[Kiat Sukses] The Power of KONSISTEN

April 29, 2009 · 39 Comments
Filed under: Dunia Penulisan, Motivasi, Renungan, Sehari-hari, kiat sukses 

konsisten menulisAlkisah di tahun 1990-an, saya adalah seorang penulis pemula. Untuk belajar menulis dan organisasi, saya bergabung dengan dua pers kampus sekaligus. Seperti pers kampus pada umumnya, di dalamnya kita bisa menemukan banyak orang yang jago menulis. Para senior saya ketika itu, adalah orang-orang yang saya kagumi. Saya banyak belajar tentang dunia penulisan dari mereka.

Masih di tahun 1990-an, saya juga mulai rajin mengirim cerpen ke sejumlah media cetak, terutama majalah Anita Cemerlang. Saat itu, saya terus terang merasa sangat minder terhadap para penulis yang sudah sangat produktif dan nama mereka SERING menghiasi halaman cerpen majalah-majalah ternama. Bagaimana tidak minder: Saya masih sangat pemula, sedangkan mereka sudah jagoan semua. Read more

  • Share/Bookmark

Kiat agar Presiden SBY Melirik Tulisan Anda

Judul tulisan ini bukan main-main atau bercanda. Tapi ada maksudnya lho.

Apakah itu?

Sebelum saya beritahu jawabannya, coba kita simak dulu CERITA berikut ini:

Ada seorang penulis buku yang sukses mendapat testimoni atau endorsement dari Presiden SBY. Tidak tanggung-tanggung! Testimoni tersebut dikirim dalam bentuk surat dengan kop resmi dari Presiden Republik Indonesia. Read more

  • Share/Bookmark

“Bagaimana Cara Menjadi Penulis?”

April 24, 2009 · 49 Comments
Filed under: Dunia Penulisan, Motivasi, kiat sukses 

Boleh dibilang, ini termasuk salah satu “pertanyaan sejuta umat” di dunia penulisan.

Sejak beberapa bulan lalu, banyak sekali teman yang bertanya pada saya, “Bagaimana caranya agar saya menjadi penulis?” Banyak pula yang meminta tips atau kiatnya.

Karena banyaknya pertanyaan itulah, dan karena saya orangnya malas mengulang-ulang jawaban yang sama, maka saya akan coba tulis di sini jawabannya. Read more

  • Share/Bookmark

Apa Yang Menyelamatkan Anda dari Ancaman Krisis Global?

April 22, 2009 · 131 Comments
Filed under: Motivasi, Renungan, Sehari-hari, kiat sukses 

krisis globalSebagai umat beragama, tentu kita percaya bahwa Tuhan Maha Penyelamat. Hanya DIAlah yang bisa menyelamatkan manusia. Namun dalam konteks duniawi, kita juga bisa bicara soal “jaminan masa depan” atau hal-hal sejenis yang berkaitan dengan “keselamatan hidup”.

Bila ditanya pada orang tua kita, mungkin mereka berkata bahwa PENDIDIKAN-lah yang akan membuat masa depan kita lebih terjamin. Tidak heran, sebagian besar orang tua menyuruh anak-anak mereka bersekolah setinggi-tingginya, agar “masa depan mereka cerah.”

Tapi fakta membuktikan bahwa banyak juga sarjana (bahkan lulusan S3) yang menjadi pengangguran.

Fakta juga membuktikan bahwa banyak sekali orang yang kuliah di Fakultas Teknik, tapi akhirnya menjadi Staf Marketing. Atau lulusan Institut Pertanian Bogor yang menjadi wartawan.
Read more

  • Share/Bookmark

eBook Gratis “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan”

April 20, 2009 · 2 Comments
Filed under: Blog Mania, Download, Ebook Gratis, Internet Marketing 

tdw universityRekan-rekan sekalian,

Terima kasih bagi Anda yang sudah mendownload ebook Gratis “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan” dari TDW University.

TDW = Tung Desem Waringin (Trainer nomor #01 di Indonesia)

Bagi Anda yang belum mendownload, masih ada kesempatan lho.

Silahkan download SEKARANG JUGA.

Klik di sini

GRATIS.
Nothing To Loose
So.. what to worry?

Klik di sini

Terima kasih banyak dan salam sukses!

Jonru

  • Share/Bookmark

Inilah Rahasia tentang CARA Menjual Tulisan!

Selama ini Anda mungkin berpikir bahwa tugas seorang penulis hanyalah MENULIS.

Ya, itu ada benarnya.

Tapi setelah tulisan selesai dibuat, tentu Anda harus mengirimnya ke media massa (untuk dimuat) atau ke penerbit (untuk dijadikan buku).

Dengan kata lain, tugas seorang penulis – setelah menulis – sebenarnya BERJUALAN NASKAH. Read more

  • Share/Bookmark

“Jonru, Berapa Tarif Anda?”

April 6, 2009 · 37 Comments
Filed under: Agenda Jonru, Bisnis, Dunia Penulisan, Renungan, Sehari-hari 

JonruTanggal 1 Juni 2005 lalu, Helvy Tiana Rosa menulis sebuah posting di blognya dengan judul “Berapa Harga Faiz”. Berikut kutipannya.

….siang ini saya terkejut dan gundah, ketika seorang perempuan menelpon saya begini:

“Selamat siang. Harga Faiz berapa untuk satu jam!?”

Saya terdiam, seperti tak percaya apa yang saya dengar.

“Harga Faiz berapa? Kami mau minta dia isi acara. Sebutkan saja!”

Saya tersentak. Sedih. Seseorang bertanya tentang Faiz dengan cara seperti itu…langsung menyamakannya dengan uang? Tidak ada sedikit saja prolog?

Saat membaca tulisan Mbak Helvy ini, saya berpikir bahwa kejadian seperti ini tak akan pernah menimpa saya. Atau setidaknya MASIH SANGAT JAUH.

Tapi sejak beberapa bulan lalu, secara tak terduga mulai banyak orang yang menanyakan hal serupa pada saya. Read more

  • Share/Bookmark