketika menerima naskah adalah FAKTOR NILAI JUAL.
Baca Artikel Terkait:
Comments
81 Comments on Ini Dia: Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula!
-
marina on
Wed, 8th Jul 2009 02:02 pm
-
muji on
Sat, 11th Jul 2009 12:18 pm
-
Alfisyahrin on
Sun, 12th Jul 2009 08:30 pm
-
stop dreaming start action on
Sun, 12th Jul 2009 11:14 pm
-
Alisunan on
Thu, 16th Jul 2009 01:02 pm
-
Kahar S. Cahyono on
Thu, 16th Jul 2009 01:10 pm
-
Anang, yb on
Thu, 16th Jul 2009 03:00 pm
-
Ian on
Thu, 16th Jul 2009 03:21 pm
-
Wir on
Thu, 16th Jul 2009 03:55 pm
-
Billy Steven Tetengean on
Thu, 16th Jul 2009 04:14 pm
-
ami on
Thu, 16th Jul 2009 04:17 pm
-
Hendi Suhendi on
Thu, 16th Jul 2009 09:13 pm
-
Chika on
Thu, 16th Jul 2009 11:08 pm
-
zakyzahra on
Fri, 17th Jul 2009 07:24 am
-
Choirul Asyhar on
Fri, 17th Jul 2009 08:02 am
-
mira on
Fri, 17th Jul 2009 09:45 am
-
Alya on
Fri, 17th Jul 2009 01:44 pm
-
Tongkonan on
Fri, 17th Jul 2009 10:42 pm
-
zulmadi on
Fri, 17th Jul 2009 11:52 pm
-
Titus Permadi on
Sat, 18th Jul 2009 10:48 am
-
Kheng Sun on
Sat, 18th Jul 2009 07:13 pm
-
Mugito Guido on
Sun, 19th Jul 2009 12:20 am
-
Mugito Guido on
Sun, 19th Jul 2009 12:24 am
-
Naurat Silalahi on
Sun, 19th Jul 2009 10:14 am
-
Rusyidien on
Sun, 19th Jul 2009 05:14 pm
-
joko triyono on
Mon, 20th Jul 2009 08:39 am
-
hudha abduL RohMan on
Wed, 22nd Jul 2009 07:59 am
-
kudo on
Sun, 26th Jul 2009 02:43 pm
-
john on
Mon, 27th Jul 2009 11:19 pm
-
murni on
Sat, 1st Aug 2009 02:41 pm
-
adhe quthb on
Tue, 25th Aug 2009 04:11 pm
-
kang bashir on
Mon, 14th Sep 2009 10:14 pm
-
Oui Levio on
Mon, 19th Oct 2009 02:58 pm
-
aasonline on
Wed, 21st Oct 2009 02:09 pm
-
Febry Fadly on
Wed, 2nd Dec 2009 10:25 pm
-
tirza on
Fri, 4th Dec 2009 11:51 am
-
insani. on
Tue, 22nd Dec 2009 04:17 pm
-
Harry on
Wed, 23rd Dec 2009 02:10 pm
-
jonru on
Wed, 23rd Dec 2009 04:16 pm
-
Irma on
Thu, 24th Dec 2009 12:35 pm
-
jonru on
Thu, 24th Dec 2009 01:07 pm
-
Cuma Ngeblog Bisa Dapat Blackberry GRATIS. Mau? | Jonru on the Web on
Tue, 26th Jan 2010 11:08 am
-
alfian noor on
Fri, 12th Feb 2010 04:31 pm
-
veronica on
Wed, 10th Mar 2010 07:29 pm
-
Jonru on
Wed, 10th Mar 2010 09:16 pm
-
Veronica on
Mon, 15th Mar 2010 06:52 pm
-
Nova pangestika on
Sun, 25th Apr 2010 05:53 pm
-
Kamal Azmi on
Fri, 28th May 2010 08:52 am
-
Kamal Azmi on
Fri, 28th May 2010 08:56 am
-
jonru on
Fri, 28th May 2010 03:43 pm
-
maya on
Mon, 7th Jun 2010 07:01 pm
-
jonru on
Mon, 7th Jun 2010 09:20 pm
-
The Miringvator on
Wed, 23rd Jun 2010 01:49 pm
-
Dhyan AE on
Fri, 25th Jun 2010 07:48 pm
-
[Article Marketing] Cara Jitu Mendapatkan Penghasilan dari Tulisan di Blog Anda! | Jonru on the Web on
Thu, 22nd Jul 2010 11:36 am
-
Ihsan Prawoto on
Wed, 29th Sep 2010 02:30 pm
-
anax kolonx on
Sun, 31st Oct 2010 11:52 am
-
lisa on
Fri, 10th Dec 2010 11:54 am
-
Cara Mengirim Naskah Puisi | PenulisLepas.com on
Tue, 1st Feb 2011 08:09 am
-
Jenis Naskah Apa yang Paling Dicari Penerbit? | PenulisLepas.com on
Tue, 1st Mar 2011 07:54 am
-
yaya on
Tue, 1st Mar 2011 11:01 am
-
Salahkah Bila Saya Ingin Jadi Penulis Terkenal? | Jonru on the Web on
Thu, 10th Mar 2011 08:07 am
-
Irawan Max Conf on
Wed, 18th May 2011 10:25 am
-
seniwati on
Fri, 3rd Jun 2011 01:00 pm
-
seniwati on
Fri, 3rd Jun 2011 01:02 pm
-
Ini Dia, Tiga Cara untuk Menerbitkan Buku | Jonru on the Web on
Tue, 26th Jul 2011 10:58 am
-
Andrea Adelheid on
Thu, 4th Aug 2011 05:59 pm
-
Jonru on
Thu, 4th Aug 2011 07:55 pm
-
fitria on
Fri, 30th Sep 2011 10:18 am
-
Jonru on
Fri, 30th Sep 2011 03:33 pm
-
fitria on
Wed, 5th Oct 2011 06:14 pm
-
Jonru on
Wed, 5th Oct 2011 08:42 pm
-
alifah on
Fri, 7th Oct 2011 02:22 pm
-
Jonru on
Fri, 7th Oct 2011 08:30 pm
-
Cara Menjadi Penulis Terkenal SEBELUM Buku Pertama Anda Terbit! | Jonru on the Web on
Sat, 8th Oct 2011 11:14 am
-
ami on
Mon, 10th Oct 2011 09:12 am
-
dadan on
Fri, 14th Oct 2011 08:07 pm
-
fitria on
Tue, 8th Nov 2011 06:49 pm
-
fitria on
Wed, 9th Nov 2011 05:17 am
-
Kalman on
Sat, 7th Jan 2012 11:18 pm
-
Jonru on
Sun, 8th Jan 2012 07:55 am
sangat membesarkan hati. optimis trus……..
saya sudah pesan MBIG, pak. tinggal bayar doank.
Betul, betul, sebagai pemula kita seringkali merasa bingung apa yang harus kita lakukan. Hal ini yang seringkali membuat kita jadi malas untuk ACTION. Makasih mas, saja jadi lebih semangat nih…
wah boleh nyoba neh kayaknya, jd penulis
Sangat betul…,selalu ingin semua orang pernah jd pemula
Banyak hal yang saya dapatkan dari seorang Jonru. Tentang dunia tulis menulis, tentang arti sebuah perjuangan untuk tetap berkarya, biarpun kita masih pemula…
Berapa banyak orang yang untuk melangkah ke depan, menunggu menjadi besar?
Terima kasih Pak Jonru atas ilmunya.
Hahaha..
Saya tertipu judulnya, Bang!
Dalam konteks penerbit kecil yang kekurangan naskah Anda benar.
Dan penerbit kecil di Indonesia sedemikian banyaknya. Jadi, buat apa ragu menulis buku?
Gitu kan Bang Jonru?
intinya, jangan patah semangat meski naskah ditolak dan ditolak trus, lama” juga kan penerbit juga jenuh dan akirnya menyerah kalo kita bombardir dengan karya kita–tentunya yang bermutu
dan lalu menebitkan karya kita
makasih banyak mas, info ini bakal bermanfaat bgt bagi kami khususnya saya yang sedang memulai menulis. alias “penulis pemula.” hehe…
mg ilmu yg mas ajarkan mendapat pahala dr Allah SWT.
thanks ya pak!~!!!!! tolong Dibantu
Sangat menarik. Walaupun tertipu oleh judulnya….., namun sangat menginspirasi saya yang baru belajar menulis.Thanks a lot
Terima kasih mas Jonru, nice post, terus terang saya tertarik dan ingin gabung dengan sekolah menulis online, terus terang sudah lama saya mencari mentor untuk dapat menulis bagus, tapi saya ingin meyelesaikan yang 9 minggunya dulu. salam sukses.
terima kasih ito Jonru, awalnya aku hanya ingin belajar agar dapat menulis dengan baik sekarang aku tertarik untuk mengembangkan potensi yang ada di diri aku.
salam sukses selalu untuk ito Jonru.
terima kasih bang…… banyak jalan menuju impian….
Bang,
mo tanya, mana lebih baik menerbitkan sendiri atau diterbitkan penerbit terkenal?
Saya sudah punya tiga naskah buku, nih….
Thx.
That’s right.Nggak ada penulis yang langsung terkenal. Semua penulis awalnya adalah penulis pemula. Thanks for the article.
jazakallah khair..^_^
Jadi tertarik nih beli bukunya pak. Besok mau cari ke toko buku ah!
benar juga ya Pak ! insyaallah akan saya coba dan saya lihat bukunya Pak ! Semoga Allah SWT akan selalu memberi petunjuk yang benar ke Bapak !!!
Waduh pak ketipu ak sama judulnya. Tapi aku pikir aku yang salah, masak sudah belajar menulis Online, masih ada anggap diri sendiri Pemula. Hmmm memang jurus bang Jonru ini jelas bukan jurus Pemula
Hallo Pak Jonru, saya tidak merasa tertipu dengan judul yang Anda tulis. Mungkin itu suatu ide yang brilian jika kenyataannya benar-benar ada penerbit yang memprioritas untuk menerima naskah para penulis pemula. Sayangnya sekalipun berbagai resep “mudah” sudah ditelan, toh tidak menghilangkan sulitnya seorang penulis pemula menerbitkan naskahnya. Dari berbagai tulisan Anda, tampaknya Anda benar-benar menyadari masalah ini. Harapan saya semoga judul di atas tidak selamanya hanya menjadi “trik”, melainkan bisa menjadi kenyataan. Selamat menulis!
Sesuatu berasal dari pemula. Jadi pemula artinya sudah 50% sukses, karena tanpa mulai sesuatu tidak pernah ada. Menulis itu gampang kali, yang susah memulainya. Motivasi yang bagus.
Penggemar artikel Pak Jonru,
http://englishlearningcamp.blogspot.com
Atas inspirasi dari Pak Jonru, saya mulai latihan nulis di http://masgitocamp.wordpress.com
terima kasih motivational contents-nya.
Benar nama besar tidak menentukan, apakah karya tulis/naskah seseorang itu diterbitkan atau tidak, tetapi nama yang harum mewangi bisa juga menjadi salah satu bahan pertimbangan, jika memang karya tulis itu berbobot dan memiliki nilai jual yang tinggi, untuk segera diterbitkan. Untuk itu memang perlu dicari penerbit yang memiliki visi dan misi sama dengan naskah yang sudah kita persiapkan, supaya sesegera mungkin diterbitkan.
Baru kali ini saya merasa beruntung ketika tertipu,
thanks berat buat P Jonru, sebuah insprirasi… yang mudah2an terus memacu anak bangsa ini untuk selalu menghasilkan karya terbaiknya khususnya dibidang penulisan, termasuk saya yang sudah lama tertarik untuk menulis tapi baru kali ni bisa bear-benar serius memulainya.
semoga P Jonru dkk. diberi balasan yang setimpal oleh Allah swt.amien
banyak jakan menuju roma,tapi aku masih belum bisa memilih yang terbaik dari sekian banyak jalan itu….
cayo NULIS….
Semangat trussss….
oke…000
Thanks bang Jonru, bahasan anda dapat membesarkan hati kami para pemula di dunia aksara dan tinta ini,
Salut buat mas Jonru buat segala usahanya memasyaratkan menulis. Lanjutkan mas..
assalamu alaikum
Trimkasih banyak bang atas kiriman artikel2 ttg penulisannya jadi dapat banyak ilmu nich
wassalam
murni
isnpiratif…
Om Jon, daftar penerbit yang pembayara royaltinya ga macet punya ga om? kan buat penulis pemula takut macet royaltinya hehehe :p
Saya sndri yakin bahwa naskah saya punya nilai jual, namun hal yang pertama terlintas dipikiran saya adalah penerbit mana yang baik, sebab dari sekian banyak penerbit ada yang pasti ada yang bermain curang, itu dia yang saya khawatirkan.
agak tertipu…tapi setelah baca jadi terbantu infonya. thx pak jon…
woow, bagus sekali infonya pak
saya senang sekali dengan info ini
kemarin saya cek di gramedia buku MBIG SOLD semua pak
nanti saya pesan lewat bapak saja ya,
thanks
makasiiih bgt,,,
saya baru pertama niii ngerasa seneng ditipu orang!!!
hahaha
tp thx dah membesarkan hati penulis pemula yang slama niii takut bgt ga diterima penerbit2 gede,,
thx dah ngasih semangat juang lagi!!!
mari berkarya!!!
terima kasih buat pak jonru. saya selalu membaca tulisan anda, begitu tinggi motivasi anda buat saya. namun karena saya jauh, jadi nya saya selalu membaca tulisan2 anda di email, dan blum sempat beli buku nya. insya allah bila nanti kembali ke tanah air, saya akn membeli2 buku anda pak. sekali lagi, terima kasih motivasi emas anda pak.
Terimakasih mr. jonru. Saya ingin menulis, tapi masih belum bisa memanajemen waktu. Saya adalah seorang marketing. mohon saran aplikatifnya. Regards.
@Harry: Yang penting sebenarnya punya komitmen untuk menyediakan waktu khusus buat menulis. Info lengkap, coba klik http://www.jonru.net/maaf-saya-sibuk-tak-sempat-menulis
Thx Mr. Jonru……… infonya bagus and bikin semangat NULIS, cuman sayangnya klo saya lagi gak mood nulisnya suka berhenti tengah jalan……. mohon sarannya Mr. Jonru, sebelum dan sesudahnya terimakasih banyak Mr. Jonru, salam sukses selalu
@Irma: Mood itu harus dilawan. Jangan mau dikendalikan oleh dia. Justru kita yang harus mengendalikannya. Berdasarkan pengalaman saya, mood justru sering hadir setelah kita memaksakan diri untuk menulis.
[...] Ini Dia, Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula! (awalnya tulisan ini dibuat bukan dengan tujuan beriklan, tapi di bagian bawah saya akhirnya tergoda juga untuk mengiklankan buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!“). [...]
saya akan mencoba saran anda……..trimakasih atas sarannya…!
saya pemula ingin bertanya kalo naskah kita ditolak mentah-mentah sementah kedondong, gimana? kan malu terus gak berani ngirim naskah lagi deh. Solusi?
@Veronica: Solusinya, perbesar keberanian dan motivasi Anda!
Saya mau tanya lagi
kalo misalnya waktu nulis naskah, kita dihina, dilecehkan, dan tidak didukung, kita kan bakal kehilangan semangat.Terus gimana cara menulis agar tidak dihina? karena setiap menulis, saya selalu dihina
aku pngen bgt jd penulis, tp apakah mungkin karya ku bisa di terbitkan….?
cz aku adalah seorang pemula..
Sip dah… Ambisiku semakin besar!!!
Tapi jaman sekarang, mana ada yg demen fiksi.,.,.
@Kamal: Jangan pesimis gitu dong
Peluang selalu ada, yang penting kita mau berusaha.
Salam Sukses!
saya mau tanya, jika naskah diterima, apa yang akan terjadi!?
Apa kita hanya akan dikirimi email pemberitahuan?
Atau disuruh datang ke kantor penerbitan,via telp?
Atau bagaimana?
Mohon petunjuknya! Tlong di blas ke email saya! Thanks b4!
@Maya: Tergantung masing2 penerbit. Mereka punya kebijakan yang berbeda2. Intinya: Setelah naskah diterima, kana komunikasi antara penerbit (editornya) dengan penulis akan menjadi intens, karena perlu banyak perbincangan dalam proses penerbitan buku tersebut.
Saya menyampaikan pesan saya dengan cara2 ngaco, apakah penerbit amau menerima yulisan orang seperti saya. berkenanlah pak Jonru mampir di blog saya
http://superbois.blogspot.com/
aku harus bisa menjadi seorang penulis!!!!
Om Jon, mau gak nerbitin novelku???
aku punya satu novel karyaku sendiri…mksh,
[...] lewat tulisan ini.” . Contoh tulisan yang saya buat dengan proses seperti ini adalah “Ini Dia, Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula”. Coba lihat bagaimana saya menyelipkan iklan buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang! di bagian [...]
berarti intinya itu pada bagaimana bobot tulisan kita ya mas bukan mau apa gak penerbit menerima tulisan… paham saya…
siapaun itu orangnya kalau contenta berbobot,…. maka penerbit tidak segan merespon
sy jg sangat trtarik skali mjd seorang penulis seperti om Jonru, tapi belum punya topik yang bisa dijadikan buku. Sementara ini masih menulis secara gado-gado aja di blog. Semoga kedepannya bisa segera menjadi penulis hebat seperti om.
thx om atas inspirasinya,,,,
terima kasih…..
