Writing is not my hobby. It’s a part of my life

Sekolah-Menulis Online
Cara Modern Menjadi Penulis Hebat!
Semua kegiatan belajar berlangsung lewat internet. Anda tak perlu ke luar rumah, tak perlu meninggalkan aktivitas lain.
Info Selengkapnya >>>.

 

10 Oct 2007, 07:15 am

Home Typist, bisnis sungguhan atau tipuan?

Posted in Bisnis, Internet

Selama bergaul di internet, saya yakin Anda pernah mendengar sebuah jenis binis online yang bernama home typist. Ini adalah jenis bisnis yang sebenarnya sangat sederhana: Anda akan dibayar untuk tugas-tugas pengetikan naskah iklan yang Anda kerjakan. Ini adalah sebuah jenis home biz (bisnis online yang bisa dikerjakan dari rumah) yang - katanya - cukup menjanjikan dari segi materi.

Agar lebih jelas, berikut saya tampilkan screen shot sebuah website yang bergerak di bidang bisnis yang satu ini. Sengaja tidak saya sebutkan nama situsnya, agar tidak terkesan seperti promosi.

(klik gambarnya untuk melihat ukuran sebenarnya. Akan terbuka dalam jendela baru) 

the truth about home typist business

Saya sudah mengenal bisnis seperti ini sejak bertahun-tahun lalu, mungkin sama lamanya dengan perkenalan saya dengan dunia internet. Saya pernah tergerak untuk ikutan, tapi tidak jadi karena ternyata kita harus membayar biaya keanggotaan. Saya juga ragu, karena siapa tahu bisnis seperti ini hanya tipuan dan hasilnya mengecewakan.

Lantas beberapa hari lalu, saya mencoba menanyakan hal ini di forum eksklusif Asian Brain. Berikut pertanyaan yang saya ajukan:

Sejak lama banget, saya sudah sering membaca info lowongan “Home typist / type at home” yang beredar di internet. Saya juga mendapat info dari berbagai sumber, bahwa lowongan2 seperti itu hanyalah scam atau penipuan belaka.

Benarkah demikian? Adakah bisnis “Home typist / type at home” yang benar-benar riil dan telah terbukti?

Mohon pencerahannya ya…

wassalam

Jonru

Alhamdulillah…. Hanya dalam hitungan sehari, ada dua teman yang memberikan jawaban yang menurut saya sangat mencerahkan. Ini dia:

Teman 1:

Saya member Typeinternational. Saya sudah pernah dapat ceknya 3x. Tapi duitnya ga sebrapa. Kerja selama 10 hari - 2 mingguan tiap bulan, hasilnya sekitar 1,5 juta-an per bulan. ($175 max)
Buat saya sih ga nyucuk lah. Kerjanya berat dan membosankan!
Hasilnya juga ga seberapa besar (alias kecil). Itu sebabnya saya udah ga ngerjain lagi.
1 hal lagi yang penting : Kita dibayar per tugas. Kalau kita ga kerja/ga menyelesaikan tugas, ya ga ada ‘gaji’ bulan itu.
Peraturan perusahaan makin lama makin aneh2 & kebijakan yang diambil oleh perusahaan itu sifatnya absolut & kita sbg member ga bisa apa2, kecuali menurut.

Pendapat saya, kerja sbg typist tuh kerja kasar di internet. Kerja ke orang (bukan jadi boss). Dibandingkan dengan yang lain, wah jauh sekali hasilnya : Misal :
- google adsense (enak. Santai, kalo dah jalan)
- domain parking (cepet banget tuhhhh)
- affiliate amazon (lumayan lah…)
- ppl maxbounty (no comment yet)
- jualan produk sendiri (wow yummy!!)

Saran : Ga usah join.
Kalo mau pake aja account saya, coba kerjain tugasnya, kalo ga u muntah darah! Hehehe…..

