Ini Dia: Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula!

July 8, 2009
Filed under: Dunia Penulisan 

Maaf bila Anda “tertipu” oleh judul tulisan ini. Tapi saya memang sengaja, sebab selama ini banyak sekali teman penulis pemula yang rajin bertanya, “Penerbit mana yang mau menerima naskah dari penulis pemula seperti saya?”

Sebenarnya, ini adalah pertanyaan yang salah kaprah. Sebab penerbit pada umumnya tidak menjadikan “nama penulis” sebagai faktor utama untuk menentukan suatu naskah layak terbit atau tidak.

Penerbit pada dasarnya adalah perusahaan, dan setiap perusahaan pasti mencari uang atau profit.

Sebagai perusahaan yang mencari profit, maka yang PERTAMA KALI dipikirkan oleh sebuah penerbit ketika menerima naskah bukanlah “siapa nama penulisnya”.

Yang PERTAMA KALI mereka pikirkan adalah, “Bila menerbitkan buku ini, apakah kami nanti mendapat profit atau tidak?” (*)

“Bukankah nama penulis yang terkenal punya nilai jual yang tinggi? Sedangkan naskah dari penulis pemula tak punya nilai jual. Benar begitu, bukan?”

Jawabannya: TIDAK JUGA!

Memang, secara objektif kita harus mengakui, bahwa bila si pengirim naskah adalah Andrea Hirata atau Dewi Lestari atau Helvy Tiana Rosa atau Seno Gumira Ajidarma, tentu si penerbit langsung berpikir, “Nama mereka sudah memiliki nilai jual yang tinggi. Buku seperti apapun yang mereka tulis, kami yakin akan bisa laku keras. Karena itu, kami tak perlu mikir terlalu lama untuk menerima naskah mereka.”

Ya, secara objektif, saya mengakui bahwa pemikiran seperti ini pun PASTI ADA di kalangan penerbit.

Tapi satu hal yang perlu kita sadari:
Nama penulis hanyalah SATU di antara faktor yang menentukan nilai jual suatu naskah.

Artinya:
Bila Anda masih pemula, dan nama Anda belum punya nilai jual sama sekali, bukan berarti Anda tak punya harapan. Masih banyak unsur pada naskah Anda yang bisa digunakan sebagai faktor untuk meningkatkan nilai jual.

Misalnya:

  • Tema buku Anda ternyata sangat menarik dan sedang diminati oleh sebagian besar masyarakat.
  • Anda menulis buku mengenai kesehatan, sedangkan Anda adalah seorang ahli kesehatan. Anda punya kompetensi di bidang kesehatan, dan ini adalah salah satu nilai jual atas buku Anda.
  • Anda bisa meminta kata pengantar dari seorang tokoh terkenal. Maka tulisan singkat si tokoh ini bisa meningkatkan nilai jual buku Anda.
  • Anda dan penerbit mendesain cover buku Anda sebagus mungkin, memilih judul yang semenarik mungkin. Maka kedua unsur ini bisa menjadi faktor yang sangat efektif untuk meningkatkan nilai jual buku Anda.
  • Anda adalah seorang trainer. Penerbit akan berpikir bahwa Anda bisa menjual buku anda lewat acara-acara training yang Anda isi. Karena itu, mereka akan berpikir bahwa status sebagai trainer merupakan salah satu faktor yang membuat Anda dan buku Anda memiliki nilai jual yang tinggi.
  • Dan masih banyak contoh lainnya.

* * *

Singkat cerita:
Anda masih pemula atau tidak, itu bukan masalah sama sekali. Selama naskah Anda punya nilai jual yang tinggi, dan isi naskah Anda sesuai dengan visi/misi si penerbit, maka kemungkinan besar mereka akan SANGAT TERTARIK untuk menerbitkan buku Anda.

Jadi, mulai sekarang, jangan bertanya lagi “Penerbit mana yang mau menerima naskah dari penulis pemula seperti saya?”

Tapi bertanyalah, “Apakah naskah saya ini punya nilai jual atau tidak? Bila tidak, bagaimana cara meningkatkan nilai jualnya?”

Lagipula, SECARA LOGIKA:

Semua penulis ngetop dulunya juga pemula. Jadi ketika buku pertama mereka terbit, saat itu mereka juga pemula seperti Anda.

Ada teman yang sempat tidak percaya ketika saya menceritakan analisis di atas. Dia bilang, “Ah, mana mungkin!”

Lalu saya bercerita tentang Andrea Hirata. “Ketika menerbitkan buku Laskar Pelangi, dia juga masih sangat pemula. Benar, kan?”

“Oh, iya ya…,” si teman ini manggut-manggut, merasa mendapat sebuah pencerahan.

Jadi sekali lagi, walau Anda masih sangat pemula, Anda tetap punya peluang besar untuk menerbitkan buku!

cara menerbitkan bukuNah, bila Anda ingin tahu lebih mendalam soal penulisan dan penerbitan buku, silahkan baca buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!” (MBIG) karya Jonru.

MBIG adalah panduan lengkap tentang tentang langkah-langkah penulisan dan penerbitan buku untuk pemula.

Sudah banyak penulis yang sukses menerbitkan buku setelah mereka membaca buku MBIG.

Anda ingin mengikuti jejak mereka?

Silahkan temukan MBIG di toko buku terdekat.

Bila tidak ketemu, Anda bisa memesan MBIG secara online.
Caranya:
Kirim email ke mbig @ naskahoke.com (hilangkan spasi di antara @). Cantumkan alamat lengkap dan nomor telepon Anda.

Setelah itu, kami akan me-reply dengan informasi berupa tatacara pembayaran, transfer ke rekening berapa, dan seterusnya.

Oh ya, harga buku MBIG adalah Rp 51.500 plus ongkos kirim.

Info lengkap tentang buku MBIG bisa disimak di sini.

Atau silahkan bergabung di Fan Page MBIG (Facebook). Klik di sini.

Thanks

Jonru
Penulis Buku MBIG

Keterangan:
(*) Memang, setiap penerbit tentu punya misi/visi. Mereka tak akan menerbitkan sebuah naskah bila isinya bertentangan dengan visi/misi mereka. Jadi walau suatu naskah punya nilai jual yan tinggi, mereka tak akan menerbitkannya bila isi naskah tersebut bertentangan dengan misi/visi mereka.

Ya, itu betul. Tapi terlepas dari masalah misi/visi ini, HAL UTAMA yang selalu dipikirkan oleh penerbit ketika menerima naskah adalah FAKTOR NILAI JUAL.

Baca Artikel Terkait:

Comments

97 Comments on Ini Dia: Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula!

  1. marina on Wed, 8th Jul 2009 14:02
  2. sangat membesarkan hati. optimis trus……..

  3. muji on Sat, 11th Jul 2009 12:18
  4. saya sudah pesan MBIG, pak. tinggal bayar doank.

  5. Alfisyahrin on Sun, 12th Jul 2009 20:30
  6. Betul, betul, sebagai pemula kita seringkali merasa bingung apa yang harus kita lakukan. Hal ini yang seringkali membuat kita jadi malas untuk ACTION. Makasih mas, saja jadi lebih semangat nih…

  7. stop dreaming start action on Sun, 12th Jul 2009 23:14
  8. wah boleh nyoba neh kayaknya, jd penulis :)

  9. Alisunan on Thu, 16th Jul 2009 13:02
  10. Sangat betul…,selalu ingin semua orang pernah jd pemula

  11. Kahar S. Cahyono on Thu, 16th Jul 2009 13:10
  12. Banyak hal yang saya dapatkan dari seorang Jonru. Tentang dunia tulis menulis, tentang arti sebuah perjuangan untuk tetap berkarya, biarpun kita masih pemula…

    Berapa banyak orang yang untuk melangkah ke depan, menunggu menjadi besar?

    Terima kasih Pak Jonru atas ilmunya.

  13. Anang, yb on Thu, 16th Jul 2009 15:00
  14. Hahaha..
    Saya tertipu judulnya, Bang!

    Dalam konteks penerbit kecil yang kekurangan naskah Anda benar.
    Dan penerbit kecil di Indonesia sedemikian banyaknya. Jadi, buat apa ragu menulis buku?
    Gitu kan Bang Jonru?

  15. Ian on Thu, 16th Jul 2009 15:21
  16. intinya, jangan patah semangat meski naskah ditolak dan ditolak trus, lama” juga kan penerbit juga jenuh dan akirnya menyerah kalo kita bombardir dengan karya kita–tentunya yang bermutu ;)dan lalu menebitkan karya kita :P

  17. Wir on Thu, 16th Jul 2009 15:55
  18. makasih banyak mas, info ini bakal bermanfaat bgt bagi kami khususnya saya yang sedang memulai menulis. alias “penulis pemula.” hehe…
    mg ilmu yg mas ajarkan mendapat pahala dr Allah SWT.

  19. Billy Steven Tetengean on Thu, 16th Jul 2009 16:14
  20. thanks ya pak!~!!!!! tolong Dibantu

  21. ami on Thu, 16th Jul 2009 16:17
  22. Sangat menarik. Walaupun tertipu oleh judulnya….., namun sangat menginspirasi saya yang baru belajar menulis.Thanks a lot

  23. Hendi Suhendi on Thu, 16th Jul 2009 21:13
  24. Terima kasih mas Jonru, nice post, terus terang saya tertarik dan ingin gabung dengan sekolah menulis online, terus terang sudah lama saya mencari mentor untuk dapat menulis bagus, tapi saya ingin meyelesaikan yang 9 minggunya dulu. salam sukses.

  25. Chika on Thu, 16th Jul 2009 23:08
  26. terima kasih ito Jonru, awalnya aku hanya ingin belajar agar dapat menulis dengan baik sekarang aku tertarik untuk mengembangkan potensi yang ada di diri aku.
    salam sukses selalu untuk ito Jonru.

  27. zakyzahra on Fri, 17th Jul 2009 7:24
  28. terima kasih bang…… banyak jalan menuju impian….

  29. Choirul Asyhar on Fri, 17th Jul 2009 8:02
  30. Bang,
    mo tanya, mana lebih baik menerbitkan sendiri atau diterbitkan penerbit terkenal?

    Saya sudah punya tiga naskah buku, nih….

    Thx.

  31. mira on Fri, 17th Jul 2009 9:45
  32. That’s right.Nggak ada penulis yang langsung terkenal. Semua penulis awalnya adalah penulis pemula. Thanks for the article.

  33. Alya on Fri, 17th Jul 2009 13:44
  34. jazakallah khair..^_^

  35. Tongkonan on Fri, 17th Jul 2009 22:42
  36. Jadi tertarik nih beli bukunya pak. Besok mau cari ke toko buku ah! :)

  37. zulmadi on Fri, 17th Jul 2009 23:52
  38. benar juga ya Pak ! insyaallah akan saya coba dan saya lihat bukunya Pak ! Semoga Allah SWT akan selalu memberi petunjuk yang benar ke Bapak !!!

  39. Titus Permadi on Sat, 18th Jul 2009 10:48
  40. Waduh pak ketipu ak sama judulnya. Tapi aku pikir aku yang salah, masak sudah belajar menulis Online, masih ada anggap diri sendiri Pemula. Hmmm memang jurus bang Jonru ini jelas bukan jurus Pemula

  41. Kheng Sun on Sat, 18th Jul 2009 19:13
  42. Hallo Pak Jonru, saya tidak merasa tertipu dengan judul yang Anda tulis. Mungkin itu suatu ide yang brilian jika kenyataannya benar-benar ada penerbit yang memprioritas untuk menerima naskah para penulis pemula. Sayangnya sekalipun berbagai resep “mudah” sudah ditelan, toh tidak menghilangkan sulitnya seorang penulis pemula menerbitkan naskahnya. Dari berbagai tulisan Anda, tampaknya Anda benar-benar menyadari masalah ini. Harapan saya semoga judul di atas tidak selamanya hanya menjadi “trik”, melainkan bisa menjadi kenyataan. Selamat menulis!

  43. Mugito Guido on Sun, 19th Jul 2009 0:20
  44. Sesuatu berasal dari pemula. Jadi pemula artinya sudah 50% sukses, karena tanpa mulai sesuatu tidak pernah ada. Menulis itu gampang kali, yang susah memulainya. Motivasi yang bagus.
    Penggemar artikel Pak Jonru,
    http://englishlearningcamp.blogspot.com

  45. Mugito Guido on Sun, 19th Jul 2009 0:24
  46. Atas inspirasi dari Pak Jonru, saya mulai latihan nulis di http://masgitocamp.wordpress.com

    terima kasih motivational contents-nya.

  47. Naurat Silalahi on Sun, 19th Jul 2009 10:14
  48. Benar nama besar tidak menentukan, apakah karya tulis/naskah seseorang itu diterbitkan atau tidak, tetapi nama yang harum mewangi bisa juga menjadi salah satu bahan pertimbangan, jika memang karya tulis itu berbobot dan memiliki nilai jual yang tinggi, untuk segera diterbitkan. Untuk itu memang perlu dicari penerbit yang memiliki visi dan misi sama dengan naskah yang sudah kita persiapkan, supaya sesegera mungkin diterbitkan.

  49. Rusyidien on Sun, 19th Jul 2009 17:14
  50. Baru kali ini saya merasa beruntung ketika tertipu,
    thanks berat buat P Jonru, sebuah insprirasi… yang mudah2an terus memacu anak bangsa ini untuk selalu menghasilkan karya terbaiknya khususnya dibidang penulisan, termasuk saya yang sudah lama tertarik untuk menulis tapi baru kali ni bisa bear-benar serius memulainya.
    semoga P Jonru dkk. diberi balasan yang setimpal oleh Allah swt.amien

  51. joko triyono on Mon, 20th Jul 2009 8:39
  52. banyak jakan menuju roma,tapi aku masih belum bisa memilih yang terbaik dari sekian banyak jalan itu….

  53. hudha abduL RohMan on Wed, 22nd Jul 2009 7:59
  54. cayo NULIS….
    Semangat trussss….
    oke…000

  55. kudo on Sun, 26th Jul 2009 14:43
  56. Thanks bang Jonru, bahasan anda dapat membesarkan hati kami para pemula di dunia aksara dan tinta ini,

  57. john on Mon, 27th Jul 2009 23:19
  58. Salut buat mas Jonru buat segala usahanya memasyaratkan menulis. Lanjutkan mas..

  59. murni on Sat, 1st Aug 2009 14:41
  60. assalamu alaikum
    Trimkasih banyak bang atas kiriman artikel2 ttg penulisannya jadi dapat banyak ilmu nich

    wassalam
    murni

  61. adhe quthb on Tue, 25th Aug 2009 16:11
  62. isnpiratif…

  63. kang bashir on Mon, 14th Sep 2009 22:14
  64. Om Jon, daftar penerbit yang pembayara royaltinya ga macet punya ga om? kan buat penulis pemula takut macet royaltinya hehehe :p

  65. Oui Levio on Mon, 19th Oct 2009 14:58
  66. Saya sndri yakin bahwa naskah saya punya nilai jual, namun hal yang pertama terlintas dipikiran saya adalah penerbit mana yang baik, sebab dari sekian banyak penerbit ada yang pasti ada yang bermain curang, itu dia yang saya khawatirkan.

    http://www.viklub.com

  67. aasonline on Wed, 21st Oct 2009 14:09
  68. agak tertipu…tapi setelah baca jadi terbantu infonya. thx pak jon…

  69. Febry Fadly on Wed, 2nd Dec 2009 22:25
  70. woow, bagus sekali infonya pak
    saya senang sekali dengan info ini
    kemarin saya cek di gramedia buku MBIG SOLD semua pak
    nanti saya pesan lewat bapak saja ya,
    thanks

  71. tirza on Fri, 4th Dec 2009 11:51
  72. makasiiih bgt,,,
    saya baru pertama niii ngerasa seneng ditipu orang!!!
    hahaha
    tp thx dah membesarkan hati penulis pemula yang slama niii takut bgt ga diterima penerbit2 gede,,
    thx dah ngasih semangat juang lagi!!!
    mari berkarya!!!

  73. insani. on Tue, 22nd Dec 2009 16:17
  74. terima kasih buat pak jonru. saya selalu membaca tulisan anda, begitu tinggi motivasi anda buat saya. namun karena saya jauh, jadi nya saya selalu membaca tulisan2 anda di email, dan blum sempat beli buku nya. insya allah bila nanti kembali ke tanah air, saya akn membeli2 buku anda pak. sekali lagi, terima kasih motivasi emas anda pak.

  75. Harry on Wed, 23rd Dec 2009 14:10
  76. Terimakasih mr. jonru. Saya ingin menulis, tapi masih belum bisa memanajemen waktu. Saya adalah seorang marketing. mohon saran aplikatifnya. Regards.

  77. jonru on Wed, 23rd Dec 2009 16:16
  78. @Harry: Yang penting sebenarnya punya komitmen untuk menyediakan waktu khusus buat menulis. Info lengkap, coba klik http://www.jonru.net/maaf-saya-sibuk-tak-sempat-menulis

  79. Irma on Thu, 24th Dec 2009 12:35
  80. Thx Mr. Jonru……… infonya bagus and bikin semangat NULIS, cuman sayangnya klo saya lagi gak mood nulisnya suka berhenti tengah jalan……. mohon sarannya Mr. Jonru, sebelum dan sesudahnya terimakasih banyak Mr. Jonru, salam sukses selalu

  81. jonru on Thu, 24th Dec 2009 13:07
  82. @Irma: Mood itu harus dilawan. Jangan mau dikendalikan oleh dia. Justru kita yang harus mengendalikannya. Berdasarkan pengalaman saya, mood justru sering hadir setelah kita memaksakan diri untuk menulis.

    [...] Ini Dia, Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula! (awalnya tulisan ini dibuat bukan dengan tujuan beriklan, tapi di bagian bawah saya akhirnya tergoda juga untuk mengiklankan buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!“). [...]

  83. alfian noor on Fri, 12th Feb 2010 16:31
  84. saya akan mencoba saran anda……..trimakasih atas sarannya…!

  85. veronica on Wed, 10th Mar 2010 19:29
  86. saya pemula ingin bertanya kalo naskah kita ditolak mentah-mentah sementah kedondong, gimana? kan malu terus gak berani ngirim naskah lagi deh. Solusi?

  87. Jonru on Wed, 10th Mar 2010 21:16
  88. @Veronica: Solusinya, perbesar keberanian dan motivasi Anda!

  89. Veronica on Mon, 15th Mar 2010 18:52
  90. Saya mau tanya lagi
    kalo misalnya waktu nulis naskah, kita dihina, dilecehkan, dan tidak didukung, kita kan bakal kehilangan semangat.Terus gimana cara menulis agar tidak dihina? karena setiap menulis, saya selalu dihina

  91. Nova pangestika on Sun, 25th Apr 2010 17:53
  92. aku pngen bgt jd penulis, tp apakah mungkin karya ku bisa di terbitkan….?
    cz aku adalah seorang pemula..

  93. Kamal Azmi on Fri, 28th May 2010 8:52
  94. Sip dah… Ambisiku semakin besar!!!

  95. Kamal Azmi on Fri, 28th May 2010 8:56
  96. Tapi jaman sekarang, mana ada yg demen fiksi.,.,.

  97. jonru on Fri, 28th May 2010 15:43
  98. @Kamal: Jangan pesimis gitu dong
    Peluang selalu ada, yang penting kita mau berusaha.
    Salam Sukses!

  99. maya on Mon, 7th Jun 2010 19:01
  100. saya mau tanya, jika naskah diterima, apa yang akan terjadi!?
    Apa kita hanya akan dikirimi email pemberitahuan?
    Atau disuruh datang ke kantor penerbitan,via telp?
    Atau bagaimana?
    Mohon petunjuknya! Tlong di blas ke email saya! Thanks b4!

  101. jonru on Mon, 7th Jun 2010 21:20
  102. @Maya: Tergantung masing2 penerbit. Mereka punya kebijakan yang berbeda2. Intinya: Setelah naskah diterima, kana komunikasi antara penerbit (editornya) dengan penulis akan menjadi intens, karena perlu banyak perbincangan dalam proses penerbitan buku tersebut.

  103. The Miringvator on Wed, 23rd Jun 2010 13:49
  104. Saya menyampaikan pesan saya dengan cara2 ngaco, apakah penerbit amau menerima yulisan orang seperti saya. berkenanlah pak Jonru mampir di blog saya
    http://superbois.blogspot.com/

  105. Dhyan AE on Fri, 25th Jun 2010 19:48
  106. aku harus bisa menjadi seorang penulis!!!!
    Om Jon, mau gak nerbitin novelku???
    aku punya satu novel karyaku sendiri…mksh,

    [...] lewat tulisan ini.” . Contoh tulisan yang saya buat dengan proses seperti ini adalah “Ini Dia, Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula”. Coba lihat bagaimana saya menyelipkan iklan buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang! di bagian [...]

  107. Ihsan Prawoto on Wed, 29th Sep 2010 14:30
  108. berarti intinya itu pada bagaimana bobot tulisan kita ya mas bukan mau apa gak penerbit menerima tulisan… paham saya…

    siapaun itu orangnya kalau contenta berbobot,…. maka penerbit tidak segan merespon

  109. anax kolonx on Sun, 31st Oct 2010 11:52
  110. sy jg sangat trtarik skali mjd seorang penulis seperti om Jonru, tapi belum punya topik yang bisa dijadikan buku. Sementara ini masih menulis secara gado-gado aja di blog. Semoga kedepannya bisa segera menjadi penulis hebat seperti om.
    thx om atas inspirasinya,,,,

  111. lisa on Fri, 10th Dec 2010 11:54
  112. terima kasih…..

    [...] penerbit tidak bersedia menerbitkan buku kumpulan puisi. Kenapa? Karena seperti yang saya tulis di sini, hal utama yang menjadi bahan pertimbangan penerbit adalah nilai jual. Dan buku puisi punya nilai [...]

    [...] Bila sebuah buku memiliki nilai jual yang tinggi, maka akan banyak orang yang tertarik untuk membacanya. Dan bagi penerbit manapun, NILAI JUAL merupakan faktor pertama dan utama dalam menentukan apakah suatu naskah itu layak terbit atau tidak. Info selengkapnya mengenai hal ini, coba Diham baca di sini. [...]

  113. yaya on Tue, 1st Mar 2011 11:01
  114. oh gitu,, jadi intinya harus sering2 nulis buku diary ea pak jonru…
    biar terbiasa menulis dengan metode ygn bapak ceritakan di atas..

    [...] dan meminta kita untuk mengirim naskah pada mereka (walau – seperti yang saya tulis di sini – nama penulis yang terkenal bukanlah pertimbangan utama ketika si penerbit menerima atau [...]

  115. Irawan Max Conf on Wed, 18th May 2011 10:25
  116. semangat gan…
    lanjutkan terus

  117. seniwati on Fri, 3rd Jun 2011 13:00
  118. saya sih cuman mau tau siapa sih penerbit buku yang dapat membantu saya untuk menerbitkan buku saya……………….

  119. seniwati on Fri, 3rd Jun 2011 13:02
  120. thank’s…………………

    [...] Ini Dia: Penerbit yang Menerima Naskah dari Penulis Pemula! [...]

  121. Andrea Adelheid on Thu, 4th Aug 2011 17:59
  122. apa penerbit menilai suatu naskah dari aspek latar belakang sang penulis?

  123. Jonru on Thu, 4th Aug 2011 19:55
  124. @Andrea Adelheid: Bisa, tapi itu hanya salah satu unsur penilaian saja.

  125. fitria on Fri, 30th Sep 2011 10:18
  126. umur saya msih 14 thun, apakah bisa jika saya menerbitkan buku kepenerbit ? Saya tkut krna umur saya msih kcil, buku saya tdk d trbitkan atau tdk diterima..

  127. Jonru on Fri, 30th Sep 2011 15:33
  128. @fitria: Izzati pertama kali menerbitkan buku pada usia 8 tahun. Kamu pasti lebih bisa lagi. Yang penting yakin dan mau berusaha :)

  129. fitria on Wed, 5th Oct 2011 18:14
  130. mkasih informasinya.. Saya ingin brtnya lagi.. Katanya klau ingin mngirimkan naskah ke penerbit harus ada fotocopy KTP, sdangkan saya tak punya.. Saya hnya pnya kartu plajar.. Apa bisa saya mngirimkan tanpa fcofy KTP ??

  131. Jonru on Wed, 5th Oct 2011 20:42
  132. @Fitria: Tidak ada syarat seperti itu :)

  133. alifah on Fri, 7th Oct 2011 14:22
  134. bagaimana jika saya orang bandung tapi saya menerbitkan novel saya ke jakarta.. Apa bisa?

  135. Jonru on Fri, 7th Oct 2011 20:30
  136. @Bisa saja. Bahkan ada teman yang tinggal di Yunani, bisa menerbitkan buku di Jakarta :)

    [...] jaminan sebuah buku akan laku dan sukses diterbitkan oleh penerbit besar. Seperti yang saya tulis di sini, yang membuat sebuah penerbit memutuskan untuk menerima naskah seseorang bukanlah karena nama beken [...]

  137. ami on Mon, 10th Oct 2011 9:12
  138. setelah membaca tulisan bapak , gairah saya untuk menulis bertambah besar .saya akan memulai langkah-langkah seperti yang bapak sarankan .trimakasih bapak. Semoga mimpi-mimpi saya untuk bisa menulis terwujud.

  139. dadan on Fri, 14th Oct 2011 20:07
  140. menurut sYA ini sangat membantu,, saya dadan anak baru lulus sekolah smk,,, saya sudah bekerja tetapi saya juga hobi menulis,,mungkin pertanyaan tentang kemana saya harus memberikan karya asya itu sangat konyol bagi anda,,tetapi ketahuilah bagi saya hal ini membingungkan,karna saya benar” tidak tahu

  141. fitria on Tue, 8th Nov 2011 18:49
  142. maaf klau aku gnggu lg, kan kalau menulisnya diketik itu pkai krtas A4, kira2 brp lembar ya?

  143. fitria on Wed, 9th Nov 2011 5:17
  144. maaf om klau gnggu lg, kan klau tlisan’a d ktik pkai krtas A4, itu kra2 brpa lmbar ya?

  145. Kalman on Sat, 7th Jan 2012 23:18
  146. Saya sekarang punya dua naskah non fiksi siap diterbitkan. apakah perlu minta surat pengantar dari para tokoh atau langsung dikirim begitu saja ke penerbit?
    terima kasih sebelumnya atas responnya.

  147. Jonru on Sun, 8th Jan 2012 7:55
  148. @Kalman: Pengantar tokoh (tidak wajib, Anda bebas memilih) sebaiknya dicari sebelum naskah dibawa ke penerbit, agar nilai jual buku tersebut di mata penerbit menjadi lebih baik. Tapi dicari setelah naskah dikirim ke penerbit pun tak apa2. Semuanya sangat relatif, tergantung sikon :)

  149. yazid on Wed, 11th Apr 2012 18:50
  150. Betul Bung!, 100% betul krn saya telah mengalami hal demikian. Memulai debutan di sebuah penerbit besar ternyata langsung direspon & setaun bisa 3 x cetak. Sekarang alhamdulillah semakin lancar & tambah pede….tak lupa terus belajar & berbagi..!

  151. girdapuspitam@yahoo.com on Thu, 26th Apr 2012 11:01
  152. hmmmmm, setelah membaca informasi dari bapak, hati saya merasa lega. kenapa demikia..? karena, saya pada awalnya bingung harus bagaimana cara penerbitan buku. intinya kita harus belajar dari orang yang tedahulu dari kita, jika demikian, kita bisa belajar banyak tentang apa yang kita inginkan. makasih pak salam super.

  153. tom on Thu, 22nd Nov 2012 13:55
  154. saya mau ngirim naskah kumpulan cerpen ….mau menerbitkan pak///

  155. Alzena Valdis Rahayu on Thu, 31st Jan 2013 18:27
  156. Saya jadi percaya diri Pak untuk menerbitkan karya saya menjadi buku, walaupun saya masih banyak belajar lagi dari Bapak tentang kepenulisan. Thank You Pak atas motivasinya.

  157. yoga on Mon, 25th Mar 2013 12:29
  158. saya punya banyak cerita tapi tidak percaya diri untuk mepublikasikannya, shngga blog saya, saya isi dengan tugas2 kuliah saja, bagiamana membangkitkan percaya diri itu ??

  159. windah rahayu on Sat, 11th May 2013 21:06
  160. Saya ingin tahu cara-cara yg lebih simple pak, karena jujur saya tidak tahu bagaimana cara menerbitkan puisi + novel . dan akhirnya saya hanya bisa memampangkan sebagian karya saya di website saya. Lagian kalo seandainya saya menjadi penulis apa saya mendapat keutungan materialnya pak?

  161. Jonru on Mon, 13th May 2013 11:01
  162. @windah rahayu: Keuntungan material tentu bisa kamu dapatkan jika bukunya laku.
    Dipersilahkan, coba kirim saja naskahnya ke Dapur Buku ya :-)

  163. fitrah abrianti on Mon, 13th May 2013 12:51
  164. aku punya cerpen yang mau di jual .. ada yang tertarik :)
    butuh banget nich pembeli secepat nya ..

  165. hafidz sunairi on Fri, 21st Jun 2013 20:18
  166. saya punya novel behalaman 60 lembar (legal) yang siap untuk diterbitin.., cpetan ya hubungin aya

  167. Jonru on Fri, 21st Jun 2013 22:00
  168. @hafidz sunairi: Dipersilahkan. Coba kirim naskahnya ke Dapur Buku ya :-)

  169. ivan siswanto on Tue, 16th Jul 2013 3:04
  170. saya pinya 100 puisi dengan berbagai tema, mau saya ikutkan lomba yang diadakan kemdikbud tahun 212 tapi urung dikirimkan, saya bermaksud menerbitkan puisi itu lewat penerbit. mohon masukan. terimakasih sebelumnya.

  171. Jonru on Tue, 16th Jul 2013 17:04
  172. @ivan siswanto: Dipersilahkan. Kirim saja ke Dapur Buku. Info lengkap bisa dibaca di http://www.dapurbuku.com/bantuan/faq

  173. Purwalita N H on Sun, 25th Aug 2013 11:13
  174. semoga awal yang indah untuk pemula ini, om’ jonru ispiratif banget,semoga perencanaan awal bisa jadi pelangi terindah , , , .
    Amiin

  175. Muhamad Jafar Sidiq on Tue, 22nd Oct 2013 20:38
  176. pak ini saya ingin coba nerbitkan buku/karangan saya tetapi saya bingun ingin menerbitkan melalui apa saya tidak tahu penerbit mana karena kurang tau saya ingin meminta bantuan penrbit apa saya yang menerima karangan karangan dan cara untuk menerbitkannya itu bagaimana ? bisa secara online atau tidak ? butuh pencerahan

  177. Jonru on Wed, 23rd Oct 2013 16:03
  178. @Muhamad Jafar Sidiq: Coba kirim saja ke Dapur Buku. Tatacaranya bisa dibaca di http://www.dapurbuku.com/faq

  179. della rahmania on Thu, 27th Feb 2014 16:16
  180. terima kasih atas pemberitaanya berkat anda saya lebih percaya lagi akan menerbitkan naskah saya karna saya sempat putus ditengah jalan dan bingung sebenarnya cerita saya menarik atau tidak untuk diperjual belikan :)

Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.

Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
- Jonru's Fan Page
- Twitter
- Belajar Menulis GRATIS di Facebook


WARNING: Komentar yang tujuannya hanya untuk mencari backlink akan dihapus. Kecuali jika isi komentar Anda memang bagus. Be friendly please :)