[Kiat Menulis] Berguru dari Penulis yang (justru) Merasa BUKAN Penulis

November 22, 2009 · 26 Comments
Filed under: Blog Mania, Dunia Penulisan, Kiat Sukses, Motivasi, Renungan 

Berdasarkan penerawangan pengamatan saya, ada berbagai macam jenis penulis yang hidup di muka bumi ini. Yaitu:

  1. Penulis profesional, yakni orang-orang yang mencari uang lewat kegiatan menulis. Mereka ini masih terbagi dua lagi, yakni:
    1. Full Time Writer ==> Menulis sebagai sumber penghasilan utama.
    2. Part Time Writer ==> Menulis sebagai salah satu sumber penghasilan utama.
  2. Penulis amatir, yakni orang-orang yang menjadikan kegiatan menulis sebagai hobi belaka. Banyak orang yang salah persepsi terhadap istilah “penulis amatir” ini. Mereka mengira, penulis amatir adalah orang-orang yang belum pintar menulis, Hm, ini pandangan yang keliru, Saudara-saudara Sekalian!
    Termasuk ke dalam golongan penulis amatir:
    Orang-orang yang menulis untuk tujuan menambah pergaulan, berbagi ilmu, menghilangkan stress, aktualisasi diri, dan sebagainya.
    Seiring dengan perkembangan zaman pengalaman dan keahlian mereka, banyak penulis amatir yang akhirnya beralih status menjadi penulis profesional.
  3. Penulis Tidak Sadar, yakni orang-orang yang sering menulis (dengan tujuan tertentu), tapi mereka merasa bukan penulis. Contohnya
    1. Blogger. Mereka ini umumnya lebih senang disebut blogger daripada penulis. Padahal kegiatan utama mereka justru menulis. Jadi, sebenarnya mereka ini penulis juga, kan? (Barulah ketika tulisan di blog mereka diterbitkan menjadi buku, mereka dengan percaya diri mengatakan, “Saya penulis.”)
    2. Pebisnis online atau internet marketer. Mereka biasanya menulis untuk tujuan SEO, meningkatkan trafik website, dan sebagainya. Sama seperti blogger, mereka pun tidak sadar bahwa mereka sebenarnya penulis.
    3. Staf atau manajer humas di perusahaan, yang harus sering menulis untuk dibaca oleh wartawan atau konsumen mereka.
    4. Dan sebagainya.
  4. Penulis Wanna Be, yaitu orang yang bercita-cita menjadi penulis, tapi tak terwujud juga. Bukan karena mereka gagal. Bagaimana mungkin dibilang gagal, jika mencoba saja belum pernah. Mereka mengaku terlalu sibuk, banyak kendala, belum tahu caranya, MERASA MINDER, dan sebagainya dan sebagainya. Ah, banyak alasan deh pokoknya :)

* * *

Pada tulisan ini, saya tertarik untuk membahas penulis jenis ke-3.

Kenapa? Read more