[...] penerbit tidak bersedia menerbitkan buku kumpulan puisi. Kenapa? Karena seperti yang saya tulis di sini, hal utama yang menjadi bahan pertimbangan penerbit adalah nilai jual. Dan buku puisi punya nilai [...]
[...] Bila sebuah buku memiliki nilai jual yang tinggi, maka akan banyak orang yang tertarik untuk membacanya. Dan bagi penerbit manapun, NILAI JUAL merupakan faktor pertama dan utama dalam menentukan apakah suatu naskah itu layak terbit atau tidak. Info selengkapnya mengenai hal ini, coba Diham baca di sini. [...]
oh gitu,, jadi intinya harus sering2 nulis buku diary ea pak jonru…
biar terbiasa menulis dengan metode ygn bapak ceritakan di atas..
[...] dan meminta kita untuk mengirim naskah pada mereka (walau – seperti yang saya tulis di sini – nama penulis yang terkenal bukanlah pertimbangan utama ketika si penerbit menerima atau [...]
semangat gan…
lanjutkan terus
saya sih cuman mau tau siapa sih penerbit buku yang dapat membantu saya untuk menerbitkan buku saya……………….
thank’s…………………
[...] Ini Dia: Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula! [...]
apa penerbit menilai suatu naskah dari aspek latar belakang sang penulis?
@Andrea Adelheid: Bisa, tapi itu hanya salah satu unsur penilaian saja.
umur saya msih 14 thun, apakah bisa jika saya menerbitkan buku kepenerbit ? Saya tkut krna umur saya msih kcil, buku saya tdk d trbitkan atau tdk diterima..
@fitria: Izzati pertama kali menerbitkan buku pada usia 8 tahun. Kamu pasti lebih bisa lagi. Yang penting yakin dan mau berusaha
mkasih informasinya.. Saya ingin brtnya lagi.. Katanya klau ingin mngirimkan naskah ke penerbit harus ada fotocopy KTP, sdangkan saya tak punya.. Saya hnya pnya kartu plajar.. Apa bisa saya mngirimkan tanpa fcofy KTP ??
@Fitria: Tidak ada syarat seperti itu
bagaimana jika saya orang bandung tapi saya menerbitkan novel saya ke jakarta.. Apa bisa?
@Bisa saja. Bahkan ada teman yang tinggal di Yunani, bisa menerbitkan buku di Jakarta
[...] jaminan sebuah buku akan laku dan sukses diterbitkan oleh penerbit besar. Seperti yang saya tulis di sini, yang membuat sebuah penerbit memutuskan untuk menerima naskah seseorang bukanlah karena nama beken [...]
setelah membaca tulisan bapak , gairah saya untuk menulis bertambah besar .saya akan memulai langkah-langkah seperti yang bapak sarankan .trimakasih bapak. Semoga mimpi-mimpi saya untuk bisa menulis terwujud.
menurut sYA ini sangat membantu,, saya dadan anak baru lulus sekolah smk,,, saya sudah bekerja tetapi saya juga hobi menulis,,mungkin pertanyaan tentang kemana saya harus memberikan karya asya itu sangat konyol bagi anda,,tetapi ketahuilah bagi saya hal ini membingungkan,karna saya benar” tidak tahu
maaf klau aku gnggu lg, kan kalau menulisnya diketik itu pkai krtas A4, kira2 brp lembar ya?
maaf om klau gnggu lg, kan klau tlisan’a d ktik pkai krtas A4, itu kra2 brpa lmbar ya?
Saya sekarang punya dua naskah non fiksi siap diterbitkan. apakah perlu minta surat pengantar dari para tokoh atau langsung dikirim begitu saja ke penerbit?
terima kasih sebelumnya atas responnya.
@Kalman: Pengantar tokoh (tidak wajib, Anda bebas memilih) sebaiknya dicari sebelum naskah dibawa ke penerbit, agar nilai jual buku tersebut di mata penerbit menjadi lebih baik. Tapi dicari setelah naskah dikirim ke penerbit pun tak apa2. Semuanya sangat relatif, tergantung sikon
Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.
Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
-
Jonru's Fan Page
-
Twitter
- Belajar Menulis GRATIS di Facebook
WARNING: Komentar yang tujuannya hanya untuk mencari backlink akan dihapus. Kecuali jika isi komentar Anda memang bagus. Be friendly please :)








Jonru adalah:

