Writing is not my hobby. It’s a part of my life

Sekolah-Menulis Online
Cara Modern Menjadi Penulis Hebat!
Semua kegiatan belajar berlangsung lewat internet. Anda tak perlu ke luar rumah, tak perlu meninggalkan aktivitas lain.
Info Selengkapnya >>>.

 

26 Apr 2007, 07:55 pm

Definisi Penulis

Posted in Dunia Penulisan
“Seseorang baru bisa disebut penulis kalo dia sudah menerbitkan buku atau karyanya dimuat di media cetak”.

Hm, siapakah orang yang berkata seperti itu? Menurut saya ini adalah pemikiran yang sangat picik plus konvensional plus kuno bin ketinggalan zaman.

Jika merujuk pada “definisi” di atas, maka:

  • penulis skenario film/sinetron tidak layak disebut penulis. Sebab karya mereka tidak diterbitkan dalam bentuk buku (memang ada beberapa yang diterbitkan) dan tidak dimuat di media cetak.
  • penulis naskah drama juga bukan penulis, dengan alasan yang sama.
  • penulis naskah iklan (copywriter) juga bukan penulis, dengan alasan yang sama.
  • penulis blog (blogger) juga bukan penulis, dengan alasan yang juga sama.

Saya kira, pikiran picik seperti itu perlu kita hilangkan mulai saat ini.

Bagi saya pribadi, setiap orang yang punya minat menjadi penulis (tak peduli apakah dia sudah menulis ribuan naskah atau belum pernah menulis satu karya pun), sudah sangat layak disebut sebagai penulis.

Lagipula, siapa sih orang yang berkompenten untuk memberikan gelar penulis? “Penulis” bukanlah sebuah gelar akademis. Setiap orang boleh mengaku sebagai penulis, tak ada yang melarang.

Jadi, saya juga sangat tidak setuju dengan istilah “calon penulis”. Istilah ini mengisyaratkan bahwa seolah-olah ada orang atau lembaga yang berkompeten untuk mengangkat seorang calon penulis menjadi penulis beneran.

Apakah memang demikian faktanya? Tidak bukan?

Tidak ada rumusnya bahwa setiap penulis harus rajin mengirim tulisan ke media cetak.

Tidak ada rumusnya bahwa setiap penulis harus menerbitkan buku.

Setiap penulis bebas menempuh jalur apa saja yang mereka inginkan:

  • menerbitkan buku
  • mengirim cerpen ke majalah hiburan
  • menulis skenario
  • menulis naskah drama
  • menulis di blog
  • menulis surat pembaca
  • menulis resep masakan
  • menulis panduan penggunaan kulkas
  • atau menulis apa saja. Terserah!

Mereka semua ini layak jadi penulis. Bahkan orang yang baru belajar menulis pun sangat layak disebut penulis.

Dunia penulisan itu sangatlah luas. Amatlah picik jika ada orang yang berpikir bahwa dunia penulisan hanya terbatas pada lembaran-lembaran buku dan media cetak.

Jadi, mari kita mulai menyingkirkan berbagai macam pola pikir yang konvensional dan ketinggalan zaman mengenai “definisi penulis” tersebut.

Setuju?

Cilangkap, 26 April 2007
Jonru


Ingin ngobrol bareng Jonru mengenai Penulisan, Blog Writing,
Web Copy, atau Jurnalistik? Klik DI SINI :)

5 Responses to “Definisi Penulis”

  1. 1
    andi Said: @ 28 Apr 2007 10:56 am 

    tapi ada juga beberapa ketentuan yang sekarang menjadi pro dan kontra ketika para peliput di infotaiment dikatakan juga sebagai penulis selain itu penulis juga diidentikkan dengan jurnalis masih adayang terasa janggal ketika kita mencoba untuk memaknai nya

  2. 2
    jonru Said: @ 04 May 2007 10:30 am 

    “peliput di infotaiment dikatakan juga sebagai penulis”

    >> setahu saya, mereka disebut jurnalis, bukan penulis.

  3. 3
    Universitas Penulisan: Anda di Fakultas Apa? Pinged With: @ 27 Dec 2007 08:14 pm 

    [...] (Hehehe… sepertinya Si Sesumbar ini belum membaca tulisan yang satu ini.) [...]

  4. 4
    Universitas Penulisan: Anda di Fakultas Apa? | Jonru on the Web Pinged With: @ 28 Dec 2007 08:19 am 

    [...] (Hehehe… sepertinya Si Sesumbar ini belum membaca tulisan yang satu ini.) [...]

  5. 5
    STR Said: @ 11 Jan 2008 03:23 pm 

    SETUJU sekali, Pak!

    Btw, bedanya penulis dengan jurnalis itu apa saja? :mrgreen:

    penulis = pengertiannya bersifat umum
    jurnalis = wartawan :)

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment