Apa Yang Menyelamatkan Anda dari Ancaman Krisis Global?
Sebagai umat beragama, tentu kita percaya bahwa Tuhan Maha Penyelamat. Hanya DIAlah yang bisa menyelamatkan manusia. Namun dalam konteks duniawi, kita juga bisa bicara soal “jaminan masa depan” atau hal-hal sejenis yang berkaitan dengan “keselamatan hidup”.
Bila ditanya pada orang tua kita, mungkin mereka berkata bahwa PENDIDIKAN-lah yang akan membuat masa depan kita lebih terjamin. Tidak heran, sebagian besar orang tua menyuruh anak-anak mereka bersekolah setinggi-tingginya, agar “masa depan mereka cerah.”
Tapi fakta membuktikan bahwa banyak juga sarjana (bahkan lulusan S3) yang menjadi pengangguran.
Fakta juga membuktikan bahwa banyak sekali orang yang kuliah di Fakultas Teknik, tapi akhirnya menjadi Staf Marketing. Atau lulusan Institut Pertanian Bogor yang menjadi wartawan.
Ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dulu ternyata tidak relevan dengan pekerjaan atau karir kita saat ini (mungkin Sarjana Kedokteran adalah satu-satunya perkecualian).
Lantas, apakah yang bisa “menyelamatkan” kita? Apakah yang bisa “menjamin masa depan” kita?
Saya akan sebutkan sebuah nama sebagai contoh: Sakti Wibowo.
Sakti Wibowo adalah seorang pengarang ngetop dari Forum Lingkar Pena (FLP). Dia hanya lulusan SMK, dan pernah bekerja sebagai kuli di pabrik roti.
Lantas, dia pun belajar menulis. Dia terus menulis. Dia mengasah KETERAMPILAN dia di bidang penulisan.
Kini, Sakti Wibowo sudah menerbitkan banyak buku. Sebagian bukunya sempat mendapat penghargaan tingkat nasional. Dia pernah bekerja sebagai redaktur di sebuah majalah berskala nasional. Dia juga pernah bekerja sebagai editor di sejumlah penerbit. Dan kini, dia juga mengelola sebuah bisnis di bidang penulisan.
Singkat cerita: Sakti Wibowo akhirnya bisa “menghidupi dirinya sendiri” (hm, dia masih bujangan), dia bisa “menjamin masa depannya”, dari KETERAMPILAN MENULIS!
Dari cerita di atas, saya yakin Anda mulai paham, bahwa yang bisa “menyelamatkan” atau “menjamin masa depan” kita bukanlah ijasah, bukan gelar kesarjanaan, bukan latar belakang akademis, bukan titel atau gelar dan seterusnya.
Yang bisa menjamin masa depan kita adalah KEAHLIAN!
Coba Anda lihat orang-orang paling sukses di dunia. Apa yang membuat mereka sukses?
Jawabannya: KEAHLIAN!
* * *
Sekarang ini masa krisis global. Perekonomian serba sulit.
Banyak PHK di mana-mana.
Mohon maaf, ini bukan doa:
Katakanlah suatu saat nanti ada orang yang harus kehilangan pekerjaan, sebagai dampak dari krisis global. Dia tidak punya keterampilan apapun. Apa yang akan bisa menjamin masa depannya pasca PHK?
Sekali lagi maaf, ini bukan doa
Tapi saya percaya, Anda bisa menarik poin penting dari masalah ini:
Bila punya keahlian tertentu, maka saya yakin KITA SEMUA tak akan pernah khawatir. Walau di-PHK, walau ditolak untuk bekerja di mana-mana, yakinlah bahwa KEAHLIAN Anda-lah yang akan “menyelamatkan” Anda.
Oke, memang benar bahwa Tuhan Maha Penyelamat. DIA-lah yang menyelamatkan kita, bukan keahlian tertentu atau apapun.
Ya, itu benar. Tapi Tuhan tak akan menyelamatkan kita seperti menjatuhkan mobil dari langit untuk kita miliki, bukan? Dalam bahasa agama, kita bisa menyebutkan bahwa Tuhan menyelamatkan kita melalui KEAHLIAN atau KETERAMPILAN yang kita miliki.
Jadi, Anda tentu sudah paham bahwa keahlian sangat penting bagi masa depan kita.
Nah, jika sudah tahu bahwa Tuhan menyelamatkan diri kita di dunia ini lewat KEAHLIAN, maka seharusnya kita mau dan serius dalam upaya-upaya untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian diri.
Keterampilan menulis misalnya.
Bila Anda memang serius ingin menjadi seorang penulis hebat, dan Anda serius untuk belajar dan mengasah keterampilan di bidang ini, maka yakin deh bahwa keahlian menulis ini suatu saat nanti bisa menjadi “penyelamat” hidup Anda:)
Alhamdulillah, saya sudah membuktikannya.
Ketika dulu saya resign dari kantor, hanya bermodal nekat dan tekad, maka yang akhirnya membuat saya hidup sampai sekarang adalah KEAHLIAN MENULIS yang saya miliki.
Lewat keahlian menulis inilah saya diundang menjadi pembicara di sejumlah kota.
Lewat keahlian menulis inilah saya dipercaya oleh banyak orang untuk menjadi mentor menulis mereka di Sekolah-Menulis Online.
Lewat keahlian menulis inilah, Anda dengan sangat antusias membaca tulisan ini
* * *
Saya sangat percaya bahwa KEAHLIAN MENULIS merupakan hal yang sangat berharga bagi diri saya pribadi. Tuhan menjamin rezeki dan hidup saya lewat keahlian menulis, bukan dari ijasah atau gelar kesarjaaan saya (hm, sebenarnya saya lulusan Akuntansi!).
Dan KEAHLIAN apapun hanya bisa kita dapatkan melalui PRAKTEK.
Orang yang ingin ahli dalam hal menyetir mobil misalnya, maka yang harus dia lakukan adalah BELAJAR menyetir mobil dan TERUS PRAKTEK menyetir mobil.
Tak ada jalan lain kecuali itu, dan tak ada jalan pintas (kata Stephen King).
* * *
Karena menganggap KEAHLIAN sangat berharga, saya akan rela mengorbankan banyak hal untuk mendapatkannya. Pengorbanan uang, tenaga dan waktu, rasanya tidak ada apa-apanya dibanding manfaat yang akan saya raih setelah menguasai keahlian tertentu.
“Bagaimana jika untuk mendapatkan keahlian tertentu, saya harus mengeluarkan biaya yang besar, padahal saya orang miskin?”
Ada orang yang pernah bertanya seperti itu. Bahkan banyak rekan yang mengeluh pada saya. Katanya, mereka ingin sekali bergabung dengan Sekolah-Menulis Online. Tapi apa daya, investasi kepesertaannya – menurut mereka – sangat mahal.
Ya, saya SANGAT MEMAHAMI masalah seperti ini. Dulu keluarga saya pun sangat miskin. Demikian miskinnya sampai-sampai hutang ayah saya sangat banyak, dan kami pernah terpaksa makan bubur nasi untuk menghemat pengeluaran keluarga
Namun pertanyaannya, “Apakah Anda serius dengan niat untuk mengubah hidup Anda?”
Jika YA, maka silahkan serius pula untuk menguasai KEAHLIAN yang Anda inginkan.
Soal biaya, toh Anda bisa menabung, bekerja part time untuk mencari uang tambahan, atau apapun itu asal halal dan masih sanggup Anda kerjakan.
DI MANA ADA KEMAUAN, DI SITU ADA JALAN.
Semoga terinspirasi, semoga bermanfaat.
Terima kasih, sukses untuk Anda!
Tertanda,
Jonru
Pengelola Sekolah-Menulis Online
http://www.SekolahMenulisOnline.com
Cara Modern Menjadi PENULIS HEBAT! !
NB: Thanks to Pak Yusef J. Hilmy
Ceramah beliau pada acara Milad TDA ke-3 yang menjadi inspirator saya untuk menulis artikel di atas.
Foto atas diambil dari sini.
Foto bawah diambil dari sini.
Baca Artikel Terkait:
Comments
133 Comments on Apa Yang Menyelamatkan Anda dari Ancaman Krisis Global?
-
Sugicloud on
Wed, 22nd Apr 2009 12:48 pm
-
yudh@ on
Wed, 22nd Apr 2009 03:15 pm
-
Fadly Muin on
Wed, 22nd Apr 2009 03:44 pm
-
fauzone.multiply.com on
Wed, 22nd Apr 2009 04:52 pm
-
linda on
Wed, 22nd Apr 2009 05:44 pm
-
Subhan Afifi on
Wed, 22nd Apr 2009 10:43 pm
-
Fitri Ushinawareta on
Thu, 23rd Apr 2009 12:03 am
-
Indriyatna S on
Thu, 23rd Apr 2009 05:24 am
-
Tjut Zakiyah on
Thu, 23rd Apr 2009 07:27 am
-
Iriaman on
Thu, 23rd Apr 2009 12:21 pm
-
eva on
Thu, 23rd Apr 2009 01:06 pm
-
Riani on
Thu, 23rd Apr 2009 01:08 pm
-
Eniya Linda Kinanti on
Thu, 23rd Apr 2009 01:18 pm
-
kajeka on
Thu, 23rd Apr 2009 01:19 pm
-
ingot simangunsong on
Thu, 23rd Apr 2009 01:24 pm
-
tini wahyuni on
Thu, 23rd Apr 2009 01:28 pm
-
poncowae lou on
Thu, 23rd Apr 2009 01:31 pm
-
soegeng on
Thu, 23rd Apr 2009 01:36 pm
-
Palupi J on
Thu, 23rd Apr 2009 01:38 pm
-
likah on
Thu, 23rd Apr 2009 01:42 pm
-
tasman on
Thu, 23rd Apr 2009 01:53 pm
-
sri rahayu (yayuk) on
Thu, 23rd Apr 2009 02:01 pm
-
abdi taftaf on
Thu, 23rd Apr 2009 02:17 pm
-
iszur on
Thu, 23rd Apr 2009 02:19 pm
-
Yenny N. on
Thu, 23rd Apr 2009 02:24 pm
-
Aa Games on
Thu, 23rd Apr 2009 02:30 pm
-
Rudi on
Thu, 23rd Apr 2009 02:32 pm
-
Devi E Safira on
Thu, 23rd Apr 2009 02:40 pm
-
erna on
Thu, 23rd Apr 2009 03:09 pm
-
syatila on
Thu, 23rd Apr 2009 03:30 pm
-
embanun on
Thu, 23rd Apr 2009 03:32 pm
-
Yuma on
Thu, 23rd Apr 2009 03:35 pm
-
ashar on
Thu, 23rd Apr 2009 03:55 pm
-
radinal mukhtar on
Thu, 23rd Apr 2009 03:57 pm
-
putik mp on
Thu, 23rd Apr 2009 04:05 pm
-
maqhia nisima on
Thu, 23rd Apr 2009 04:06 pm
-
dani on
Thu, 23rd Apr 2009 04:08 pm
-
dinu-chan on
Thu, 23rd Apr 2009 04:08 pm
-
rahma on
Thu, 23rd Apr 2009 04:13 pm
-
nibras on
Thu, 23rd Apr 2009 04:27 pm
-
sasa on
Thu, 23rd Apr 2009 04:33 pm
-
dila on
Thu, 23rd Apr 2009 05:00 pm
-
imas on
Thu, 23rd Apr 2009 05:03 pm
-
Qonita on
Thu, 23rd Apr 2009 05:27 pm
-
Salut Muhidin on
Thu, 23rd Apr 2009 05:43 pm
-
nube on
Thu, 23rd Apr 2009 05:51 pm
-
master arsyad on
Thu, 23rd Apr 2009 06:06 pm
-
abba on
Thu, 23rd Apr 2009 06:12 pm
-
nole on
Thu, 23rd Apr 2009 07:01 pm
-
Andips on
Thu, 23rd Apr 2009 07:03 pm
-
MasKarso on
Thu, 23rd Apr 2009 07:22 pm
-
agus on
Thu, 23rd Apr 2009 07:37 pm
-
Firman on
Thu, 23rd Apr 2009 07:42 pm
-
eddy afrianto on
Thu, 23rd Apr 2009 08:01 pm
-
eddy afrianto on
Thu, 23rd Apr 2009 08:05 pm
-
Sudarto on
Thu, 23rd Apr 2009 09:05 pm
-
Ferly on
Thu, 23rd Apr 2009 09:43 pm
-
ratna on
Thu, 23rd Apr 2009 10:12 pm
-
arasy rezki alda on
Thu, 23rd Apr 2009 10:18 pm
-
fauzan on
Thu, 23rd Apr 2009 10:52 pm
-
Gie doank on
Fri, 24th Apr 2009 04:54 am
-
Nuril on
Fri, 24th Apr 2009 05:44 am
-
Nuril on
Fri, 24th Apr 2009 06:36 am
-
dian on
Fri, 24th Apr 2009 07:12 am
-
slamet samsoerizal on
Fri, 24th Apr 2009 07:55 am
-
yeni priatna on
Fri, 24th Apr 2009 08:40 am
-
luky on
Fri, 24th Apr 2009 08:55 am
-
Yonsi on
Fri, 24th Apr 2009 10:04 am
-
rizal hakki on
Fri, 24th Apr 2009 10:33 am
-
afid on
Fri, 24th Apr 2009 10:56 am
-
Rina on
Fri, 24th Apr 2009 12:01 pm
-
arisman on
Fri, 24th Apr 2009 12:07 pm
-
mury on
Fri, 24th Apr 2009 01:23 pm
-
Lila on
Fri, 24th Apr 2009 02:05 pm
-
ezzie on
Fri, 24th Apr 2009 02:29 pm
-
ezzie on
Fri, 24th Apr 2009 02:41 pm
-
imron on
Fri, 24th Apr 2009 02:53 pm
-
Anti on
Fri, 24th Apr 2009 03:10 pm
-
Faz on
Fri, 24th Apr 2009 04:19 pm
-
salim yahya on
Fri, 24th Apr 2009 04:43 pm
-
imam on
Fri, 24th Apr 2009 05:13 pm
-
yudihidayat on
Fri, 24th Apr 2009 05:37 pm
-
Hamdoen on
Fri, 24th Apr 2009 07:56 pm
-
sari on
Sat, 25th Apr 2009 02:07 am
-
sari on
Sat, 25th Apr 2009 03:07 am
-
baiti on
Sat, 25th Apr 2009 10:30 am
-
lia on
Sat, 25th Apr 2009 12:11 pm
-
Ajang Rojali on
Sat, 25th Apr 2009 12:41 pm
-
twistwind on
Sat, 25th Apr 2009 02:42 pm
-
mangdidin on
Sat, 25th Apr 2009 02:58 pm
-
zaki on
Sat, 25th Apr 2009 02:58 pm
-
lili on
Sat, 25th Apr 2009 03:21 pm
-
irwan on
Sat, 25th Apr 2009 08:10 pm
-
ojan on
Sat, 25th Apr 2009 08:33 pm
-
ojan on
Sat, 25th Apr 2009 08:46 pm
-
Devina on
Sat, 25th Apr 2009 10:54 pm
-
yuni on
Sun, 26th Apr 2009 07:12 am
-
fifadila on
Sun, 26th Apr 2009 10:04 am
-
ammaer on
Sun, 26th Apr 2009 04:00 pm
-
ashari on
Sun, 26th Apr 2009 09:47 pm
-
sobirin on
Mon, 27th Apr 2009 08:51 am
-
juwariyah sukiyadi on
Mon, 27th Apr 2009 09:52 am
-
agus on
Mon, 27th Apr 2009 10:41 am
-
ipul on
Mon, 27th Apr 2009 11:16 am
-
ipin on
Mon, 27th Apr 2009 11:57 am
-
rul on
Mon, 27th Apr 2009 01:52 pm
-
iroen on
Mon, 27th Apr 2009 02:22 pm
-
m. jhon on
Mon, 27th Apr 2009 04:33 pm
-
Dody on
Mon, 27th Apr 2009 06:47 pm
-
joyo on
Tue, 28th Apr 2009 12:07 am
-
Luck on
Tue, 28th Apr 2009 08:29 am
-
Yoenita on
Tue, 28th Apr 2009 02:03 pm
-
Yoenita on
Tue, 28th Apr 2009 02:03 pm
-
zulmadi on
Tue, 28th Apr 2009 10:55 pm
-
resa on
Wed, 29th Apr 2009 12:47 pm
-
oded on
Wed, 29th Apr 2009 04:51 pm
-
A. Kadir Latief on
Thu, 30th Apr 2009 01:50 pm
-
Aziz Aminudin on
Thu, 30th Apr 2009 09:52 pm
-
Chairani hanum on
Fri, 1st May 2009 12:39 am
-
risnawati on
Fri, 1st May 2009 01:39 pm
-
hartono on
Sat, 2nd May 2009 02:25 am
-
rewinnita on
Sat, 2nd May 2009 09:15 pm
-
Gie on
Tue, 5th May 2009 05:23 pm
-
J.Haryadi on
Sat, 9th May 2009 05:23 am
-
rizki on
Sat, 9th May 2009 10:47 am
-
yani on
Thu, 28th May 2009 11:51 am
-
FITRIANA on
Wed, 3rd Jun 2009 12:55 pm
-
Keahlian SUper on
Tue, 16th Jun 2009 08:24 am
-
Rika Pb. on
Wed, 24th Jun 2009 01:35 pm
-
shofiyah Sahal on
Thu, 26th Nov 2009 11:41 pm
-
Cuma Ngeblog Bisa Dapat Blackberry GRATIS. Mau? | Jonru on the Web on
Tue, 26th Jan 2010 10:55 am
-
Borsa on
Fri, 18th Feb 2011 04:34 am
-
Jangan Setia pada Perusahaan Tempat Anda Bekerja! | Jonru on the Web on
Wed, 8th Feb 2012 07:30 am
hehehehe, kalau dah ada keahlian, ga usah nunggu PHK, bilang aja, “Pak saya bosan kerja ama bapak, saya mau out!”
jadi inget waktu belajar setir mobil;
pertama, bisa maju gak bisa mundur
kedua, parkir ke garasi nambrak tembok
ketiga, mobil mogok gak bisa ngapa-ngapain
tapi sekarang…. lancar..!! (udah berani ngebut..!!)
begitu juga menulis… awalnya susah banget, takut gagal, tp kalo gak dipaksain gak akan pernah bisa….
setuju, keahlian dapat menjadi media mas depan kita.
inspiratif banget mas Jonru. saya suka tulisan ini.
Setuju, Bang. Saya juga gitu. Sekarang aja saya nggak kuliah, padahal temen-temen saya pada bingung. Mereka kesian ngeliat saya nggak kuliah. Padahal sebenernya saya yang kesian ngeliat mereka. Diperas sistem pendidikan yang nggak bener.
http://fauzone.multiply.com/journal/item/20/JANGAN_SEKOLAH_TINGGI-TINGGI
ok deh bang Jonru.. semoga bisa semakin memaju motivasi. Thanks…
Sekolah juga tetap penting. Sekolah tinggi ok,plus punya keahlian juga ok. Bravo Bang John..
wah… Menarik bgt tulisan bg Jonru. Sama pak, saya lulusan teknik sipil, tp malah suka nulis. =) Terima kasih banyak, saya sudah diterima di SMO via beasiswa. Wah, itu spt anugerah dari Tuhan. ![]()
nah, mgkn bisa jadi tulisan bg jonru selanjutnya mengenai MINAT dan BAKAT. Rupanya yg dua tadi itu hal yg berlainan. Jujur, memang saya bisa dlm hal hitungan (makanya masuk ke tek.sipil), tapi semasa kuliah itu, saya justru minat ke bidang bahasa dan sastra. Wah, seperti berada di persimpangan jalan. Apalagi 2 hal tadi memang berbeda jauh. Trakhir, smoga saya tidak salah pilih menekuni bidang kepenulisan ini. AMIEN.
-siswa SMO FIKSI 5-
“” Keahlian seperti kisah “Habis Gelap terbitlah Terang ditambah keahlian membuat hidup kita terang terus ya mas”" stuju banget….
Keahlian pada “ketrampilan” ke depan menjadi sangat penting. Keilmuan itu yang nantinya akan menjadi dasar bagaimana keahlian itu dikembangkan.
Ya…… mau jadi apapun juga, menulis adalah keahlian yang memiliki flekssibilitas tinggi dan prospek yang makin menggairahkan. Ayo Kiki……..
Thx bang Jonru……
Krisis global, PHK,dsb adalah konsekwensi situasi di sekitar kita. Jika kita sudah punya ilmunya dan mempunyai pengalaman spesifik yang bisa dijual, saya kira jika terjadi PHK kita enggak akan kelimpungan, notabene kita tidak akan kesulitan mendapatkan job. Oke tuk rekan-rekan sebelum kita kena PHK, kena krisis global kita perdalam dulu menimba ilmu untuk melangkah ke masa depan, dimana ilmu tersebut amat berguna untuk ditransfer menjadikan uang.
Seperti kita belajar menulis on line ini juga alternatif yang bagus untuk alat pencari uang jika kita ditimpa PHK dan krisis global. Al Right saya serahkan sepenuhnya pada anda,anda yang menentukan kebijaksanaannya. Sukses untuk anda selamat dari PHK dan krisis global
Krisis Global mau tidak mau harus dihadapi, karena itu adalah konsekuensi dari bagian masyarakat global. Justru disaat seperti itu bisa menjadi titik balik untuk merubah hidup lebih baik lagi. Otot lengan terbentuk dari regangan yang semakin melemah, Nakhoda yang tangguh terbentuk dari kemampuan menaklukan ombak yang besar. Hanya orang-orang yang punya tekad dan kemauan yang bisa menembus rintangan apapun, krisis global hanyalah salah satu dari rintangan.
Wah..mas aku mau dong ikutan SMO..tapi gimana belum punya uang? Menarik sekali mas..moga aku dapat ikutan
Jonru, ini pertama kali sy bertamu di web Anda. Sbtlnya sy sdh senang menulis dan jg sdh pernah mengimplementasikannya lama sekali dulu. Wkt msh di SMP, SMA dan semasa kuliah. Di SMA dan Kuliah, bahkan sdh sempat jg mengirim beberapa cerpen,dan puisi ke majalah Annida, Ummi dan Mode. Dan beberapa kali ikut Lomba Essay ttg Ultah PBB serta Hari Raya Aids, dan jg menang.
Tapi ada yg tetap menjadi mimpi dan obsesi saya, yaitu dapat menerbitkan Novel atau Novelet. Untuk menulisnya mgk mudah, tapi bagaimana Proses hingga Novel itu tercetak dan dipublikasikan, menjadi angan2 buat saya. Saya saat ini punya 2 Novel yg sy tulis sdr. Ttp yg satu krn tak terurus hilang, dan tak punya copy atau soft copynta, dan yang satu lagi msh sy simpan sampai sekarang.
Dptkah Jonru membantu saya utk bisa menerbitkan Novel ini? Smtr ini, sy hny mempunyai hard copy dr Novel sy skrg, krn Soft Copynya sdh rusak dlm Floopy Disk dulu. (Dulu blm samapai pd era Flash Disk spt skrg.) Shg, sy msh berusaha mengetik ulang utk membuat Soft Copynya.
Sy pikir, bila sy bisa menerbitkan Novel pertama sy, mk sy akan terpacu utk membuat Novel atau karya lainnya. Krn sy termasuk Produktif dlm menulis. Bila sdh terbit ide, maka sulit utk menghentikan utk tdk menulis.
Demikian ttg saya.
Sekolah adalah penting. karena sekolah kita bisa membaca dan menulis. karena sekolah kita bisa menganalisa dan berkreativitas. Yang menjadikan kita seperti sekarang adalah bekal dari sekolah walaupun hanya tamatan SMK. Selanjutnya tergantung kita mengembangkannya agar bermanfaat bagi orang lain. contoh rill adalah bapak sakti wibowo tersebut di atas. Rasa syukur apa yang telah diperoleh dari sekolah di kelola menjadi tulisan-tulisan. salut for U…!
punya keahlian itu sungguh luar biasa dan dahsyat. setidaknya orang tidak memandang sebelah mata. apalagi bos-bos yang merasa kaya raya, yang senantiasa menganggap sepele dan memperlakukan karyawannya layaknya seperti sapi perah. baru bisa memberi gaji sebatas UMR, lagaknya bukan main. seakan-akan mereka sudah memberikan kehidupan, padahal tanpa mereka (pengusaha) sadari, mereka sudah menjadi kanibal yang tidak punya rasa kemanusiaan. salam salut untuk yang namanya keahlian karena dia hadir tanpa mengenal batasan tingkat pendidikan dan kekayaan materi. salam dahsyat bung Jonru.
terima kasih,bang Jonru. Sangat memberi inspirasi dan motivasi. Saya ingin menulis dan akan menulis, segera ( dari dulu bicara ke diri sendiri seperti ini )tapi belum2 juga terrealisasi.
Saya Sarjana Kedokteran, sudah WKS sebagai dokter kontrak di Puskesmas, ngelamar PNS -ga dapat. Lantas ke swasta ( sempat jadi Dir RS swasta walau hanya hitungan bulan ).
Saya memutuskan tidak praktek swasta. Sejak 4 tahun lalu saya melukis. Dan saya merasa sangat nyaman !
Benar, bahwa gelar belum tentu akan menjadi’kapal’ untuk kita mengarungi kehidupan ini. Saya tetap berterima kasih pada kesempatan menjadi sarjana, dan tidak pernah mengurangi rasa hormat kepada pendidikan. Selalu ada hikmah. Kini saya mimpi untuk berbagi melalui tulisan. Hanya bagaimana ya caranya…….. ?
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, dimana mas jonru memotivasi saya terus.
mas Jonru, yang disampaikan ke saya lewat email yg terakhir sungguh mengena hati saya.
Yang perlu saya tanyakan adalah
1. bagaimana caranya membuat website yang menarik dan menghasilkan/menambah masukan pendapatan?
2. saya pernah membaca penjelasan mas jonru agar dalam membuat website itu selain menarik juga di kelompok kelompokan materi postingannya.
lha kalau begitu berarti saya harus membuat banyak website ya?
3. Di internet juga ditawarkan tentang domain yang membayar.
seperti apakah cara kerjanya agar saya bisa menabung/ menyisihkan pendapatan saya untuk mulai membuat website domain?
4. setelah daftar domain, membayar pendaftaran dsb sampai kepastian website saya menghasilkan uang itu membutuhkan waktu berapa bulan?
5. sekarang pertanyaan saya tentang SMO.
bolehkah saya bergabung setelah saya bisa merasa menulis itu dapat memenuhi kebutuhan hidup kami?
kerna kalau mau bergabung sekarang, adakah cara agar saya diberi keringanan dulu tentang SMO ini?
saya tertarik, tapi leher saya masih tercekik.
mohon kebijakannya.
(peribasane ngemis tak lakoni amrih anak bojo minulyo)
terima kasih
salam persobatan
Muhammad Ponco
Saya pikir keahlian saja belum cukup karena masih butuh motivasi untuk mempertajam keahlian tsb hingga mengahasilkan output yang luar biasa.
Asslm. Hmm, benar-benar menginspirasi, Bung! Saya sependapat dengan Bung Jonru, keahlian alias soft skill memang penting dimiliki setiap orang. Bertahan hidup di jaman sekarang sudah bukan rahasia lagi. Ibarat kata, teori seleksi alam.. siapa mampu beradaptasi, dialah yang akan tetap hidup!
Nah, ngomong soal keahlian ni ya. Saya juga hobi menulis, tapi baru bisa tertuang di catatan harian. Sebenarnya saya tertarik ikut SMO dan sekarang ini saya sedang menabung. Insya Allah, segera gabung..ASAP
Sekali lagi, terima kasih atas informasi yang demikian berguna ini, Bung! Sukses selalu untuk SMO. Wasslm
tulisan bagus Pak…
jadi inget pertama menulis dulu. awalnya memang ragu, tapi sekarang udah yakin banget… belajar dari pengalaman, teman-teman dan semua media yang bisa saya akses.
jadi MENULIS… or jadi PENULIS…
sapa takut…!!
salam,
Likah
http://www.muslima10.multiply.com
Betul bang Jonru, saya sangat setuju dengan memiliki keahlian berarti kita mempunya nilai tambah, dan nilai tambah dapat kita jual dan menghasilkan uang. Tinggal belajar memotivasi diri agar nilai tambah kita menghasilkan uang
, Bukankah kita semua ingin kaya dan menghasilkan uang?
Terimakasih bang Jonru, email-2nya memberi informasi dan inspirasi bagi saya. Anda memang dahsyat!
yth mas/pak Jonru, saya sangat senang bisa hadir di web ini. sungguh keinginan yg sejak dari dulu belum terealisasi adalah menulis. sangat ingin dan berusaha untuk. cuma masalah waktu saja yg belum menyempurnakan. Insya Allah, semoga dimudahkan jalan untuk itu. Amin! oya, terimakasih teori2 nya. sangat membantu.
Yth. Mas Jonru, saya ucapkan terima kasih atas kiriman info tentang menulis gratisnya selam 9 minggu kemarin dan semua informasinya.
Bagi siapa saja yang ingin mengakses pembelajaran rahasia sukses, financial, marketing bersama Tung Dasem Waringin dapat juga melalui link ini : http://tdwuniversity.com/launch/?id=2663
adalah kebaikan yang akan kita dapat ketika bergaul dengan orang yang berilmu. seperti halnya berdekatan dengan penjual parfum, sehingga kita mendapat wanginya.
dan saat ini adalah buktinya, karena ada banyak ilmu yang dapat diambil dari diskusi ini.
“membuat tulisan yang memiliki jiwa” itulah yang saya pelajari saat ini. Terimakasih Bung Jonru
salam untuk semua,
iszur.
Saya rasa ORA ET LABORA (berdoa & bekerja) yg bisa menyelamatkan saya dari situasi krisis global ini.
Disamping perlunya keahlian khusus dan integritas pribadi.
selain keahlian juga mesti ditunjang dengan semangat pantang menyerah!
Assalamualaikum… Semoga Bang Jonru selalu diberkahi semangat tinggi untuk terus dan terus menulis. Artikel diatas sungguh menginspirasi setiap orang yang membacanya untuk bisa berkarya di dunia penulisan. Sampai saat ini, jujur saya tertarik dengan artikel apapun yang Bang Jonru postingkan. Insha Alloh suatu hari nanti, saya bergabung dengan SMO.
Best regards,
Rudi
Intinya, kita harus kreatif dalam hidup & tidak selalu tergantung kepada orang lain (walaupun sebagai makhluk sosial jelas kita tidak bisa hidup tanpa orang lain ya). Saya & blog, atau saya dengan dunia tulis menulis ibarat saudara kandung, saking banyaknya account blog saya, smapai saya dibilang maruk sama teman-teman saya, hehehe. Saya sudah mencintai dunia tulis menulis sejak SD s/d sekarang hanya saja untuk penulisan yang serius baru berani saya publish dalam blog. Alhamdulillah sejauh ini banyak yang memberikan komentar positif & mendukung penuh saya.. Pengen banget bisa seperti teman-teman penulis lainnya yang menghasilkan karya bukan hanya sebatas blog, tapi sebuah buku..
Untuk teman-teman yang lain & mas Jonru, mohon pencerahan & “penularan” ilmu tulis menulis yang bagus ya.. ![]()
Terimakasih ..
Mas Jonru Yth,
Saya sebetulnya punya hobby menulis sejak jaman SMP, dari hanya menulis diary sampai menulis cerpen pada waktu sma, tapi tak pernah sempat untuk mencoba menerbitkannya. selanjutnya saya menulis hanya untuk kepentingan organisasi kewanitaan yang saya ikuti. setahun ini saya sedang mencoba menerbitkan buku bahasa inggris untuk anak-anak n Insya Allah sudah sampai taraf revisi terakhir. saya masih punya 1 lagi kumpulan cerita bhs ing – bahasa ind yg ingin sekali bisa saya terbitkan. tadinya penerbit yang sedang akan menerbitkan buku saya sanggup, tapi karena keterbatasan ilustrator mereka, akhirnya buku saya yang ke 2 dipending. saya ingin sekali cepat bisa menerbitkannya. konsep yang ingin saya bikin adalah buku cerita bergambar bhs ing – bhs ind. mungkin mas jonru bisa membantu saya untuk menerbitkan buku tadi,agar saya bisa lebih bersemangat untuk terus menulis dan berkreasi….
Assalamualaikum Bang Jonru…sebenarnya keberhasilan tidak mutlak ditentukan oleh seberapa tinggi pendidikan formal.Tapi saya rasa bagaimanapun juga pendidikan formal sangat menunjang kesuksesan seseorang.Intinya kesuksesan ditentukan oleh banyak faktor, Kreatifitas, skill, semangat dan sebagainya.
seperti saya yang tinggal di pedalaman Kalimantan yang sangat minim sekali dengan sarana pendidikan.Namun saya sangat bersyukur dengan pendidikan yang saya punya saya bisa membuka cakrawala berfikir saya.mengembangkan hobby menulis yang berharap suatu saat saya benar – benar bisa “menulis”
yth mas jonru,
terima kasih atas informasinya,
type orang menurut saya ada beberapa type:
1. orang yang pintar berbicara (maksudnya berbicara di forum2, di rapat2, di seminar2, pintar pidato, dll).
2. orang yang pintar menulis (maksudnya menulis artikel, menulis berita, menlis buku, menulis cerpen, dll).
ada orang yang pintar berbicara, tapi tidak bisa menulis.
ada juga orang yang pintar menulis, tapi tidak bisa berbicara.
ada orang yang pintar berbicara juga pintar menulis. kalau bisa kita ingin seperti ini, pintar berbicara juga pintar menulis.
ada 2 hal untuk bisa berbicara dan menulis, yang pertama bakat dan kedua latihan.
tapi, walaupun kita tidak mempunyai bakat, tapi kalau latihan terus menurus, pasti akan menjadi ahli.
contoh kasus:
seorang anak kecil, pintar sekali bermain PS, kenapa? karena dia laihan terus setiap hari, walaupun tidak punya bakat.
lalu apakah anda bisa / pintar juga bermain PS? tentu tidak bisa, kenapa? karena tidak pernah latihan, kalah dong sama anak kecil.
jadi untuk bisa menjadi ahli, ahli menulis, anda harus banyak latihan, latihan menulis.
jika anda sudah menjadi ahli, maka semua menjadi mudah.
salam,
embanun.
Tulisan yang inspiratif…
Keahlian menurut sy juga merupakan bagian dari pendidikan. Orang yang ahli di bidang teknik juga harus menempuh suatu proses pendidikan. Menurut sy, pendidikan juga bisa menjamin masa depan seseorang selain kehendah-Nya.
Memang dengan krisis global seperti ini, dunia kepenulisan sepertinya tidak terpengaruh dengnn krisis global itu, justru semakin berkembang. Dan ini sangat bagus..
Akan lebih baik lagi,,,seorang engineer yang jago menulis…
thanks motivasinya…menulis mang luar biasa ya.
sip….
tulisan yang sangat memotivasi… salut buat bang jonru…
tapi untuk menulis, saya rasa semua bidang pekerjaan pun harus punya dasar menulis
seorang dokter menulis dalam bidang kedokteran
seorang hakim menulis dalam bidang kehakiman
seorang polisi bisa menulis dalam bidang kepolisian
dan seterusnya
bila demikian halnya, semua orang bisa dan harus menulis kan?
Terima kasih atas pencerahannya yang sangat bermanfaat sekali. Saya juga yakin setiap orang pasti memiliki “keahlian” cuma terkadang mereka tidak menyadarinya lantaran terlalu meremehkan diri sendiri, bahkan sampai mengasihani dirinya tanpa mau berusaha untuk merubah. Dan keahlian itu juga harus dibarengi dengan “kemauan, usaha, dan doa” agar segala mimpi bukan hanya jadi khayalan, tapi akan jadi kenyataan yang diharapkan.
Trim’s…
Keahlian memang sangat perlu sekali… karena dengan keahlian bisa buka usaha sendiri… punya ahli kepenulisan bila mau kerja keras tuk berkarya akhirnya juga bisa jadi kaya kok… meskipun tanpa kuliah… yg penting niat adan kemauan yg keras tuk belajar…
Mas Jonru… pompa trus penerus bangsa tuk berkarya dan berekpresi…..
salam…
Trus terang mas
saya sudah coba saran dari mas
bahkan sebelum mas menyampaikan hal ini
menulis
menulis dan
menulis
Alhamdulillah… 2 buku udah terbit di dua penerbit
satu dibandung dan satu di jakarta
satu buku dihargai 4.000.000 itu sistem kontrak selama 5 tahun
satu buku lagi terbit di bandung
sistem royalti Rp. 4.000.000…
hanya saja untuk yang dibandung saya belum menerima uang sepeserpun
tapi tak apa…
satu yang tak ternilai dari penerbit itu adalah
karya saya terbit… untuk pertama kalinya
sebuah motivasi luar biasa
ingin juga ikutan SMO untuk memompa kembali semangat menulis, tapi
kesibukan membuat saya jarang menulis
dan semakin berat untuk menulis
makasih,
Terima kasih Pak,
membaca tulisan ini dan bbrp komentar2 di bawahnya membuat saya merasa mempunyai teman seperjuangan. sy pun termasuk seorang yg tertatih2 untk terus mlatih diri dan menjaga semangat agar tidak mati. Meski belum bisa menampakkan karya nyata (go public)sy sdh tlanjur jatuh cinta dg makhluk bernama ‘menulis’sjak lama, dan menikmati proses pembeljaran ini..
“Siapa pun bisa menulis”
Jonru…kegiatan menulis sebenarnya bukan suatu keahlian bagi saya. Tapi saya sangat hobi menulis…tentang apa saja. Tentang semua yang menarik ataupu yang tidak menarik di sekitar saya.
Yang mau saya tanyakan…Apabila saya mempunyai sebuah tulisan,dapatkah saya mengirim tulisan tersebut pada jonru. Saya hanya ingin tau tentang kualitas tulisan saya. Trima kasih. Mohon di tanggapi.
assalamu’alaykum..saya sepakat dengan pak jonru bahwa kesuksesan seseorang tidak bisa diukur dengan ijazah atau seberapa tinggi pendidikan yang telah ia tempuh.kesuksesan hanya akan diperoleh dengan bergerak,bergerak,dan bergerak..tapi, menulis itu memang mengasyikkan(katanya).saya pengen banget jadi penulis,makanya bantu saya jadi penulis ya pak..hehe..
saya pribadi blm berani menulis dan keahlian menulis itu saya jadikan hobby…krn saya menulis baru sebatas-menulis diary dan uneg-uneg ^_^
ketika mendapat email dari mas jonru, langsung deh ide mengalir
terima kasih ya mas Jonru sudah mengingatkan saya untuk selalu berkarya…
best regards,
aldila
http://www.noteofdila.wordpress.com
trims, jadi semangat saya belajar berbagi lewat tulisan.ternyata dngan membaca dan menulis membuat sel syaraf diotak jadi banyak yang terhubung
Salam,
Senang sekali saya bisa berkenalan dengan Bang Jonru dan bergabung dengan kawan2 semua. Memang betul bahwa kita harus punya keahlian, bahkan untuk bisa survive hidup di Indonesia kita harus punya lebih dari 1 macam keahlian. Saya suka menulis sejak kecil, pernah juara se-jatim untuk penulisan cerpen waktu SMA dan ketika mahasiswa saya ikut menulis buku yang sekarang jadi koleksi Perpus di Monash Universiti. Masalahnya, saya merasa menulis belum menjadi keahlian saya. Menulis huruf masih satu-satu:-) Sekarangpun juga lagi nulis tesis. Ya, mudah2an dengan bergabung di komunitas ini saya jadi punya keahlian baru:MENULIS!
Mas Jonru yg baik hati,
Terimakasih sudah di undang untuk baca dan ikutan meramaikan media yg unik ini. Tulisan ini benar2 memberi inspirasi untuk saya pribadi. Memang suatu tekad, kemauan, dan keahlian sangat dibutuhkan kita semua pada saat2 kritis seperti saat ini. Sekali lagi thanks. Salam dari seorang yg masih belajar.
yang bisa meyelamatkan saya dari ancaman krisis global, salah satunya adalah, selalu berfikiran positif dalam menjalani hidup dan menghormati pendapat orang lain.
apa guna keluh kesah…
hmm, ilmu yang bermanfaat
jom singgah blog malaysia bg merapatkan hubungan kita
saya sangat sepakat bahwa hanya allah yang mampu menolong kita melalui keahlian sehingga di masa depan kita tidak menganggur.
Marketing yang bagus mas Jonru..tulisan anda sanggup mendorong orang untuk daftar di sekolah menulis online-nya mas jonru..salut deh..
Assalamu’alaikum wr wb.
Jazakallah Bang Jonru atas sharingnya. IMHO, kita memang membutuhkan keahlian dalam menjalani hidup. Selain itu, sebetulnya kita membutuhkan tawakal di awal usaha kita sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW ketika beliau akan memulai suatu aktivitas. Diiringi doa pula agar Allah Meridhoi aktivitas kita selalu.
Lalu keahlian itu haruslah didukung dengan niat yang kuat dan keseriusan dalam menjalaninya. Kreatifitas yang tinggi akan menambah daya dobrak dalam aktivitas tersebut, apalagi kalau sudah mentok.
Saya melihat, Bang Jonru adalah sosok yang telah mengimplementasikan hal tersebut. Selamat Bang Jonru. Insya Allah, jika Allah Memberikan kesempatan, saya akan ikut pelatihan Sekolah Menulis
Mas Jonru
Maaf nih, baru sempat ikutan urun nulis. Secara umum saya respect dengan apa yang anda putuskan dan itu juga yang pernah saya lakukan. Sayangnya…..kondisi saya sekarang tidak (belum) lebih baik daripada sewaktu saya masih bekerja, secara finansial maksud saya
Tadinya, secara jujur….saya paling benci menulis, tetapi dengan secara gratis via e-mail yang anda kirim, saya termotivasi untuk menulis. Buktinya? Sekarang saya sudah punya Blog yang anda bisa klik.
Untuk ke depan, saya harapkan teman-teman yang masih muda mau untuk menggali potensi dirinya hingga menjadi salah satu pegangan hidup. Jadi pegawai silahkan….tetapi jangan gantungkan nasib anda sepenuhnya pada dunia kerja.
Mudah-mudahan, kalau kondisi saya sudah membaik, saya bisa ikutan sekolahnya mas Jonru, sehingga tulisan saya menjadi lebih baik lagi.
Thank’s & Sukses Selalu!
Artikel yg bagus Pak Jonru… saya setuju…..
Setuju…..
Tuhan menyebarkan semua rezeki nya di atas bumi tanpa terlewat sejengkal tanah pun, lalu dengan keahliannya manusia memetik tiap2 buah dari masing2 pohon rezeki ibarat cangkul dan bajak sawah untuk petani.
Begitulah keahlian bagi Kita semua…
Antara ketidakyakinan dan kesuksesan hanya dibatasi selaput tipis yang tidak tampak. Meskipun tipis tetapi tidak semua orang mampu merobeknya, sehingga tidak semua orang mampu hijrah ke wilayah sukses. Saya mengikuti terus perkembangan orang sukses di bidang tulis menulis dan Bang Jonru salah satu diantaranya. Selamat, dan doakan semoga saya bisa mengikuti jejak Bang Jonru.
Antara ketidakyakinan dan kesuksesan hanya dibatasi selaput tipis yang tidak tampak. Meskipun tipis tetapi tidak semua orang mampu merobeknya, sehingga tidak semua orang mampu hijrah ke wilayah sukses. Saya mengikuti terus perkembangan orang sukses di bidang tulis menulis dan Bang Jonru salah satu diantaranya. Selamat, dan doakan semoga saya bisa mengikuti jejak Bang Jonru.
http://www.eddyafrianto.wordpress.com
Assalamu’alaikum. Betul sekali, keterampilan sangat diperlukan dan bisa menjadi modal yang sangat penting untuk menjalani hidup. Apa pun pendidikan yang sudah dijalani. Tanpa suatu keterampilan, hakikatnya mereka tidak bisa apa-apa, kecuali hanya menjadi pekerja, buruh, orang upahan, dsb. Mereka tak akan bisa mandiri.
Maju terus pendidikan keterampilan, termasuk keterampilan menulis. Menulis apa saja. Menulis buku, cerpen, artikel untuk internet (surat penjualan, e-book, dsb), artikel untuk surat kabar, majalah, dll. Bravo Mas Jonru.
saya setuju dan spndapat tapi kira2 saya boleh minta data atau presentase pengangguran S3?. mungkin ketidak relevanan antara pekerjaan dengan jalur akademik yang kita tempuh adalah bentuk persaingan yang semakin meningkat dan dimungkinkan lapangan pekerjaan yang tersedia kurang mencukupi terhadap profesi akademik tersebut. satu langkah yang harus kita lakukan adalah motivasi (betulmenurut mas)dengan begitu kemungkinan besar dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang layak dan baik terkait dengan meningkatnya kuantistas bangsa indonesia saat ini.sekaran yang perludilakukan adalah lakukan apayang menjadi keahliannya, perbanyak ilmu dan tingkatkan kemampuan kita.
ia mas, bener banget itu
rasanya kurang lengkap kalau kita enggak punya keahlian apapun..
setidaknya ada 1 bidang yg kita rasa, kita bisa dibidang tersebut.
salam sukses ya buat kita semua.
wah setuju bgt bang…
saya aja saat ini sedang kuliah disalah satu perguruan tinggi swasta d jakarta dan mengambil sistem informasi…
dan sempet was-was apakah ilmu saya akan terpakai di dunia kerja kelak… ditambah lagi masalah bukan hanya dari krisis global namun juga persaingan…
saya ingin bisa menuliskan apa saja yang ingin saya tulis. terus terang saya tidak berpikir untuk menghadapi krisis global dengan kemampuan menulis, karena bagi saya kemampuan menulis jauh lebih luas dari itu manfaatnya.
kemampuan menulis tidak saya kaitkan dengan material, meskipun mendapat penghasilan dari menulis adalah salah satu eksesnya.
jadi, motivasi saya adalah bagaimana menjadi penulis yang baik!
terimakasih.
motivasi yang praktis dan insfiratip…mas
mAdalah benar keahlian bisa memberi sedikit jaminan bagi penghasilan, namun kadang menemukan dan mengembangkan keahlian itu yang tak mudah.
terima kasih pada mas Jonru sukses selalu…
..menarik….Dokter ya penulis…..hmm..itulah yang saya lakukan sekarang…hehehe…tapi lebih tepatnya saya sekarang dibilang….cdr(calon dokter) yang sedang belajar menulis
peace mode on
.
…saya yakin bahwa tulisan bisa menjadi salah satu media bagi saya untuk menjadi semakin memiliki keahlian dalam menjadi dokter yang baik nantinya….
amin.
di kedokteran … menulis dibilang suatu kewajiban malah… gak percaya??? coba kita lihat saja…seorang dokter dituntut untuk senantiasa “menuliskan” rekam medik…lalu saat pasien akan pulang..dokter juga akan “menulis” resep….. jad setiap ketemu pasien…dokter gak lepas dari “menulis”..hehehe just kidding….pastinya bukan “menulis seperti itu yang dibahas disini…
di profesi manapun, (dokter, Tekhnik sipil, elektro, pengusaha, pilot, penyelam, manager, dsb), menurut saya, akan semakin menarik jika memiliki kemampuan atau seperti pak jonru bilang adalah keahlian menulis… karena dg tulisan2 nya… bisa menceritakan tentang profesinya…. atau bahkan menulis cerita fiksi dg background profesinya itu…sebagai contoh (mira w –> dr ya penulis, Ari Nur sarjana arsitek yang penulis…)dan bisa jadi ada yang lain.
Back to topic “Apa Yang Menyelamatkan Anda dari Ancaman Krisis Global?”
Saat membaca email pagi ini dari pak jonru, karena ceritanya..bangun tidur sy langsung OL….dimana kesadaran belum 100%… saya membaca judul nya “Apa Yang Menyelamatkan Anda dari Ancaman Krisis Global?” tapi yang tercerna dalam otak malah “Global Warming” ( maklum khan tadi dah bilang..belum 100%..hhehehehe..)tapi setelah membaca isinya… hehehe kesdran saya kembali
peace tetep mode on
yah…saya pikir….untuk dapat survive dalam krisis global… menurut saya secara UMUMNYA…ada 3 hal yang paling mendasar yang harus dimiliki oleh seseorang
1. Keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (saya bukan ingin memulai mnghapal pancasila lho…
)
2. Jiwa entrepreneurship……
3. Membuka diri
yup…seperti kata pak jonru “Namun dalam konteks duniawi, kita juga bisa bicara soal “jaminan masa depan” atau hal-hal sejenis yang berkaitan dengan “keselamatan hidup””.
maka, saya juga akan bicara ttg no 2 dan 3..yaitu jiwa entrepreneurship dan membuka diri…
ENTREPRENEURSHIP…disini saya tidak bilang kita harus jadi pengusaha..bukan saudara-saudara tapi yang saya tekankan disini adalah “JIWA … ingat JIWA ENTREPRENEURSHIP…JIWA nya saudara-saudara…sekali lagi..JIWA..inga’inga’”
kalau menurut sso yg berkompeten ttg wirausaha (entrepreneurship)…(biasanya SE dkk ya…???) Orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang cepat dalam memastikan kesuksesan….pengertian tuh saya dapatkan dari pemaparan Dina Ratnasari Heryani, S.E
dalam dunia saya…(medis dkk) saya melihatnya bukan dalam konteks sebuah kegiatan usaha..namun saya melihat dari jiwa yang mewarnai seorang entrepreneur itu sendiri….
apakah itu….(hehehe di deretan modul kuliah entrepreneurship saya…banyak sekali point-point yang mewarnai jiwa seorang entrepreneurship itu….:D)…tidak akan saya sebutkan semua…tapi yang jelas diantaranya adalah, sikap berani, inovatif, perspektif dan keahlian masuk didlamnya…..
MEMBUKA DIRI. dalam hal ini termasuk juga selalu siap untuk mempelajari hal baru. Mampu menerima kritikan sebagai sesuatu yang dapat membangun diri, membuka diri dalam berteman (hubn dg jejaring
)…
itulah yang terlintas dalam benakq…..mengenai 3 point diatas…saya bukan ahlinya…tapi yang jelas..itulah yang sedang saya lakukan sekarang….
Krisis global?Apaan tuh?tidak akan ada kata krisis kalau kita bisa mengendalikan hawa nafsu kita. tidak akan ada orang stress di bumi kita tercinta ini andaikan semua orang paham bahwa semua ini hanyalah “pinjaman” yang suatu saat nanti harus di kembalikan. sepertinya orang Indonesia belum siap deh untuk menerima segala sesuatu yang berhubungan dengan kata-kata “global”. pemanasan global, globalisasi dn entah global apa lagi.
Semua jadi terasa menakutkan apalagi jika kata global digabung dengan kata krisis. sama sepeeti monster yang siap menyerang kita.
kata kuncinya, IKHLAS, SABAR, SYUKUR, INSTROPEKSI DIRI, dan jangan lupa terus berusaha mencari dan menjadi yang terbaik. kalau semua ini bisa kita lakukan, akhirnya tidak akan ada krisis global minimal untuk diri kita sendiri.
Krisis global? APAAN TUH!!!!!
Kalau menurutku itu sih yang harus kita lakukan nggak tau deh yang lain….
Siapa pun yang memiliki pekerjaan (bisa dipahami sebagai keahlian) tidak akan tergerus oleh zaman. Dialah pemilik dan pewaris zaman itu berada. Jadi, Anda yang memiliki keahlian (termasuk menulis) pasti tetap dapat eksis. Selamat berbagi gagasan, ilmu, atau apa pun tuturan lewat tulisan. Salam kreatif untuk semua!
jonru..terus terang setelah membaca materi penulisan yang di kasi di imel saya membuat saya tergugah. selama ini saya bergelut di dunia penerbitan…ingin rasanya bisa menulis…tapi ya itu tadi apa yang dikatakan jonru di alasan-2 orang tidak segera menulis itu benar-2 ada pada diri saya. nanti aja lah kalo dah ahli, ntar kalo baca buku nya dah banyakan dikit…atao apa lagi…dan hasil nya tak satu pun sudah saya tulis…apalagi kalo saya dah nulis sesuatu pasti otak kiri saya langsung menghakimi dengan “byuh-2 jelek sekali tulisan ku..kok ndak bermutu ya? ” ha-2…jadinya ngendon aja semua ide di benak ku.
Jonru…ada ndak si…sarana untuk penulis pemula yang bener-2 masih pemula dan buat dikomentarin secara intern (gak terbuka) seperti blog gitu…karena malu nih…:)
terima kasih atas tulisan-2 yang telah dikirimkan melalui e-mail saya, sekiranya sudah cukup membangun motivasi dalam diri saya untuk segera menulis. saat ini saya sedang menulis artikel di koran, kebanyakan menyoroti masalah perekonomian, kadang juga mengenai masalah politik.
Al Hamdulillah Mas Jonru atas kiriman artikelnya, sampai saat ini saya masih terus belajar menulis. Jatuh bangun, naik turunya semangat untuk menulis tidak pernah saya berhenti untuk terus mencoba dan mencoba. Motivasi dan perhatian yang mas jonru berikan selama ini, membuat saya tetap terus bersemangat. Insya Allah saya akan kirimkan artikel ke mas Jonru untuk di koreksi, saya berharap dan punya mimpi suatu saat nanti saya akan menjadi penulis yang dikenal masyarakat, saya ingin memberikan yang bermanfaat ke pada masyarakt di sisa umur yang tidak panjang dan di kehidupan yang fana ini. Semoga Allah selalu memberikan Rahmat dan Inayah-Nya kepada Mas Jonru dan harapan saya untuk tetap terus dikirimkan artikel yang bermanfaat yang bisa menjadi bara dalam dada saya untuk tetap teruh menulis dan menulis sampai impian saya terwujud. Amin
pak jonru , sangat hebat tulisannya , menyentuh hati saya , tapi apadaya , saya seorang pensiunan , dengan masa kerja di suatu perusahaan negara , selama 38 tahun , dan mempunyai banyak sekali pengalaman , terutama dibidang taknik , tapi masih ragu dan bimbang apakah pengalaman saya itu bisa di tulis dan dibukukan , apalagi di jual , tapi harapan itu masih ada dengan sisa waktu yang tersedia bagi saya saat ini , ditengah kebingungan mencari jatidiri saya sendiri , amin
tulisan yang sangat inspiratif
sebelumnya saya mnegucapkankan banyak terima kasih atas kiriman emailnya. memang hidup tanpa sebuah keahlian akan menjadi hambar karena tidak ada yang diperjuangkan, sehingga tidak bisa mendifisikan diri sendiri, sebenarnya ingin dijuluki apa kita. bagi saya menulis adalah sarana berbagi kepada orang lain
salam sukses unutk kita semua
ya tentunya dengan keahlian yang berkualitas dan mendekati kesempurnaa. mendekat kesempurnaan itu yang ingin harus terus dilakukan. membutuhkan banyak belajar dan tentunya motivasi.
saya sering menulis tapi sayang mungkin krn blm berkualitas tulisan saya kerap blm dimuat di media. karena itu butuh bimbingan dan ilmu dari bang jonru.
mas saya dari dulu bercita – cita jadi penulis bahkansaya pernah ditipu oleh salah satu lembaga pebulisan, tapi saya kembali bersemangat tapi untuk biaya saya masih belum bisa memenuhinya.smoga ada solusi dr mas syukron
terima kasih atas inspirasinya, Jonru…
memang dengan menulis kita dapat memperoleh hasil secara finansial dari situ dan saya pun pernah mengalaminya. akan tetapi, saya belum bisa menjadikannya sebagai pekerjaan utama. menulis bagi saya berangkat dari kegelisahan dan tidak bisa dipaksakan. meskipun telah banyak sekolah-sekolah dan pelatihan-pelatihan menulis untuk membuat menulis sebagai tindakan yang bisa dilatih dan diasah terus-menerus dan menjadikannya kebiasaan bahkan kebutuhan, sebagaimana yang dikatakan oleh Darmaningtyas bahwa menulis itu maaf…ibarat “orang yang buang air besar”.
Hmmm bagus bgt artikelnya, krisis global memang berpengaruh terhadap pendapatan seseorang, baik itu besar maupun kecil, saya sangat setuju dengan jonru, skill adalah tameng kita menghadapi apapun krisis itu, terutama krisis financial, kita ambil contoh, pada saat perusahaan2 melakukan PHK terhadap karyawannya pasti yang akan duluan di PHK adalah orang yang kurang cakap dalam tugasnya, jadi untuk amannya lebih baik kita mempersiapkan diri kita sebaik2nya dengan berbagai keahlian yang akan membuat kita survive, mudah2an akan bahagia, dan tidak akan begitu pusing dengan apapun yang terjadi, dimanapun dan diposisi apapun kita sekarang baiknya semakin menambah keahlian kita dibidang tersebut, seperti kata konfusius, jika anda ingin bahagia 1 jam maka tidurlah, jika ingin bahagia 1 hari maka pergilah memancing, jika ingin bahagia 1 minggu habiskan saja tabungan, jika ingin bahagia 1 bulan kawinlah,jika ingin bahagia 1 tahun mintalah ortu membagikan warisan,tapi jika ingin bahagia selalu maka cintailah pekerjaan anda, dengan mencintainya maka anda akan semakin ahli dibidang itu dan tentunya bospun akan mempertahankan anda atau kalaupun di PHK anda setidaknya sudah punya 1 keahlian yang bisa anda kembangkan diluar sana..:)
kRisis global?????????????????????
ngapain se dipikirin?
hidup ya hidup, kalo emang udah saatnya krisis?????????
biarin aja lagi, kenapa gak di urusin sejak awal aja ??????????????
ngurusin kok kalau udah terlanjur ancur.
Pepatah mengatakan “mencegah lebih baik daripada mengobati”
Aduuuuuuuuuuuh, terima kasih banget!
setelah kubaca secara keseluruhan ternyata bagus, Saya sangat terinspirasi sekali semoga keahlianku bisa ku pegang sebagai pegangan hidup.
Doakan ya???????????????????????????????????
Thanx Jonru!!!
Aku akan slalu berusaha.
Semangat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
saya sepakat bahwa keahlian itu penting dimiliki oleh setiap orang terutama bagi orang-orang yang sudah bekerja tapi masih menjadi bawahan yang mungkin suatu saat di PHK. so … kalau ga punya ketrampilan apa-apa apa yang mesti dilakukan bingungkan. sekarang ayao kita asah ketrampilan yang bisa kita kembangkan untuk diri kita. akan sangat baik kalau bisa membawa manfaat bagi orang lain.
Menginspirasi sekali pak..terimakasih…keahlian inilah yang ingin saya wujudkan juga dengan membuka kursus b.ing online dengan bahasa pengantar Bahasa Indonesia. Alhamdulillah saya ada keahlian di bidang tersebut…mohon saran
Terima Kasih untuk Pa JONRU ..
Artikel-artikelnya bermanfaat ..
Maju Terus untuk Indonesia Pa ..
tulisan yang sangat motivatif.terimakasih banyak mas Jonru. sangat nikmat jika keahlian kita adalah hoby kita. alhamdulillah, menulis sudah menjadi hoby saya, tinggal menjadikannya keahlian. namun sampai saat ini saya belum mengalokasikan budget untuk mengembangkan keahlian ini, faktor utama bukan masalah uangnya sih, tapi masalah menej waktunya yang masih kurang bagus, kemarin saja saya lupa kalau ada diskusi kepenulisan yang tgl 20 April pukul 20.30. cuape deh
.
terima kasih atas infonya mas..saya setuju jika keahlian dapat menjadi modal utama untuk mandiri..
tuhan tidak akan merubah keadaan suatu kaum kalau, dia tidak mau memulai untuk merubahnya, dimana ada kesulitan disitu pasti ada jalan, yang penting ada kemauan dan mau menerima hal-hal yang baru dan tidak takut gagal dalam mencobanya. terima kasih Mr. jonru, insya Allah saya akan terus belajar mendalami seni penulisan ini.
fantastik….
sungguh hidup di dunia ini harus punya spesialisasi (keahlian)dibidangnya masing-masing,
saya teringat satu pepatah arab yang artinya kurang lebih “peganglah satu yang engkau miliki, niscaya akan mudah hidupmu”
dan menulis adalah bakat dan ketrampilan yang tidak ada masa kadualarsanya. meskipun sampai tuapun menulis adalah hal yang bisa dilaukan.
tanks for om jonru
semoga motifasinya dapat melecut semangat anak-anak bangsa….
smg mas jonru,sllu brsdia memotivasi kami yang tentunya msh di awal jln.sy ga pny ktrmpln apa2/ijazah tinggi..tapi ingin jg skss sprti org2 yang punya pendidikan tinggi/org2 yg mempunyai ktrmpln lbh.smg dg tulisan dr mas jonru sy juga ikut tergerak hatinya dan mau memulai dg sstu hal yg pstf.sy blm terboiasa menulis hal2 yg memecahkan record tapi sy bs skdr mncurahkan isi hati dlm sbuah blog.
tuntunlah kami untuk belajar…
smoga mas jonru sllu bersedia memotivasi kami yang baru di awal jln.saya pribadi dg ju2r tak mempunyai ijazah tinggi/keahlian lbh sprt mas jonru atw yg lainnya tapi saya yakin yang namanya belajar adalah milik org2 yg mau berusaha krs untuk trs melatih otaknya,untuk itu disini sy mulai dari nol dan smg sj ilmu dari anda bs menular pd sy serta sllu bersemangat sprt anda….tuntunlah kami sebagai generasi penerus.menulis,menulis dan menulis adalah sstu yg tidak akan prnh mati.
ya, hidup harus memiliki keahlian minimal satu. karena tak mungkin kalau kita mengandalkan orang lain atau pegawai (karyawan) bagi orang lain.
minimal kita punya suatu usaha yang bisa kita laksanakan dan kita yang menggaji orang.
mungkin harus dengan kondisi yang terdesak baru kita berusaha berpikir dan mencari2 apa sih keahlian yang kita punya…
padahal jika kita sudah mulai berpikir dan berusaha, mungkin keahlian kita bisa menjadi sampingan kita ayau bahkan sumber penghidupan kita tanpa harus menunggu atau bekerja pada orang lain.
eman untuk saat ini saya kurang tahu, saya masih pembelajar. tapi tak menutup kemungkinan kalao saya punya keahlian,
saat ini saya mengajar privat, walau awalnya karena saya terdesak dengan keuangan untuk membiayai hidup sendiri, ibu dan adik2. itu yang membuat saya harus bekerja. dan berusaha mencari usaha yang pas untuk ku.
doakan saja ya kakak2 dan mbak2 supaya saya bisa hidup suses dan membahagiakan ibu dan adik serta keluarga.
mas jonru…
sy fikir sih keahlian dibarengi pendidikan top banget, saling melengkapi satu dgn yg lainnya. sy mau share sedikit…ketika saya masuk dunia perkuliahan, saya jadi tau yang namanya wawasan lebih luas, intetnet, bahkan sampai saya bisa bertemu dgn mas jonru ![]()
saya memang hoby menulis, bahkan ada bererapa yg saya print dan jilid hanya untu konsumsi pribadi, masih malu untuk mendeklarasikannya mas…
minta petunjuknya yah…trims
Menurut saya yang menyelamatkan dari krisi Global, adalah, Pertama harus kreatip mencari peluang usaha, apapun jenis usahanya, yang kedua dilakukan dengan keiklasan dan niat baik, yang ketiga usahakan mencari peluang usaha yang bisa bermanfaat buat orang banyak, kaeran sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain, dan terakhir berdo’a, karena apapun yang kita kerjakan tanpa diikuti dengan doa tidak akan berj\hasil.
Saya setuju bahwa keahlian menulis akan membuat kita bertahan saat diterpa krisis global; tetapi jangan lupa…keahlian menulis semata tanpa didukung wawasan dan pengetahuan yg memadai akan menjadi dangkal. Tulisan yg mampu menggugah dan menggerakkan nurani pembacanya tentunya adalah tulisan yg dicurahkan oleh penulis yg mumpuni ‘ilmu’nya dan tinggi tingkat ketrampilannya dalam mencurahkan ‘kewaskitaannya’ dalam kata-kata yg mudah dicerna. Jadi, menurut hemat saya, ‘pendidikan’ (baca: proses belajar dan senantiasa mencari tahu yg bisa saja tidak terkait sekolah formal) akan sangat mendukung keahlian (plus ketrampilan) menulis seseorang.
mampu menulis berarti sudah teruji intelektualitasnya.
Semakin lama saya mengenal pak Jonru, saya semakin merasa se Visi…hemmm.Benar sekali selembar ijazah tidak menjamin masa depan seseorang, kecuali dia terus belajar untuk menemukan keahliannya. Ijazah hanya berlaku untuk meningkatkan gaji bagi mereka yang bekerja pada sistem tertentu, selebihnya tidak sama sekali.ada seorang yang hanya lulusan SMA bisa menjadi direktur sebuah bank terkenal mengalahkan sarjana S2 luar negeri bahkan S3, itu karena dia punya keahlian.
saya sendiri merasakan.Lulus sarjana 4 tahun saya belum memanfaatkan selembar ijazah itu. Bukan sombong, tapi saya ingin melakukan yang saya ingin dan demi masa depan. Saya berusaha belajar untuk ahli di bidang bisnis, OKI saya jalani bisnis networking dan membuka sebuah usaha kcil. Memang hasilnya belum seberapa, tapi saya tetap optimis.
Saya juga bercita-cita jadi penulis, karena keinginan saya nanti adalah menjadi iburumah tangga yang berpenghasilan. dengan menulis, saya tidak perlu sering meninggalkan keluarga nantinya.Tq pak Jonru, berkenalan dengan anda adalah sebauh anugrah.semoga bisa seperti bapak.
aku juga sedang ingin sekali belajr unternet marketing, sepertiny menjanjikan.
So…pelajari segala ilmu, dan anda akan menjadi ahlinya.
Kaya jaman dulu.sohabat n tabi’in,mereka selain ahli alquran juga seorang wirausaha, ahli fiqih, ahli kedokteran dsb.Impossible in nothing
katanya sih, menulis itu berkolerasi dengan membaca. jadi kalo males baca, sulit nulis
Assalamualaikum semuanya, moga bae2 aje ye
3 tahun lalu, saya mulai pertama kali menulis.
waktu itu saya yakin banget critanya bakalan diterima penerbit.
tpi sampe sekarang sama yg namanya kegagalan mah udah biasa tuh, udh bukan hal yg mencengangkan lg, berhubung menulis bagi saya cuma sekdar hobi..dan benar2 diluar dugaan, ternyata saya udah punya penggemar..rata2 cewek semuanya, lantaran satu novel saya yang bertema romance disaster saya taro diblog. salah satu dari mereka bilang ‘it’s good story’
well, lumayanlah, hehehe…
baiklah mas jonru, aku akan terus berlatih.
terimakasih banyak atas prinsip-prinsip yang disampaikan melalui artikel ini.
baiklah mas jonru, aku akan terus berlatih.
benar, bahwa keahlian hanya bisa didapatkan dengan latihan yang serius dan kontinu.
terimakasih banyak atas prinsip-prinsip yang disampaikan melalui artikel ini.
Baca artikel2 yg penuh semangat kyk gini bikin aku optimis bahwa gelar penulis akan menjadi milikku, hehe…
Thank so much Pak Jonru, sejauh ini, semua tulisan anda bnr2 membakar semangatku
ass.wr.wb. terima kasih pak Jon kalimat-kalimat bapak seperti malaikat yang bisa membangkitkan kembali semangat saya. saya ini seorang ibu rumah tangga, dulu saya berharap ingin menjadi orang sukses dengan bersekolah tinggi, sampai memaksa ibu saya untuk terus membiayai kuliah saya, saya sungguh kasian dengan kerja keras ibu saya yang belum bisa saya balas dengan apa-apa. meski ibu tidak pernah menuntut saya tapi rasanya sebagai anak saya sungguh merasa berdosa. saya tidak pernah bercita-cita menjadi ibu rumah tangga murni yang hanya mengurus pekerjaan rumah dan keluarga, tapi kenyataannya seperti ini. kalimat pak Jon membukakan mata hati saya, bahwa bekerja tidak harus di luar rumah, di dalam rumah pun bisa menghasilkan. saya akan mencoba menulis, siapa tahu tulisan saya bisa menghasilkan dan terutama sekali saya ingin membuat ibu saya tersenyum. terima kasih. wasalam.
Sebagai penulis pemula memang saya rasakan berat banget menulis. selalu aja ada halangan kemalasan untuk memulai, ketakutan karena merasa tidak mampu, dan akhirnya berakhir dengan tidak melakukan apa-apa.
saya setuju dengan pendapat mas jonru tentang seberapa besar keinginan kita untuk berubah.
makasih banyak mas jonru atas inspirasinya,
namun terkadang disaat aku memulai untuk menulis sepertinya ide-ide yang selama ini aku pikirakan hilang dan tak tau lagi apa yang harus aku tulis.
Dan begitupula ketika aku mulai menyalakan komputer untuk ngetik yaaach jemari ini terasa kaku, bagai sebuah robot ang sulit untuk degerakkan,sebenarnya aku selalu berusaha untuk menghilankan kejelekan buruk itu tetapi apa daya akumasih belum mampuh untuk mematikan virus ang membuat aku menjadi malas,malas, dan malas untuk menulis.
dan itulah yang terjadi pada diriku saat ini, hanya punya impian untuk mempengaruhi orang lain lewat tulisan namun tak mampu menuangkan ide-ide itu kedalam secarik kertas.
tetapi aku juga minta doa restunya moga suatu saat nanti impian untk menjadi seorang penulis best seller aku bisa gapai,
sekali lagi terima kasih ats inspirasinya
That’s a great inspiration for me!!!!!
Menurut saya krisis global bukan akhir dari segalanya. Dunia akan berakhir ketika sduah tidak ada lagi kreatifitas para penghuninya ntuk merubah hidup dan keadaan yang sulit menjadi sebuah kemajuan
Thanks mas Jonru,
Motifasi yang diberikan membuat saya semangat kembali, terus terang sejak SD kelas IV saya sudah senang menulis,baik Cerpen maupun Puisi, bahkan waktu itu coba-coba menciptakan lagu walau agak kacau. Tulisan saya masih menggunakan tulisan tangan, dari beberapa tulisan tersebut ada yang sudah saya buatkan naskan skenario drama di stasiun radio di daerah dan pernah disiarkan.
setelah saya bekerja di jakarta, saya masih sering menulis, namun karena keterbatasan waktu akirnya banyak terbengkalai juga. Ada beberapa tulisan seperti cerpen, puisi dan Cerbung pernah di tampilkan di beberapa edisi majalah bulanan di suatu perusahaan.
Yah lagi-lagi kita salahin waktu, dan sebenarnya saya yang tidak serius menggalinya, melalui ini thanks mas Jonru sudah memberikan motifasi kembali. Insya Allah saya akan selalu semangat untuk kembali menulis, yang sudah sekitar 3 tahun ini saya tinggalkan.
Terimakasih
Subhanallah bagus sekali tulisannya, dengan membaca tulisan ini seakan hidup ini mudah dijalani walau sesulit apapun kalau kita mau berbuat sesuatu yang baik. Saya merasa terinspirasi dengan pak Jonru akan semangat hidupnya untuk menggali potensi dalam diri, bahwa manusia ha4rus berusaha dan hasilnya kita serahkan pada Allah yang maha Tinggi dan maha mengetahui, pak Jonru semoga anad selalu sehat, sehingga dapat meneberkan ilmu yang anda miliki kepada semua orang. salam buat jonru.
Boss Jonru salam kenal ,Sukses Boss
Bang Jonru.
Terima kasih atas artikel yang bergizi ini, satu lagi suplement buat saya untuk belajar menulis lebih rajin. Semoga suatu saat saya jadi penulis sehebat anda Amin.
Saya setuju deng bung Jonru. memang benar keahlian (ILMU) yang dapat membantu kita keluar dari hal-hal sulit. seperti yang pernah dikatakan Syaidina ALI bahwa Ilmu lebih utama dari harta, karena ilmu yang menjaga kita sedangkan harta kita yang harus menjaganya. semakin banyak diamalkan (seperti sedang mengasah pisau) semakin mengerti atau faham kita akan ilmu itu(semakin tajam bila digunakan).
http://www.hestamina.wordpress.com
jd ingat dgn kitab megatrends 2000 ; ‘ gak peduli seseorang akan menjadi generalis ato spesialis di masa depan…’,artinya kira2 demikian:
- seseorang harus punya ‘keahlian’ memandang kutu2 di kepalanya, agar tahu penyebab yang membuat kepalanya merugi…:)
memang keahlian yang bisa menghidupi kita sekecil apapun harus punya keahlian. terima kasih atas pencerahannya semoga bermanfaat bagi saya dan mas jonru
Bagi saya keahlian itu bisa didapat dari kegiatan yang berulang-ulang tetapi dari setiap pengulangan itu ada perubahan kearah perbaikan.
Dalam hidup ini makhluk hidup dilahirkan belum bisa apa-apa, tetapi pada makhluk tersebut ada sifat alami yang tidak bisa mereka tolak, misalnya manusia lahir, menagis, bicara, serta tidur, duduk berdiri, jalan dan berlari.
Keahlian didapat disamping melakukan sesuatu berulang-ulang bisa juga karena terpaksa dan hobi, biasanya sesuatu yang hoby akan melahirkan sesuatu yang lebih baik.
kadang-kadang saya berpikir saya akan berusaha menulis minimal 1 tulisan dalam 1 minggu, namun hal ini sudah untuk saya wujudkan. Selalu ada ada saja hal yang membuat saya malassssssss. so solusinya gimana ya…?
Mudah-mudahan dengan tidak bosan-bosannya mas jonru mengirimi saya e-mail suatu asa’at nanti saya bisa mewujudkan impian saya tersebut. terima kasih.
Mas Jonru, thanks atas artikel2nya.
Pada dasarnya setiap manusia diberikan banyak keahlian oleh Tuhan YME, keahlian menulis, berbicara, melukis, menyanyi, menari, memperbaiki mesin, komputer, alat-alat rumah tangga, keahlian di bidang olah raga, kesehatan, politik, ekonomi dan masih banyak lagi. Tapi semua itu bergantung pada manusianya itu sendiri, mau ahli di bidang apa? Di berbagai bidang? Bisa. Apalagi cuma satu bidang, lebih bisa lagi. Masalahnya, bersediakah kita untuk mengasah bibit keahlian kita? Yakinkah kita dengan apa yang kita pilih? dan bla..bla..bla.
Sukses buat Mas Jonru dan teman-teman semua.
wah kpn ya kita bs ketemuan?
sy di phk pelan2 per 010409… sy belum ada niat buat buku, tp malah mau bikin koran gratis terbit sebulan 2x ( minggu ke 2& ke 4 ). sy butuh sekali input dari jonru&tmn2, tolong ya?
Salam Sukses Utk Kita Semua
Ngga ada tanggapan dari mas jonru …. ????!!!????
Memang benar pak Jonru keahlian itu yang harus terus kita asah agar dapat menjadi pegangan untuk kita disamping tidak lupa adalah Ridho Allah SWT atas semua langkah yang kita lakukan. Tulisan pak Jonru menambah semangat niat-niat saya utk mewujudkan impian.
Memang benar pak Jonru keahlian itu yang harus terus kita asah agar dapat menjadi pegangan untuk kita disamping tidak lupa adalah Ridho Allah SWT atas semua langkah yang kita lakukan. Tulisan pak Jonru menambah semangat niat-niat saya utk mewujudkan impian.
Menulis memang perlu keahlian, keahlian dalam merangkai kata dan huruf hingga bermakna memang tidak mudah di miliki oleh sembarangan manusia.
Karena semuanya itu datangnya dari Sang Pencipta dan Sang pembisik murni ke hati nurani. Cobalah renungkan dari tulisan ketulisan yang diterbitkan pak jonru sendiri ! yakinkah bapak bahwa tulisan-tulisan terbaik itu dan bernilai itu, di hasilkan disaat bapak gimana dan disaat jiwa bapak dalam keadaan apa ? Hanya bapak jonru yang tahu. Tapi tulisan tersebut di atas pantas dan patut diacungkan jempol, dan sangat tepat untuk pemberi motivasi sebagaimana bidang yang kini diilhami sama pak jonru. Dan saat ini pak jonru, saya “sangat” tertarik dan berkinginan sekali untuk menulis dengan thema KENAPA KITA HARUS MEMILIH ??? Dan ide ini muncul disaat orang-orang sedang membicarakan pilihan, misalnya saja kita akan memilih PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN, sedangkan PRESIDEN JUGA akan memilih teman yang tepat untuk dijadikannya WAKIL BAGI DIRINYA.
Bertolak dari Jenis kelamin saja untuk menentukan pilihan, dikita saat ini terdapat dan tak dapat dipungkiri ada tiga kriteria, antara lain WANITA, PRIA, dan WARIA. Dari segi umur saja, dapat pula digolongkan kedalam tiga golongan, yakni, MUDA, DEWASA, dan TUA, begitu pula dari segi status sosial, mereka-mereka yang akan dipilih itu, ADA BERPENDIDIKAN TINGGI, MENENGAH, DAN ATAS. Dan dari pergaulan sosialnya, ada yang bermasa dan tidak bermasa, artinya ada yang kuper dan ada yang banyak kawan.
Dan bila kita telah yakin KENAPA KITA TIDAK MEMILIH PEMIMPIN-PEMIMPIN BANGSA ITU UNTUK SEUMUR HIDUP SAJA Ya ??? tak akan kita dengar lagi kalimat koalisi yang mungkin akhirnya dapat menjadi Kolusi dan Korupsi, dan serta menjadi one prestasi. Ya mudah-mudahanlah bang jonru sukses dengan langkah-langkahnya. Selamat memilih pilihan yang tepat dan semoga Allah memberikan Pemimpin yang terbaik untuk negara kita, Amin.
keahlian menulis menurut saya bukanlah
Bung Jongru..
thanks bgt yah atas artikelnya..
Saya setuju bgt dengan isi dari artikel tsb,,maaf klo saya baru bisa ikut berdiskusi,soalnya saya baru buka lagi e-meil saya..thx bgt yah..
Saya percaya akan keahlian,,saya percaya di diri setiap manusia punya keahlian,,akan tetapi semua itu tergantung dengan bagaimana manusia tsb menggunakan keahlian tsb,males atau tidak manusia itu menggunakannya..
thx bgt yah..GBU.
Salam kenal dari saya.
jaman sekarang dimana ya ada sekolah gratis??
Untuk Semua yg membaca,
Saya seorang karyawan, penghasilan seorang karyawan selalu tetap dan pasti setiap bulan. Perubahan atas penghasilan rutin tersebut, bisa terjadi akibat adanya perubahan kebijakan pimpinan dengan pertimbangan perubahan ekonomi secara umum dan izin pemilik perusahaan. Untuk hidup sederhana cukuplah sudah. Namun, jika keinginan menyenangkan keluarga, mensejahterakan keluarga dan meninggikan martabat anak dengan memberinya ilmu pengetahuan yang lebih tinggi masih bermain dalam angan-angan dan sanubari kita, tulisan Bang Jonru diatas, layak menjadi prioritas utama yang harus dicermati dan dikerjakan.
Trims Bang Jonru. Pemberian ilmu tanpa imbalan sudah sangat langka saat ini. Namun, pemberian ilmu yang setengah-setengah banyak juga di Kabupaten Langka-t, Sumatera Utara Bang.
Salam Sehat dan Sejahtera, Slalu untuk Abang dan Keluarga.
Mas Jonru, saya sangat berterima kasih sekali dengan artikel artikel yang selalu membangkitkan semangat saya untuk menulis, walau saya masih belum bisa membangkitkan rasa percaya diri saya.
memang benar sekali dan saya sangat sependapat dengan mas jonru, keahlian memang menjadi hal yang sangat penting untuk bekal anak – anak selain pendidikan yang tinggi, pendidikan hanyalah sebuah tiket memasuki dunia kerja, akan tetapi seiringnya pertumbuhan penduduk dan makin banyaknya orang – orang dengan pendidikan tinggi yang tidak disokong dengan bertambahnya lowongan pekerjaan menyebabkan makin banyaknya penggangguran dan lebih ekstrimnya lagi maraknya PHK di mana – mana.
Keahlian mungkin kalau boleh saya ibaratkan sebagai “Sang Penolong” ia akan mengurangi beban psikologis seseorang, ia kan bangkit kala kita terpuruk, apapun keakhlian itu.
Menulis, mungkin sebenarnya semua orang punya potensi untuk menulis akan tetapi kembali lagi sama seperti saya yang kadang selalu minder dan kurang percaya diri.
saya sangat berharap masukan dan berharap bisa belajar banyak dari forum ini
thanks..
Kunci dari keberhasilan adalah kemauan untuk berubah. belajar dari kegagalan hari ini, dan hari esok kita tidak membuat kesalahan yang sama. Hal menarik untuk dikaji, krisis global bukan merupakan hal yang membuat mati “rasa dan gaya”, tetapi kejadian merupakan suatu obat perangsang agar tidak hanyut terbawa krisis. sekarang terpulang kepada kita, berani tidak mendapat tantangan. Yakinlah bahwa manusia ciptaan tuhan ini memiliki kemampuan yang berbeda. Perbedaan ini membuat kita menjadi “mantap” (meminjam istilah dalam ekologi). Jika satu potensi dapat memecahkan satu masalah, maka seandainya seluruh potensi yang ada pad a diri kita digunakan berapa masalah yang dapat diselesaikan. mengapa tidak
krisis global yang ada di depan mata memang harus dihadapi, mau tidak mau toh kita harus tetap akan “bertemu” dengannya.yang harus dipersiapkan…. itu dia yang dibilang pak jonru “keahlian”. bidang apapun yang kita geluti mestinya kita harus ahli.
menjadi seorang penulis yang ahli adalah impian saya…dan semoga impian ini akan menjadi kenyataan…saya ingin menjalani hidup dengan menghidupkan mimpi2 saya.
pok jonru saya dari smp sampai sekarang suka menulis tentang pengalaman pribadi atau moment2 penting dalam hidup saya.renungan-renungan tentang muhasabah diri, cerpen2 dan sekarang saya dah punya sebuah novel islami tapi semua masih dalam buku yang saya catat dengan rapi…teman2 saya sering saya minta pendapat setelah mereka baca…tuk di SMO saat ini saya sedang menabung…doain ya..pak saya bisa gabung di SMO
Saya tidak tau apa pokok permasalahan grisis global,pastinya aku ini orangnya tidak tau atau kurang komonikasi dengan orang orang terpelajar karena aku tidak tau politik dan perkembangan dunia yg menyangkut ekonomi dsb,tetapi kalau aku pikir pikir penyebabnya atau sumbernya dari america saya kira wajar dan itu resiko pemimpin dunia yg selalu memikirkan keselamatan negara lain dan mengorbankan negaranya sendiri dengan matinya beberapa prajurit dan pemborosan anggaran biaya perang karena itu kalau penyebabnya krisis global di hentikan saja untuk sementara dan masalah negara islam di timor tengah sebagai ancaman negara besar hal yg tidak mungkin karena orang islam senang damai kalau saja dengan non islam tidak senang itu karena dogma itu ipoleskom kata presiden pertama amerika ha..ha…
saya suka menulis, banyak hal dan banyak macam. saya suka membaca buku apa aja. saya ingin sekali bisa membuat cerpen, atau novel. tapi masalahnya, setiap tulisan saya belum ada yang selesai. bagaimana caranya untuk menyelesaikan tulisan? terkadang,saya jenuh dengan cerita yang saya tulis sendiri….
Assalamualaikum mas Jonru
memnulis memang kombinasi kreativitas dan Intelegensi, musuh terbesarnya adalah kejenuhan dan bosan.
apakah saya mampu pelihara Kreativitas itu atau justru akan mendekati musuhnya…
Mas JONRU, anda memang hebat ! Saya sendiri tadinya juga seperti kebanyakan orang, bukanlah seorang penulis. Alhamdulillah sekarang saya sudah pindah haluan, dari seorang entrepreneur di bidang IT, bergeser menjadi seorang pebisnis tulisan. Menurut saya, bisnis penulisan itu ternyata lebih mudah, enjoy, dan berdampak positif, baik bagi penulisnya maupun bagi para pembacanya. Dengan menulis, saya memiliki tambahan ilmu, banyak teman, dan lambat memiliki penghasilan yang layak. Target saya, akan menjadi milyarder baru dari pekerjaan sebagai seorang penulis. Alhamdulillah…..semua sedang bergerak menuju kenyataan. Bravo Mas JONRU …. Bravo penulis Indonesia !
Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan adalah sangat penting. Dan pada dasarnya tujuan pendidikan yang sebenarnya bukanlah untuk mencari uang,tapi untuk membangun mindset dan sikap yang positif dalam menghadapi segala persoalan hidup. Karena itu, orang yang cerdas tidak hanya membekali diri dengan pendidikan yang tinggi tapi juga keterampilan agar kualitas hidupnya semakin nyata. Menulis adalah salah satu keterampilan yang perlu diasah agar lebih mumpuni, karena menulis bukanlah bakat semata tapi dari kebiasaan dan keuletan. Saya terinspirasi dengan Jonru, makasih ya karena sudah memberi saya motivasi untuk menguasai keterampilan yang satu ini.
ya, memang benar untuk bertahan hidup di dunia ini memang harus mmepunyai keahlian. Pendidika juga sangt penting tapi sayang pendidikan sekarang hanya memprioritaskan aspek duniawi jarang sekali yang mengkedepankan ruhiyah sehingga ilmu yang di dapatkan tidak berlandaskan ketuhanan yang ujung-ujungnya hanya kesia-siaan tanpa rido dari Nya. Karena dari kecil kita didik untuk sekolah agar mendapatkan pekerjaan yang layak bukan di tanam kan niat menuntut ilmu untuk mencari Ridhonya sehingga ilmu yang di dapat tidak berkah…
Wallahu’alam…
Semoga kita selalu menambah keahlian dan senantiasa meniatkannya di Jalan Allah ya…
Semangat….
Allah juga tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu merubahnya.
Merubahnya dengan ilmu (keahlian)…
akyu setuju bahwa keahlian merupakan salah satu faktor untuk meringankan kita dari beban krisis global
betul mas keahliah atau skill memang sangat diperlukn, tapi bagaimana jika ada orang yang tidak mempunyai keahlian khusus ??
tentu semua ada solusinya, contohnya adalah website http://uangsuper.com merupakan website profesional yang dapat menolong orang awam atau siapasaja yang ingin sukses tanpa keahlian khusus.
karena itu siapapun yang membuka http://www.uangsuper.com pasti akan langsung tertaik dan join. anda juga saya tantang untuk tidak join ketika membuka situs us, sanggup kah ??
pasti tidak, itulah mengapa sekarang banyak orang dengan keahlian sedikit tapi bisa lebih sukses dibanding yang punya keahlian tapi tidak dimanfaatkan.
mereka beruntung telah join di uangsuper.com
aku setuju keahlian, kemauan, tekat bulat, ulet satu paket maka kita bisa keluar dari krisis itu, event katanya krisis global, paling tidak diri pribadi tdk krisis.
Menulis memang harus dibudayakan di seluruh lembaga pendidkan sejak Sd , karena menulis adalah kemampuan plus bagi semua profesi untuik lebih pintar dan membuka serta berbagi ilmunya kepada pembaca, dan pahalanya akan terus mengalir jika tulisanya bermanfaat bagi pembacanya…. buat kami pendidikan formal juga wajib ditempuh bagi siapapun yang mampu meraihnya karena semua itu memperkaya hazanah ilmu yang mewarnai tulisanya, karena seorang dokter pengalamnya dibidang kesehatan lebih banyak dari seorang ahli ngelas yang menulis meskipun mengelas itu juga keahlian, bahasa asing harus diperbanyak karena buku2 yang ditulis oleh penulis asing banyak yang lebih berkualitas. Selamat berjuang dan memberikan inspirasi bagi para calon calon penulis Indonesia… bravo
[...] Apa yang Menyelamatkan Anda dari Ancaman Krisis Global? (ditulis untuk mempromosikan – antara lain – Sekolah-Menulis Online) [...]
Kendali artikel pada sebuah artikel yang saya baca dan benar-benar indah,
Penulis ingin mengucapkan terima kasih
Pikiran dan ide-ide yang sangat baik!
[...] uang dan tenaga Anda untuk mengasah dan mengembangkan keahlian Anda. Sebab seperti yang saya tulis di sini, keahlian-lah yang akan “menyelamatkan” hidup Anda di masa [...]
Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Silahkan isi formulirnya di bawah ini.
Kalau ingin menampilkan foto di samping komentar Anda, silahkan atur melalui Gravatar.
Untuk berkomunikasi secara lebih intens dengan saya, silahkan bergabung di:
-
Jonru's Fan Page
-
Twitter
- Belajar Menulis GRATIS di Facebook
WARNING: Komentar yang tujuannya hanya untuk mencari backlink akan dihapus. Kecuali jika isi komentar Anda memang bagus. Be friendly please :)








Jonru adalah:

