Cuma Ngeblog Bisa Dapat Blackberry GRATIS. Mau?
Filed under: Blog Mania, Dunia Penulisan, Internet, Motivasi, kiat sukses
Ya, Anda bisa mendapatkan Blackberry secara GRATIS, hanya dengan rajin ngeblog.
“Bagaimana caranya?”
Maaf, ini bukan penawaran produk, bukan acara bagi-bagi hadiah, bukan hoax bukan scam bukan penipuan. Saya membuat judul seperti di atas, semata-mata agar Anda tertarik untuk membaca tulisan ini, hehehehe…
Ups…. Tapi jangan sewot dulu ![]()
Seperti biasa, saya ingin menceritakan sesuatu yang insya Allah menarik dan bermanfaat bagi Anda.
* * *
Tanggal 21 Januari 2010 lalu, saya benar-benar mendapat sebuah Blackberry Gemini secara gratis. Penyebabnya, blog yang sedang Anda kunjungi ini – alhamdulillah banget – terpilih sebagai Super Blog (Juara Tahunan alias The First Winner) pada ajang “Internet Sehat Blog Award 2009″. Bahagia? Tentu saja. Bersyukur? Ya iya dong. Bagaimana tidak! Blog saya berhasil terpilih sebagai yang terbaik di antara 14.000-an peserta, dan mejeng secara gratis di website Detikinet.com. Alhamdulillah
Setelah prestasi ini tercapai, beberapa teman bertanya, “Bagaimana caranya Bang Jonru bisa jadi pemenang? Bagi-bagi kiatnya, dong!”
Nah, tulisan ini merupakan jawaban atas pertanyaan tersebut!
Karena itu, coba simak baik-baik kiatnya di bawah ini, ya…. Read more
Seorang Teman Bertanya, “Bolehkah Saya Bercita-cita Menjadi Penulis Puisi?”
Beberapa bulan lalu, seorang teman – sebut saja namanya Dewi, usia 24 tahun – menyapa saya dan langsung bertanya, “Pak Jonru, kalau kita nulis puisi, ada aturan bakunya, gak?”
Belum sempat saya menjawab, dia sudah mengajukan pertanyaan kedua, “Apa terlalu remeh kalau kita bermimpi menjadi seorang penulis puisi?”
Hm… pertanyaan kedua inilah yang bagi saya sangat menarik, dan akhirnya menginspirasi saya untuk membuat tulisan ini. Read more
Kesuksesan Anda BISA Berawal dari Hal “Sepele” Seperti Ini
Banyak hal besar yang berawal dari hal-hal kecil. Karena itu, untuk mencapai SUKSES (yang tentu kita sepakati sebagai sesuatu yang besar), yuk kita mulai dari hal-hal kecil. Kali ini, saya akan membahas sesuatu yang mungkin SELAMA INI kita anggap sangat sepele. Tapi sebenarnya, ia bisa sangat berpengaruh terhadap kesuksesan kita di masa depan. Read more
[Kiat Menulis] Berguru dari Penulis yang (justru) Merasa BUKAN Penulis
Filed under: Blog Mania, Dunia Penulisan, Motivasi, Renungan, kiat sukses
Berdasarkan penerawangan pengamatan saya, ada berbagai macam jenis penulis yang hidup di muka bumi ini. Yaitu:
- Penulis profesional, yakni orang-orang yang mencari uang lewat kegiatan menulis. Mereka ini masih terbagi dua lagi, yakni:
- Full Time Writer ==> Menulis sebagai sumber penghasilan utama.
- Part Time Writer ==> Menulis sebagai salah satu sumber penghasilan utama.
- Penulis amatir, yakni orang-orang yang menjadikan kegiatan menulis sebagai hobi belaka. Banyak orang yang salah persepsi terhadap istilah “penulis amatir” ini. Mereka mengira, penulis amatir adalah orang-orang yang belum pintar menulis, Hm, ini pandangan yang keliru, Saudara-saudara Sekalian!
Termasuk ke dalam golongan penulis amatir:
Orang-orang yang menulis untuk tujuan menambah pergaulan, berbagi ilmu, menghilangkan stress, aktualisasi diri, dan sebagainya.
Seiring dengan perkembangan zaman pengalaman dan keahlian mereka, banyak penulis amatir yang akhirnya beralih status menjadi penulis profesional. - Penulis Tidak Sadar, yakni orang-orang yang sering menulis (dengan tujuan tertentu), tapi mereka merasa bukan penulis. Contohnya
- Blogger. Mereka ini umumnya lebih senang disebut blogger daripada penulis. Padahal kegiatan utama mereka justru menulis. Jadi, sebenarnya mereka ini penulis juga, kan? (Barulah ketika tulisan di blog mereka diterbitkan menjadi buku, mereka dengan percaya diri mengatakan, “Saya penulis.”)
- Pebisnis online atau internet marketer. Mereka biasanya menulis untuk tujuan SEO, meningkatkan trafik website, dan sebagainya. Sama seperti blogger, mereka pun tidak sadar bahwa mereka sebenarnya penulis.
- Staf atau manajer humas di perusahaan, yang harus sering menulis untuk dibaca oleh wartawan atau konsumen mereka.
- Dan sebagainya.
- Penulis Wanna Be, yaitu orang yang bercita-cita menjadi penulis, tapi tak terwujud juga. Bukan karena mereka gagal. Bagaimana mungkin dibilang gagal, jika mencoba saja belum pernah. Mereka mengaku terlalu sibuk, banyak kendala, belum tahu caranya, MERASA MINDER, dan sebagainya dan sebagainya. Ah, banyak alasan deh pokoknya
* * *
Pada tulisan ini, saya tertarik untuk membahas penulis jenis ke-3.
Kenapa? Read more
Pengusaha Indonesia Tidak Boleh Nasionalis?
Tiga tahun lalu, saya pernah menulis sebuah artikel berjudul “Menulis Cerpen Berdasarkan Referensi Tertentu”. Ini sebenarnya artikel bertema kepenulisan. Tapi hari ini, saya ingin membahasnya lagi dari sudut pandang yang berbeda: Dunia Entrepreneur
Untuk jelasnya, coba Anda simak kutipan tulisan tersebut di bawah ini:
Cerpen ini bercerita tentang seorang pemuda yang tinggal di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan. Kisahnya diawali dengan keputusan si pemuda untuk keluar dari perusahaannya dan berwiraswasta dengan berjualan tikar tradisional. Tikar tersebut ia buat sendiri, lalu dijual di perbatasan.
Tragisnya, produknya ini tidak laku, hanya gara-gara ia berkata jujur, “Tikar ini buatan saya sendiri”. Ternyata, para pembeli beranggapan bahwa tikar tersebut haruslah buatan daerah tertentu di Malaysia. Jika dibuat oleh orang Indonesia, maka dianggap tidak asli.
Si pemuda pun mencoba menjual produknya ini di Indonesia, tapi ternyata prospeknya tidak begitu cerah. ia pun kecewa dan prihatin. Ia telah bertekad untuk lebih mencintai negerinya. Tapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa hal-hal yang berbau Malaysia lebih disukai oleh masyarakat Indonesia di perbatasan tersebut. Terlebih, mata uang ringgit lebih disukai daripada rupiah. Hal-hal yang berbau Indonesia hanya mereka “nikmati” saat upacara bendera di sekolah.
Mengapa Banyak Orang yang Membenci Hari Senin?
Ketika hari Senin tiba, banyak orang yang berkata (walau cuma di dalam hati), “I hate Monday!” (Tulisan terbaru di Detik.com ini menjadi salah satu bukti kuatnya).
Dan ketika hari Jumat tiba, mereka ramai-ramai berteriak dengan sukacita, “Thanks God, It’s Friday!”
Mungkin selama ini kita menganggap hal seperti ini biasa-biasa saja. Tapi cobalah kita renungkan: Read more
[Kiat Menulis] Tak Ada Istilah “Tulisan Fals”
Anda mungkin sering melihat sebuah iklan kopi di televisi yang menayangkan sosok suara pria bersuara fals. Lalu muncul si narator dengan ucapan, “Enggak semua orang bisa bermain musik.”
Ya, di dunia musik, memang suara merdu banyak ditentukan oleh bakat alam. Ada orang yang ditakdirkan bersuara merdu, sehingga dia berpotensi besar menjadi seorang penyanyi sukses. Sementara ada orang (termasuk saya) yang bersuara fals, pas-pasan, sehingga nyaris tak mungkin menjadi penyanyi sukses. Read more
Benarkah Anda Tak Punya Bakat Menulis?
Saya sering mendengar orang yang berkata, “Saya ingin menjadi penulis, tapi rasanya kok sulit sekali karena saya tidak punya bakat.”
Dulu, saya selalu menjawab ucapan seperti ini dengan perkataan, “Bakat itu tidak penting. Yang penting adalah kerja keras dan motivasi yang kuat.”
Ya, itu memang benar.
Tapi kini, ada pemikiran baru yang tiba-tiba hadir di kepala saya. Read more
[Kiat Sukses] Kapan Saat yang Tepat untuk MENYERAH?
“Lho, kenapa harus menyerah?
Bukankah agar sukses, kita harus selalu optimis, tetap semangat, terus mencoba walau beribu kali gagal, walau banyak halangan dan kendala?”
Ya, memang benar. Tapi bukan berarti kita tidak boleh menyerah sama sekali.
Walau saya sering membuat tulisan yang isinya memberi semangat dan motivasi kepada teman-teman sekalian, bukan berarti saya tak pernah menyerah.
Ketika SD, saya pernah menyerah dalam belajar bermain gitar. Saya tetap tidak bisa juga walau sudah berkali-kali mencoba. Teman-teman lain dengan amat mudah mengenali kunci C dan berbagai macam kunci lainnya di snar gitar, sementara saya sama sekali tidak bisa melihat di mana bedanya. Teman-teman lain dengan sangat mudah memainkan nada dari lagu tertentu hanya setelah mereka mendengarnya satu kali saja. Sementara saya? Blank sama sekali soal begituan
Read more
[Stop Dreaming Start Action] The Power of Kepepet
Saya sedang menyukai slogan Stop Dreaming Start Action. Sebab ini adalah seruan penuh motivasi yang bisa membangungkan kita dari mimpi yang panjang. Tapi walau sudah diberi motivasi sebesar apapun, masih banyak juga orang yang ogah-ogahan, bingung, belum tergerak untuk segera action.
Beberapa hari lalu, ketika saya mengisi acara pelatihan di sebuah kampus, Pak Moderator mengomentari jumlah peserta yang tidak banyak. “Inilah buktinya bahwa jumlah orang yang ingin sukses itu hanya sedikit,” katanya.
Ucapan dia ini saya komentari dengan pendapat, “Sebenarnya semua orang ingin sukses. Apakah ada di antara Anda yang ingin miskin terus? Jadi pecundang terus? Menjadi orang gagal seumur hidup Anda? Tentu tidak, bukan? Semua orang PASTI ingin sukses. Tapi orang yang menindaklanjuti keinginan tersebut dengan ACTION-lah yang jumlahnya sedikit.” Read more









Blog ini sangat 









