|
Sekolah-Menulis Online |
06 Nov 2006, 02:21 pm
Fia mau dibeli, hihihi…

Pikiran anak-anak memang polos dan terkadang lucu. Ini yang terjadi dengan Farah (kiri, rambut berkepang) dan Syifa (kanan), sepupu Fia (anak saya) yang merupakan dua kakak beradik. Mereka suka banget sama Fia dan sering main bareng. Fia pun merasa akrab dengan kedua kakaknya ini.
Sebagai anak bungsu, sejak dulu Syifa seringkali meminta adik kepada ibunya. Tapi sepertinya kedua orangtuanya tidak ada niat lagi untuk menambah anak. Tentu saja, permintaan Syifa membuat mereka pusing.
Suatu hari, ketika Syifa minta adik lagi, ibunya berkata, “Nanti kalau kamu punya adik, Mama enggak sayang lagi sama kamu karena Mama akan menyayangi si adik. Kamu mau?”
Sejak saat itu, Syifa tak pernah lagi meminta adik
Kepada saya, baik Syifa dan Fara pun sering meminta agar Fia menjadi adik mereka saja. Tentu saja, ini adalah permintaan khas anak kecil yang amat lucu.
Nah, sekitar dua hari setelah lebaran kemarin, tiba-tiba saja Fara dan Syifa mengajukan sebuah permintaan kepada ibunya. “Ma, gimana kalau Fia kita beli saja?”
Ibu mereka tentu tertawa ngakak. Tapi dia mencoba menjawab dengan bertanya ulang, “Belinya pakai apa?”
“Pakai uang angpauw aja.” Maksudnya adalah angpaw yang mereka terima sewaktu lebaran kemarin, yang jumlahnya tentu saja tidak seberapa).
Ibu mereka tentu saja makin ngakak. “Gila lu! Masa Fia mau dibeli pake uang recehan,” ujarnya.
Ketika mendengar cerita itu pun, saya tak bisa menahan tawa. Benar-benar lucu.
Dasar anak kecil! Hehehehe…..
Jonru
Foto: Fara dan Syifa. Insert: Fia
| Ingin ngobrol bareng Jonru mengenai Penulisan, Blog Writing, Web Copy, atau Jurnalistik? Klik DI SINI :) |
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI









