<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Fiksi Islami: Konseptual vs Industri</title>
	<atom:link href="http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri</link>
	<description>Writing is not my hobby. It's a part of my life</description>
	<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 23:54:00 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: Ririn_Putri</title>
		<link>http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-51766</link>
		<dc:creator>Ririn_Putri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 05:33:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-51766</guid>
		<description>Salam Kenal Pak Jonru. Saya mempunyai banyak novel dan cerpen karangan sendiri, tapi hanya saya baca dan simpan di komputer. ketika teman saya baca katanya bagus. saya ingin menerbitkannya tapi bagaimana caranya ya?
oya, kebanyakan cerpen dan novel saya adalah dari kisah nyata yang menurut saya cukup menarik. Terimakasih sebelumnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Kenal Pak Jonru. Saya mempunyai banyak novel dan cerpen karangan sendiri, tapi hanya saya baca dan simpan di komputer. ketika teman saya baca katanya bagus. saya ingin menerbitkannya tapi bagaimana caranya ya?<br />
oya, kebanyakan cerpen dan novel saya adalah dari kisah nyata yang menurut saya cukup menarik. Terimakasih sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: taufik</title>
		<link>http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-35761</link>
		<dc:creator>taufik</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2008 11:42:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-35761</guid>
		<description>salam kenal aja, kunjungi blog saya di taufik79.wordpress.com

&lt;blockquote&gt;Salam kenal juga Pak Taufik :)&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal aja, kunjungi blog saya di taufik79.wordpress.com</p>
<blockquote><p>Salam kenal juga Pak Taufik <img src='http://www.jonru.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jonru</title>
		<link>http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-6408</link>
		<dc:creator>jonru</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 May 2007 03:25:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-6408</guid>
		<description>@brahmanto:
film "30 hari mencari cinta" kan bertema "persahabatan jauh lebih baik daripada mencari pacar". Nah, inilah yang saya sebut islami.

Namun mengenai pernak-pernik film ini seperti gaya hidup yang hedonis, gaya berpakaian, dst, ini adalah bagian yang tidak islami.

thanks ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@brahmanto:<br />
film &#8220;30 hari mencari cinta&#8221; kan bertema &#8220;persahabatan jauh lebih baik daripada mencari pacar&#8221;. Nah, inilah yang saya sebut islami.</p>
<p>Namun mengenai pernak-pernik film ini seperti gaya hidup yang hedonis, gaya berpakaian, dst, ini adalah bagian yang tidak islami.</p>
<p>thanks ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Brahmanto</title>
		<link>http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-6404</link>
		<dc:creator>Brahmanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 May 2007 23:54:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-6404</guid>
		<description>...karanglah sebuah novel atau cerpen yang sama sekali tidak menampilkan simbol-simbol islam, tapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap islami.

Setuju! Dunia ini tidak pernah sehitam-putih kisah film atau komik Indonesia tahun 90-an ke belakang. Tapi, btw, film 30 Hari Mencari Cinta memiliki pesan moral islami? Ah, yang bener, Mas Jon? Kalau yang dimaksud dengan pesan moral islami adalah kebaikan universal, ya tentu saja ada! Bahkan film terburuk di antara yang terburuk pun selalu punya pesan moral tentang kebaikan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;karanglah sebuah novel atau cerpen yang sama sekali tidak menampilkan simbol-simbol islam, tapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap islami.</p>
<p>Setuju! Dunia ini tidak pernah sehitam-putih kisah film atau komik Indonesia tahun 90-an ke belakang. Tapi, btw, film 30 Hari Mencari Cinta memiliki pesan moral islami? Ah, yang bener, Mas Jon? Kalau yang dimaksud dengan pesan moral islami adalah kebaikan universal, ya tentu saja ada! Bahkan film terburuk di antara yang terburuk pun selalu punya pesan moral tentang kebaikan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jonru</title>
		<link>http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-6378</link>
		<dc:creator>jonru</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 13:37:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-6378</guid>
		<description>betul, setuju banget :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul, setuju banget <img src='http://www.jonru.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hanny</title>
		<link>http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-6370</link>
		<dc:creator>hanny</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 04:14:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jonru.net/fiksi-islami-konseptual-vs-industri#comment-6370</guid>
		<description>saya setuju dengan poin-poin yang mas jonru paparkan di sini. benar, bahwa selama ini ketika khalayak melihat 'fiksi islami' mereka lebih terkonsentrasi mengangkat hal-hal yang bersifat 'ritual'. 

sehingga tema-tema yang dibahas berkisar seputar sesuatu yang sangat khas islam seperti jilbab (atau poligami). tetapi bukankah islam lebih universal dari itu? seringkali hal-hal bersifat ritual menutupi mata kita dari hal-hal yang bersifat humanis dan bisa diterapkan di mana saja, oleh siapa saja, sehingga nilai-nilainya dapat dihargai dan dimengerti oleh semua orang--bahkan mereka yang non-muslim.

fiksi islami di masa depan, menurut hemat saya, seharusnya bisa menyampaikan poin bahwa islam adalah agama yang universal dan bertenggang rasa :) sudah saatnya pengkotak-kotakan yang ada menjadi lebih fleksibel; karena dunia jauh lebih besar dari 'kotak-kotak' itu.

salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju dengan poin-poin yang mas jonru paparkan di sini. benar, bahwa selama ini ketika khalayak melihat &#8216;fiksi islami&#8217; mereka lebih terkonsentrasi mengangkat hal-hal yang bersifat &#8216;ritual&#8217;. </p>
<p>sehingga tema-tema yang dibahas berkisar seputar sesuatu yang sangat khas islam seperti jilbab (atau poligami). tetapi bukankah islam lebih universal dari itu? seringkali hal-hal bersifat ritual menutupi mata kita dari hal-hal yang bersifat humanis dan bisa diterapkan di mana saja, oleh siapa saja, sehingga nilai-nilainya dapat dihargai dan dimengerti oleh semua orang&#8211;bahkan mereka yang non-muslim.</p>
<p>fiksi islami di masa depan, menurut hemat saya, seharusnya bisa menyampaikan poin bahwa islam adalah agama yang universal dan bertenggang rasa <img src='http://www.jonru.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> sudah saatnya pengkotak-kotakan yang ada menjadi lebih fleksibel; karena dunia jauh lebih besar dari &#8216;kotak-kotak&#8217; itu.</p>
<p>salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