Oh ya 1 lagi pengalaman buruk saya, Saya masih punya gaji yg blm dikirim (rasanya ga bakal dibayar) udah 1 tahun lebih $175. I udah males ngurusinnya. I heran, di earning stat tertulis cek udah sent. Itulah sebabnya sekarang saya udah males.

Teman 2:

saya juga pernah nyoba, kerja yang berat tapi hasil tidak seberapa dan ada satu hal penting lagi kerugian buat kita, yaitu :

Kita secara tidak sadar malah mempromosikan program mereka, jadi yang berkembang adalah program mereka sendiri. Seharusnya kita mempromosikan program kita sendiri sehingga bila sudah terkenal maka kitalah yang memetik hasilnya, bukan mereka.

Saya juga membaca pendapat yang lebih kurang sama di sini. Berikut petikannya:

While you might want to believe that you’ll make tons of money by simply typing ads (and, that’s what they want you to believe), the truth is, simply typing ads on classified ad sites is not going to help you to earn a decent income. Ask any experienced internet marketer, and if they’re honest, they will tell you that you cannot generate a full-time income on the internet by simply engaging in this single activity. In fact, many will tell you that advertising on classified ad sites doesn’t work.

Dari ketiga pendapat di atas, saya mengambil kesimpulan:

  • Ada di antara bisnis home typist yang memang sungguhan, tapi saya tidak berani mengatakan semuanya seperti itu. Siapa tahu, ada juga yang merupakan penipuan. Saya tak tahu pasti soal ini.
  • Namun walau sungguhan, ternyata bergabung dengan bisnis seperti ini tidak terlalu menjanjikan. Kita bekerja keras, tapi hasilnya tidak seberapa.

Jadi saran saya, lebih baik abaikan saja penawaran-penawaran bisnis seperti itu.

Tapi eits….! Kalau dipikir-pikir, sebenarnya home typist bukan bisnis. Bagi pemiliknya, ya ini memang bisnis. Tapi bagi kita sebagai anggota, ini sama sekali jauh dari nuansa bisnis. Posisi kita tak ubahnya seperti karyawan atau pekerja lepas yang digaji oleh perusahaan tertentu untuk mengerjakan tugas tertentu.

Bisnis adalah sebuah aktivitas di mana kita menjadi BOS untuk pekerjaan-pekerjaan yang kita lakukan. Kalau kita justru jadi KULI, ini tentu bukan bisnis, bukan?

Semoga bermanfaat

Cilangkap, 10 Oktober 2007

Jonru

 


Ingin ngobrol bareng Jonru mengenai Penulisan, Blog Writing,
Web Copy, atau Jurnalistik? Klik DI SINI :)

13 Responses to “Home Typist, bisnis sungguhan atau tipuan?”

  1. 1
    dina Said: @ 04 Nov 2007 03:21 pm 

    iya nih, saya coba2 iseng ikutan… ternyata membosankan sekali ya, dan setelah saya hitung2 gajinya toh kecil juga dibandingkan dengan mengerjakan pekerjaan tsb (yg sampe skrg belom selesai2 juga ngerjainnya, karena menurut saya, SANGAT membosankan, hehe).

    trus bagaimana saya bisa menutupi kerugian yang sudah saya bayarkan sebesar 500ribu itu ya, Pak Jonru? Ada saran?

    trims

  2. 2
    dina Said: @ 04 Nov 2007 03:25 pm 

    oya satu tambahan lagi, kalo setelah saya liat2 sih sebenernya program ini juga termasuk tipe MLM, karena toh isi iklannya juga menawarkan supaya kita ikut bergabung menjadi anggota mereka.

  3. 3
    Koes Said: @ 30 Dec 2007 07:17 am 

    Hi Jon,

    Dulu 2 tahun yang lalu saya pernah ikutan TI. Dan malah waktu itu saya ambil franchise untuk Indo. Sama dengan Dina, saya sudah membayar lebih dari $150 termasuk ongkir dengan WU.

    Begitu dapat asignment nya, wuih banyak banget yang harus dikerjakan. :p Akhirnya nggak diteruskan deh. Not the best way to build an online income tuh.

    Wah… berarti hampir semua orang yang sudah ikut, merasakan hal yang sama ya…

    Semoga semakin banyak orang yang tercerahkan :)

  4. 4
    Bisnis Online vs Penghasilan Online | Jonru on the Web Pinged With: @ 31 Dec 2007 05:30 pm 

    [...] Agloco, ada peluang lain bernama home typist (yang sangat tidak saya sarankan). Ini adalah peluang yang memungkinkan kita mendapat uang dengan cara mengetik naskah-naskah iklan [...]

  5. 5
    judi lesmana Said: @ 03 Jan 2008 11:32 am 

    thank you so much Jonru, masukan dari temen2 juga sangat mencerahkan……
    jadi gak perlu buang2 waktu kan.

    salam,
    judi lesmana

    Sama2 Mas Judi
    Semoga sukses ya…

  6. 6
    m.ifan efendi Said: @ 03 Feb 2008 12:40 pm 

    thank banget…..ya temen2 aku hampir aja join,uangnya ngutang lagi…setelah saya cari informasi ehhhhhhhh ternyata banyak yang tertipu,padahal aku senang sekali kalo2 itu benar ada dan jujur……mana cari kerja sulit lagi.
    temen please doang cariin pekerjaan online yang benar2 so’alnya aku tulang punggung keluarga gaji saya 350 perbulan dipotong untuk kos N makan dah abis deh….
    lom lgi keluarga dikampung lgi susah,mau belajar forex ngk pnya modal…..aku bingungx5
    temen siapa aja kalo ada informasi ato yang ingin membantu ku kirim email please…aku dijogja kok

    Ifan…
    Sebenarnya banyak sekali peluang bisnis online yang menjanjikan
    tapi memang, semuanya tidak bisa sukses secara instan. Tetap harus bekerja keras.

    Semoga sukses ya…. :)

  7. 7
    m.ifan efendi Said: @ 03 Feb 2008 12:43 pm 

    ini emailku
    ivan_vandolect@yahoo.co.id
    no:081323318009

    thks ya

  8. 8
    bagus Said: @ 21 Feb 2008 05:09 pm 

    thank to semuanya yang sudah kasih pencerahan, nasib aku hampir sama persis kayak yang dialami m.ifan efendi, siapa saja kalo ada informasi bisnis online yang sungguhan, mohon bantuannya dengan mengirim email ke bagus_800@yahoo.com
    atas bantuanya TERIMA KASIH

  9. 9
    andre gunawan Said: @ 20 Aug 2008 10:20 pm 

    Melihat begitu banyaknya eks-member yang “trauma” dengan jenis bisnis online semacam ini, adakah bisnis lainnya yang masih berhubungan dengan kegiatan pengetikan? Perlu bapak ketahui, saya adalah lulusan SMK angkatan 2008 yang akibat terbentur masalah finansial terpaksa “mengubur mimpi tuk kuliah”, sekiranya ada nggak situs-situs online yang pernah bapak coba yang memiliki “responbility” yang nyata, jadi nggak cuman hebat promosi tapi juga penuh bukti!

    Mohon pencerahannya Pak, uang yang saya miliki sangat terbatas…kemampuan yang saya miliki tuk saat ini : accounting, standard web script (HTML, CSS dan sedikit tahu tentang Javascript), Office dan passive english. Mohon bantuannya Pakk..

  10. 10
    john Said: @ 21 Aug 2008 11:31 am 

    bukan mlm mbak dina, tapi marketing satu arah. soalnya mereka tidak memberikan keuntungan untuk si pengiklan.
    klo mlm sapa upline nya ?

    klo mlm itu memberikan keuntungan kepada si pengajak.
    juga jangan tertipu dengan mlm dan pyramid consep, serupa tapi tak sama.

  11. 11
    ovi Said: @ 03 Sep 2008 02:01 pm 

    saya sih hingga sampai saat ini masih puas dgn home typistnya Gogonai, karena selalu dibayar. apalagi bisnis ini sangat cocok buat saya yang punya waktu luang banyak dan bisa dikerjakan secara sambilan. mungkin betul kata teman2, semua kembali tergantung kepada publisher-nya mau membayar atau bukan. karena banyak bisnis sekarang ini, yang menawarkan $$$ tanpa kerja, (dan rasanya tak mungkin). mesti membosankan menjadi home typist, tp ternyata sangat mengasyikan jika kita sudah tau triknya.
    semoga memberi pencerahan :)

  12. 12
    Yunita Said: @ 03 Sep 2008 02:22 pm 

    Halo temen2,
    Dari sudut pandang saya sih. kita tidak bisa menjudge bahwa bisnis kategori A adalah bisnis yang benar, Bisnis kategori B adalah bisnis tipu2.

    Seperti contoh di Google Adsense, saya sejak akhir tahun 2006 sudah dapat cek 13 x paling sedikit $700 - $3500. Tapi awal 2008 ketika cek google adsense sebesar $5740, accountku di Banned oleh Google, dan alasannya katanya click fraud. Pada hal saya tidak pernah melakukannya, karena saya merasa dirugikan dan hak saya tidak dibayar, saya berhak dong menyatakan google adalah penipu…

    Lalu saya juga ikutan bisnis forex, saya dah invest $6000 karena sdh masuk siaran salah TV dimalaysia, ternyata bbrp bulan kemudian,,bisnisnya tutup dan byk member indonesia yang tidak dibayar profitnya. Wajar dong saya bilang itu Bisnis Tipu2.

    Saya juga pernah ikutan MLM dan sdh punya downline lebih dari 100 org, tiba2 perusahan MLM itu tutup dan tidak membayar penghasilan saya. Ternyata walaupun byk org penting didalam termasuk ada 1 motivator terkenal di indonesia yang masuk dalam jajaran BODnya, itu bukan jaminan. Saya bilang itu Bisnis Tipu2. Krn hak saya tidak dibayar.

    Dan masih banyak jenis bisnis2 lain yang bahkan walaupun sampai menunjukan pejabat2 yang ikut dibisnis tsbt, tp kemudian bisnisnya tutup dan byk yg rugi… apakah bisnis tipu2?

    Dalam dunia bisnis, saya sih berani aja ambil resiko karena gak tau apa yg akan terjadi.

    Oh ya… dalam MLM, saya pribadi “berani” mengatakan Bisnis MLM itu sebenarnya tipu juga karena dia membayar member2nya dari pemasukan member2.
    Misalnya, Setelah anda jadi membernya yang bayar ratusan atau jutaan rupiah. Kalau gak ada yg beli produknya dan tidak ada yg join melalui anda, maka anda gak dapat apa2….Padahal anda sudah bersusah payah utk prospek.
    Nah.. anda merasa tertipu atau tidak?

    Saya pribadi yang sdh sering ikutan bisnis baik didunia nyata ataupun online. Sudah menyimpulkan bahwa:

    Selama kita dapat bayaran sesuai dengan usaha kita maka saya akan bilang Bisnis tersebut bukan tipu.

    Berbeda dengan ketika saya sudah berusaha keras dan sudah harus dapat keuntungan tapi tidak dibayar, maka itu saya akan bilang Bisnis Tipu2..

    Dan skrg temen2, mari kita mulai berpikir dan tidak boleh menjudge bisnis A adalah bisnis Tipu, dan Bisnis si B adalah Gak Tipu…

    Gitu aja temen2. dari saya.

  13. 13
    fahry Said: @ 04 Sep 2008 12:48 pm 

    wah dari dulu juga sering dengar..tapi kok mau nyari kerja harus bayar? makanya saya gak gabung…

    Oh ya ada peluang nih bagi2 teman2 yang udah punya blog, ikutan banner ads, saya sudah terima bayaran $91 bulan ini. Silahkan kalau berminat mampir ke blog saya

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment